{"id":8430,"date":"2021-12-21T11:27:00","date_gmt":"2021-12-21T04:27:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=8430"},"modified":"2022-04-08T10:55:36","modified_gmt":"2022-04-08T03:55:36","slug":"5-cara-meningkatkan-sales-untuk-b2b-dengan-content-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/5-cara-meningkatkan-sales-untuk-b2b-dengan-content-marketing\/","title":{"rendered":"5 Cara Meningkatkan Sales untuk B2B dengan Content Marketing"},"content":{"rendered":"\n<p>Guys, di era digital ini, salah satu cara dalam meningkatkan <em>sales <\/em>adalah dengan <em>content marketing<\/em>. Setuju, kah? Sedangkan dalam perjalanan sebuah bisnis, hasil dari <em>content marketing<\/em> pun tidaklah selalu sama. Lalu, bagaimana peran <em>content marketing<\/em> dalam meningkatkan <em>sales <\/em>khususnya untuk B2B? Okay, baca yuk <strong>5 Cara Meningkatkan Sales untuk B2B dengan Content Marketing<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Perlu kalian ketahui juga bahwa hanya sekitar 30% <em>marketer <\/em>yang dapat memaksimalkan <em>marketing campaign<\/em>. Sisanya, para <em>marketer <\/em>berusaha mengejar <em>goals<\/em> masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian tahu penyebab utamanya, kah? Penyebabnya adalah para <em>marketer <\/em>gagal menyesuaikan perubahan dari tren <em>marketing campaign<\/em>. Para <em>marketer <\/em>tidak melakukan <em>upgrade <\/em>pada konten mereka serta mereka juga masih mengulang formula <em>marketing campaign<\/em> mereka yang dapat dikatakan berhasil sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Terus, bagaimana solusinya, dong? Wahh, kalian harus siap dalam menghadapi perubahan di dunia <em>content <\/em>yang dinamis tentunya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>5 Cara Meningkatkan Sales untuk B2B Melalui Content Marketing <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Simak sampai selesai ya 5 cara berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Monitoring Your Performance <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu kesalahan bagi seorang <em>marketer <\/em>adalah membiarkan begitu saja <em>content marketing <\/em>yang sudah selesai dibuat. Dibiarkan begitu saja. Padahal seorang <em>marketer <\/em>tidak bisa beranggapan bahwa dirinya sudah selesai melakukan pekerjaannya dengan mengikuti standar dalam pembuatan konten.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian harus melakukan <em>monitoring <\/em>tentang <em>content-content<\/em> yang sudah dibuat. Why? Ya karena hal-hal seperti inilah yang akhirnya akan menjadi evaluasi untuk membuat <em>content <\/em>kalian bisa lebih baik lagi, contoh kalian bisa memanfaatkan Google Analytic. Setidaknya dengan cara ini diharapkan bisa memahami kekurangan sehingga dapat memilih alternatif lain, baik dari cara meningkatkan <em>sales <\/em>yang lain atau mengubah strategi.<\/p>\n\n\n\n<p>Poin yang perlu dipantau ialah perilaku audiens dalam situs, halaman mana yang perlu ditingkatkan, halaman apa yang perlu disisipi dengan CTA, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Big Data <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Memanfaatkan analisis dari <em>big data<\/em> sangat membantu dalam mengembangkan sebuah bisnis. Analisis tersebut akan menggambarkan tentang banyak hal dalam bisnis kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satunya ialah memberi pemahaman tentang apa yang sedang dicari oleh audiens di setiap waktunya. Selain itu, bisa membantu dalam memahami kemungkinan yang terjadi di masa mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kalian bisa mengumpulkan data tersebut, kalian dapat memutuskan jenis konten apa yang tepat digunakan. Nah, nantinya konten tersebut bisa difokuskan pada waktu tertentu. Tujuannya adalah agar bisnis kalian terus berjalan sebagaimana mestinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Optimize Content Marketing Technology <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara meningkatkan <em>sales <\/em>bisa kalian coba dengan memaksimalkan teknologi kekinian. Teknologi tersebut memungkinkan kalian dalam menjaga hubungan dengan para klien.<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, kalian juga mampu menilai topik mana yang sedang ramai dibicarakan. lho. Jadi, pemahaman tentang apa yang sedang <em>trending <\/em>akan membantu dalam pengambilan keputusan yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada beberapa teknologi yang dapat menemani perjalanan bisnis kalian, yaitu <em>tools analysis media sosial<\/em>, <em>software email marketing<\/em>, <em>software automation<\/em>, <em>chatbots<\/em>, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Poin ini menjadi senjata bagi seorang <em>marketer<\/em>. Jika memilikinya, kalian berpeluang untuk mencapai tujuan bisnis, yakni menghasilkan <em>profit <\/em>sesuai dengan rencana.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Real-Time Content <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kegiatan <em>marketing <\/em>akan berjalan baik ketika kontennya dapat dijangkau oleh calon pembeli. Minimal kalian telah membangun reputasi <em>brand <\/em>melalui konten. Nantinya nih, orang akan mulai berpikir untuk menggunakan apa yang telah kalian tawarkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara untuk mengambil perhatian dari para calon pengguna adalah dengan menjadi yang terdepan dalam pembuatan konten, yakni dengan memberikan inovasi-inovasi yang <em>fresh <\/em>sehingga menarik mata calon pengguna.<\/p>\n\n\n\n<p>Sederhananya, kalian dapat memaksimalkan tren yang tengah mencuat di tengah masyarakat. Pengoptimalan ini akan membantu kalian dalam memperoleh ledakan kunjungan hingga <em>sales<\/em>. Keren, kan?<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, hal ini bisa menjadi cara meningkatkan <em>sales <\/em>yang paling jitu. Metodenya adalah memanfaatkan momen besar yang sedang <em>booming<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahui tren ini, kalian dapat memanfaatkan Google tren. Jika kalian mengaktifkannya maka kalian akan menemukan notifikasi terbaru yang ramai dibicarakan pada saat ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Voice Optimization <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Mulailah berpikir layaknya seorang audiens. Kalian akan memahami seperti apa perilakunya ketika mencari informasi di internet.<\/p>\n\n\n\n<p>Belakangan ini, mesin pencarian informasi sudah lebih canggih. Seseorang bahkan mulai menggunakan fitur<em> voice searches<\/em> untuk mendapatkan informasi di Google.<\/p>\n\n\n\n<p>Uniknya, pencarian seperti ini meningkat seiring dengan adanya <em>upgrade <\/em>layanan dan perkembangan zaman. Oleh karena itu, silakan kalian optimalkan konten untuk pencarian suara.<\/p>\n\n\n\n<p>Okay Guys, jadi itulah cara meningkatkan <em>sales <\/em>dalam bisnis untuk B2B dengan <em>content marketing<\/em>. Jika kalian bisa mengoptimalkan metodenya maka kalian tidak akan kehilangan kesempatan untuk memajukan bisnis yang terus dipengaruhi oleh perkembangan teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Guys, by the way, membuat email dengan domain sendiri sekarang lebih mudah, aman, dan keren! Silakan gunakan layanan<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/email-hosting\/\"> email hosting<\/a> dari<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\"> Jetorbit<\/a> agar bisa kirim email dengan @namadomainkamu.com menjadikan kesan tepercaya dalam bisnis. Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa Anda cek <a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Good luck<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Guys, di era digital ini, salah satu cara dalam meningkatkan sales adalah dengan content marketing. Setuju, kah? Sedangkan dalam perjalanan sebuah bisnis, hasil dari content marketing pun tidaklah selalu sama. Lalu, bagaimana peran content marketing dalam meningkatkan sales khususnya untuk B2B? Okay, baca yuk 5 Cara Meningkatkan Sales untuk B2B dengan Content Marketing Perlu kalian &#8230; <a title=\"5 Cara Meningkatkan Sales untuk B2B dengan Content Marketing\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/5-cara-meningkatkan-sales-untuk-b2b-dengan-content-marketing\/\" aria-label=\"Read more about 5 Cara Meningkatkan Sales untuk B2B dengan Content Marketing\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9677,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[2541,239,283,7,2542,2540,2543],"class_list":["post-8430","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-big-data","tag-content-marketing","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-real-time-content","tag-sales-b2b","tag-voice-optimization","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8430","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8430"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8430\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8432,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8430\/revisions\/8432"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9677"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8430"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8430"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8430"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}