{"id":8743,"date":"2022-01-29T09:28:00","date_gmt":"2022-01-29T02:28:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=8743"},"modified":"2022-02-08T21:03:33","modified_gmt":"2022-02-08T14:03:33","slug":"mengenal-apa-itu-conversion-rate-dan-cara-meningkatkannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-apa-itu-conversion-rate-dan-cara-meningkatkannya\/","title":{"rendered":"Mengenal Apa Itu Conversion Rate dan Cara Meningkatkannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Guys, sebelum membahas <em>conversion rate<\/em>, sebaiknya pahami dulu yuk definisi <em>conversion <\/em>terlebih dahulu. <em>Conversion <\/em>adalah situasi yang mana pengunjung website melakukan tindakan yang menguntungkan bisnis. Tindakan tersebut bisa bermacam-macam, dari menjadi <em>subscriber<\/em>, mendaftar sebagai anggota, mengunduh <em>ebook<\/em>, sampai membeli produk. Tanpa berlama-lama, simak sampai selesai yuk <strong>Mengenal Apa Itu Conversion Rate dan Cara Meningkatkannya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Conversion Rate? <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Conversion rate<\/em> adalah persentase pengunjung website yang melakukan tindakan yang menguntungkan pemilik bisnis dari total pengunjung website.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalain bisa menghitung <em>conversion rate<\/em> dengan membagi jumlah <em>conversion <\/em>yang terjadi di satu halaman website terhadap total pengunjung halaman website tersebut. Lalu hasil pembagian tersebut dikalikan 100.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Conversion Rate Penting? <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ternyata trafik dan jumlah <em>share <\/em>di media sosial tidak cukup untuk dijadikan parameter keberhasilan kampanye marketing online kalian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Misal, Toko A mendapatkan trafik tinggi 100.000 pengunjung per bulan dan hanya ada 10 orang yang membeli produk di Toko A. Di sisi lain, Toko B hanya mendapatkan trafik 20.000 pengunjung per bulan tapi jumlah pembelinya mencapai 300 orang per bulan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentu situasi Toko B dong ya yang lebih menguntungkan dibanding Toko A karena jumlah pembelinya lebih banyak dibanding Toko A.<\/p>\n\n\n\n<p>Trus, apakah tidak perlu ambisius mengejar trafik lagi, nih? Bukan begitu konsepnya, ya. Kalian tetap harus mengejar trafik yang tinggi tapi di saat yang sama, kalian juga harus menyiapkan strategi bagaimana mengubah trafik tinggi tersebut menjadi <em>leads <\/em>atau pelanggan kalian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>7 Cara Meningkatkan Conversion Rate (Conversion Rate Optimization) <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini ada 7 cara meningkatkan conversion rate (CRO) yang bisa diterapkan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Buat CTA Berbentuk Teks di Blog <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalian bisa membuat <em>Call-To-Action<\/em> (CTA) dalam berbagai bentuk, teks, gambar, atau tombol. CTA berbentuk teks di artikel blog memang terlihat sederhana tetapi menghasilkan conversion rate yang cukup tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian juga bisa dengan mudah membuat CTA dalam artikel blog kalian. Silakan masukkan CTA mengikuti alur artikel yang kalian tulis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Manfaatkan Pop Up <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara selanjutnya adalah menggunakan <em>pop up<\/em>. Kalian bisa mengatur untuk menampilkan <em>pop up<\/em> di halaman website yang potensial menghasilkan tingkat <em>conversion <\/em>tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Silakan gunakan plugin seperti <a href=\"https:\/\/optinmonster.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">OptinMonster<\/a> untuk membuat <em>pop up<\/em> yang menarik. Kalian dapat memilih berbagai jenis <em>pop up<\/em> untuk halaman website yang berbeda. Sebaiknya lakukan uji coba menggunakan dua jenis <em>pop up<\/em> di satu halaman untuk melihat<em> pop up<\/em> mana yang lebih menghasilkan <em>conversion<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Lakukan Uji Coba Landing Page <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Di poin ini yang kalian lakukan adalah uji coba untuk<em> landing page<\/em>. <em>Landing page <\/em>merupakan salah satu elemen krusial yang menentukan tinggi tidaknya <em>conversion rate <\/em>yang akan didapatkan.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Landing page<\/em> adalah halaman website yang sengaja didesain untuk meningkatkan <em>conversion rate<\/em> bagi bisnis. Link di <em>landing page<\/em> lebih sedikit dibanding <em>homepage <\/em>yang didesain agar pengunjung membuat keputusan pembelian, <em>sign up<\/em>, atau <em>subscribe newsletter<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam membuat <em>landing page<\/em>, kalian perlu membuat dua versi dan menguji keduanya. Lalu lihat versi mana yang lebih menghasilkan <em>conversion<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Permudah Pengunjung untuk Menghubungi Customer Service <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Meskipun semua informasi, mulai dari harga, spesifikasi, sampai syarat dan ketentuan sudah ada di halaman website, terkadang pengunjung website masih perlu bertanya kepada <em>customer service<\/em> sebelum melakukan pembelian.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengunjung ingin diyakinkan bahwa keputusan pembelian yang mereka lakukan merupakan keputusan terbaik. Di sinilah <em>customer service<\/em> bekerja. Kalian harus memudahkan pengunjung website untuk menghubungi <em>customer service <\/em>kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah ini bisa diterapkan dengan cara menampilkan ikon chat bantuan di semua halaman website kalian. Sebagai contoh, di Jetorbit, kalian dapat dengan mudah menemukan chat bantuan di pojok kanan bawah setiap halaman website. Selain itu, di bagian <em>footer <\/em>halaman website juga tersedia nomor telepon untuk menghubungi <em>customer service<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Mengenal-Apa-Itu-Convertion-Rate-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"449\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Mengenal-Apa-Itu-Convertion-Rate-1-1024x449.png\" alt=\"apa itu conversion rate\" class=\"wp-image-8745\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Mengenal-Apa-Itu-Convertion-Rate-1-1024x449.png 1024w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Mengenal-Apa-Itu-Convertion-Rate-1-300x132.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Mengenal-Apa-Itu-Convertion-Rate-1-768x337.png 768w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Mengenal-Apa-Itu-Convertion-Rate-1.png 1151w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Promosi Melalui Chat Bantuan <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat sedang menjalankan promosi di website, kalian juga bisa menawarkan promosi tersebut melalui chat bantuan. Bisa jadi pengunjung website tidak menyadari kalau website kalian sedang menjalankan promosi yang sangat menggoda. Manfaatkan chat bantuan untuk menyadarkan dan mengingatkan mereka agar tidak ketinggalan promosi menarik di website kalian, ya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Optimasi Artikel Blog Potensial <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika kalian sudah menerapkan strategi <em>content marketing<\/em> di blog lebih dari satu tahun, kemungkinan besar ada beberapa artikel yang lebih berpotensi menghasilkan <em>conversion <\/em>dibanding artikel blog lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda tidak perlu menampilkan <em>pop up<\/em> di semua artikel blog, cukup di artikel-artikel yang berpotensi menghasilkan <em>conversion<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana menentukan artikel yang akan digunakan untuk meningkatkan <em>conversion rate<\/em>? Silakan lakukan pemilahan artikel. Identifikasi artikel yang mendatangkan trafik tinggi tapi performa<em> conversion rate<\/em>-nya belum memuaskan. Bisa jadi artikel-artikel yang ditulis setahun lalu mendatangkan trafik tinggi tapi belum menghasilkan <em>conversion<\/em>. Kalian bisa mengecek performa per artikel blog kalian melalui <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-memasang-dan-menggunakan-google-analytics-di-wordpress\/\">Google Analytics<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain mengoptimasi artikel blog yang mendatangkan trafik tinggi tapi belum menghasilkan <em>conversion<\/em>, kalian perlu mengoptimasi artikel-artikel yang sudah menghasilkan <em>conversion <\/em>tinggi. Silakan pastikan untuk <em>update <\/em>konten di artikel-artikel yang sudah menghasilkan <em>conversion <\/em>tinggi agar selalu relevan untuk pengunjung. Are you ready?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Lakukan Remarketing <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebesar apapun usaha yang dikeluarkan untuk meningkatkan <em>conversion rate<\/em>, realitanya adalah lebih banyak pengunjung yang meninggalkan website tanpa melakukan tindakan apapun yang kalian inginkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Apalagi jika rata-rata ideal <em>conversion rate<\/em> hanya berkisar di angka 2 persen. Artinya dari 100 pengunjung yang datang, kemungkinan hanya dua orang yang melakukan <em>conversion<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Masih ada satu cara lagi yang layak dicoba untuk meningkatkan <em>conversion rate<\/em>. <em>Remarketing <\/em>memungkinkan kalian untuk menampilkan iklan langsung kepada orang-orang yang telah mengunjungi website kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan utama dari <em>remarketing <\/em>adalah untuk mempertahankan <em>buying intent<\/em> atau keinginan membeli dari para calon pelanggan potensial maupun yang sudah menjadi pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p>Remarketing akan secara otomatis dijalankan ketika kalian memasang iklan di <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-mendaftar-google-adsense-100-di-terima\/\">Google Ads<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-facebook-ads\/\">Facebook Ads<\/a>, atau Instagram Ads.<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin banyak orang yang melakukan <em>conversion<\/em>, semakin meningkat pula <em>revenue <\/em>yang akan didapatkan, lho. Oleh karena itu, pemilik bisnis harus mampu mendorong orang-orang yang mengunjungi websitenya untuk melakukan <em>conversion<\/em>. <em>Are you ready<\/em>?<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, optimasi performa website jangan dilupakan juga, ya. Penting untuk menggunakan layanan website berkualitas, mulai dari<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/domain\/\"> domain<\/a>,<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/web-hosting\/\"> hosting<\/a>, dan layanan pendukung lainnya. Nah, untuk mendapatkan itu semua, silakan berkunjung ke<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\"> Jetorbit<\/a> untuk mencari sesuai kebutuhan kalian. Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa kalian cek<a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> di sini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Stay safe and keep healthy<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Guys, sebelum membahas conversion rate, sebaiknya pahami dulu yuk definisi conversion terlebih dahulu. Conversion adalah situasi yang mana pengunjung website melakukan tindakan yang menguntungkan bisnis. Tindakan tersebut bisa bermacam-macam, dari menjadi subscriber, mendaftar sebagai anggota, mengunduh ebook, sampai membeli produk. Tanpa berlama-lama, simak sampai selesai yuk Mengenal Apa Itu Conversion Rate dan Cara Meningkatkannya Apa &#8230; <a title=\"Mengenal Apa Itu Conversion Rate dan Cara Meningkatkannya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-apa-itu-conversion-rate-dan-cara-meningkatkannya\/\" aria-label=\"Read more about Mengenal Apa Itu Conversion Rate dan Cara Meningkatkannya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8744,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[1422,2326,2325,2690,283,7,2330,1497],"class_list":["post-8743","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-call-to-action","tag-conversion-adalah","tag-conversion-rate","tag-conversion-rate-optimization","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-meningkatkan-conversion-rate","tag-remarketing","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8743","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8743"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8743\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8933,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8743\/revisions\/8933"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8744"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8743"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8743"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8743"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}