Cara Mengirim File Besar Melalui Email

Hmmm, kira-kira apa jadinya ya jika file yang harus dikirim memiliki ukuran yang sangat besar? Kalem, ada cara untuk mengatasi hambatan ini. Kalian tetap bisa mengirim file berukuran besar menggunakan email. Okay, tak usah pakai lama, langsung simak selengkapnya saja yuk mengenai 3 Cara Mengirim File Besar Melalui Email

Alasan Email Membatasi Ukuran File 

Pembatasan ukuran file lampiran bisa jadi dapat menghambat kinerja, loh. Misal, saat harus mengirim file video atau PDF yang umumnya memiliki ukuran file yang besar, pembatasan ini tentunya mengganggu. 

Apalagi jika menggunakan email untuk bisnis dan pekerjaan. Santuy, bukan tanpa alasan mengapa platform email membatasi ukuran file lampiran yang bisa dikirim. 

Sebuah server email memproses banyak sekali permintaan. Makanya, hal ini tidak akan dapat menangani ribuan email besar pada saat bersamaan. Pengiriman email super besar dalam dalam satu waktu bisa mengakibatkan server down, loh. Makanya file lampiran email dibatasi.

Batas Ukuran Penyedia Email Terkemuka 

Beberapa layanan email sebenarnya memiliki batasan-batasan ukuran file. Oleh karena itu, mesti tahu berapa pembatasan yang diberikan oleh masing-masing penyedia layanan email: 

  • Gmail: 25 MB. Secara aktual, Gmail memiliki batas lampiran sebesar 25 MB. Namun, hal ini bisa menipu karena Google akan memformat email dalam format tertentu sebelum mengirimnya. Proses ini dapat menggandakan ukuran lampiran. Dengan demikian, ukuran file attachment Gmail sebenarnya hanya 12 MB. 
  • Microsoft Outlook: 20 MB di semua versi
  • Hotmail: 10 MB 
  • Mail.com: 50 MB. Namun, dipecah lagi setiap file maksimal hanya 10 MB. 
  • Yahoo: 25 MB. 
  • Zoho: 12 MB. Setiap file hanya 10 MB. 
  • AOL: 25 MB. 
  • ProtonMail: 25 MB. Kalian bisa mengirim sampai 100 email individu. 

Batas Ukuran Client Email 

Pembatasan email bukan hanya menjadi milik penyedia email reguler loh namun juga aplikasi klien email. Berikut ini pembatasan email yang diberikan oleh aplikasi klien email populer: 

  • Mozilla Thunderbird: Unlimited. 
  • Windows Live mail: 10 GB perpesan dan setiap file tidak boleh lebih dari 50 MB. 
  • The Bat!: 25 MB. 

Umumnya, aplikasi email client banyak digunakan oleh perusahaan, bukan individu. Jika ingin menggunakan email client, kalian harus tahu bahwa setiap aplikasi email client juga ada limitnya sendiri. 

Cara Mengirim File Besar via Email 

Trus, bagaimana jika ingin mengirimkan file berukuran besar sedangkan ada pembatasan? Santuy, kalian masih bisa mengirimkan file besar via email dengan cara-cara berikut ini: 

1. Menggunakan Cloud Storage

Cloud storage adalah salah satu teknologi yang menyelamatkan hidup banyak orang. Selama masih bisa terkoneksi, kalian bisa mengakses cloud storage dari mana saja. 

Makanya, kalian bisa memberikan hak akses ke orang lain untuk mengakses file yang ada di dalam cloud storage. Untuk memberikan hak akses, bisa mengirim tautan ke rekan yang ingin dibagikan. Oia, banyak layanan cloud storage yang menawarkan layanan ini dan yang paling populer tentunya Google Drive. 

Berikut ini cara mengirim file besar via email mengunakan Google Drive: 

  • Pertama, silakan masuk ke halaman Google Drive. Lalu, di bagian kiri atas halaman, klik tombol New. Nah, kalian akan menerima beberapa opsi. Misal, kalian mengupload file yang ada di komputer. Setelah itu, masuk ke file yang ingin dibagikan. Klik tombol Share di sebelah kanan atas halaman. 
  • Tambahkan orang yang kalian ajak berbagi. Orang yang dituju akan mendapatkan invitasi di email mereka. 

2. Kompres File 

Cara lain untuk berbagi file besar adalah mengkompresnya. Apalagi, hampir semua komputer memungkinkan penggunanya mengkompres file dalam format .zip. 

Format .zip adalah versi dokumen yang sudah dikompres. Ukuran file .zip umumnya lebih kecil dari file aslinya. Untuk mendapatkan file originalnya, cukup meng-unzip file tersebut. 

Lalu, bagaimana cara membuat file .zip? 

Pertama, cari file yang ingin dikompres. Setelah itu, klik kanan pada file tersebut dan pilih Send to => Compressed (zip) folder

Eitss, poin yang harus diingat adalah kompresi file ini hanya bisa mengurangi ukuran sampai 40% dari ukuran aslinya, ya. Sebab, hal itu juga tergantung sebesar apa file yang dikompres. 

3. Memisahkan File Menjadi File-file Berukuran Kecil 

Memisahkan file besar menjadi file-file kecil memang agak rempong, sih. Tak hanya merepotkan si pengirim, si penerima file juga akan kerepotan karena harus merangkai satu persatu file tersebut. 

Oleh karena itu, kalian bisa menggunakan tools yang bisa dibuat untuk memecah file besar menjadi file kecil. Nah, kalian bisa menggunakan GSplit. 

GSplit adalah tools gratis yang memiliki kemampuan membagi file menjadi beberapa bagian secara otomatis. Kalian juga bisa menggunakan aplikasi ini untuk menyatukan kembali file-file tersebut. 

Penerima juga bisa menggunakan aplikasi GUnite untuk menyatukan file-file tersebut. Namun, cara ini kurang direkomendasikan untuk kebutuhan kerja karena terkesan kurang profesional. Namun, jika memang ada kebutuhan, penggunaan pribadi, seperti berbagi file dengan kawan, kalian bisa menggunakan cara berbagi file yang satu ini.

Okay, semoga artikel ini bisa memberi insight baru ya terkait semua tentang cara mengirim file besar via email. Karena bagaimanapun juga, email tidak bisa terlepas dari kehidupan kita saat ini. 

Gunakan layanan Cloud VPS dari Jetobit, yuk. Cepat, handal, scalable, dan terjangkau untuk setiap inovasi yang kalian bangun dan kembangkan. Jetorbit menyediakan layanan Cloud VPS dengan Storage NVME yang jauh lebih unggul dari SSD biasa + RAM yang lebih besar! Jetorbit Cloud VM menggunakan 100% pure NVMe, Intel CPU dan ECC RAM untuk mendapatkan performa terbaik. Yuk Deploy Cloud VPS Kalian Hanya Dalam 35 Detik..!

Semoga bermanfaat 🙂

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rata rata rating 5 / 5. Jumlah rate 1

Yuk Rate 5 Artikel Ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Bagikan:

Leave a Comment