framework-javascript-diremehkan

3 Framework JavaScript yang Diremehkan

Sharing is caring!

Ketika kita berbicara tentang framework berbasis JavaScript, beberapa nama langsung muncul di benak kita, seperti Angular, React, dan Vue. Lalu, apakah ada framework JavaScript yang jarang digunakan atau masih diremehkan oleh para developer? Yuk cari tahu detailnya di artikel 3 Framework JavaScript yang Diremehkan

Jika Anda mencari apapun yang berhubungan dengan JavaScript, 3 framework seperti Angular, React lalu Vue, memang memiliki peringkat di atas. Hal itu tentunya adil karena mereka didirikan serta memiliki komunitas besar di belakang mereka.

Dalam artikel ini, kami akan membahas tiga framework JavaScript yang diremehkan beserta fitur-fiturnya.

  • Svelte
framework-javascript-diremehkan-1

Svelte adalah framework open source berbasis JavaScript yang diperkenalkan pada tahun 2016. Svelte ditulis dalam TypeScript dan dapat diidentifikasi sebagai ancaman nyata bagi React.

Svelte berbeda dari React dan Vue. Svelte tidak memiliki DOM virtual sehingga memungkinkan Anda untuk mengembangkan komponen boilerplate-free dalam HTML sederhana, CSS, dan kode JavaScript .

Dalam hal kompilasi kode, Svelte mengkompilasi kode menjadi kecil, framework-free, modul JavaScript vanilla yang pada saat pembuatan dan update DOM ketika status berubah. Dikarenakan proses unik inilah Svelte sekarang memberikan kinerja terbaik.

Keuntungan dari Svelte

  • Lebih sedikit boilerplate
  • Tidak ada virtual DOM 
  • Tidak ada state management libraries
  • Model berbasis pada komponen
  • Kecepatan secepat kilat dan kinerjanya bagus
  • Memiliki dukungan SEO
  • Kurva belajar juga mudah
  • Dapat membuat infrastruktur Anda sendiri

Kekurangan Svelte

  • Kurangnya basis komunitas dan sumber daya
  • Kurangnya tooling dan pustaka pihak ketiga¬†
  • Sulit untuk diukur dalam beberapa kasus
  • Lebih dekat ke vanilla JavaScript

  • Ember
framework-javascript-diremehkan-2

Ember adalah framework JavaScript penting lainnya yang juga diremehkan oleh sebagian besar pengembang. Meskipun awalnya dirilis pada tahun 2011 dan lebih tua dari Angular, React, atau Vue, ternyata belum dapat membuat Ember stabil. Ember didasarkan pada pola arsitektur Model-View-View-Model (MVVM) dan dikhususkan untuk aplikasi halaman tunggal pada tingkat perusahaan yang memang dapat dibuat skala.

Keuntungan dari Ember:

  • Command-line interface 
  • Konvensi yang sudah melebihi dari sebuah pendekatan konfigurasi (configuration approach).
  • UI yang bertingkat
  • Menyediakan lapisan data yang lebih kuat
  • Dapat bekerja dengan ekosistem aplikasi (application ecosystem) yang lebih besar
  • Berfokus pada kinerja
  • Dokumentasi yang kaya dan dukungan API
  • Mendukung penjilidan data dua arah

Kekurangan Ember:

  • Kurva belajar terbilang tidak mudah
  • Salah satu framework terberat
  • Beberapa dokumentasi dan contoh mungkin sudah ketinggalan zaman
  • Sangat beropini

Jika Anda merencanakan proyek besar dan scalable, Ember JS bisa menjadi pilihan yang baik untuk Anda.

  • Preact
framework-javascript-diremehkan-3

Preact adalah sesuatu yang sangat berbeda dari Ember. Preact awalnya dirilis pada 2013 dan framework ini pun ringan. Meskipun ringan namun tidak membatasi kinerjanya sehingga dianggap sebagai framework yang sangat kuat dan menjadi pesaing hebat lainnya untuk React.

Preact juga dibangun berdasarkan pendekatan berbasis komponen (Component-based) dengan virtual DOM seperti halnya React, bahkan dapat menggunakan paket React tanpa masalah. Meskipun mirip dengan React namun Preact tidak memiliki semua fitur yang ada di React. Pengembang Preact berfokus pada ukuran dan kinerja, sambil tetap mempertahankan beberapa fitur utama dari React.

Keuntungan dari Preact:

  • Preact berisi lebih banyak fitur daripada React-lite
  • Berukuran kecil
  • Portabel
  • Performa tinggi
  • Kompatibel dengan perpustakaan React
  • Berisi contoh dan dokumentasi yang bagus

Kekurangan dari Preact JS:

  • React propTypes tidak didukung
  • Hanya mendukung komponen fungsional stateless dan komponen berbasis kelas ES6 
  • Komunitas kecil

Hosting murah bisa didapatkan di Jetorbit tanpa mengurangi kualitas. Jetorbit selalu mengedepankan rasa puas klien dan tercapainya tujuan serta kesuksesan dari website yang ada di dalam Jetorbit. Berbagai macam pilihan web hosting berkualitas bisa Anda coba. Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa Anda cek di sini.

Bermanfaatkah Artikel Ini?

Klik bintang 5 untuk rating!

Rata rata rating 5 / 5. Jumlah rate 1

Yuk Rate 5 Artikel Ini!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Tutorial dan Informasi Teknologi - Jetorbit Blog
3 Framework JavaScript yang Diremehkan
Artikel
3 Framework JavaScript yang Diremehkan
Informasi mengenai teknologi dan panduan menggunakan hosting, website dan domain
Adakah framework JavaScript yang jarang digunakan atau masih diremehkan oleh para developer? Yuk baca 3 Framework JavaScript yang Diremehkan
Silvia
Publisher Name
Jetorbit
Publisher Logo