{"id":10183,"date":"2026-07-18T13:10:58","date_gmt":"2026-07-18T06:10:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/?p=10183"},"modified":"2026-07-18T13:10:58","modified_gmt":"2026-07-18T06:10:58","slug":"cara-mengecek-apakah-domain-sudah-terdaftar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/cara-mengecek-apakah-domain-sudah-terdaftar\/","title":{"rendered":"CARA MENGECEK APAKAH DOMAIN SUDAH TERDAFTAR"},"content":{"rendered":"\n<p>Pernah gak sih ketika kalian membuat situs pribadi kalian bertanya-tanya gimana cara biar situs saya dapat diakses melalui \u2018<a href=\"http:\/\/situssaya.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">situssaya.com<\/a>\u2019 ?Nah sebelum menggunakan domain \u2018<a href=\"http:\/\/situssaya.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">situssaya.com<\/a>\u2019 kita harus menghosting domain kita diprovider-provider hosting atau jika mau kita harus menggunakan port fotwarding sehingga web kita bisa diakses melalui ip publik. Namun cara ini tidak disarankan untuk website yang harus aktif 24 jam non stop selain tidak semua ISP (Internet Service Provider) tidak memberikan ip publik, komputer kita yang melakukan host website kita harus tetap hidup sehingga jika ini dilakukan pada komputer biasa atau laptop hanya akan boros listrik.&nbsp;<br><\/p>\n\n\n\n<p>Anggap saja masalah server hosting kita sudah selesai tahap selanjutnya kita akan membeli sebuah domain. Dalam pembelian domain kita dapat cek dulu di provider penyedia hosting website atau kita bisa menggunakan situs <a href=\"http:\/\/who.is\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">who.is<\/a> kurang lebih seperti ini cara cek apakah domain kita tersedia:<br><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/via.placeholder.com\/800x400\/0066cc\/ffffff?text=Who.is+Domain+Search\" alt=\"Screenshot showing who.is domain search interface for checking domain availability\"\/><\/figure>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Kunjungi situs who.is<\/li>\n\n\n\n<li>Pada kolom pencarian kita cari situs yang akan kita beli misal &#8220;situssaya.ai&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Kita klik search maka akan menghasilkan hasil pencarian yang menunjukkan apakah domain belum dimiliki oleh siapa pun<\/li>\n\n\n\n<li>Dan jika domain sudah dimiliki orang lain akan ditampilkan informasi kepemilikannya<\/li>\n\n\n\n<li>Dan itulah cara mengecek apakah domain yang kita inginkan sudah terdaftar atau belum. Cara ini bisa kita lakukan juga pada beberapa provider hosting yang menyediakan pembelian domain seperti jetorbit, cara penggunaannya sama seperti who.is kurang lebih seperti ini:<\/li>\n\n\n\n<li>Kunjungi situs https:\/\/www.jetorbit.com\/<\/li>\n\n\n\n<li>Lalu kita cari domain yang kita inginkan, jika sudah terdaftar akan ditampilkan status &#8220;tidak tersedia&#8221;<\/li>\n\n\n\n<li>Jika belum terdaftar akan ditampilkan opsi untuk membeli domain tersebut<\/li>\n\n\n\n<li>Nah dari cara-cara diatas untuk mengetahui apakah domain yang kita inginkan telah terdaftar atau belum, setelah melakukan cara diatas kita bisa menentukan ekstensi apa yang akan kita pilih untuk menyesuaikan budget atau kebutuhan kita<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah gak sih ketika kalian membuat situs pribadi kalian bertanya-tanya gimana cara biar situs saya dapat diakses melalui \u2018situssaya.com\u2019 ?Nah sebelum menggunakan domain \u2018situssaya.com\u2019 kita harus menghosting domain kita diprovider-provider hosting atau jika mau kita harus menggunakan port fotwarding sehingga web kita bisa diakses melalui ip publik. Namun cara ini tidak disarankan untuk website yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":2809,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-10183","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-domains"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10183","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10183"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10183\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10263,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10183\/revisions\/10263"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2809"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10183"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10183"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10183"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}