{"id":8964,"date":"2022-02-23T09:34:00","date_gmt":"2022-02-23T02:34:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=8964"},"modified":"2022-04-19T08:28:40","modified_gmt":"2022-04-19T01:28:40","slug":"mengenal-pengertian-query-database-secara-lengkap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-pengertian-query-database-secara-lengkap\/","title":{"rendered":"Mengenal Pengertian Query Database Secara Lengkap"},"content":{"rendered":"\n<p>Kalian sudah tahukah apa itu <em>query <\/em>di bahasa pemrograman komputer? Pada dasarnya, pengertian <em>query <\/em>dalam bahasa Inggris sehari-hari dan bahasa pemrograman komputer memiliki arti yang sama, query meliputi informasi yang diterima atau diambil dari database. Bahasa pemrograman ini berguna untuk memanipulasi data. Okay, ketahui seluk beluknya yuk <strong>Mengenal Pengertian Query Database Secara Lengkap<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pada saat membuat <em>query<\/em>, kalian tidak bisa mengetikkan \u2018request\u2019 secara asal-asalan. Query ditulis berdasarkan pada sekumpulan <em>pre-defined code<\/em> sehingga database dapat memahami instruksi yang diminta.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Standar manajemen database adalah Structure Query Language (SQL). Satu hal yang harus diingat, SQL berbeda dari MySQL: SQL merupakan bahasa query sedangkan MySQL adalah <em>software <\/em>yang menggunakan bahasa tersebut. SQL memang dikenal sebagai <em>software <\/em>database yang paling banyak digunakan. Namun, SQL tidak menjadi satu-satunya pilihan <em>software<\/em>. AQL, Datalog, dan DMX adalah contoh <em>software <\/em>database yang bisa digunakan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Cara Kerja Query? <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Query memasukkan arti ke kode yang digunakan di berbagai bahasa query. Entah itu SQL atau <em>software <\/em>yang lain, baik <em>user <\/em>maupun database dapat selalu bertukar informasi selama keduanya menggunakan bahasa yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah kalian mengira bahwa query adalah satu-satunya cara untuk meminta (request) data? Nyatanya, ada beberapa <em>software <\/em>yang menawarkan metode lain. Berikut ini sejumlah cara yang sering digunakan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menggunakan parameter yang tersedia <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Secara default, <em>software <\/em>memiliki banyak daftar parameter di menunya. <em>User <\/em>bisa memilih salah satu daftar kemudian sistem akan memandu kalian untuk membuat <em>output <\/em>yang diharapkan. Prosesnya mudah tapi tidak fleksibel dan sistem operasinya pun terbatas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Query by example <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sistem akan menampilkan seperangkat kode dengan beberapa area yang kosong. Pada area kosong tersebut, kalian dapat menuliskan dan mengspesifikasikan <em>field <\/em>dan <em>value data<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bahasa Query <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika ingin memanipulasi data, kalian harus menulis query dari awal. Untuk menggunakan metode ini, setidaknya kalian sudah punya pemahaman tentang bahasa query yang digunakan oleh <em>software <\/em>database, ya. Meski sulit, setidaknya kalian dapat mengontrol data sepenuhnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Query <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah memahami query, ada baiknya langsung melakukan praktik, yuk. Untuk contoh query di bawah ini akan digunakan SQL.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber data: Peserta (Nama Tabel)<\/p>\n\n\n\n<p>Anggap saja kalian sudah melakukan survei dan mengumpulkan data. Di bawah ini merupakan potongan informasi data yang didapat.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>ID<\/strong><\/td><td><strong>Nama<\/strong><\/td><td><strong>Jenis Kelamin<\/strong><\/td><td><strong>Umur<\/strong><\/td><td><strong>Pekerjaan<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>1<\/td><td>John<\/td><td>Pria<\/td><td>17<\/td><td>Siswa<\/td><\/tr><tr><td>2<\/td><td>Peter<\/td><td>Pria<\/td><td>26<\/td><td>Tidak bekerja<\/td><\/tr><tr><td>3<\/td><td>Margareth<\/td><td>Wanita<\/td><td>34<\/td><td>Guru<\/td><\/tr><tr><td>4<\/td><td>Lea<\/td><td>Wanita<\/td><td>34<\/td><td>Tidak bekerja<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Cara Kerja<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dengan SQL, kalian dapat menulis query SQL SELECT atau SQL ACTION. Seperti namanya, SQL SELECT memungkinkan kalian untuk memilih bagian dari data sedangkan SQL ACTION memungkinkan kalian untuk melakukan operasi yang berorientasi pada aksi, seperti menghapus dan memasukkan data, mengupdate value, dan membuat tabel baru. Berikut contoh-contohnya:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Hanya memilih kolom \u201cNama\u201d dan \u201cPekerjaan\u201d dari tabel \u201cPeserta\u201d.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>SQL Statement:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>SELECT <\/strong>Nama, Pekerjaan <strong>FROM <\/strong>Peserta<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Output:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Nama<\/strong><\/td><td><strong>Pekerjaan<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>John<\/td><td>Siswa<\/td><\/tr><tr><td>Peter<\/td><td>Tidak Bekerja<\/td><\/tr><tr><td>Margareth<\/td><td>Guru<\/td><\/tr><tr><td>Lea<\/td><td>Tidak Bekerja<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Menghapus data responden yang tidak bekerja.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>SQL Statement:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>DELETE FROM<\/strong> Peserta <strong>WHERE <\/strong>Pekerjaan = \u2018Tidak Bekerja\u2019<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Output:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>ID<\/strong><\/td><td><strong>Nama<\/strong><\/td><td><strong>Jenis Kelamin<\/strong><\/td><td><strong>Umur<\/strong><\/td><td><strong>Pekerjaan<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>1<\/td><td>John<\/td><td>Pria<\/td><td>17<\/td><td>Siswa<\/td><\/tr><tr><td>3<\/td><td>Margareth<\/td><td>Wanita<\/td><td>34<\/td><td>Guru<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Memasukkan baris baru yang memuat peserta bernama Mario.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>SQL Statement:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>INSERT INTO<\/strong> Peserta (ID, Nama, Jenis Kelamin, Umur, Pekerjaan) <strong>VALUES <\/strong>(\u20185\u2019, \u2018Mario\u2019, \u2018Pria\u2019, \u201867\u2019, \u2018Pensiun\u2019)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Output:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>ID<\/strong><\/td><td><strong>Nama<\/strong><\/td><td><strong>Jenis Kelamin<\/strong><\/td><td><strong>Umur<\/strong><\/td><td><strong>Pekerjaan<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>1<\/td><td>John<\/td><td>Pria<\/td><td>17<\/td><td>Siswa<\/td><\/tr><tr><td>2<\/td><td>Peter<\/td><td>Pria<\/td><td>26<\/td><td>Tidak Bekerja<\/td><\/tr><tr><td>3<\/td><td>Margareth<\/td><td>Wanita<\/td><td>34<\/td><td>Guru<\/td><\/tr><tr><td>4<\/td><td>Lea<\/td><td>Wanita<\/td><td>34<\/td><td>Tidak Bekerja<\/td><\/tr><tr><td>5<\/td><td>Mario<\/td><td>Pria<\/td><td>67<\/td><td>Pensiun<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Mengubah pekerjaan Margareth ke \u201cKepala Sekolah\u201d.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>SQL Statement:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>UPDATE <\/strong>Peserta <strong>SET <\/strong>Pekerjaan = \u2018Kepala Sekola\u2019 <strong>WHERE <\/strong>ID = \u20183\u2019<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Ouput:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>ID<\/strong><\/td><td><strong>Nama<\/strong><\/td><td><strong>Jenis Kelamin<\/strong><\/td><td><strong>Umur<\/strong><\/td><td><strong>Pekerjaan<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>1<\/td><td>John<\/td><td>Pria<\/td><td>17<\/td><td>Siswa<\/td><\/tr><tr><td>2<\/td><td>Peter<\/td><td>Pria<\/td><td>26<\/td><td>Tidak Bekerja<\/td><\/tr><tr><td>3<\/td><td>Margareth<\/td><td>Wanita<\/td><td>34<\/td><td>Kepala Sekolah<\/td><\/tr><tr><td>4<\/td><td>Lea<\/td><td>Wanita<\/td><td>34<\/td><td>Tidak Bekerja<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Okay, jadi itulah bukti dari kegunaan query. Jika kalian punya ribuan data, tentu memanipulasinya dengan menggunakan bahasa query tidak akan begitu sulit, kan. Selain itu, sebagian besar bahasa query bersifat intuitif, artinya mudah dipelajari jika kalian sudah mengerti dan memahami aturan dasarnya. Selamat mencoba!<\/p>\n\n\n\n<p><br><br><br>Oia, Jetorbit punya <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/jasa-website-toko-online\/\">Paket Website Toko Online<\/a>, lho. Kalian bisa menjual apa saja dengan toko online milik kalian sendiri! Mudah digunakan oleh siapa saja yang tentunya disertai dengan dukungan bantuan terbaik yang kalian dapatkan. <a>Tenang, kami juga menyediakan VPS yang bisa kalian cek<\/a><a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> di sini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p><br><br>Have a lovely day \ud83d\ude0a<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalian sudah tahukah apa itu query di bahasa pemrograman komputer? Pada dasarnya, pengertian query dalam bahasa Inggris sehari-hari dan bahasa pemrograman komputer memiliki arti yang sama, query meliputi informasi yang diterima atau diambil dari database. Bahasa pemrograman ini berguna untuk memanipulasi data. Okay, ketahui seluk beluknya yuk Mengenal Pengertian Query Database Secara Lengkap Pada saat &#8230; <a title=\"Mengenal Pengertian Query Database Secara Lengkap\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-pengertian-query-database-secara-lengkap\/\" aria-label=\"Read more about Mengenal Pengertian Query Database Secara Lengkap\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9903,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[2789,2790,283,7,302,2788,1596],"class_list":["post-8964","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-cara-kerja-query","tag-contoh-query","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-mysql","tag-query-database","tag-sql","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8964","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8964"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8964\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9904,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8964\/revisions\/9904"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9903"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8964"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8964"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8964"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}