Topologi Jaringan Komputer dan Jenis-jenisnya

Sharing is caring!

Tentunya sebelum membangun sebuah jaringan, terlebih dahulu harus memperhatikan faktor perangkat maupun struktur dari sebuah jaringan yang akan dibangun. Hal ini tentunya sangat penting karena dapat mempengaruhi kualitas suatu jaringan itu sendiri. Oleh karena itu, kali ini Jetorbit akan mengulas terkait Topologi Jaringan Komputer dan Jenis-jenisnya.

Pengertian Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah suatu teknik untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lain yang membentuk menjadi sebuah jaringan yang mana penggunaan topologi jaringan didasarkan pada kecepatan akses data, biaya, ukuran serta tingkat konektivitas yang nantinya akan mempengaruhi kualitas maupun efiensi suatu jaringan.

Jenis – Jenis Topologi Jaringan Komputer

  1. Topologi Jaringan Ring (Cincin)

Dalam topologi cincin setiap komputer terhubung ke komputer lain dan seterusnya sampai kembali lagi ke komputer yang pertama dan membentuk lingkaran yang disebut cincin.

Topologi ini berinteraksi menggunakan token data untuk mengontrol hak akses untuk komputer menerima data, seperti sebagai komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan melewati komputer 2 dan 3 yang akan diterima oleh komputer 4.

Jadi sebuah komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan IP Address dia.

topologi jarkom 1

Kelebihan topologi jaringan ring:

  • Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.
  • Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
  • Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
  • Kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi, penggunaan jumlah kabel LAN yang sedikit sehingga akan menghemat biaya.

Kekurangan topologi jaringan ring:

  • Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
  • Menambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
  • Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
  1. Topologi Jaringan Bus

Topologi bus merupakan metode transmisi pada jaringan yang dapat digambarkan sebagai transmisi yang menggunakan kendaraan umum. Oleh karena itu, jaringan BUS digolongkan sebagai komunikasi Bersama.

Topologi bus menggunakan satu kabel coaxial dan setiap komputer yang terhubung ke kabel dengan menggunakan konektor BNC dan kedua ujung kabel koaksial harus diakhiri dengan sebuah terminator.

topologi jarkom 2

Kelebihan topologi bus:

  • Biaya instalasi yang terdibilang sangat murah karena hanya menggunakan sedikit kabel.
  • Penambahan client baru dapat dilakukan dengan mudah.
  • Topologi yang sangat sederhana dan mudah diaplikasikan.

Kekurangan topologi bus:

  • Jika salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah maka hal tersebut dapat mengganggu komputer client yang lain.
  • Proses sending dan receiving data kurang efisien (biasanya sering terjadi tabrakan data pada topologi ini).
  • Topologi yang sangat jadul dan sulit dikembangkan.
  1. Topologi Jaringan Star

Topologi ini mengacu pada jaringan yang mana semua node yang terhubung secara individual untuk satu hub umum. Pada star, stasiun transmisi terhubung sedemikian rupa ke simpul pusat yang didesain menyerupai bentuk bintang karena semua komputer yang terhubung ke hub atau switch dengan kabel UTP.

Sehingga hub/switch adalah pusat jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data. Jadi jika satu komputer ingin mengirimkan data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung mengirimkannya ke komputer tujuan tanpa melalui jaringan komputer lain.

topologi jarkom 3

Kelebihan topologi star:

  • Apabila salah satu komputer mengalami masalah maka jaringan pada topologi ini tetap berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.
  • Kemudahan deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.
  • Tingkat keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi bus.
  • Bersifat fleksibel.

Kekurangan topologi star:

  • Jika switch/hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami masalah maka seluruh komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.
  • Cukup membutuhkan banyak kabel jadi biaya yang dikeluarkan bisa dibilang cukup mahal.
  • Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.
  1. Topologi Jaringan Mesh

Topologi mesh disebut juga dengan topologi jala karena bentuknya yang menyerupai jala. Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat yang mana setiap perangkat saling terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang berada dalam satu jaringan.

Pada topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi secara langsung dengan perangkat lain karena perangkat saling terhubung secara langsung atau bisa disebut dengan istilah dedicated links. Komunikasi yang ada pada topologi mesh berjalan relatif cepat dan biasanya digunakan untuk membangun jaringan dengan skala yang tidak terlalu besar.

topologi jarkom 4

Kelebihan topologi mesh:

  • Jalur pengiriman data yang digunakan sangat banyak jadi tidak perlu khawatir akan adanya tabrakan data (collision).
  • Keamanan pada topologi ini bisa dibilang sangat baik.
  • Besar bandwidth yang cukup lebar.

Kekurangan topologi mesh:

  • Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
  • Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.
  1. Topologi Jaringan Tree

Topologi tree merupakan topologi jaringan komputer yang secara hirarki merupakan kombinasi dari topologi bus dan star. Jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus.

Biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.

topologi jarkom 5

Kelebihan topologi tree:

  • Susunan data terpusat secara hirarki. Oleh karena itu, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik dan mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.

Kekurangan topologi tree:

  • Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah.
  • Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.
  • Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
  1. Topologi Jaringan Hybrid

Topologi jaringan hybrid merupakan gabungan dari dua atau lebih topologi yang berbeda dan berpadu menjadi satu bentuk baru pada sistem jaringan komputer.topologi jarkom 6

Kelebihan topologi hybrid:

  • Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.
  • Freksibel

Kekurangan topologi hybrid:

  • Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit karena terdapat topologi yang berbeda-beda.
  • Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
  • Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit.

 

Jika Anda ingin mengetahui perihal perangkat keras komputer, klik saja link berikut https://blog.jetorbit.com/perangkat-keras-komputer-dan-fungsi-lengkapnya/

Bagi Anda yang ingin memiliki website, Anda bisa langsung cek ke Jetorbit guna memenuhi kebutuhan pembuatan website Anda.

Tidak hanya pembuatan website saja namun Jetorbit juga dapat membantu Anda untuk membuat aplikasi.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rata rata rating / 5. Jumlah rate

Yuk Rate 5 Artikel Ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tutorial dan Informasi Teknologi - Jetorbit Blog
Topologi Jaringan Komputer dan Jenis-jenisnya
Artikel
Topologi Jaringan Komputer dan Jenis-jenisnya
Informasi mengenai teknologi dan panduan menggunakan hosting, website dan domain
Yuk baca Topologi Jaringan Komputer dan Jenis-jenisnya di Jetorbit karena akan menambah wawasan Anda sebelum membangun sebuah jaringan.
Silvia
Publisher Name
Jetorbit
Publisher Logo

1 thought on “Topologi Jaringan Komputer dan Jenis-jenisnya”

Leave a Comment