{"id":8544,"date":"2022-11-21T11:01:46","date_gmt":"2022-11-21T04:01:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/?p=8544"},"modified":"2022-11-21T11:01:47","modified_gmt":"2022-11-21T04:01:47","slug":"cara-setting-nama-domain-sendiri-di-localhost-xampp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/cara-setting-nama-domain-sendiri-di-localhost-xampp\/","title":{"rendered":"Cara Setting Nama domain Sendiri di localhost Xampp"},"content":{"rendered":"\n<p>Xampp adalah software yang digunakan untuk membuat server lokal yang dapat berdiri sendiri dan mendukung beberapa sistem operasi. Menggunakan server apache, bahasa php, dan DBMS mysql, sehingga pengguna tidak perlu menginstal aplikasi yang diperlukan satu sama lain. Aplikasi ini sangat populer di kalangan pengembang web dan sangat mudah digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>untuk mengakses alamat server lokal anda tinggal menggunakan <strong>http:\/\/localhost<\/strong> maka akan muncul halaman dashboard xampp. Namun banyak yang bertanya-tanya, bagaimana cara mengubah localhost ke domain yang diinginkan?<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengubahnya kita hanya perlu melakukan setting pada Sistem windows dan Pengaturan apache.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada panduan kali ini kami akan Membahas Cara Setting Nama domain Sendiri di localhost Xampp.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Setting Nama domain Sendiri di localhost Xampp<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum melakukan setting nama domain pada Localhost Xampp. perlu anda pahami bahwa ini hanya berfungsi pada Server lokal komputer anda. jadi walaupun sudah berhasil mengubah alamat localhost menjadi nama domain tetap saja ini bersifat lokal dan hanya bisa di gunakan pada komputer anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk melakukan Perubahan nama domain di Localhost Xampp, BErikut untuk langkah-langkah nya :<\/p>\n\n\n\n<p>1. Buka Direktori Folder <strong>C:\\Windows\\System32\\drivers\\etc<\/strong> lalu buka file <strong>hosts<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"671\" height=\"198\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp.png\" alt=\"Cara Setting Nama domain Sendiri di localhost Xampp\" class=\"wp-image-8545\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp.png 671w, https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-300x89.png 300w\" sizes=\"(max-width: 671px) 100vw, 671px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>2. Kemudian klik kanan dan Open With Notepad<\/p>\n\n\n\n<p>3. Tambahkan domain baru. Contoh domain: <strong>jetweb.co.id<\/strong> atau lihat gambar di bawah ini<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"654\" height=\"466\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-2.png\" alt=\"Cara Setting Nama domain Sendiri di localhost Xampp\" class=\"wp-image-8546\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-2.png 654w, https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-2-300x214.png 300w\" sizes=\"(max-width: 654px) 100vw, 654px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Catatan: Biasanya file akan menolak untuk disimpan. Solusinya adalah simpan sebagai file di tempat lain lalu ganti folder etc dengan file hosts yang Anda simpan<\/p><p>Atau anda dapat mengcopy semua Text di atas kemudian jalankan notepad sebagai administrator, pastekan dan simpan pada etc tersebut<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>4. Buka <strong>C:\\xampp\\Apache\\conf\\extra\\httpd-vhosts.conf<\/strong> dan tambahkan script di bawah ini di bagian paling bawah.<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">&lt;VirtualHost *:80&gt;\nServerAdmin admin@jetweb.co.id\nDocumentRoot \"C:\\xampp\\htdocs\\jetweb\"\nServerName jetweb.co.id\nServerAlias jetweb.co.id\nErrorLog logs\/jetweb.co.id.log\nCustomLog logs\/jetweb.co.id.log combined\n&lt;Directory \"C:\\xampp\\htdocs\\jetweb\"&gt;\n    Options Indexes FollowSymLinks Includes ExecCGI\n    AllowOverride All\n    Order allow,deny\n    Allow from all\n  \n    Require all granted\n&lt;\/Directory&gt;\n&lt;\/VirtualHost&gt;<\/pre>\n\n\n\n<p>Anda harus mengganti <strong>&#8220;c:\/xampp\/htdocs\/jetweb\/&#8221;<\/strong> dengan lokasi project Anda. Contoh, jika proyek Anda berada dalam subfolder maka tambahkan subfolder <strong>\u201c c:\/xampp\/htdocs\/folder\/subfolder\/<\/strong>&#8220;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"806\" height=\"867\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-4.png\" alt=\"Cara Setting Nama domain Sendiri di localhost Xampp\" class=\"wp-image-8548\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-4.png 806w, https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-4-279x300.png 279w, https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-4-768x826.png 768w\" sizes=\"(max-width: 806px) 100vw, 806px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika diperhatikan, script di atas dengan bagian script di file httpd-vshosts.conf sama persis. Anda tinggal menghapus tanda # di depan baris, untuk mengaktifkan data domain baru. Namun pada contoh ini agar tidak pusing, anda tinggal copy script diatas dan langsung paste.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengubah nama domain yang di inginkan cukup ubah pada bagian yang betuliskan <strong>jetweb.co.id<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>5. Selesai, Nama domain sendiri telah berhasil di jalankan<\/p>\n\n\n\n<p>Selesai, kita bisa langsung menjalankan Apache pada xampp dan kini Kita bisa mengakses localhost kita dengan nama domain yang di inginkan<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1690\" height=\"291\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-5.png\" alt=\"Cara Setting Nama domain Sendiri di localhost Xampp\" class=\"wp-image-8549\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-5.png 1690w, https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-5-300x52.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-5-1024x176.png 1024w, https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-5-768x132.png 768w, https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-5-1536x264.png 1536w\" sizes=\"(max-width: 1690px) 100vw, 1690px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebetulnya anda bisa langsung mengakses dengan mengklik admin pada XAMPP dan akan di arahkan langsung pada domain yang sudah anda setting.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun disini kami mengalokasikan Beberapa Port jadi terdapat tambahan port pada gambar di atas.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"664\" height=\"417\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-6.png\" alt=\"Cara Setting Nama domain Sendiri di localhost Xampp\" class=\"wp-image-8550\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-6.png 664w, https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Cara-Setting-Nama-domain-Sendiri-di-localhost-Xampp-6-300x188.png 300w\" sizes=\"(max-width: 664px) 100vw, 664px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Selesai, konfigurasi telah berhasil di lakukan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Dengan mengubah nama localhost ke domain yang anda inginkan, ini jelas mempermudah proses mengingat dan mengakses localhost yang anda miliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan konfigurasi yang anda lakukan sesuai dengan yang tertera di atas, dan lakukan uninstall pada xampp jika terdapat masalah.<\/p>\n\n\n\n<p>Demikian panduan Cara Setting Nama domain Sendiri di localhost Xampp, smeoga bermanfaat \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Xampp adalah software yang digunakan untuk membuat server lokal yang dapat berdiri sendiri dan mendukung beberapa sistem operasi. Menggunakan server apache, bahasa php, dan DBMS mysql, sehingga pengguna tidak perlu menginstal aplikasi yang diperlukan satu sama lain. Aplikasi ini sangat populer di kalangan pengembang web dan sangat mudah digunakan. untuk mengakses alamat server lokal anda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":2809,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[215],"tags":[590],"class_list":["post-8544","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internet","tag-cara-setting-nama-domain-sendiri-di-localhost-xampp"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8544","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8544"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8544\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8743,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8544\/revisions\/8743"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2809"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8544"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}