{"id":8860,"date":"2022-02-07T09:34:00","date_gmt":"2022-02-07T02:34:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=8860"},"modified":"2022-04-04T10:24:16","modified_gmt":"2022-04-04T03:24:16","slug":"apa-itu-tiktok-marketing-dan-bagaimana-strategi-tiktok-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-tiktok-marketing-dan-bagaimana-strategi-tiktok-marketing\/","title":{"rendered":"Apa Itu TikTok Marketing dan Bagaimana Strategi TikTok Marketing"},"content":{"rendered":"\r\n<p>Bukan hanya Facebook dan Instagram yang menjadi andalan bagi seorang <em>digital marketer<\/em>. Nah, sekarang sudah ada TikTok marketing. Jika kalian seorang pebisnis online yang sering menggunakan media sosial sebagai media promosi, satu hal ini harus dipertimbangkan. Okay, simak yuk<strong> Apa Itu TikTok Marketing dan Bagaimana Strategi TikTok Marketing<\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Kalian tahukah bahwa semakin banyak pebisnis online yang mendapatkan <em>closing rate <\/em>tinggi dengan memanfaatkan media sosial TikTok. Lalu, kenapa melakukan promosi atau <em>marketing <\/em>di TikTok menjadi \u201clahan basah\u201d bagi para pebisnis?<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Okay, kenali dulu yuk apa itu TikTok.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>TikTok <\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jika ingin melakukan TikTok marketing, kalian harus tahu terlebih dahulu <em>platform <\/em>seperti apa TikTok itu sendiri. TikTok merupakan <em>platform <\/em>aplikasi yang berbasis video. Para kreator video dapat membuat video dengan pilihan 15 detik hingga 60 detik pada awal kemunculannya. Saat ini TikTok sudah melakukan <em>update <\/em>hingga kalian bisa upload video sepanjang 3 menit.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Dalam waktu tersebut, kalian tidak hanya upload satu video tapi kalian bisa menggabungkan beberapa video yang juga bisa diselingi foto. Kalian bisa menambahkan <em>sound effect<\/em> dan juga <em>effect <\/em>pada video yang membuat video yang dibuat semakin menarik agar tidak terkesan <em>boring<\/em>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Di dalam TikTok juga terdapat berbagai macam konten. Ada <em>brand-brand <\/em>yang sudah melakukan TikTok <em>marketing <\/em>secara gencar tapi banyak juga lho konten lain di dalamnya, seperti edukasi, informasi dan <em>lifestyle <\/em>yang terkadang diselingi dengan humor.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Trus, mengapa melakukan TikTok <em>marketing <\/em>itu merupakan hal yang bisa digunakan sebagai strategi <em>marketing <\/em>kalian?<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kenapa Harus Promosi Menggunakan TikTok? <\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Sebelum membahas tentang bagaimana melakukan <em>marketing <\/em>dengan TikTok, perlu diketahui dahulu mengapa sebaiknya menggunakan media sosial yang relatif baru ini. Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan mengapa <em>marketing <\/em>di media sosial TikTok ini harus dilakukan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Pertama, penambahan pengguna TikTok di Indonesia sangat signifikan. Kabarnya, TikTok sudah memiliki 1 miliar user dan sudah ada 10 juta <em>active users <\/em>TikTok di Indonesia. Ini peluang besar bagi para <em>online marketer<\/em>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Kedua, TikTok tidak lagi hanya digunakan oleh anak-anak kecil. Orang dewasa dari berbagai macam <em>background<\/em>, seperti dokter, pengusaha, MUA, dan sebagainya juga menggunakan menggunakan TikTok. Artinya, segmen pasar semakin luas.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ketiga, TikTok merupakan <em>platform <\/em>video pendek yang banyak disukai. Inilah yang sebenarnya membuat TikTok berkembang begitu pesat.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Dari segi <em>marketer<\/em>, TikTok ini lebih mudah digunakan untuk menjangkau <em>users <\/em>yang meskipun bukan <em>follower<\/em>. <em>Marketer <\/em>bisa membuat konten yang bisa menjangkau pengguna lebih luas dengan memanfaatkan lagu yang sedang <em>trending<\/em>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tujuan dari TikTok <em>marketing <\/em>ini adalah untuk membangun <em>brand awareness<\/em> dan juga membangun <em>user engagement<\/em> sehingga TikTok <em>marketing <\/em>yang dilakukan dapat mendorong <em>sales<\/em>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Dengan memperkenalkan brand kalian serta memberikan<em> unique selling point<\/em> dalam video kalian, mereka akan terdorong untuk membeli atau minimal melakukan <em>follow <\/em>kepada <em>brand<\/em> kalian.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Lalu bagaimana strategi yang paling cocok untuk melakukan TikTok <em>marketing<\/em>? Simak sampai selesai, ya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Membuat Konten Marketing TikTok yang Menarik <\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jika ingin berhasil melakukan TikTok <em>marketing<\/em>, kalian harus membuat konten yang relevan bagi <em>followers <\/em>kalian. Jika kalian belum tahu apa yang mengganggu atau masalah yang timbul dalam diri mereka, silakan tanyakan melalui <em>question box<\/em> atau bisa sering melihat kolom komentar.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selain itu, kalian juga harus memahami apa yang sedang terjadi di luar sana, apa yang sedang <em>trending, <\/em>dan bagaimana orang menghadapi hal tersebut. Hal ini yang akan menimbulkan adanya keselarasan berpikir yang akan membantu kalian menjadi lebih relevan kepada <em>followers <\/em>kalian.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Nah, kalau di TikTok, yang dimaksud dengan konten adalah konten video. Kalian harus membuat konten video yang menarik. Dalam hal ini, kalian tak perlu menjadi seorang <em>expert <\/em>dulu dalam hal <em>editing <\/em>video lalu melakukan TikTok <em>marketing<\/em>. Pasalnya, di <em>platform <\/em>ini, sudah ada fitur yang sangat mempermudah bagi siapa saja untuk membuat konten video yang menarik.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Oia, yang diperlukan hanya imajinasi sehingga video yang dibuat menarik dan beda dengan yang lain. Lupakan dulu <em>skill editing<\/em> video yang rumit.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>3 Poin Penting dalam Membuat Konten Video TikTok <\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ada tiga poin penting yang harus dilakukan dalam membuat konten video TikTok:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kuasai Teknik Membuat Video <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Sekali lagi, kalian tidak perlu ahli dalam membuat video menarik karena sudah ada fitur yang disiapkan di <em>platform <\/em>ini. Kalian hanya perlu menekan tombol \u201c<strong>plus<\/strong>\u201d untuk memulai membuat video. Lalu, kalian bisa merekam video atau meng<em>upload<\/em> video yang sudah direkam sebelumnya. Pilih panjang durasi video yang kalian inginkan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Awalnya, durasi paling panjang hanya 90 detik. Namun, sekarang durasi semakin diperpanjang hingga 3 menit. Pilihlah video rekaman yang menarik sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan ke pengguna TikTok.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pilih Cover yang Sesuai <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Video yang dibuat di platform TikTok bisa diberi <em>backsound <\/em>berupa <em>cover <\/em>lagu tertentu. Biasanya, saat ada potongan lagu yang sedang viral lalu lagu ini yang paling sering dipakai. Tak masalah. Namun, akan lebih baik jika memilih <em>cover <\/em>lagu yang tidak hanya viral tapi juga sesuai dengan jenis <em>campaign <\/em>yang dilakukan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Hashtag<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Sama seperti media sosial Instagram, <em>hashtag <\/em>menjadi sangat penting.\u00a0 Konten video TikTok yang dibuat akan semakin mudah untuk ditemukan oleh pengguna dengan menggunakan <em>hashtag <\/em>yang tepat.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Cari tahu <em>hashtag <\/em>apa yang paling sering digunakan, terutama oleh para calon target market kalian. Jangan terlalu banyak karena ini bukan cara yang tepat untuk <em>marketing <\/em>TikTok. Silakan gunakan <em>hashtag <\/em>secukupnya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Itulah pembahasan terkait TikTok marketing dan strategi konten <em>marketing <\/em>untuk media sosial TikTok. Kalian bisa fokus membuat berbagai jenis konten yang menarik bagi target <em>market <\/em>kalian. Okay, dengan pengguna TikTok yang kini mencapai lebih dari 100 juta aktif setiap bulannya, jangan kalian sia-siakan, ya \ud83d\ude42<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Oia, Jetorbit punya <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/jasa-website-toko-online\/\">Paket Website Toko Online<\/a>, lho. Kalian bisa menjual apa saja dengan toko online milik kalian sendiri! Mudah digunakan oleh siapa saja yang tentunya disertai dengan dukungan bantuan terbaik yang kalian dapatkan. <a>Tenang, kami juga menyediakan VPS yang bisa kalian cek<\/a><a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> di sini<\/a>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Have a lovely day<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bukan hanya Facebook dan Instagram yang menjadi andalan bagi seorang digital marketer. Nah, sekarang sudah ada TikTok marketing. Jika kalian seorang pebisnis online yang sering menggunakan media sosial sebagai media promosi, satu hal ini harus dipertimbangkan. Okay, simak yuk Apa Itu TikTok Marketing dan Bagaimana Strategi TikTok Marketing Kalian tahukah bahwa semakin banyak pebisnis online &#8230; <a title=\"Apa Itu TikTok Marketing dan Bagaimana Strategi TikTok Marketing\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-tiktok-marketing-dan-bagaimana-strategi-tiktok-marketing\/\" aria-label=\"Read more about Apa Itu TikTok Marketing dan Bagaimana Strategi TikTok Marketing\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9487,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,7,2741,2742,2740,2739,2112,2738],"class_list":["post-8860","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-konten-marketing-tiktok","tag-konten-video-tiktok","tag-promosi-menggunakan-tiktok","tag-strategi-tiktok-marketing","tag-tiktok","tag-tiktok-marketing","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8860","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8860"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8860\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9488,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8860\/revisions\/9488"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9487"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8860"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8860"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8860"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}