Pengertian RESTful API, Cara Kerja, dan Contoh Penggunaannya

Pengertian RESTful API, Cara Kerja, dan Contoh Penggunaannya

Sharing is caring!

Pernah kenalan dengan istilah RESTful API? Secara terminologi, RESTful API adalah istilah yang berasal dari dua kata, yaitu API dan REST. Saat API memenuhi standar yang ditentukan oleh gaya arsitektur REST, inilah yang disebut dengan RESTful API. Bagi para developer khususnya, API semacam ini sangat berguna untuk mengembangkan aplikasi berbasis cloud. Penasaran? Mau kenalan? Okay, tak perlu nunggu lama, simak yuk Pengertian RESTful API, Cara Kerja, dan Contoh Penggunaannya

Sejarah Awal Sistem REST

Arsitektur sistem REST diciptakan oleh ilmuwan komputer Roy Fielding pada tahun 2000. Sebelumnya ia bekerja di bidang pembuatan protokol HTTP dan URI atau Uniform Resource Identifier, yaitu serangkaian elemen yang mengidentifikasi resource dalam aplikasi web.

Nah, berawal dari keinginannya untuk menstandarkan serta mengelola protokol komunikasi dan pengembangan di internet, Fielding pun bergabung dengan tim ahli untuk mengembangkan karakteristik Representational State Transfer (REST) selama 6 tahun.

Penelitian ini kemudian ia jabarkan dalam tesis PhD miliknya dan menjadi awal mula terbentuknya sistem REST.

Apa yang Dimaksud dengan API?

Application Programming Interface (API) adalah serangkaian standar dan protokol yang mengintegrasikan user dengan aplikasi sehingga pengguna bisa mengakses dan menggunakan fungsi software aplikasi tersebut. 

Fungsinya yaitu sebagai mediator atau komunikator antara pengguna dan sistem. Oleh karena itu, API sangat penting untuk memudahkan akses dan pengembangan aplikasi di internet. 

Interoperabilitas yang dihadirkan oleh API ini biasanya terjadi pada interaksi aplikasi dan pengguna serta antara dua aplikasi yang berbeda. Hasilnya, aplikasi atau pengguna yang mengakses sistem ini pun tidak perlu memahami detail pengembangan dan implementasi software yang menyediakan API.

Apa Itu REST dan RESTful API?

REST (Representational State Transfer) merupakan salah satu tipe arsitektur software. REST mewakili serangkaian batasan yang harus diikuti saat kalian mengembangkan aplikasi di internet.

restful api

Suatu API akan disebut sebagai RESTful API jika mampu memenuhi ketentuan dan batasan yang ditetapkan oleh gaya arsitektur REST ini. Kriteria tersebut ditujukan untuk menstandarkan proses komunikasi antar berbagai platform dan menjadikannya lebih fleksibel.

Dengan aturan ini, aplikasi yang dikembangkan bisa memiliki antarmuka yang tersusun rapi serta prosedur yang terstandardisasi dan mudah direpresentasikan. Hal ini pun memudahkan komunikasi antara perangkat dan pengguna.

Beberapa batasan arsitektur yang menunjukkan karakter RESTful API yaitu:

  • Arsitektur client-server – arsitektur yang didasarkan pada klien, server, dan resource, yang mana permintaan akan dibuat melalui protokol HTTP. Kondisi ini menunjukkan independensi antara klien dan server, yang berarti perubahan yang dilakukan oleh user pada aplikasi di perangkatnya tidak akan mempengaruhi server dan struktur datanya. Demikian juga perubahan yang dilakukan oleh developer ke database aplikasi seharusnya tidak langsung berdampak pada perangkat pengguna.
  • Komunikasi stateless – komunikasi antara klien dan server tidak boleh menyimpan informasi apapun di antara setiap permintaan. Pada REST API, permintaan berisi semua data yang harus langsung dipenuhi dan tidak tergantung pada informasi yang sudah disimpan di sesi lain.
  • Cache – REST API harus dirancang agar bisa menyimpan data dalam cache. Saat informasi disimpan di cache, permintaan dan respons antara klien dan server akan dioptimalkan.
  • Antarmuka atau interface yang seragam – Antarmuka yang seragam memungkinkan pengembangan aplikasi dilakukan secara independen di antara pengguna dan server. REST API harus berisi antarmuka yang seragam karena menyediakan komunikasi terstandar antara pengguna dan software yang menyediakan API tersebut. Manipulasi resource melalui representasi (seperti JSON atau XML) adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk mengembangkan antarmuka yang seragam.
  • Sistem lapisan – setiap lapisan sistem harus memiliki fungsi tertentu. Artinya, setiap lapisan ini bertanggung jawab atas berbagai langkah yang ada dalam proses permintaan pengguna dan respons server. Lapisan-lapisan ini diurutkan secara hierarkis dan berinteraksi satu sama lain meskipun terpisah.

Perbedaan REST dan RESTful

Tidak hanya dari segi terminologi, REST dan RESTful sebenarnya memang berbeda.

REST adalah serangkaian prinsip dan batasan arsitektur software. Sementara RESTful API adalah API yang memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Representational State Transfer atau REST itu sendiri.

Jadi, jika suatu API berjenis RESTful, berarti sistem ini mampu menerapkan prinsip-prinsip yang dikemukakan oleh Roy Fielding dalam tesis REST miliknya.

Cara Kerja RESTful API

RESTful API bekerja dengan cara memanipulasi resource dan representasi. Representasi ini saling dipertukarkan di antara pengguna dan server melalui antarmuka terstandar dan protokol komunikasi tertentu, biasanya HTTP. 

cara kerja restful api

Saat pengguna ingin menggunakan fungsi suatu aplikasi, perangkatnya akan mengirimkan permintaan melalui HTTP ke server. Server akan mencari resource dan mengkomunikasikan representasi state sebagai respons kepada pengguna melalui protokol yang sama. Representasi ini bisa dibuat dalam berbagai format, seperti JSON atau XML.

Untuk mengirimkan permintaan aplikasi, beberapa fungsi standar dalam database sistem harus dijalankan.

Sebagai contoh, RESTful API mengirimkan permintaan ke server melalui HTTP untuk melakukan fungsi dasar, yaitu menghapus pengguna bernama “Jaka” dari daftar pengguna. Permintaan yang dikirim akan seperti ini:

DELETE http://www.websitesaya.co.id/pengguna/jaka

Operasi yang digunakan untuk mengakses resource telah mengikuti standar dan didefinisikan dengan baik. Selain command DELETE, ada command lainnya seperti http GET dan POST yang meminta pengambilan dan pembuatan resource atau pengguna.

Contoh Penggunaan REST API

RESTful API menghadirkan kebebasan dan fleksibilitas tingkat tinggi bagi para developer. Jadi, menggunakan API ini dalam aplikasi cloud (cloud server) akan memberikan banyak manfaat.

Nah, berkat prinsip REST inilah, representasi yang dikirim oleh server bisa memiliki berbagai format (seperti JSON, XML, Python, dan sebagainya). Oleh karena itu, berbagai API bisa dibuat untuk memenuhi beragam kebutuhan aplikasi dan pengguna.

Di samping fleksibilitas, keunggulan lain RESTful API adalah penggunaan bandwidth yang cenderung lebih sedikit sehingga penggunaan internet menjadi lebih efisien.

Salah satu batasan yang ada dalam arsitektur REST adalah komunikasi stateless, yang mana turut memberikan manfaat penting bagi aplikasi Cloud. Batasan ini memungkinkan komponen diluncurkan kembali tanpa masalah kalau ada yang gagal serta lebih mudah beradaptasi saat traffic sedang fluktuatif.

Setiap permintaan memuat semua informasi yang diperlukan oleh server untuk memberikan respons dengan representasi yang diminta. Hal ini membuat RESTful API ideal untuk layanan web, terutama yang berbasis cloud.

API ini merupakan pilihan yang paling sesuai bagi pengguna karena membantu mereka untuk terhubung, mengelola, dan berinteraksi dengan server Cloud dalam cara yang sesuai standar, fleksibel, dan scalable.

Dengan demikian, standar REST menjadi metode pilihan untuk mengintegrasikan aplikasi dan menghubungkan komponen software. Website besar seperti Twitter, Amazon, dan Linkedin pun menggunakan RESTful API.

Pada akhirnya, tren cloud computing ini akan semakin menguatkan bahwa arsitektur REST API adalah standar pengembangan aplikasi pada masa mendatang.

Guys, ketika kalian berinteraksi dengan aplikasi di internet, API bertugas layaknya interpreter yang membantu menjelaskan permintaan kalian pada sistem sehingga server bisa memahami dan memenuhi permintaan kalian.

Teknologi REST dan RESTful ini pun diperkirakan akan tumbuh lebih besar lagi loh di masa depan dan menjadi standar paling populer untuk fungsi-fungsi tersebut.

Gimana, sudah paham, kan?

Semoga bermanfaat dan tunggu info-info menarik lainnya dari kami, ya 🙂

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rata rata rating 0 / 5. Jumlah rate 0

Yuk Rate 5 Artikel Ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Tutorial dan Informasi Teknologi - Jetorbit Blog
Pengertian RESTful API, Cara Kerja, dan Contoh Penggunaannya
Artikel
Pengertian RESTful API, Cara Kerja, dan Contoh Penggunaannya
Informasi mengenai teknologi dan panduan menggunakan hosting, website dan domain
Pernah kenalan dengan istilah RESTful API? Okay, tak perlu nunggu, simak yuk Pengertian RESTful API, Cara Kerja, dan Contoh Penggunaannya
Author Name
Publisher Name
Jetorbit
Publisher Logo
You might also like