10 menit baca
Daftar isi9 bagian
- Kenapa Cloudflare Menampilkan Error 520 sampai 524
- Ringkasan Cloudflare Error 520, 521, 522, dan 524
- Kalau Kalian Hanya Pengunjung Website
- Langkah Awal untuk Pemilik Website
- Cloudflare Error 520: Web Server Returns an Unknown Error
- Cloudflare Error 521: Web Server Is Down
- Cloudflare Error 522: Connection Timed Out
- Cloudflare Error 524: A Timeout Occurred
- Kapan Cloudflare Error Berasal dari Origin Server
Cloudflare error 520, 521, 522, dan 524 muncul saat Cloudflare tidak mendapat jawaban yang layak dari origin server, yaitu server hosting tempat website kalian berada. Error 520 berarti server mengirim respons kosong atau tidak dikenali, 521 berarti server menolak koneksi, 522 berarti koneksi ke server kehabisan waktu, dan 524 berarti server sudah terhubung tetapi tidak mengirim respons dalam 125 detik. Menurut dokumentasi Cloudflare, sebagian besar penyebabnya ada di origin server atau firewall-nya, jadi pemeriksaan dimulai dari server.
Kenapa Cloudflare Menampilkan Error 520 sampai 524
Kalau record DNS sebuah domain berstatus Proxied (ikon awan oranye), browser pengunjung tidak terhubung langsung ke server hosting. Browser terhubung ke Cloudflare, lalu Cloudflare meneruskan permintaan itu ke origin server. Kalau tahap kedua ini gagal, Cloudflare tidak punya halaman untuk dikirim, sehingga yang tampil adalah halaman error milik Cloudflare. Cara kerja layanan ini dijelaskan lebih lengkap di artikel apa itu Cloudflare.
Kode 520 sampai 524 bukan kode status HTTP standar. Daftar resmi kode status HTTP di IANA membiarkan angka 512 sampai 599 kosong, dan Cloudflare memakai sebagian angka itu untuk menjelaskan kegagalan antara Cloudflare dan origin server. Kode lain dari keluarga yang sama, yaitu 525, dibahas di artikel cara mengatasi SSL handshake failed Cloudflare 525.
Cloudflare juga bisa menampilkan 502 Bad Gateway dan 504 Gateway Timeout. Untuk dua kode ini, dokumentasi Cloudflare memberi patokan sederhana: halaman 502 atau 504 berlogo Cloudflare berarti kodenya dikirim oleh origin server, sedangkan halaman 502 atau 504 polos tanpa logo Cloudflare berasal dari Cloudflare sendiri.
Ringkasan Cloudflare Error 520, 521, 522, dan 524
| Kode | Pesan di halaman error | Artinya | Penyebab yang paling sering |
|---|---|---|---|
| 520 | Web server returns an unknown error | Origin server mengirim respons kosong, tidak dikenali, atau tidak terduga | Server crash, firewall memblokir IP Cloudflare, header lebih dari 128 KB |
| 521 | Web server is down | Origin server menolak koneksi dari Cloudflare | Web server mati, permintaan dari Cloudflare diblokir |
| 522 | Connection timed out | Cloudflare kehabisan waktu saat menghubungi origin server | IP Cloudflare dibatasi atau diblokir, server kelebihan beban, IP origin di DNS salah |
| 524 | A timeout occurred | Origin server terhubung, tetapi tidak mengirim respons dalam 125 detik | Proses yang berjalan lama, server kekurangan sumber daya |
Kalau Kalian Hanya Pengunjung Website
Cloudflare error 520 sampai 524 berasal dari server website yang kalian buka, jadi tidak ada yang bisa diperbaiki dari browser atau perangkat kalian. Yang bisa dilakukan:
- Tunggu beberapa menit, lalu muat ulang halaman. Error karena server sedang kelebihan beban bisa hilang setelah bebannya turun.
- Kalau error tetap muncul, laporkan ke pemilik website. Sebutkan kode error, jam kejadian, dan alamat halaman yang error. Support Cloudflare hanya melayani pemilik domain, jadi laporan pengunjung sebaiknya dikirim ke pemilik website, bukan ke Cloudflare.
Langkah Awal untuk Pemilik Website
Dokumentasi Cloudflare tentang error 5xx menyarankan pemilik website mulai dari penyedia hosting atau admin server. Siapkan data berikut sebelum menghubungi mereka:
- Kode error dan pesan yang tampil.
- Jam kejadian beserta zona waktunya.
- URL lengkap yang menghasilkan error.
- Ray ID yang tercantum di halaman error Cloudflare.
Penyebabnya tidak selalu tercatat di error log origin server. Kalau ada load balancer, cache, proxy, atau firewall di antara Cloudflare dan server, periksa juga log perangkat tersebut. Untuk melihat pola error, buka halaman HTTP Traffic di dashboard Cloudflare, tambahkan filter Edge status code atau Origin status code, lalu pilih kode yang ingin diperiksa. Data di halaman ini berasal dari sampel 1% trafik, jadi pakai sebagai gambaran pola, bukan hitungan pasti.
Untuk menguji sementara tanpa Cloudflare, ubah record DNS dari Proxied menjadi DNS only (ikon awan abu-abu), atau pakai Pause Cloudflare on Site di menu Advanced Actions pada halaman Overview. Kalau website tetap error tanpa Cloudflare, masalahnya ada di server. Kalau website normal, kemungkinan besar server atau firewall-nya menolak, membatasi, atau salah menjawab koneksi dari Cloudflare. Selama berstatus DNS only, IP asli server terlihat oleh siapa pun yang mengecek record DNS, jadi kembalikan ke Proxied setelah selesai menguji.
Cloudflare Error 520: Web Server Returns an Unknown Error
Cloudflare error 520 muncul saat origin server mengirim respons yang kosong, tidak dikenali, atau tidak terduga ke Cloudflare. Server masih bisa dihubungi, tetapi jawabannya tidak bisa dipakai. Dokumentasi Cloudflare mencatat penyebab berikut:
- Server crash atau salah konfigurasi. Cloudflare menyebut 520 sering muncul pada aplikasi PHP tertentu yang membuat web server crash.
- Firewall atau plugin keamanan di server memblokir IP Cloudflare.
- Header respons lebih besar dari 128 KB, biasanya karena cookie terlalu banyak.
- Respons kosong atau rusak, tanpa kode status HTTP atau tanpa isi.
- Header respons tidak lengkap, atau server tidak mengirim respons error HTTP yang benar.
- Konfigurasi HTTP/2 di server tidak benar.
- Authenticated Origin Pull aktif di Cloudflare, tetapi server belum diatur untuk menerima sertifikat klien.
Langkah mengatasi Cloudflare error 520:
- Baca error log web server (Apache atau Nginx) dan log PHP pada jam error muncul. Cari tanda proses yang crash atau berhenti mendadak.
- Pastikan firewall dan plugin keamanan tidak memblokir rentang IP Cloudflare. Daftar resminya ada di cloudflare.com/ips.
- Periksa ukuran header respons dan jumlah cookie yang dikirim website. Header di atas 128 KB bisa memicu 520.
- Kalau server menerima koneksi HTTP/2, pastikan pengaturannya benar. Cloudflare memakai HTTP/2 ke origin kalau server mengumumkan dukungannya. Untuk menguji, matikan HTTP/2 to Origin di menu Speed, Settings, tab Protocol Optimization.
- Kalau Authenticated Origin Pull aktif, pastikan server sudah diatur untuk menerima sertifikat klien dari Cloudflare.
- Kalau 520 tetap muncul setelah dicek bersama hosting, hubungi support Cloudflare dengan URL yang error, nilai cf-ray dari halaman error, hasil dari
http://domainkalian.com/cdn-cgi/trace, dan dua file HAR: satu saat Cloudflare aktif, satu lagi saat Cloudflare dinonaktifkan sementara.
Cloudflare Error 521: Web Server Is Down
Cloudflare error 521 berarti origin server menolak koneksi dari Cloudflare. Menurut Cloudflare, dua penyebab paling umum adalah aplikasi web server yang sedang mati dan permintaan dari Cloudflare yang diblokir oleh sistem keamanan di server.
Langkah mengatasi Cloudflare error 521:
- Pastikan web server berjalan. Di VPS, cek statusnya dengan
systemctl status nginx,systemctl status apache2(Debian dan Ubuntu), atausystemctl status httpd(CentOS, AlmaLinux, dan sejenisnya). Kalau mati, jalankan lagi, lalu baca error log untuk mencari alasan web server berhenti. - Periksa firewall server, misalnya iptables, CSF, atau plugin keamanan, dan pastikan IP Cloudflare tidak diblokir atau dibatasi. Masukkan semua rentang IP Cloudflare ke daftar izin.
- Cocokkan port dengan mode SSL/TLS di Cloudflare. Mode Flexible menghubungi server lewat port 80, sedangkan Full dan Full (Strict) lewat port 443. Web server harus aktif dan mendengarkan di port tersebut.
- Kalau memakai mode Full atau Full (Strict), pastikan server melayani HTTPS, dengan Cloudflare Origin Certificate atau sertifikat lain yang memenuhi syarat mode tersebut.
Cloudflare Error 522: Connection Timed Out
Cloudflare error 522 berarti Cloudflare kehabisan waktu saat menghubungi origin server. Ada dua batas waktu yang bisa terlewati. Saat membuka koneksi TCP, Cloudflare menunggu balasan SYN+ACK selama 19 detik. Setelah koneksi terbentuk, Cloudflare menunggu tanda terima (ACK) atas permintaannya selama 90 detik. Penyebab yang tercantum di dokumentasi Cloudflare:
- IP Cloudflare dibatasi atau diblokir di
.htaccess, iptables, atau firewall. Cloudflare menyebut ini penyebab paling umum. - Origin server kelebihan beban atau offline, sehingga permintaan yang masuk dibuang.
- TCP keepalive dimatikan di web server.
- IP origin di DNS Cloudflare tidak sama dengan IP server yang sekarang diberikan hosting, misalnya setelah pindah server.
- Paket data hilang di origin server.
Langkah mengatasi Cloudflare error 522:
- Cocokkan IP pada record A atau AAAA di dashboard DNS Cloudflare dengan IP server yang tertera di panel hosting kalian.
- Periksa
.htaccess, iptables, dan firewall, lalu izinkan semua rentang IP Cloudflare. Kalau kalian perlu membatasi akses berdasarkan lokasi, Cloudflare menyarankan WAF Custom Rule di dashboard Cloudflare, bukan pemblokiran di server. - Cek pemakaian CPU dan RAM server pada jam error. Server yang terus kelebihan beban perlu dioptimasi atau ditambah sumber dayanya.
- Minta hosting atau admin server memastikan TCP keepalive aktif di web server.
- Kalau masih error, minta hosting menjalankan MTR atau traceroute dari server ke IP Cloudflare yang sebelumnya biasa terhubung (IP ini bisa dicari di log server), lalu sertakan hasilnya saat menghubungi support Cloudflare.
Cloudflare Error 524: A Timeout Occurred
Cloudflare error 524 berarti Cloudflare berhasil terhubung ke origin server, tetapi server tidak mengirim respons HTTP sebelum batas Proxy Read Timeout, yaitu 125 detik secara bawaan. Kondisinya mirip 504 Gateway Timeout: koneksi berhasil, jawabannya terlambat. Penyebabnya biasanya proses yang berjalan lama, misalnya query data yang besar, atau server yang kekurangan sumber daya. Error 524 juga bisa muncul kalau pengiriman data ke server tidak selesai dalam 30 detik (Proxy Write Timeout), dan batas 30 detik ini tidak bisa diubah.
Langkah mengatasi Cloudflare error 524:
- Catat waktu respons tiap permintaan di log web server, misalnya dengan variabel
$request_timedi format log Nginx atau%Ddi format log Apache, untuk menemukan halaman yang paling lambat. - Perbaiki sumber kelambatannya: optimasi query database, dan jalankan import, ekspor, atau backup lewat cron atau command line, bukan lewat browser.
- Untuk proses besar yang memang lama, pakai pola status polling. Server langsung menjawab bahwa proses sudah dimulai, lalu browser mengecek statusnya berkala sampai selesai, sehingga tidak ada satu permintaan pun yang menunggu lebih dari 125 detik.
- Kalau ada permintaan yang rutin butuh lebih dari 125 detik, misalnya ekspor data besar, pindahkan prosesnya ke subdomain yang berstatus DNS only.
- Batas 125 detik hanya bisa dinaikkan oleh pelanggan Cloudflare Enterprise, sampai 6.000 detik, lewat Cache Rule dengan pengaturan Proxy Read Timeout atau pengaturan
proxy_read_timeoutper zona melalui API.
Kapan Cloudflare Error Berasal dari Origin Server
Patokan berikut membantu menentukan pihak yang perlu bertindak:
- Website juga error saat diakses tanpa Cloudflare (DNS only): masalahnya ada di origin server. Periksa server atau hubungi hosting.
- Website normal tanpa Cloudflare, tetapi 521 atau 522 muncul saat Proxied: server atau firewall-nya kemungkinan menolak, membatasi, atau memblokir IP Cloudflare.
- Cloudflare error 524 hanya muncul di halaman atau proses tertentu: ada proses lambat di aplikasi yang perlu diperbaiki.
- Hosting sudah memastikan server sehat dan semua IP Cloudflare diizinkan, tetapi error tetap muncul: kumpulkan data diagnosis di atas, lalu hubungi support Cloudflare. Cek juga halaman status Cloudflare untuk melihat apakah ada gangguan di jaringan mereka.
Kalau Cloudflare error 522 atau 524 sering muncul karena server kehabisan CPU atau RAM saat trafik naik, masalahnya ada di kapasitas hosting, dan pengaturan Cloudflare tidak akan menyelesaikannya. Cloud Hosting Jetorbit memakai CloudLinux yang membatasi dan mengisolasi sumber daya tiap akun, sehingga website kalian tidak terganggu akun lain, dengan RAM mulai 1 GB di seri Lite sampai 14 GB di seri Max.
Artikel lain di Informasi
Semua artikel Informasi
10 menit baca
7 menit baca
5 menit baca