Mengetahui Apa Itu PBN (Private Blog Network)

Sharing is caring!

Private Blog Network Atau PBN adalah salah satu cara untuk meningkatkan SEO bagi website dengan mengincar keyword-keyword potensial agar dapat tampil di halaman satu google. Pada artikel ini, akan kami jelaskan secara lengkap Mengetahui Apa Itu PBN (Private Blog Network), bagaimana membuat PBN dan menemukan metrik yang bagus untuk private blog network (PBN) tersebut. 

Apa Itu Private Blog Network (PBN)

Private Blog Network adalah kumpulan domain yang dimiliki atau dimiliki oleh individu lain. Kemungkinan untuk memiliki PBN yang terdiri dari blog gratisan, seperti wordpress.com, tumbr.com, atau livejournal.com pun ada.

Private Blog Network dapat juga diartikan sebagai jaringan yang dimiliki oleh seorang ahli SEO menggunakan domain-domain expired yang memiliki metrik berkualitas serta dapat memberikan pengaruh besar terhadap sebuah blog atau website di mesin pencarian. Jaringan tersebut bisa berbentuk blog, forum dan berbagai macam CMS lain.

Keuntungan dan Pengaruh yang Didapatkan Jika Menggunakan PBN?

Pengaruh apabila membuat PBN untuk website adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan link juice berkualitas.
  2. Keyword potensial dapat dengan mudah masuk di Google.
  3. Menambah visitor.

Apabila Anda ingin menggunakan PBN karena alasan di atas maka sebaiknya Anda harus memperhatikan beberapa syarat berikut agar tidak salah dalam melakukan teknik PBN.

Syarat Membuat PBN

Anda hanya membutuhkan modal karena sebenarnya syaratnya sangat mudah. Modal untuk membangun PBN tidaklah sedikit karena setidaknya mempersiapkan dana sebesar Rp 10 juta ke atas. Selain itu, dengan melihat ROI terlebih dulu. Jika membuat PBN lalu moneysite Anda ranking 1 di search engine, apakah keuntungannya sepadan?

 Syarat untuk membangun PBN adalah sebagai berikut:

  • Modal
  • Berbagai Hosting dan Nameserver berbeda
  • Domain PA, DA, TF, CF, DR yang tinggi
  • Register domain yang berbeda-beda
  • Themes yang berbeda-beda
  • CMS berbeda-beda
  • Footprint
  • Domain tidak memiliki spam score yang tinggi
  • Domain harus memiliki umur minimal 6 tahun
  • Domain tidak boleh memiliki backlink dari website-website spam

Cara Merawat PBN

Sebaiknya gunakan artikel yang berkualitas dan tulisan tangan sendiri. Tingkat orisinalitas yang tinggi dan keunikan artikel akan lebih dinilai  oleh Google sebagai website yang natural. Pihak Google tidak akan mencurigai website PBN kalau kontennya berkualitas dan memikat hati. Anda dapat menggunakan Spin dengan tools TheBestSpinner atau tools spin yang lain dalam keadaan terpaksa.

Usahakan grammar sedikit diedit. Anda dapat memposting artikel di PBN sesuai dengan relevansi niche. Selanjutnya, posting artikel teratur sekitar 1 kali dalam seminggu, 1 kali dalam 2 minggu atau 3 kali dalam sebulan. Rawatlah seperti layaknya moneysite.

Anda pun dapat memvariasikan outbound link ke situs lain yang masih berhubungan (situs orang lain). Gunakan backlink yang wajar dengan PBN. Tips dari pakar SEO adalah PBN yang baik adalah PBN yang tidak dibiarkan terlalu banyak outbound link.

Jadi apabila website Anda sudah masuk halaman 1 Google, cukupkan saja. Anda dapat menggantinya untuk artikel atau moneysite yang lainnya.

Berapa Banyak PBN yang Dibutuhkan?

Hal ini bergantung pada banyak faktor. Anda harus mempertimbangkan budget, kompetitor, kekuatan keyword, kebutuhan, dan lain-lain. Untuk 1 moneysite, bisa jadi 5 blog atau 10 blog untuk dapat merangking kata kunci medium-high level.

Bagi Anda yang ingin memiliki website, Anda bisa langsung cek ke Jetorbit guna memenuhi kebutuhan pembuatan website Anda.

Tidak hanya pembuatan website saja namun Jetorbit juga dapat membantu Anda untuk membuat aplikasi.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rata rata rating 5 / 5. Jumlah rate 2

Yuk Rate 5 Artikel Ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave a Comment