Apa Itu Proxmox VE, Fungsi, dan Manfaatnya

Apa Itu Proxmox VE, Fungsi, dan Manfaatnya

Saat ini adanya banyak platform virtualisasi, seperti VMWare vSphere/ESXi, XenServer, Microsoft Hyper-V, dan Proxmox VE. Kesempatan kali ini kami akan mengulas mengenai proxmox VE. Okay, tak usah pakai lama, langsung simak saja yuk Apa Itu Proxmox VE, Fungsi, dan Manfaatnya

Apa Itu Proxmox VE?

Perusahaan Proxmox Server Solution didirikan pada tahun 2005 yang digunakan sebagai software keamanan untuk melindungi server email dari spam, virus, trojan, dan serangan phishing. Namun pada April 2008 diluncurkan layanan platform virtualisasi open-source yang gratis yaitu Proxmox Virtual Environment (VE).

Pada dasarnya, proxmox VE terintegrasi dengan KVM Hypervisor dan Linux Containers (LXC). Layanan ini juga memiliki user-interface yang terintegrasi sehingga dapat mengelola VMs dan containers, cluster dengan ketersediaan yang tinggi, dan terintegrasi dengan tools Disaster Recovery (DR) yang mudah digunakan.

Adanya proxmox VE dapat menjadi layanan bagi perusahaan untuk memvirtualisasikan infrastruktur IT, mengoptimalkan resource yang ada, dan meningkatkan efisiensi dengan meminimalkan kemungkinan beban. 

Spesifikasi Minimum Proxmox VE

Selanjutnya kalian perlu mengetahui persyaratan sistem yang ditetapkan. Melalui persyaratan ini, akan ditetapkan spesifikasi minimum hardware yang dapat menjadi pedoman kalian. Oleh karena itu, perhatikan poin-poin berikut ini:

  • Processor pentium 4 dan harus memiliki kemampuan 64 bit
  • Kapasitas harddisk minimal 20 GB
  • Memory RAM minimum 1 GB
  • Jika akan menggunakan model full virtualization CPU harus menggunakan mainboard yang mendukung intel VT (Virtualization Technology) atau AMD-V.
  • NIC (Network Interface Card)

Fungsi Proxmox VE

Berikut ini beberapa fungsi dari proxmox VE:

  1. Mengelola virtual mesin (membuat VM-VM quest dalam satu fisik mesin, mengubah setting, menghapus, dan berbagai fungsi lainnya)
  2. Mengelola storage yang dapat diintegrasikan dengan external storage (SAN/NAS)
  3. Mengelola cluster (membuat satu logic server dari beberapa server fisik)

Manfaat Proxmox VE

Berikut ini beberapa manfaat dan keuntungan yang akan diperoleh ketika menggunakan Proxmox VE:

Gratis 

Proxmox VE adalah layanan gratis sehingga penggunanya bisa mendownload, menginstal, dan menggunakannya tanpa pembayaran tertentu. Proxmox VE juga menghadirkan klaster data dan berbagai fitur secara gratis. Oia, jika sewaktu-waktu butuh dukungan support atau menginginkan update aplikasi versi yang yang lebih lengkap maka kalian dapat membayar untuk mendapatkan layanan yang lebih eksklusif.

Mendukung Open vSwitch 

Open vSwitch adalah virtual switch yang digunakan dalam lingkungan virtual. Dengan demikian, proxmox VE mendukung secara penuh terhadap layananan Open vSwitch.

Built in Firewall 

Pada layanan proxmox VE, dapat digunakan pada cluster dan high availability server. Layanan ini memiliki firewall sendiri yang berfungsi untuk melindungi cluster di setiap virtual machines.

Mendukung LXC (Linux Container)

Jika pada virtualisasi biasa suatu host bisa dipakai maksimal 100 VM maka pada dengan menggunakan LXC Host dapat digunakan hingga 100 VM tanpa mengorbankan kinerja. 

Mendukung KVM 

KVM adalah modul yang ditambahkan pada kernel Linux untuk menjalankan virtualisasi. Proxmox VE menyediakan virtualisasi yang stabil pada KVM. Hal tersebut terjadi karena virtual machine dalam KVM tidak bergantung pada host operating system.

Adanya KVM akan memungkinkan untuk menjalankan Windows maupun Linux pada virtual machines dengan setiap VM memiliki perangkat keras pribadi yang ter virtualisasi.

Mendukung Tampilan Grafis (GUI)

Selain menggunakan command line, pada tampilan proxmox VE juga mendukung tampilan Graphical User Interface (GUI) yang memudahkan dalam memanajemen perangkat-perangkat virtual.

Ada Berbagai Plugin pada Storage

Pada dasarnya, adanya storage dapat digunakan untuk penyimpanan berbagai hal, seperti disk image, ISO, templates, dan sebagainya. Adapun pada proxmox mendukung local directory, iSCSI, LVM, NFS, Glusterfs, Ceph RBD, dan ZFS.

Kekurangan Proxmox VE

Anyway, kalian juga perlu mengetahui kekurangan yang terdapat pada proxmox VE yakni sebagai berikut:

  1. Shot node virtual machine yang kadang tidak berjalan semestinya.
  2. Manajemen jaringan host virtual machine yang kurang dinamis untuk operasi on the fly.
  3. Performance proxmox belum maksimal dan masih jauh dibandingkan dengan solusi virtualisasi lain, seperti VMware ESX, Microsoft Hyper-V maupun Oracle VM.
  4. Tidak (atau belum) mendukung DRS (Distributed Resource Scheduler). Artinya, distribusi workload antara host-host dalam satu cluster harus dilakukan secara manual. Sampai saat ini Proxmox VE belum mendukung DRS.

Okay, jadi bisa disimpulkan bahwa layanan ini banyak direkomendasikan bagi para profesional IT yang ingin meningkatkan servernya, mengurangi kompleksitas administrasi, dan melakukan efisien dengan budget bisnis.

Semoga bermanfaat 🙂

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rata rata rating 0 / 5. Jumlah rate 0

Yuk Rate 5 Artikel Ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

You might also like