Pengertian API, Jenis, dan Fungsinya

Sharing is caring!

Pernah kah kalian berpikir jika ada suatu aplikasi yang dapat membantu pekerjaan programmer tanpa harus membuat komponen dari awal? Pastinya sangat membantu pekerjaan agar lebih efektif dan cepat dalam proses pengembangannnya. Nah, API adalah solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut. Okay, yuk baca sampai selesai Pengertian API, Jenis, dan Fungsinya

Pengertian API

API (Application Programming Interface) adalah sebuah interface yang digunakan untuk menghubungkan antara satu aplikasi dengan aplikasi lain. Peran dari API di sini adalah sebagai perantara yang menghubungkan aplikasi berbeda, baik dari platform yang sama maupun lintas platform.

API juga digunakan sebagai alat untuk melakukan kegiatan komunikasi dengan developer menggunakan berbagai jenis bahasa pemrograman. Oleh karena itu, developer tidak perlu untuk menyediakan data sendiri, cukup dengan mengambil data dan informasi dari platform melalui API.

Selanjutnya, API dapat juga mengembangkan sebuah website dengan berbagai kemudahan fitur yang dimiliki. Contoh, jika kalian sering menggunakan WordPress, pasti kalian menjumpai fitur yang memudahkan dalam mengintegrasikan suatu API ke dalam sebuah situs dan platform miliknya.

Jenis – Jenis API

Menurut penggunaannya, API terbagi menjadi empat jenis sesuai dengan hak aksesnya:

Private API

Hak akses jenis ini penggunaannya tidak terbuka secara umum dan cenderung dibatasi. Biasanya, penggunaan Private API digunakan dalam ruang lingkup yang lebih kecil. Contohnya, API dari back end untuk menghubungkan informasi kepada front end melalui platform website serta API pada aplikasi untuk mengembangkan aplikasi mobile.

Public API

Public API ini dapat digunakan oleh setiap orang tanpa dibatasi penggunaannya. Cakupan dari penggunaannya sangat luas dan bersifat open source. Contohnya, Google Maps API juga menerapkan hak akses Public API. Cukup dengan mendaftarkan saja pada platform tersebut untuk dapat mengakses data dan sumber informasinya.

Partner API

Hampir sama dengan Public API. Namun, terdapat sebuah aturan khusus, yakni yang dapat menggunakan interface ini adalah user yang sudah mendaftarkan diri terlebih dahulu dan memiliki izin penggunaannya. 

Composite API

Merupakan jenis hak akses untuk dapat menyimpan data pada berbagai server di dalam satu tempat saja. Tentunya dengan menggunakan hak akses ini, kalian bisa memiliki beberapa kemudahan terkait kecepatan dan fleksibilitas akses data serta menghemat waktu pengguna.

Arsitektur API

Ada tiga arsitektur API yang sering digunakan oleh developer dalam pembangunan aplikasi dan arsitektur ini berkaitan pada bentuk data yang dikirim.

RPC

RPC merupakan teknologi untuk membuat komunikasi antara client side dan server side bisa dilakukan dengan konsep sederhana. 

RPC memiliki dua jenis, yaitu XML-RPC dan JSON-RPC. Sesuai namanya, XML-RPC menggunakan format XML sebagai media perpindahan data sedangkan JSON-RPC menggunakan JSON untuk perpindahan data.

SOAP

Arsitektur SOAP (Simple Object Access Protocol) ini menggunakan XML (Extensible Markup Language) yang memungkinkan semua data disimpan dalam dokumen.

REST

REST merupakan salah satu jenis arsitektur API yang cukup populer saat ini. Kelebihan dari REST adalah tidak membutuhkan coding yang panjang dalam proses pengembangannnya. REST memiliki bentuk data berupa JSON, yang mana memiliki keuntungan dari sisi performa aplikasi yang lebih ringan jika menggunakan JSON.

Fungsi API

Berikut ini merupakan beberapa fungsi utama dari penggunaan API:

Membantu beban kerja dari server

Fungsi pertama API adalah membantu tugas dari server. Dengan menggunakan sebuah interface khusus ini maka server tidak perlu mencari dan menyimpan semua data. Cukup dengan meminta API untuk mendapatkan data dari server asal. Dengan kondisi tersebut, server yang kalian gunakan tidak akan terbebani tugas terlalu berat.

Mengembangkan aplikasi lebih cepat dan efektif

API juga memberikan kemudahan dan manfaat dari sisi pengembangan aplikasi. Kalian tidak perlu menghubungkan dua aplikasi untuk melakukan komunikasi. Cukup dengan menggunakan bantuan API maka komunikasi dapat terjalin dengan baik.

Selanjutnya, proses integrasi dan penambahan beberapa fitur pada aplikasi akan menjadi lebih cepat. Kalian tidak perlu lagi untuk update beberapa fitur secara manual. Permasalahan tersebut dapat teratasi dengan cepat dan tepat dengan bantuan API. 

Menciptakan aplikasi yang bersifat fungsional

Fungsi lain API adalah menciptakan aplikasi yang lebih fungsional dan memiliki struktur yang kompleks. Artinya, dalam menambahkan informasi tidak perlu melakukan input secara manual. Cukup dengan menggunakan bantuan API maka dapat menampilkan fitur yang sama dengan aplikasi tujuan.

Cara Kerja API

Berikut ini beberapa poin terkait dengan bagaimana cara kerja dari API:

  • Aplikasi mengakses sebuah API.
  • API melakukan request kepada server berkaitan dengan data.
  • Server memberikan respon kepada API.
  • Selanjutnya API menyampaikan respon berupa data atau informasi kepada aplikasi.

Contoh API

Contoh API yang paling sering digunakan oleh para pengembang software untuk meningkatkan performa aplikasi mereka, salah satunya adalah Google Maps API.

Google Maps juga menyediakan API untuk membantu dalam memberikan data berupa peta sehingga memungkinkan kita untuk dapat mengakses berbagai lokasi dengan cakupan wilayah yang sangat luas.

Kita tidak perlu untuk membuat aplikasi penampil peta lagi. Cukup dengan menggunakan Google Maps API maka segala macam informasi terkait lokasi dapat ditampilkan secara akurat.

Nah, terbukti kan kalau API dapat membantu pengembangan website menjadi lebih baik secara lebih mudah. Semoga artikel ini dapat memberikan gambaran tentang API ya, Guys. Have a nice day!

Hosting murah bisa didapatkan di Jetorbit tanpa mengurangi kualitas. Jetorbit selalu mengedepankan rasa puas klien dan tercapainya tujuan serta kesuksesan dari website yang ada di dalam Jetorbit. Berbagai macam pilihan web hosting berkualitas bisa kalian coba. Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa kalian cek di sini.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rata rata rating 5 / 5. Jumlah rate 1

Yuk Rate 5 Artikel Ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Tutorial dan Informasi Teknologi - Jetorbit Blog
Pengertian API, Jenis, dan Fungsinya
Artikel
Pengertian API, Jenis, dan Fungsinya
Informasi mengenai teknologi dan panduan menggunakan hosting, website dan domain
Adakah aplikasi yang dapat membantu pekerjaan programmer? API adalah solusinya. Yuk baca sampai selesai Pengertian API, Jenis, dan Fungsinya
Author Name
Publisher Name
Jetorbit
Publisher Logo

Leave a Comment