Apa itu WooCommerce?
WooCommerce adalah plugin WordPress yang mengubah website WordPress menjadi toko online. Plugin ini open source dan gratis, dan fiturnya bisa ditambah lewat extension sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Dengan WordPress dan WooCommerce, Anda bisa membuka toko online tanpa menulis kode.
Yang perlu disiapkan
- Produk yang mau dijual. Jenis produk menentukan konsep toko, dari desain sampai fiturnya. WooCommerce bisa menjual barang fisik, produk digital dan jasa.
- Hosting dan domain. WooCommerce hanya berjalan di WordPress self-hosted, yaitu WordPress yang Anda pasang di hosting sendiri.
- Tema toko online. Pilih tema yang rapi dan mendukung WooCommerce. Storefront, tema gratis resmi dari tim WooCommerce, cocok untuk memulai.
Fitur WooCommerce
- Produk: barang fisik maupun virtual, dengan atribut seperti ukuran dan warna, harga coret untuk promo, dan pengelolaan stok.
- Pembayaran: transfer bank, cek dan bayar di tempat (COD) tersedia bawaan. Payment gateway lain, termasuk gateway lokal, dipasang lewat extension.
- Pesanan: pantau pesanan yang masuk dan buat pesanan manual untuk penjualan offline.
- Alur belanja: keranjang lalu checkout, alur yang sudah biasa dipakai pembeli di marketplace. Pelanggan bisa membuat akun untuk memantau pesanan mereka.
- Laporan: ringkasan penjualan bawaan, yang bisa diperluas dengan extension untuk ekspor ke Excel atau CSV.
- Pengiriman: tarif tetap, gratis ongkir dan ambil di tempat tersedia bawaan. Ongkir kurir Indonesia dihitung lewat plugin tambahan.
- Kupon diskon, yang bisa dikembangkan lewat plugin aturan diskon.
- Email otomatis ke pembeli dan admin untuk setiap pesanan.
- Marketplace: dengan plugin multi-vendor, toko Anda bisa menampung banyak penjual.
Memasang WooCommerce
Siapkan hosting dan WordPress
Pilih hosting yang cepat dan stabil karena toko online yang lambat atau sering mati berarti penjualan yang hilang. Cloud Hosting seri Pro dioptimasi untuk WordPress dan WooCommerce. Pasang WordPress dulu, lalu lanjutkan ke langkah berikut.
Cara memasang WordPress →Pasang dan aktifkan plugin
- Login ke namadomainanda.com/wp-admin, lalu buka Plugins → Add New Plugin.
- Ketik WooCommerce di kolom pencarian, lalu klik Install Now.
- Klik Activate.
- Ikuti panduan setup yang muncul: isi alamat toko, negara, mata uang dan jenis produk yang akan dijual.
Setelah setup awal, WooCommerce menampilkan daftar tugas di menu WooCommerce → Home: menambah produk, mengatur pembayaran, pajak dan pengiriman. Semua pengaturan itu juga ada di WooCommerce → Settings.
Pengaturan toko
Buka WooCommerce → Settings. Setiap tab disimpan dengan tombol Save changes.
- General: alamat toko, negara tujuan penjualan, pengaktifan pajak dan kupon, serta mata uang (Rupiah).
- Products: satuan berat (kg) dan dimensi (cm), serta pengaturan stok.
- Tax: tarif pajak. Tab ini muncul setelah pajak diaktifkan di General; lewati jika toko Anda tidak memungut pajak.
- Shipping: zona pengiriman dan metode pengiriman di setiap zona.
- Payments: aktifkan metode pembayaran, misalnya transfer bank, lalu isi nomor rekening tujuan.
- Accounts & Privacy: pembuatan akun pelanggan dan kebijakan privasi.
- Emails: nama dan alamat pengirim serta tampilan email yang dikirim otomatis, misalnya invoice setelah pembeli checkout.
Menambah produk
- Buka Products → Add New Product.
- Isi nama dan deskripsi produk.
- Pilih atau buat kategori di panel Product categories.
- Klik Set product image dan pilih fotonya. Isi Title dengan judul yang deskriptif, bukan nama file kamera.
- Lengkapi bagian Product data seperti dijelaskan di bawah.
- Isi Product short description, ringkasan singkat yang tampil di dekat harga.
- Klik Preview untuk memeriksa, lalu Publish, atau Save Draft bila belum selesai.
Jenis produk
- Simple product: satu produk tanpa varian, misalnya sebuah abaya.
- Grouped product: kumpulan produk yang juga bisa dibeli satuan, misalnya satu set piring.
- External/Affiliate product: produk yang dibeli di website lain; tombol belinya mengarah ke sana.
- Variable product: satu produk dengan banyak varian, misalnya warna dan ukuran.
Centang Virtual untuk produk yang tidak perlu dikirim, dan Downloadable untuk produk digital yang diunduh pembeli, seperti ebook.
Tab di Product data
- General: Regular price adalah harga normal, Sale price adalah harga diskon. Klik Schedule untuk mengatur kapan diskon berlaku.
- Inventory: SKU, Manage stock untuk menghitung stok otomatis, dan Sold individually bila pembeli hanya boleh membeli satu per pesanan.
- Shipping: berat, dimensi (panjang × lebar × tinggi), dan shipping class untuk mengelompokkan tarif kirim.
- Linked Products: Upsells tampil di halaman produk untuk menawarkan produk serupa yang lebih mahal. Cross-sells tampil di keranjang untuk menawarkan produk pelengkap, misalnya pelindung layar untuk ponsel.
- Attributes: tambahkan atribut seperti Warna, lalu isi nilainya dipisah tanda | (misalnya Hitam | Navy | Maroon). Atribut ini juga dipakai untuk membuat varian pada Variable product.
- Advanced: Purchase note yang dikirim ke pembeli setelah membeli, urutan tampil (Menu order), dan Enable reviews.
Mengganti tema toko
Storefront adalah tema gratis resmi dari tim WooCommerce, jadi cocok dicoba sebelum tema lain.
- Buka Appearance → Themes → Add New Theme.
- Cari Storefront atau tema toko lain, lalu klik Install. Untuk tema dari file .zip, klik Upload Theme, pilih filenya, lalu Install Now.
- Klik Activate.
- Sesuaikan warna, logo dan tata letak lewat Appearance → Customize.
Menghitung ongkos kirim
Metode pengiriman bawaan WooCommerce belum menghitung tarif kurir Indonesia. Untuk itu, pasang plugin ongkir lokal yang mengambil tarif kurir seperti JNE, POS Indonesia, TIKI atau J&T.
- Buka Plugins → Add New Plugin, lalu cari kata ongkir atau ongkos kirim.
- Pilih plugin yang masih rutin diperbarui dan cocok dengan versi WooCommerce Anda, lalu klik Install Now dan Activate.
- Buka WooCommerce → Settings → Shipping, lalu buka pengaturan plugin tersebut.
- Aktifkan, pilih kurir yang ingin dipakai, isi kota asal pengiriman, lalu klik Save changes.
Setelah itu ongkos kirim dihitung otomatis saat pembeli checkout.
Sebagian plugin ongkir memerlukan API key atau langganan dari penyedia data tarifnya. Baca deskripsi plugin sebelum memasang.