Apa Itu Marketing Plan, Cara Membuat dan Contohnya

Sharing is caring!

Kalian butuh sebuah marketing plan agar dapat memasarkan produk lebih efektif demi menjangkau audiens lebih banyak. Anyway, kalian sudah tahukah bagaimana cara membuat marketing plan yang baik? Cari tahu selengkapnya yuk dengan baca Apa Itu Marketing Plan, Cara Membuat, dan Contohnya

Apa Itu Marketing Plan

Marketing plan adalah sebuah rencana pemasaran untuk mencapai tujuan pada periode yang ditentukan. Perencanaan ini mencakup strategi pemasaran dan beberapa aktivitas marketing lainnya.

Singkatnya, marketing plan itu membuat strategi-strategi marketing yang selaras dengan visi misi perusahaan kalian. Strategi marketing kalian tidak tumpang tindih dan dapat tersusun dengan baik dengan bantuan rencana pemasaran.

Cara Membuat Marketing Plan yang Baik

Berikut ini penjelasan terkait cara membuat marketing plan yang baik:

Menentukan Visi dan Misi Bisnis Kalian

Langkah pertama dan yang paling penting dalam membuat marketing plan adalah dengan menentukan visi dan misi bisnis. Dengan visi misi bisnis yang spesifik, diharapkan strategi pemasarannya nanti bisa lebih terarah.

Menentukan Target Pasar

Menentukan target pasar penting dilakukan agar kalian bisa menerapkan strategi pemasaran yang efektif. Nah, dengan target pasar, kalian tentu akan lebih fokus dalam memasarkan produk dan mengembangkan usaha.

apa-itu-marketing-plan-1

Target pasar bisa diartikan sebagai siapa sih yang ingin kalian tarik untuk membeli produk kalian. Salah satu cara yang efektif untuk menentukan target pasar, yaitu dengan membuat buyer persona. Buyer persona merupakan representasi dari tipikal target pelanggan bisnis kalian. 

Membuat Strategi Konten

Kalian perlu lho membuat strategi konten agar nantinya konten bisnis yang kalian sajikan ke calon pelanggan itu berkualitas dan tepat sasaran. Dengan begitu, kalian dapat menarik pelanggan potensial atau target pasar untuk membeli produk dan layanan kalian. 

Untuk memudahkan dalam membuat strategi konten, kalian bisa memulai dengan cara membagi calon pembeli kalian ke dalam tiga tahapan seperti berikut ini:

Awareness


Di tahap ini, calon pembeli menyadari tentang keinginan atau kebutuhan akan sebuah produk/layanan. Mereka biasanya mulai mencari tahu informasi tentang sebuah produk/layanan di mesin pencari. 

Untuk tahap ini, kalian bisa aja membuat konten, seperti blog post yang edukatif, e-book, dan laporan analisis atau penelitian.  

Consideration

Di tahap ini, calon pembeli mulai menimbang-nimbang produk/layanan apa yang akan mereka pilih. Oleh karena itu, kalian bisa membuat konten, seperti sebuah panduan ahli, video atau blog post tentang perbandingan suatu produk, atau live interaction di media sosial.  

Decision

Di tahap yang terakhir ini,calon pembeli telah memutuskan produk/layanan apa yang mereka ambil. Selanjutnya, mereka juga mencari tahu bagaimana cara mendapatkan produk/layanan tersebut. 

Di tahap ini, bisa menawarkan konten. seperti case studies, tutorial, kelebihan dan kekurang sebuah produk, review testing produk, promo diskon, dan sebagainya

Setelah membagi konten ke tiga kategori tadi, kalian bisa mulai menetapkan strategi konten kalian yang lain, seperti tipe konten, berapa banyak konten yang akan dibuat, channel apa yang akan digunakan untuk mendistribusi konten. 

Kenali Siapa Kompetitor Kalian

Mengenali siapa pesaing kalian merupakan salah satu bagian dari marketing plan yang penting. Alasannya adalah karena dapat mengetahui trend apa yang ada di industri kalian. Oleh karena itu, kalian bisa menyesuaikan strategi dan kampanye bisnis dengan trend yang sedang berlangsung tadi.

Ada beberapa cara jitu untuk bisa mengenali siapa kompetitor bisnis kalian, yaitu:

  • Menjadi customer bayangan. Kalian bisa membeli produk kompetitor lalu silakan lakukan analisis produk dan layanannya. 
  • Stalking channel-channel marketingnya. Bisa dimulai dengan menjadi follower di media sosial kompetitor dan subscribe email marketingnya. Kalian juga bisa mempelajari konten blognya.
  • Gali informasi dari konsumen. Temukan pelanggan setia kompetitor kalian. Sebagai pelanggan setia, tentunya mereka paham kelebihan dan kekurangan kompetitor kalian. Nah, silakan cari tahu kenapa ia memilih kompetitor dan tidak memilih produk kalian.

Tentukan Key Performance Indicator (KPI) untuk Marketing Plan Bisnis Kalian

Semua strategi marketing yang dibuat tentu harus diukur keberhasilannya. Iya, kan? Cara mengukurnya, yaitu dengan menentukan Key Performance Indicator (KPI). 

KPI adalah metrik yang dapat mengukur berbagai elemen dari kampanye marketing, seperti trafik organik website, trafik media sosial, jumlah produk terjual, dan lain-lain. 

Tetapkan Anggaran Marketing Kalian

Penting bagi kalian untuk membuat anggaran marketing karena setiap pemasaran membutuhkan biaya. 

Tentukan Apa yang Tidak Perlu Dikerjakan

Rencana pemasaran tidak hanya berisi apa saja yang harus diperhatikan oleh tim marketing tapi juga apa yang seharusnya tidak diperhatikan. 

Kalian bisa fokus pada visi dan misi yang sudah ditetapkan di awal dengan menentukan apa yang tidak perlu dikerjakan sehingga semua kampanye marketing yang akan kalian lakukan lebih terarah. Anyway, jangan lupa ya untuk membuat list hal-hal yang tidak perlu dilakukan oleh seluruh tim kalian. 

Gunakan Marketing Tool

Marketing tool memang tidak secara langsung termasuk dalam marketing plan tapi tetap penting karena dapat digunakan untuk memudahkan dalam menjalankan bisnis. 

Berikut ini beberapa marketing tool yang bisa digunakan untuk membantu menjalankan bisnis:

  • Canva: membuat desain grafis untuk kebutuhan marketing.
  • Trello: mencatat dan mengelola to-do-lists, yang bisa juga dibagikan ke sesama rekan kerja.
  • Mailchimp: membuat berbagai kampanye, mengirimkannya ke pelanggan, kemudian melihat performanya.  
  • SociaBuzz: mencari influencers untuk diajak berkolaborasi mempromosikan produk kalian.
  • Hootsuite: mengelola beberapa akun media sosial bersama tim. 
  • SocialMention: mengetahui apa yang dibicarakan netizen tentang topik kalian atau topik yang lain.
  • SEMRush: menyusun strategi marketing berdasar performa kompetitor dan website sendiri.
  • Google Analytics; mendapatkan informasi trafik, penilaian performa, dan gambaran visitor.

Contoh Marketing Plan

Awalnya, Asfales bertemu dengan beberapa perajin sepatu yang hidup dengan kondisi kehidupan yang sangat miskin di sekitar kawasan Cibaduyut. Lalu Asfales punya ide untuk membuat sepatu yang lebih baik dengan cara yang lebih baik. Dia ingin mempromosikan keindahan kerajinan tinggi lokal dengan perhatian yang tepat untuk mengurangi dampak berbahaya pada pekerja dan lingkungan.

apa-itu-marketing-plan-2

Selanjutnya pada April 2016, Asfales mendirikan merek alas kaki, yaitu Pijakbumi. Nama itu sendiri mengacu pada filosofi Pembumian yang diyakini sebagai salah satu obat penyembuhan paling alami yang ditawarkan alam, yakni dengan harapan Pijakbumi membuat kita merasa lebih terhubung dengan Ibu Pertiwi. 

Pijakbumi memulai perjalanannya sebagai merek fashion berkelanjutan yang berfokus pada penciptaan alas kaki dan barang-barang kulit yang ramah lingkungan. Melalui kampanye cerita dan lingkungan sosial yang didorong oleh merek, mereka dengan sungguh-sungguh memberdayakan masyarakat untuk mengkonsumsi lebih sedikit produk energi serta melestarikan sumber daya alam kita.

Guys, membuat sebuah marketing plan memang bukan hal yang mudah tapi kami yakin kalau kalian bisa melakukannya! Oleh karena itu, lakukan tahap demi tahap bagaimana cara membuat marketing plan yang baik seperti yang tertulis di artikel ini.

Good luck 

Jetorbit menyediakan web hosting terbaik dan domain murah di tahun 2021 ini. Web hosting adalah tempat untuk membuat website kalian bisa diakses oleh semua pengunjung di seluruh belahan dunia. Agar bisa online dengan mudah dan cepat maka pilihlah web hosting terbaik dengan pengalaman lebih dari 5 tahun. Sedangkan domain adalah identitas dari website kalian agar mudah pengunjung mengingat nama identitas dari website. Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa kalian cek di sini.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rata rata rating 5 / 5. Jumlah rate 1

Yuk Rate 5 Artikel Ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Tutorial dan Informasi Teknologi - Jetorbit Blog
Apa Itu Marketing Plan, Cara Membuat dan Contohnya
Artikel
Apa Itu Marketing Plan, Cara Membuat dan Contohnya
Informasi mengenai teknologi dan panduan menggunakan hosting, website dan domain
Sudah tahukah bagaimana cara membuat marketing plan yang baik? Baca yuk dengan baca Apa Itu Marketing Plan, Cara Membuat, dan Contohnya
Author Name
Publisher Name
Jetorbit
Publisher Logo

Leave a Comment