Mengenal Apa Itu Whois, Jenis, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Mengenal Apa Itu Whois, Jenis, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Sharing is caring!

Hi, Guys! Semoga selalu sehat, ya. Oia, pengguna IT banyak mencari informasi terkait apa itu Whois. Apakah kalian termasuk yang mencari informasi tersebut? Sebenarnya Whois lebih merupakan pertanyaan tentang Who is the responsible owner of the domain name or IP address (Siapa pemilik yang bertanggung jawab atas nama domain dan IP address ini). Okay, simak sampai selesai yuk Mengenal Apa Itu Whois, Jenis, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Apa Itu Whois

Whois adalah daftar catatan riwayat internet yang digunakan untuk mengidentifikasi cara menghubungi pemilik domain.

apa-itu-whois-1

Informasi data yang diberikan meliputi nama, alamat, email, nomor telepon, teknologi, kontak administratif, tanggal pendaftaran, pembaruan terakhir, dan tanggal kadaluarsa.

Catatan whois biasanya berisi berbagai informasi kontak yang terkait dengan orang, grup atau perusahaan yang mendaftarkan nama domainnya.

Model Data yang Digunakan untuk Menyimpan Informasi Sumber Daya Whois

Ada dua model data yang berbeda yang digunakan untuk menyimpan informasi sumber daya Whois, yaitu:

Model Tipis

Pencarian model Whois tipis ini hanya memberikan registrar, nama server, dan tanggal pendaftaran. Untuk memperoleh informasi tambahan, pencarian sekunder di registrar pada file diperlukan untuk mendapatkan informasi lengkap tentang kepemilikan nama domain.

Model Tebal

Whois model tebal memberikan detail tambahan yang jauh dari apa yang diberikan model tipis. Biasanya, detail tambahan berisi informasi kontal (pendaftar, administrative, dan teknis).

Selanjutnya akan memberikan semua informasi yang dibutuhkan tentang siapa yang memiliki domain, di mana domain itu terdaftar, server nama apa yang digunakan, kapan domain itu didaftarkan, dan kapan domain itu akan kadaluarsa.

Jenis Layanan Whois

Ada dua jenis Whois yang umum dan berikut penjelasan singkat tentang jenis Whois tersebut:

Layanan Whois Domain

Setiap domain yang terdaftar diharuskan memiliki beberapa informasi yang nantinya akan dimasukan ke database Whois dan nantinya penanggung jawab dari domain tersebut akan dihubungi jika ada masalah terkait domain yang dimilikinya.

Informasi kontak secara otomatis ditetapkan di domain anda, di antaranya adalah :

Server Name

Penanggung jawab bisa individu, organisasi maupun pemerintah yang memiliki domain tersebut.

Contact Administrative

Administrasi atau Contact Administrative adalah seseorang yang memiliki wewenang dalam membuat keputusan dan juga menjawab setiap pertanyaan yang berkaitan dengan nama domain.

Technical Contact

Technical Contact merupakan individu yang bisa dihubungi untuk menangani segala hal teknis terkait domain.

Billing Contact

Informasi mengenai organisasi maupun individu mengenai detail tagihan pembayaran domain.

Layanan Whois Privacy

Whois Privacy adalah sebuah layanan yang memiliki tujuan melindungi informasi ketika mendaftarkan sebuah nama domain. Dengan Whois privacy maka data pribadi kalian secara detail akan terlindungi dari spam, penipuan, transfer domain palsu, dan pencurian data identitas pribadi.

Keuntungan dari penggunaan layanan Whois privacy adalah:

  • Dapat menjaga privasi anda dengan cara memblokir setiap email spam maupun panggilan spam.
  • Dapat mencegah dari pencurian identitas pribadi.
  • Dapat membantu dalam pengamanan sebuah data pribadi dan masih banyak keuntungan yang lainnya.

Tujuan dan Nilai Data dalam Sistem Whois

Tujuan dan nilai data dalam sistem Whois telah berkembang dalam beberapa cara dari waktu ke waktu termasuk:

  • Memperkuat stabilitas dan keamanan internet dengan menyediakan operator jaringan, tim respons insiden computer, dan ISP dengan kontak yang sesuai.
  • Mengatur status pendaftaran nama domain.
  • Mendukung aparat penegak hukum yang berpartisipasi dalam investigasi nasional maupun internasional.
  • Membantu memerangi penyalahgunaan teknologi komunikasi, informasi, termasuk tindakan ilegal dan tindakan lain yang dimotivasi oleh kriminalisasi rasial, kekerasan, kebencian, xenophobia, dan intoleransi terkait, segala bentuk pelecehan anak, pornografi anak, pedofilia, serta eksploitasi dan perdagangan manusia.
  • Mendukung pertanyaan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan izin merek dagang dan untuk membantu mengungkap pelanggaran, pencurian, dan penyalahgunaan kekayaan intelektual sesuai dengan perjanjian internasional dan hukum yang berlaku.
  • Membantu bisnis dan pengguna serta organisasi lain dalam memerangi penipuan dan menjaga kepentingan publik.
  • Menjunjung tinggi kepercayaan pengguna secara keseluruhan di internet sebagai sarana komunikasi yang efisien dan handal dengan membantu pengguna mengidentifikasi entitas atau orang mana yang bertanggung jawab atas layanan dan konten online.
  • Melacak spam atau behavioris jahat.

Fungsi dari Penggunaan Whois

Selain digunakan untuk mencari data registrasi domain tertentu, Whois juga digunakan untuk menjaga stabilitas dan keamanan internet, terutama saat memberikan informasi tentang pemilik domain. informasi-informasi tersebut, yakni:

Informasi Kontak

Dalam tiga bagian ini informasi tentang nama pelanggan/administrator/teknisi, nama organisasi, alamat rumah, nomor telepon, email, dan faks.

Informasi Registrar

Pada bagian ini informasinya sedikit berbeda, yaitu berisi nama Whois servernya, URL, registrar, IANA ID, abuse contact phone, dan abuse contact email.

Kontak Billing

Detail penagihan berisi faktur dan pembayaran yang dilakukan saat membeli dan mendaftarkan domain.

Status

Informasinya berisi tentang status-status domain. Apakah sudah diperbarui (updated), prohibited (dilarang oleh pengguna yang tidak sah), deleted (terhapus). Lengkap dengan URL status dari ICANN.

Tanggal Penting

Bagian ini berisi seputar tanggal update, tanggal domain dibuat, dan tanggal domain didaftarkan.

Nama Server

Bagian terakhir yaitu nama server, informasi yang tercantum hanya URL server domain.

Tujuan Adanya Whois

Berdasarkan perjanjian organisasi ICANN, Whois dapat digunakan sebagai berikut:

  • Digunakan untuk tujuan yang sah kecuali untuk mengaktifkan pemasaran atau spam atau untuk mengaktifkan proses otomatis bervolume tinggi untuk menanyakan sistem pendaftar atau registri, kecuali untuk mengelola nama domain.
  • Selain mengidentifikasi pendaftar nama domain, data Whois juga memungkinkan administrator jaringan dan orang lain untuk menemukan dan memperbaiki masalah sistem serta menjaga stabilitas internet. Dengan itu, mereka dapat menentukan ketersediaan nama domain, memerangi spam atau penipuan, mengidentifikasi pelanggaran merek dagang, dan meningkatkan akuntabilitas pendaftar nama domain.
  • Data WHOIS terkadang digunakan untuk melacak dan mengidentifikasi pendaftar nama domain yang mungkin memposting konten ilegal atau terlibat dalam penipuan phishing.

Bagaimana Cara Kerja Whois?

Sebagai bagian dari syarat dalam sebuah proses pendaftaran domain maka kalian diharuskan untuk memberikan detail mengenai kontak kalian kepada registrar dan memperbaharui detail kontak tersebut jika mengalami perubahan.

Jika memberikan informasi yang tidak benar dengan disengaja atau tidak memperbaharui detail kontak terbaru yang diberikan kepada pihak registrar maka itu adalah alasan kuat untuk membatalkan proses pendaftaran dan menghilangkan hak atas penggunaan domain tersebut.

Pencatat yang kalian pilih nantinya akan meminta kalian untuk memberikan detail mengenai kontak dan informasi teknis seperti yang sudah diwajibkan oleh ICANN. Selanjutnya, pencatat tersebut akan menyimpan setiap informasi yang telah kalian berikan dan mengirimkan informasi dan kontak tertentu ke registry yang mengelola bagian direktori pusat.

Setiap domain yang kalian miliki tersebut biasanya hanya memiliki satu registry yang memiliki otoritas dan menyediakan komputer lainnya di internet dengan informasi untuk menemukan website kalian.

Nah, pihak ICANN lah yang nantinya akan memberikan koordinasi terhadap registrasi terpusat sebagai sumber daya di internet yang mencangkup referensi di server Whois dari registry yang memiliki tanggung jawab.

Registry sebagai bagian dari proses pendaftaran tersebut maka akan meminta kalian untuk membuat kontrak dengan registrar yang dipilih oleh kalian sebelumnya. Di dalam kontrak tersebut juga telah ditetapkan persyaratan agar anda diterima dan dapat dipertahankan.

Setelah selesai menyelesaikan proses pendaftaran tersebut maka kalian sudah bisa mendaftarkan nama domain baru kalian. Registry selain menjadi bagian terpenting dari proses pendaftaran, registry juga memelihara sistem vital yang lainnya.

Bagaimana Cara Menggunakan Whois?

Berikut ini tiga cara menggunakan Whois yang perlu kalian tahu:

Menggunakan Tool Whois Lookup di Website

ICANN telah membuat pencarian data Whois (Whois Lookup) lebih mudah. Untuk mulai melakukan pencarian, kalian hanya perlu ke salah satu website yang memiliki layanan/tool Whois Lookup. Kemudian enter nama domain yang ingin kalian telusuri dan klik “Lookup”.

Contoh website yang memiliki layanan pencarian Whois adalah whois.net dan whois.com. 

Menggunakan Command Line di Komputer Kalian Sendiri

Bukanlah hal yang mustahil mengganti layanan pihak ketiga dengan Command Line Whois di komputer kalian sendiri. Contoh, jika kalian menggunakan sistem operasi Windows, kalian bisa memakai Windows Command Prompt. Ketik whois -v diikuti nama domain. Misalnya, whois -v example.com

Jika kalian menggunakan OS Linux, kalian bisa memanfaatkan Linux’s Lookup command. Lalu ketik  whois dan sambung dengan nama domain. Misal, whois example.com. Cara yang sama juga berlaku untuk pengguna MacOs, kok. Kalian bisa membuka Whois query di Mac kalian lalu ketik misalnya whois example.com.  

Menggunakan Pencarian Whois IP

Sangat mungkin untuk menemukan siapa yang mengontrol sebuah IP address. Caranya yaitu dengan menggunakan tool berbasis browser untuk menemukan data kontak dan lokasi geografi IP pemilik. Untuk melakukan pencarian IP, kalian hanya perlu mengetik IP address ke dalam kotak pencarian di IP Lookup. Jika pemilik tidak menggunakan WhoisGuard maka hasilnya akan ditampilkan.

Okay Guys, jadi itulah penjelasan mengenai apa itu Whois, fungsi, jenis, dan cara kerja Whois. Perlu kalian ingat ya bahwa Whois merupakan salah satu hal penting yang perlu kalian tahu sebelum membuat website. Apalagi jika kalian ingin membuat website yang bisa melakukan transaksi seperti website e-commerce.

By the way, Jetorbit punya Paket Website Toko Online, lho. Kalian bisa menjual apa saja dengan toko online milik kalian sendiri! Mudah digunakan oleh siapa saja yang tentunya disertai dengan dukungan bantuan terbaik yang kalian dapatkan. Tenang, kami juga menyediakan VPS yang bisa kalian cek di sini.

Have a lovely day

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rata rata rating 5 / 5. Jumlah rate 1

Yuk Rate 5 Artikel Ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Tutorial dan Informasi Teknologi - Jetorbit Blog
Mengenal Apa Itu Whois, Jenis, Fungsi, dan Cara Kerjanya
Artikel
Mengenal Apa Itu Whois, Jenis, Fungsi, dan Cara Kerjanya
Informasi mengenai teknologi dan panduan menggunakan hosting, website dan domain
Oia, pengguna IT banyak mencari informasi terkait apa itu Whois. Okay, simak yuk Mengenal Apa Itu Whois, Jenis, Fungsi, dan Cara Kerjanya
Author Name
Publisher Name
Jetorbit
Publisher Logo
You might also like