7 Framework Javascript yang Paling Banyak Digunakan

Sharing is caring!

JavaScript (sering disingkat JS) adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi dan berjalan pada sisi client. Bersamaan dengan HTML dan CSS, JavaScript adalah salah satu dari tiga teknologi inti dari rekayasa konten World Wide Web. Berikut akan kami sampaikan framework Javascript yang paling banyak digunakan.

Javascript digunakan untuk membuat halaman web dinamis yang interaktif dan menyediakan program online. Mayoritas situs web menggunakannya dan semua browser web modern mendukungnya tanpa perlu menginstall plug-in.

Berikut ini framework Javascript paling populer dan terbaik untuk saat ini:

  1. AngularJS

AngularJS adalah framework JavaScript dengan pola MVC di sisi klien untuk mengembangkan aplikasi web yang dinamis. AngularJS awalnya dimulai sebagai proyek di Google tetapi sekarang merupakan framework yang open source. AngularJS sepenuhnya didasarkan pada HTML dan JavaScript. AngularJS mengubah HTML statis menjadi HTML dinamis.

  1. ReactJS

React adalah library front-end yang dikembangkan oleh Facebook. ReactJS memungkinkan kita untuk membuat komponen UI yang dapat digunakan kembali. Saat ini salah satu framework JavaScript paling populer dan memiliki fondasi yang kuat dan komunitas besar di belakangnya.

  1. Meteor.js

Meteor atau MeteorJS adalah framework JavaScript isomorfik yang gratis dan open source, ditulis menggunakan Node.js. Meteor memungkinkan pembuatan prototipe yang cepat dan menghasilkan kode lintas platform (Android, iOS, Web). Meteor terintegrasi dengan MongoDB dan menggunakan Distributed Data Protocol dan mempublikasikan pola untuk secara otomatis menyebarkan perubahan data ke klien tanpa mengharuskan pengembang untuk menulis kode sinkronisasi. Pada klien, Meteor dapat digunakan dengan mesin template Blaze sendiri, serta dengan framework Angular atau React.

  1. Node.js

Node.js adalah run-time environment JavaScript yang bersifat open-source, lintas-platform, dan mengeksekusi kode JavaScript pada sisi server. Node.js memungkinkan pengembang menggunakan JavaScript untuk menjalankan kode pada sisi server untuk membuat konten halaman web dinamis sebelum halaman dikirim ke browser web pengguna. Akibatnya, Node.js mewakili paradigma “JavaScript di mana-mana.”

  1. EmberJS

Ember.js adalah framework web JavaScript yang bersifat open source. Framework ini berdasarkan pada pola model–view–view–model (MVVM). Hal ini memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi web satu halaman yang dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan.

  1. Mithril.js

Mithril.js adalah framework JavaScript dengan pola MVC klasik yang berukuran kecil (7kb) dan cepat. Mithril mendorong arsitektur yang mirip dengan Angular.js dan menggunakan DOM virtual seperti React.js. Ukuran kecil Mithril dan API membuatnya ideal untuk widget JavaScript dan antarmuka pengguna yang memiliki persyaratan kinerja tinggi.

  1. Vue.js

Vue.js adalah framework JavaScript progresif yang bersifat open-source untuk membangun antarmuka pengguna. Integrasi ke dalam proyek-proyek yang menggunakan library JavaScript lainnya dibuat mudah dengan Vue karena dirancang untuk diadopsi secara bertahap. Vue juga dapat berfungsi sebagai framework aplikasi web yang mampu menjalankan aplikasi satu halaman yang canggih.

 

Beberapa dari Anda masih bingung kah terkait apa itu framework? Tenang saja karena kami punya solusi, yaitu Anda tinggal klik saja ke link berikut https://www.jetorbit.com/blog/pengertian-fungsi-dan-jenis-framework/ . Dijamin Anda akan tambah pintar dan tambah pengetahuan ?

 

Bagi Anda yang ingin memiliki website, Anda bisa langsung cek ke Jetorbit guna memenuhi kebutuhan pembuatan website Anda.

Hal ini dikarenakan salah satu faktornya adalah pengguna internet Indonesia sudah menembus 150 juta penduduk. Tahun 2018 masih berjumlah 143 juta. Artinya pengguna ini merupakan pasar potensial bagi dunia bisnis. Maka tidak ada salahnya menjemput bola dengan cara menciptakan alat-alat bisnis online, seperti website, media sosial, messenger, Google Bisnisku lalu ciptakan strategi!

Tidak hanya pembuatan website saja namun Jetorbit juga dapat membantu Anda untuk membuat aplikasi.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rata rata rating 5 / 5. Jumlah rate 3

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tutorial dan Informasi Teknologi - Jetorbit Blog
7 Framework Javascript yang Paling Banyak Digunakan
Artikel
7 Framework Javascript yang Paling Banyak Digunakan
Informasi mengenai teknologi dan panduan menggunakan hosting, website dan domain
JavaScript adalah salah satu dari tiga teknologi inti dari rekayasa konten WWW. Akan kami sampaikan framework Javascript yang paling banyak digunakan.
Silvia
Publisher Name
Jetorbit
Publisher Logo

1 thought on “7 Framework Javascript yang Paling Banyak Digunakan”

Leave a Comment