{"id":9252,"date":"2022-03-31T11:45:00","date_gmt":"2022-03-31T04:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=9252"},"modified":"2022-04-19T08:49:39","modified_gmt":"2022-04-19T01:49:39","slug":"mengenal-cloud-engineer-sebagai-profesi-masa-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-cloud-engineer-sebagai-profesi-masa-depan\/","title":{"rendered":"Mengenal Cloud Engineer Sebagai Profesi Masa Depan"},"content":{"rendered":"\n<p>Siapa nih yang punya cita-cita ingin menjadi <em>cloud engineer<\/em>? Profesi tersebut diprediksi akan menjadi profesi yang menjanjikan di masa depan, lho. Profesi ini sedang naik daun dan dikatakan menjanjikan karena hampir semua penyimpanan database website atau aplikasi saat ini sudah dialihkan ke sistem <em>cloud<\/em>. Sederhananya nih, <em>cloud engineer <\/em>adalah sebuah pekerjaan yang bergelut dalam dunia <em>cloud computing<\/em>. Okay, tanpa berlama-lama, ketahui lebih dalam yuk terkait <em>cloud engineer<\/em> dalam artikel <strong>Mengenal Cloud Engineer sebagai Profesi Masa Depan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Cloud Computing?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kalian perlu mengetahui dulu nih apa itu <em>cloud computing<\/em>. Cloud computing merupakan sebuah proses pengolahan daya komputasi. Daya komputasi yang dimaksud meliputi berbagai aspek terkait:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>CPU<\/li><li>RAM<\/li><li>Software&nbsp;<\/li><li>Network speed&nbsp;<\/li><li>Storage&nbsp;<\/li><li>OS<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Daya komputasi tersebut diproses melalui jaringan. Artinya, transfer data tidak terjadi secara fisik. Sumber dayanya juga tidak berada di lokasi pengguna yang memakai layanan <em>cloud<\/em>. Semua dilakukan secara <em>online<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengenal Cloud Engineer dan Tanggung Jawabnya<\/strong>&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p>Profesi <em>cloud engineer<\/em> adalah orang yang bertanggung jawab untuk mendesain, merancang, hingga melakukan dukungan terhadap sistem <em>cloud computing<\/em>. <em>Cloud engineer<\/em> juga memiliki peran yang sangat besar terhadap sistem <em>cloud computing<\/em> yang sedang berjalan.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"626\" height=\"390\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-1.png\" alt=\"mengenal cloud engineer 1\" class=\"wp-image-9254\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-1.png 626w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-1-120x75.png 120w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-1-90x56.png 90w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-1-320x199.png 320w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-1-560x349.png 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah tugas-tugas <em>cloud engineer<\/em> dan perannya terhadap <em>cloud computing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cloud Engineering<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Cloud engineering<\/em> bertugas sebagai seseorang yang menilai infrastruktur teknologi dan mengeksplorasi beberapa opsi untuk pindah ke <em>cloud<\/em>. Sederhananya, <em>cloud engineering<\/em> memiliki tanggung jawab untuk melakukan migrasi dan memelihara sistem baru.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Seiring berjalannya waktu, seorang <em>cloud engineering<\/em> juga sering diminta untuk bernegosiasi dengan vendor, berkoordinasi dengan anggota tim TI lainnya, dan harus dapat berkomunikasi dengan pimpinan senior terkait proyek migrasi <em>cloud<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cloud Architecture<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Cloud architecture<\/em> memiliki peran yang berfokus dalam perakitan infrastruktur <em>cloud<\/em>, ini mencangkup layanan <em>computing<\/em>, jaringan, dan keamanan yang perlu dikonfigurasi dengan benar. <em>Cloud architecture<\/em> membangun komponen teknologi bergabung untuk membangun <em>cloud<\/em>, yang mana <em>resource <\/em>ini dikumpulkan melalui teknologi virtualisasi dan dibagikan di seluruh jaringan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Komponen dari <em>cloud architecture<\/em> adalah bagian yang mengurus <em>front-end<\/em> (tampilan <em>interface <\/em>yang digunakan untuk mengakses <em>cloud<\/em>), <em>platform back-end<\/em> (server dan penyimpanan), dan model pengiriman berbasis <em>cloud.<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cloud Development<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Cloud development<\/em> memiliki tanggung jawab untuk menangani dalam pembuatan fungsi, aplikasi, atau database yang berjalan di <em>cloud<\/em>. Sebagai seorang <em>cloud development<\/em>, biasanya butuh ketelitian untuk membangun infrastruktur <em>cloud <\/em>yang bersifat virtual dan global. Hal ini karena <em>cloud <\/em>rentan terhadap penyerangan atau peretasan. Hal ini sangat krusial karena ada beberapa aplikasi yang sangat menggantungkan datanya pada sistem <em>cloud<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cloud Administration<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Cloud administration <\/em>berperan dalam mengembangkan dan menerapkan kebijakan untuk membangun lingkungan <em>cloud <\/em>yang aman serta memastikan ketersediaan layanan sesuai atau biasa disebut sebagai <em>uptime<\/em>. Contoh kerja <em>cloud administration <\/em>adalah untuk membangun <em>firewall <\/em>di sekitar jaringan yang digunakan untuk mengakses layanan <em>cloud <\/em>dengan data sensitif dan aplikasi bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Beberapa Profesi Engineer dalam Cloud Computing<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa profesi yang bertugas sebagai <em>engineer <\/em>di <em>cloud computing<\/em>. Selain <em>cloud engineer<\/em>, ada juga beberapa <em>engineer <\/em>lainnya, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cloud software engineer (CSE)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika <em>cloud engineer <\/em>adalah orang yang berperan dalam membangun infrastruktur <em>cloud<\/em> maka CSE berperan dalam mendesain dan mengembangkan modul <em>software<\/em>-nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Modul <em>software <\/em>yang dimaksud adalah <em>software <\/em>yang dapat berintegrasi dengan layanan penyimpanan <em>cloud<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cloud network engineer<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Cloud network engineer<\/em> bertugas untuk mendukung operasional, mengoptimasi perangkat, <em>maintenance <\/em>dan optimasi perangkat jaringan serta jalur komunikasi infrastruktur <em>cloud<\/em>, dan menjalankan implementasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cloud system engineer<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Cloud system engineer <\/em>bertugas dalam membangun sistem virtual. Deskripsi kerjanya yaitu mendukung implementasi <em>cloud<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Skill yang Harus Dimiliki Cloud Engineer<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa <em>skill <\/em>khusus yang mesti dimiliki jika kalian ingin menjadi <em>cloud engineer<\/em>. Kalian harus memiliki berbagai keahlian sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Ahli dalam bahasa pemrograman<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Bahasa pemrograman merupakan basis dari seorang <em>cloud engineer<\/em> atau yang bergerak dalam bidang <em>cloud computing<\/em>. Kalian harus menguasai beberapa bahasa pemrograman, seperti Python, Ruby, Java, hingga JavaScript.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Pengembang aplikasi mobile<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Kenapa harus menguasai <em>mobile app development<\/em>? Saat ini, sudah banyak perusahaan yang menginginkan layanannya dikembangkan juga secara <em>mobile<\/em>. Nah, layanan ini dikembangkan untuk karyawan maupun pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Memahami sistem dari vendor cloud<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Sebagian perusahaan menginginkan para stafnya paham terhadap <em>platform cloud<\/em> milik vendor, seperti Amazon Web Service, Microsoft Azure, dan Google Cloud Platform.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Linux<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Jika kalian lulusan informatika dan komputer, <em>skill <\/em>ini sudah pasti kalian kuasai. Linux masih banyak digunakan di lingkungan perusahaan yang bergerak dalam bidang <em>cloud computing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Menguasai informasi dan keamanan data<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Keamanan menjadi isu yang paling menonjol dalam dunia <em>cloud computing<\/em>. Keamanan menjadi keraguan yang kerap timbul dari kalangan pengguna layanan. Oleh karena itu, suatu perusahaan wajib memperhatikan keamanan data dan informasinya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bahasa Pemrograman yang Harus Dikuasai<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Bahasa pemrograman merupakan <em>skill <\/em>dasar untuk menjadi seorang <em>cloud engineer<\/em>. Ada beberapa bahasa pemrograman yang harus dikuasai <em>cloud engineer<\/em>, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Bahasa pemrograman Python<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Bahasa pemrograman ini harus kalian kuasai, lho. Alasannya adalah Python diklaim sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggi. Bahasa pemrograman Python banyak digunakan dalam aplikasi <em>cloud<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Bahasa pemrograman SQL<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Saat ini <em>cloud <\/em>sudah dipenuhi dengan SQL. SQL sendiri sudah sering digunakan pada berbagai pengembangan aplikasi sebelum <em>cloud <\/em>populer.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Bahasa pemrograman R<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>R adalah bahasa pemrograman yang digunakan oleh <em>programmer <\/em>untuk membuat grafik, statistik, dan laporan. Di dalam dunia cloud, R berperan untuk menganalisis Big Data.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Bahasa pemrograman XML<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>XML merupakan bahasa pemrograman populer. Fungsinya yaitu untuk melakukan <em>mark up data<\/em>. XML biasanya disandingkan dengan bahasa pemrograman Java.<\/p>\n\n\n\n<p>Perannya dalam <em>cloud <\/em>adalah untuk mengonfigurasi Apache Hadoop.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Bahasa pemrograman RegEx<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Dalam <em>cloud computing<\/em>, bahasa pemrograman RegEx banyak digunakan karena merupakan <em>cloud <\/em>berbasis Linux. RegEx sendiri merupakan singkatan dari Regular Expression.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"508\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-2.png\" alt=\"mengenal cloud engineer 2\" class=\"wp-image-9255\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-2.png 768w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-2-120x79.png 120w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-2-90x60.png 90w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-2-320x212.png 320w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/Mengenal-Cloud-Engineer-sebagai-Profesi-Masa-Depan-2-560x370.png 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Bahasa pemrograman GFM<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>GFM cukup populer di dunia <em>cloud computing<\/em>. Banyak sekali <em>project cloud <\/em>yang menggunakannya. GFM sendiri merupakan singkatan dari GitHub Flavored Markdown.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Bahasa pemrograman Haskell<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Haskel adalah bahasa pemrograman yang tergolong sulit dipelajari. Bahasa pemrograman ini sering digunakan untuk distribusi.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Bahasa pemrograman Clojure<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Clojure adalah bahasa pemrograman yang populer dalam analisis data. Clojure juga dinilai sangat fungsional.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Bahasa pemrograman Erlang<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Dalam dunia <em>cloud computing<\/em>, bahasa pemrograman Erlang sering digunakan. Erlang merupakan pilihan yang cocok untuk kenyamanan <em>customer <\/em>yang menginginkan kekuatan koneksi, <em>record<\/em>, dan transaksi yang baik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menjadi Cloud Engineer Profesional<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini ada beberapa hal yang harus kalian tempuh untuk menjadi seorang <em>cloud engineer<\/em> profesional:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pendidikan yang sesuai<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pendidikan yang ditempuh oleh seorang <em>cloud engineer <\/em>minimal adalah Bachelor of Science dalam ilmu komputer atau bidang sejenis lainnya yang terkait dalam ilmu <em>cloud computin<\/em>g. Namun, jika serius untuk menekuni <em>cloud computing<\/em> dan ingin masuk ke perusahaan yang bagus,sebaiknya kalian memilih gelar Master of Science.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sertifikasi yang mendukung<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika bukan berasal dari bidang pendidikan ilmu komputer, kalian bisa mengikuti <em>bootcamp <\/em>yang berkaitan dengan pembelajaran <em>cloud computing<\/em>, biasanya beberapa perusahaan akan melihat sertifikasi apa yang kalian miliki tapi akan lebih bagus lagi&nbsp; kalian pun mengerjakan projek langsung <em>cloud computing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengalaman saat diperlukan untuk menjadi seorang <em>cloud engineer<\/em>, kalian akan memiliki nilai lebih jika kalian memiliki sertifikasi dan pengalaman kerja di bidang <em>cloud computing<\/em>. Sertifikasi memiliki beberapa jenis, di antaranya adalah sertifikasi khusus vendor seperti Microsoft dan sertifikasi keamanan seperti keamanan <em>cloud<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mempunyai banyak pengalaman di bidang IT<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak perusahaan teknologi <em>cloud <\/em>yang mencari <em>cloud engineer<\/em> berdasarkan pengalaman calon karyawannya tersebut berdasarkan pengalaman menangani proyek <em>cloud computing<\/em>. Pengalaman tersebut berupa pengembangan <em>software<\/em>, rekayasa sistem, bahasa skrip, dan <em>cloud computing<\/em>. Seorang <em>cloud engineer<\/em> harus bisa membangun dan merancang layanan web di <em>cloud<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan di luar itu, jika tertarik menjadi seorang <em>cloud engineer<\/em>, kalian harus memiliki pengalaman bekerja menggunakan bahasa pemrograman, antara lain Java, Python, dan Ruby. Beberapa pengalaman yang harus dikuasai adalah menggunakan OpenStack, Linux, AWS, Rackspace, Google Compute Engine, Microsoft Azure, dan Docker. Selain itu, pengalaman menggunakan API, orkestrasi, otomatisasi, DevOps, dan database, termasuk NoSQL.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Disertai dengan skill yang tepat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Menjadi seorang <em>cloud engineer<\/em> tidak akan terlepas dari <em>software <\/em>dan menggunakan beberapa aplikasi yang dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menguasai Sistem Operasi (OS) Linux<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Linux merupakan salah satu sistem operasi yang bersifat <em>open source<\/em>, artinya kalian tak perlu memerlukan lisensi dan siapa saja dapat menggunakannya secara gratis. Langkah awal yang harus dijalani adalah menginstall Linux dan belajar untuk mengoperasikan Linux. Nah, dengan kalian berlatih menggunakan Linux, kalian bisa mempelajari <em>cloud computing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Memahami Cloud Service Providers<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum kalian menjadi <em>cloud engineer<\/em>, kalian harus memahami cara kerja berbagai penyedia <em>cloud service providers<\/em>. Layanan <em>cloud <\/em>ini nantinya akan mengetahui cara kerja <em>cloud computing<\/em>, layanan <em>cloud service provider<\/em> menyediakan keseluruhan kebutuhan <em>cloud<\/em>, mulai dari komputasi, penyimpanan basis data, hingga migrasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Networking yang luas<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Networking <\/em>sangat berkaitan dengan <em>cloud computing<\/em> karena <em>resource <\/em>dari komputasi dibagikan secara terpusat dibagikan untuk klien melalui <em>cloud<\/em> dan peningkatan akses internet dan <em>bandwidth <\/em>WAN, yang mana akan memudahkan kalian untuk terhubung lebih banyak fungsi manajemen jaringan ke <em>cloud<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi gimana, Guys? Makin tertarik untuk berprofesi sebagai <em>cloud engineer<\/em>, kah? Kalau iya, kalian harus menempuh pendidikan minimal Bachelor of Science dalam bidang ilmu komputer, memiliki sertifikasi dalam <em>cloud computing,<\/em> dan menguasai beberapa <em>skill <\/em>yang dibutuhkan <em>cloud computing<\/em>, seperti OS Linux networking dan mempelajari cara kerja sistem <em>cloud<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, bagi kalian yang ingin mendapatkan penghasilan, ikutan <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/afiliasi\/\">Afiliasi Jetorbit<\/a>, yuk. Kalian bisa memiliki peluang mendapatkan jutaan rupiah setiap bulan! Asik, kan. Mudah kok pendaftaran dan cara kerjanya. Kalian bisa melakukannya kapanpun, di manapun, dan ke siapapun. Tenang, kami juga menyediakan VPS lho yang bisa kalian cek<a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> di sini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Have a good day \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siapa nih yang punya cita-cita ingin menjadi cloud engineer? Profesi tersebut diprediksi akan menjadi profesi yang menjanjikan di masa depan, lho. Profesi ini sedang naik daun dan dikatakan menjanjikan karena hampir semua penyimpanan database website atau aplikasi saat ini sudah dialihkan ke sistem cloud. Sederhananya nih, cloud engineer adalah sebuah pekerjaan yang bergelut dalam dunia &#8230; <a title=\"Mengenal Cloud Engineer Sebagai Profesi Masa Depan\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-cloud-engineer-sebagai-profesi-masa-depan\/\" aria-label=\"Read more about Mengenal Cloud Engineer Sebagai Profesi Masa Depan\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9931,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[248,1452,2935,2933,2936,2934,283,7,2937],"class_list":["post-9252","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-bahasa-pemrograman","tag-cloud-computing","tag-cloud-development","tag-cloud-engineer","tag-cloud-engineer-profesional","tag-cloud-engineering","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-skill-cloud-engineer","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9252","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9252"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9252\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9932,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9252\/revisions\/9932"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9931"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9252"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9252"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9252"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}