Definisi Prosesor Server, Fungsi, Spesifikasinya untuk Server, dan Perbedaan Prosesor Server dengan Prosesor Biasa

Kalian sudah tahukah bahwa pemiliksitus harus memastikan prosesor server yang digunakan memiliki spesifikasi yang mumpuni? Hal ini untuk menjalankan berbagai fungsi website yang beragam. Okay, tak perlu pakai lama, langsung simak selengkapnya saja yuk tentang Definisi Prosesor Server, Fungsi, Spesifikasinya untuk Server, dan Perbedaan Prosesor Server dengan Prosesor Biasa

Definisi Prosesor Server

Prosesor berfungsi melakukan perhitungan, menjalankan tugas, dan juga fungsi lain dari sebuah komputer. Dalam konteks yang lebih luas, prosesor juga berperan dalam sebuah website.

Sebagai “otaknya” sistem, pemilihan jenis, spesifikasi, dan pemahaman fungsi menjadi sangat penting untuk bisa menentukan kinerja dan kapabilitas server. Sebab, prosesor akan mendapat berbagai tugas dari para pengunjung suatu website. Oia, ia juga harus mumpuni dalam menangani akses yang begitu besar dalam sebuah web.

Jenis Prosesor untuk Server

Beberapa jenis prosesor adalah:

1. Prosesor Intel Xeon

Prosesor Intel Xeon menawarkan kinerja tinggi yang dibutuhkan untuk menjalankan berbagai aplikasi dengan kebutuhan komputasi berat, seperti database besar, analisis data, dan komputasi ilmiah.

Banyak prosesor Intel Xeon mendukung teknologi hyper-threading yang memungkinkan setiap core dapat menangani dua thread secara bersamaan.  Hal tersebut akan meningkatkan penggunaan sumber daya dan memicu peningkatan kinerja prosesor dalam situasi beban kerja yang cukup berat.

Selain itu, prosesor ini juga sering membawa fitur-fitur canggih, seperti instruksi AES-NI untuk enkripsi data cepat, teknologi Intel SpeedStep untuk mengelola konsumsi daya, dan fitur keamanan seperti Intel TXT untuk keamanan sistem.

Prosesor Intel Xeon menjadi salah satu prosesor terbaik untuk server atau pusat data karena kombinasi antara kinerjanya yang tinggi, andal dalam tugas, dan fitur-fiturnya yang canggih. 

2. AMD Epyc

Sebagai pesaing utama Intel, AMD tak kalah dalam menyediakan prosesor server untuk kebutuhan suatu website. AMD menghadirkan prosesor tangguh bernama AMD Epyc.

Prosesor ini sangat mumpuni dalam menangani berbagai tugas, mulai dari kebutuhan cloud server, hyper-converged infrastructure, high-performance computing, hingga Artificial Intelligence (AI).

Tak perlu khawatir dengan beban kerja yang berat karena AMD Epyc sudah berbekal jumlah inti core yang cukup banyak. Hal ini sangat ideal untuk beban kerja yang paralel, seperti komputasi data, virtualisasi, dan cloud computing.

FYI, AMD Epyc juga sudah dibekali dengan sistem keamanan AMD Infinity Guard yang berjalan sangat baik. Tujuannya untuk memastikan keamanan data pengguna dari serangan canggih sekalipun.

Fungsi Prosesor Server

Berikut ini beberapa fungsi utamanya:

  • Prosesor server bertanggung jawab untuk mengeksekusi berbagai instruksi dari software atau sistem operasi, seperti operasi perhitungan, pemrosesan data, dan sebagainya.
  • Manajemen sumber daya, seperti alokasi dan penggunaan CPU, memori, dan bandwidth jaringan.
  • Prosesor server memiliki sistem keamanan yang mampu melindungi server dari berbagai ancaman.
  • Menjalankan kinerja secara konsisten dan responsif sehingga bisa digunakan secara terus menerus.

Spesifikasi Prosesor untuk Server

Berikut ini spesifikasi yang perlu diperhatikan untuk memilih prosesor server:

1. Jumlah Core dan Thread

Jumlah core dan thread pada prosesor menentukan kemampuannya untuk menjalankan tugas-tugas secara optimal. Server dengan beban kerja berat mungkin butuh prosesor dengan banyak core untuk meningkatkan efisiensi.

2. Clock Speed

Kecepatan prosesor atau clock speed akan mengukur seberapa cepat prosesor dapat mengeksekusi instruksi setiap detiknya. Frekuensi clock yang tinggi menjanjikan kinerja yang lebih baik tetapi faktor lain, seperti arsitektur dan cache juga perlu diperhatikan.

3. Cache

Cache yang digunakan oleh prosesor untuk menyimpan data yang paling sering diakses. Kapasitas cache yang lebih besar dapat meningkatkan kinerja server dengan mengurangi latensi dalam pengambilan data.

4. Arsitektur dan Teknologi Terkini

Prosesor dengan arsitektur terbaru dan fitur-fitur canggih, seperti enkripsi data yang cepat, manajemen daya yang efisien, dan keamanan dalam perangkat keras dapat meningkatkan kinerja dan keamanan server.

5. Konsumsi Daya

Konsumsi daya pada prosesor juga harus menjadi pertimbangan penting dalam memilih prosesor server, apalagi untuk mengoptimalkan efisiensi dan mengurangi biaya operasionalnya.

Perbedaan Prosesor Server dengan Prosesor Biasa 

Prosesor biasa dengan prosesor server tidak begitu jauh berbeda, sih. Hanya saja, beban kerja keduanya berbeda sehingga membuat beberapa bagiannya tidak sama, antara lain:

1. Prosesor Server

  • Penggunaannya khusus untuk server dan pusat data dengan kebutuhan kinerja tingkat tinggi.
  • Telah didesain agar bisa menangani beban kerja yang berat serta mampu berjalan secara terus menerus nonstop.
  • Memiliki core dan thread yang lebih banyak dibanding prosesor biasa.
  • Fitur-fiturnya juga lebih lengkap, seperti teknologi virtualisasi, keamanan, dan manajemen daya super canggih.

2. Prosesor Biasa

  • Bertujuan untuk penggunaan umum, seperti menjalankan aplikasi kantor, browsing web, multimedia, dan bermain game.
  • Penggunaannya untuk kebutuhan perangkat yang lebih sederhana, seperti laptop, PC, atau workstation.
  • Fokus pada kecepatan clock yang tinggi meski jumlah core tidak sebanyak prosesor untuk server.

Okay, jadi itulah pembahasan mengenai prosesor server. Semoga bermanfaat.

Oia, kenalan yuk sama Aplikasi Ujian Online milik Jetorbit, Ujione! Berbasis Cloud Pertama di Indonesia! Jadi, bisa melaksanakan ulangan harian, quiz, ujian akhir, dan tugas bisa dari aplikasi Android, IOS, dan juga web. Kalian tidak perlu menyiapkan perangkat server/hosting lagi, lho. Pokoknya dijamin mudah! 

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rata rata rating 5 / 5. Jumlah rate 1

Yuk Rate 5 Artikel Ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Bagikan:

Leave a Comment