Mengenal DRaaS (Disaster Recovery as a Service) dan Cara Kerjanya

Mengenal DRaaS (Disaster Recovery as a Service) dan Cara Kerjanya

Sharing is caring!

Apakah kalian sudah tahu bahwa bencana alam yang terjadi bukan hanya merusak lingkungan tapi juga bisa menghancurkan server-server data yang terdapat di wilayah bencana tersebut? Kerusakan server bisa membuat data-data yang ada menjadi error. Tak usah khawatir karena dengan DRaaS semua bisa teratasi. Kok bisa? Bisa. Makanya, kenalan dulu yuk dengan DRaaS dengan menyimak Mengenal DRaaS (Disaster Recovery as a Service) dan Cara Kerjanya

Mengenal DRaaS dan Skemanya

Disaster Recovery as a Service (DRaaS) adalah model layanan cloud computing yang memungkinkan kalian atau perusahaan untuk mencadangkan data di cloud pihak ketiga dan menyediakan semua orkestrasi DR (Disaster Recovery).

Hal ini dilakukan untuk menyimpan data kalian saat terjadi bencana. Model as-a-service artinya kalian atau pengguna layanan DRaaS itu sendiri tidak harus memiliki semua resources atau menangani semua pemulihan data ketika bencana berlangsung.

DRaaS mencerminkan infrastruktur lengkap dalam mode fail-safe di virtual server, termasuk fungsi komputasi, penyimpanan, dan jaringan. Sebuah perusahaan dapat terus menjalankan aplikasi dari cloud penyedia layanan atau lingkungan cloud hybrid, bukan dari server fisik yang terkena dampak bencana. Ini berarti waktu pemulihan setelah bencana bisa jauh lebih cepat bahkan bersamaan setelah server fisik dipulihkan atau pemrosesan dan data dimigrasikan kembali ke dalamnya.

FYI, para pelanggan dari perusahaan kalian mungkin akan mengalami loading lebih lama karena sistem aplikasi berjalan di cloud, bukan di server yang biasa digunakan (saat terjadi bencana alam).

Sistem Pembiayaan Layanan DRaaS

Ketika kalian menggunakan layanan DRaaS, kalian hanya akan dikenakan biaya saat menggunakannya. Bisa jadi kalian sangat jarang menggunakannya karena bencana alam atau bencana tak terduga datangnya tidak selalu setiap hari, kan. Namun, replikasi data terus menerus tetap perlu dilakukan agar DRaaS tersedia saat dibutuhkan.

Berikut ini adalah perhitungan biaya apa saja yang digunakan ketika menggunakan DRaaS:

  • Biaya penyimpanan data yang direplikasi.
  • Biaya lisensi software (untuk pemulihan bencana dan software kelangsungan bisnis untuk menyediakan replikasi data).
  • Menghitung biaya infrastruktur.
  • Biaya bandwidth

3 Model Operasi DRaaS

DRaaS dibagi menjadi tiga jenis model. Ada tiga model utama yang digunakan oleh pemulihan bencana sebagai penyedia layanan yaitu managed, assisted, dan layanan mandiri. Di bawah ini merupakan tiga model operasi DRaaS.

1. Managed DRaaS

mengenal DRaaS dan cara kerjanya 1

Dalam Managed DRaaS, pihak ketiga bertanggung jawab penuh atas pemulihan bencana. Memilih opsi ini mengharuskan kalian untuk bekerja sama dengan penyedia DRaaS agar semua infrastruktur, aplikasi, dan perubahan layanan tetap berjalan tanpa henti.

Jika kalian tidak memiliki keahlian dan waktu untuk mengelola pemulihan bencana sendiri, ini adalah pilihan terbaik karena kalian tidak perlu terlibat langsung atas proses pemeliharaan data tersebut.

2. Assisted DRaaS

Jika kalian ingin bertanggung jawab atas aspek tertentu dari rencana pemulihan bencana yang menimpa kalian atau jika kalian memiliki aplikasi khusus yang mungkin sulit diambil alih oleh pihak ketiga karena berisi data rahasia perusahaan, Assisted DRaaS mungkin merupakan pilihan yang tepat.

Dalam model ini, penyedia layanan menyediakan layanan dan keahlian yang dapat membantu mengoptimalkan proses pemulihan bencana tetapi pelanggan bertanggung jawab untuk menerapkan beberapa atau semua rencana pemulihan bencana.

3. DRaaS Layanan Mandiri (Self Service DRaaS)

Opsi termurah adalah DRaaS Layanan Mandiri, yang mana pelanggan bertanggung jawab untuk merencanakan, menguji, dan mengelola pemulihan bencana. Sementara vendor DRaaS menyediakan perangkat lunak manajemen cadangan dan menghosting pencadangan dan mesin virtual di lokasi terpencil.

Model ini ditawarkan oleh semua penyedia cloud utama, seperti Amazon, Microsoft Azure, dan Google Cloud. Kalian bisa lho terlibat aktif dalam pemulihan data kalian sendiri meski hal ini cukup rumit.

Saat menggunakan model ini, perencanaan dan pengujian yang cermat diperlukan untuk memastikan bahwa operasi pemulihan data tidak gagal dan dapat dengan mudah dipulihkan ke server utama. Opsi ini sangat ideal bagi kalian atau perusahaan dengan pemulihan bencana internal dan keahlian cloud computing.

Cara Kerja DRaaS 

DRaaS menjadi salah satu layanan cloud yang bisa membantu untuk memulihkan data kalian ke server utama ketika terjadi bencana. Makanya banyak dari perusahaan yang memutuskan kebijakan pemulihan bencana dan menerapkan strategi DR (Disaster Recovery). Harga DR ditawarkan sebagai langganan berkelanjutan.

Pemulihan data yang ideal adalah ketika data yang sedang dipulihkan dapat berjalan di pusat data kalian sendiri tanpa adanya perubahan karena ditempatkan di server DR (Disaster Recovery). Hal ini bisa membuat beban kerja antarserver lebih ringan. Oleh karena itu, dibutuhkan lingkungan cloud DRaaS yang mirip dengan server pusat data agar meringankan beban kerja antarserver tersebut.

Dalam kasus terakhir ini, banyak penyedia DRaaS menggunakan solusi fisik ke virtual untuk mengonversi server fisik ke server virtual yang kemudian dapat dijalankan di infrastruktur DRaaS. 

Manfaat DRaaS

Berikut ini manfaat yang bisa kalian dapatkan jika menggunakan layanan DRaaS:

Opsi pemulihan yang Tepat

Kalian dapat menggunakan konsol manajemen layanan DRaaS yang dapat membantu kalian untuk memeriksa status kesiapan pemulihan, meninjau hasil tes pemulihan, memulai failover, dan memantau parameter pemulihan bencana lainnya. Semua ini harus tercakup dalam Perjanjian Tingkat Layanan atau Service Level Agreement (SLA) DR kalian. Pastikan layanan DRaaS yang kalian pilih mencantumkan banyak hal yang menguntungkan kalian.

Hemat Biaya

Membangun sistem Discover Recovery (DR) kalian sendiri adalah usaha yang mahal. Tak hanya menanggung biaya awal untuk hardware, software, dan keamanan. Namun, kalian juga harus membayar untuk peningkatan lisensi dan penyimpanan tambahan di masa mendatang.

Secara keseluruhan, biaya ini dapat membuat Discover Recovery pribadi menjadi terlalu mahal. Namun jika kalian menggunakan layanan DRaaS, tidak akan ada biaya yang banyak. Penyedia kalian akan memelihara semua infrastruktur yang akan digunakan untuk kebutuhan DR kalian. Dengan berlangganan layanan DRaas maka Penyedia layanan DRaaS akan membuat resource selalu tersedia bagi kalian sehingga meminimalkan pengeluaran DR kalian.

Praktis

Layanan DRaaS selalu siap sedia untuk kalian, layanan ini bahkan tersedia selama 24/7 bagi kalian. Jadi, tim marketing kalian bisa tetap terhubung ke data server DRaaS selama mereka terhubung ke internet.

Bahkan saat lokasi pusat server kalian mengalami bencana alam, DRaaS siap untuk memulihkan data kalian dan bisa langsung diakses dari mana saja. Dengan DRaaS, kalian tak perlu menunggu hingga keesokan paginya untuk memulihkan sumber daya dan membuat organisasi kalian aktif dan berjalan kembali.

Efisien

Memigrasikan solusi DR kalian ke cloud menghilangkan hampir semua kebutuhan penggunaan hardware internal kalian. Akibatnya, kalian tidak perlu lagi menangani administrasi dan pemeliharaan hardware fisik kalian. Penyedia DRaaS kalian akan mengawasi semua tanggung jawab tersebut sehingga membuat kalianhanya menikmati manfaat dari peningkatan DR.

Cepat

DRaaS membuatnya lebih mudah dan lebih cepat untuk memulihkan data kalian dibandingkan solusi DR tradisional di tempat. Memulihkan informasi dari solusi internal dapat membutuhkan waktu berhari-hari bahkan lebih lama sehingga kalian tidak memiliki data penting yang diperlukan untuk menjalankan bisnis hingga saat itu.

Penyedia DRaaS, di sisi lain, menggunakan replikasi data dan alat otomatisasi untuk memulihkan cadangan informasi kalian dengan cepat. 

Okay, jadi bisa disimpulkan bahwa menerapkan solusi Discover Recovery (DR) kalian sendiri bukan hal yang mudah. Tanpa keterampilan dan keahlian yang tepat, kalian justru bisa membuang-buang uang untuk infrastruktur DR yang tidak memenuhi kebutuhan kalian. Dengan memigrasikan kebutuhan DR kalian ke cloud, kalian akan dapat menjamin keamanan semua cadangan kalian. 

Oia, bagi kalian yang ingin membuat website khususnya bagi pemula, santuy, Jetorbit punya ebook spesial untuk kalian. Kalian bisa download ebook Panduan Mengenal Website untuk Pemula dengan GRATIS!

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rata rata rating 0 / 5. Jumlah rate 0

Yuk Rate 5 Artikel Ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Tutorial dan Informasi Teknologi - Jetorbit Blog
Mengenal DRaaS (Disaster Recovery as a Service) dan Cara Kerjanya
Artikel
Mengenal DRaaS (Disaster Recovery as a Service) dan Cara Kerjanya
Informasi mengenai teknologi dan panduan menggunakan hosting, website dan domain
Tak usah worry saat ada bencana karena ada DRaaS. Kenalan yuk ama DRaaS di Mengenal DRaaS (Disaster Recovery as a Service) dan Cara Kerjanya
Author Name
Publisher Name
Jetorbit
Publisher Logo
You might also like