Apa itu domain?
Domain adalah alamat website Anda, misalnya jetorbit.com. Pengunjung mengetik domain di browser untuk membuka website Anda.
Setiap server di internet punya alamat IP berupa deretan angka. Domain dibuat supaya orang tidak perlu menghafal angka-angka itu: nama yang mudah diingat diterjemahkan ke alamat IP server tempat website Anda berada.
Domain terdiri dari dua bagian: nama dan ekstensi. Pada inibisnisku.com, namanya inibisnisku dan ekstensinya .com. Ekstensi lain misalnya .id, .co.id, .net dan .org.
Kalau Anda membuka Facebook dengan mengetik facebook.com, facebook.com itulah domainnya. Sehari-hari, istilah alamat domain, alamat website dan URL sering dipakai bergantian.
Cara membeli domain di Jetorbit
- Buka halaman Domain, lalu ketik nama domain yang Anda inginkan beserta ekstensinya, misalnya inibisnisku.com.
- Cek ketersediaannya. Jika domain sudah dipakai orang lain, coba nama lain atau ekstensi lain.
- Pilih lama pendaftaran, lalu login atau daftar akun Jetorbit.
- Bayar invoice lewat transfer bank, e-wallet, kartu kredit, gerai retail, paylater atau PayPal.
- Setelah pembayaran terverifikasi, domain Anda siap digunakan.
Domain .id seperti .co.id, .or.id dan .sch.id memerlukan KTP Indonesia ditambah dokumen sesuai ekstensinya, misalnya akta atau SIUP untuk .co.id. Cek syaratnya sebelum memesan.
Syarat domain .id →Cari nama domain →Apa itu hosting?
Hosting adalah tempat menyimpan file dan data website Anda: halaman, gambar, video, teks dan database. Hosting berjalan di server yang terhubung ke internet setiap saat, sehingga website Anda bisa dibuka dari mana saja dan bisa memproses transaksi.
Kalau website adalah bangunan, hosting adalah tanah tempat bangunan itu berdiri. Tanah yang terlalu sempit untuk bangunannya akan bermasalah, begitu juga hosting yang tidak sesuai dengan kebutuhan website.
Fungsi hosting
Produk yang sudah jadi perlu dipajang di toko supaya bisa dibeli orang. Website juga begitu: website pribadi, blog atau toko online baru bisa dikunjungi setelah filenya disimpan di hosting.
Domain dan hosting saling melengkapi. Domain memberi tahu browser ke mana harus pergi, hosting menyimpan isi website yang ditampilkan.
Cara memesan hosting dan domain
Siapkan dua hal sebelum memesan: nama domain beserta ekstensinya, dan paket hosting yang ingin dipakai. Pemesanan di halaman order terdiri dari lima langkah.
Langkah 1: Layanan Hosting
Pilih paket di halaman Cloud Hosting, lalu tentukan lokasi server dan periode berlangganan di halaman order. Seri Lite untuk website pertama, blog, portofolio dan company profile. Seri Pro dioptimasi untuk WordPress, WooCommerce dan LMS. Seri Max untuk trafik tinggi dan aplikasi NodeJS, Python atau Ruby.
Untuk order minimal 1 tahun, paket Lite 4, seri Pro dan seri Max sudah termasuk gratis domain.
Langkah 2: Domain
Masukkan domain utama, klik Cek Domain, lalu pilih durasinya. Domain tambahan bisa ditambahkan lewat tombol + tambah domain.
Ingin memindahkan domain dari penyedia lain? Siapkan EPP Code dari penyedia sebelumnya dan pastikan domain sudah di-unlock.
Langkah 3: Ekstra
Pilih aplikasi yang langsung terpasang saat hosting aktif: WordPress, Joomla, Drupal, PrestaShop, Flarum Forum atau Laravel. Isi username dan password untuk login ke aplikasi tersebut.
Langkah 4: Akun
Login jika sudah punya akun Jetorbit. Jika belum, isi formulir pendaftaran: nama, alamat, nomor telepon atau WhatsApp, dan kategori akun.
Langkah 5: Pembayaran
Pilih metode pembayaran dan masukkan kode kupon jika ada. Centang persetujuan Aturan Layanan, lalu klik Selesaikan Pesanan.
Bayar invoice sesuai metode yang dipilih. Setelah pembayaran terverifikasi, layanan aktif dalam 1–30 menit dan informasi login hosting dikirim ke email Anda. Transfer bank yang belum terdeteksi bisa dikonfirmasi manual di halaman Pembayaran.
Lihat kode promo →Metode pembayaran & konfirmasi →Mengenal WordPress
WordPress adalah CMS (Content Management System): aplikasi untuk membuat dan mengelola isi website tanpa harus menguasai bahasa pemrograman. Kalau Anda bisa mengetik di Microsoft Word, Anda bisa menulis dan menerbitkan halaman di WordPress.
WordPress dibangun dengan PHP dan MySQL, dua teknologi yang didukung hampir semua layanan hosting. WordPress awalnya dikembangkan oleh Matt Mullenweg dan Mike Little. Karena bersifat open source, siapa pun bisa memakai dan mengubahnya tanpa biaya lisensi.
WordPress.org dan WordPress.com
WordPress.org menyediakan software WordPress untuk dipasang di hosting Anda sendiri (self-hosted). Tema dan plugin bebas dipilih, dan website bisa diubah sesuai kebutuhan.
WordPress.com adalah layanan yang menjalankan WordPress di server mereka. Alamat gratisnya berbentuk namablog.wordpress.com, sedangkan domain sendiri tersedia sebagai fitur berbayar.
Untuk apa WordPress dipakai?
WordPress awalnya dibuat untuk blog, tetapi sekarang juga dipakai untuk website bisnis kecil, portofolio fotografer, penulis dan seniman, hingga toko online. Untuk toko online, plugin WooCommerce menambahkan keranjang belanja, checkout dan pengelolaan produk.
Cloud Hosting seri Pro dioptimasi untuk WordPress dan WooCommerce dengan LiteSpeed, LSCache dan AccelerateWP.
Langkah membuat website dengan WordPress →Lihat paket Cloud Hosting →Mendaftarkan website ke Google Search Console
Google Search Console (dulu bernama Google Webmaster Tools) adalah alat gratis dari Google untuk memantau website Anda di hasil pencarian: halaman yang sudah terindeks, kata kunci yang mendatangkan pengunjung, tautan dari website lain, dan masalah yang ditemukan Google.
Menambahkan dan memverifikasi website
- Login ke Google Search Console dengan akun Google Anda, lalu tambahkan properti baru.
- Pilih jenis properti. Properti Domain mencakup semua subdomain dan diverifikasi lewat DNS. Properti Awalan URL hanya mencakup alamat yang Anda masukkan dan punya lebih banyak pilihan verifikasi.
- Verifikasi kepemilikan. Untuk properti Domain, tambahkan record TXT dari Google di pengaturan DNS domain Anda. Untuk Awalan URL, unggah file HTML dari Google ke folder utama website lewat File Manager di panel hosting atau FTP, atau pasang tag meta HTML di bagian head website.
- Kembali ke Search Console dan klik Verifikasi.
Di WordPress, tag meta bisa dipasang lewat plugin SEO seperti Yoast tanpa mengubah file tema. Perubahan langsung di file tema akan hilang saat tema diperbarui.
Mengirim sitemap
Sitemap adalah daftar halaman website Anda dalam format XML. Mengirimkannya ke Search Console membantu Google menemukan semua halaman yang ingin Anda tampilkan di pencarian.
- Buka menu Sitemaps di Search Console.
- Masukkan URL sitemap, misalnya sitemap.xml, atau sitemap_index.xml bila Anda memakai Yoast, lalu klik Kirim.
- Tunggu Google memproses sitemap. Statusnya muncul di daftar sitemap yang sudah dikirim.
Data seperti jumlah halaman terindeks, kata kunci dan klik baru terisi setelah Google merayapi website Anda, yang bisa memakan waktu beberapa hari.
SEO dasar
SEO (Search Engine Optimization) adalah upaya agar halaman website Anda mudah ditemukan di mesin pencari seperti Google dan Bing. Pengunjung dari hasil pencarian tidak perlu Anda bayar per klik seperti iklan, tetapi hasilnya bergantung pada kualitas konten Anda.
Tentukan tujuan website
Sebelum menulis, tentukan untuk apa website Anda: menyalurkan hobi menulis, menjual produk, profil perusahaan, atau berbagi ilmu. Dari tujuan itu Anda bisa menentukan siapa calon pengunjungnya dan kata kunci apa yang mereka ketik di Google.
Pilih kata kunci yang tepat
Google Keyword Planner, bagian dari Google Ads, menunjukkan seberapa sering sebuah kata kunci dicari. Pakai kata kunci secara wajar: mengulangnya berlebihan (keyword stuffing) justru bisa menurunkan peringkat website Anda.
On-page SEO
On-page SEO adalah pengoptimalan di dalam website Anda sendiri: struktur konten, tautan antarhalaman (internal link) dan kode HTML. Tulis artikel yang membahas kata kunci yang Anda bidik secara lengkap, lalu tautkan artikel-artikel yang saling berkaitan.
Letakkan kata kunci utama di:
- Judul artikel, sebaiknya di bagian awal
- Paragraf pertama dan paragraf terakhir
- URL halaman (permalink)
- Meta description, misalnya lewat plugin Yoast
- Teks alternatif (ALT) gambar
Off-page SEO
Off-page SEO terjadi di luar website Anda, terutama lewat backlink: tautan dari website lain ke halaman Anda. Website lain menautkan konten yang mereka anggap bermanfaat, jadi kualitas konten tetap jadi dasarnya.
Pakai tema yang ringan
Tema yang berat membuat website lambat dibuka, dan pengunjung cenderung pergi sebelum halaman selesai dimuat. Kecepatan halaman juga ikut diperhitungkan Google. Pilih tema yang sederhana dan pasang plugin seperlunya.