{"id":8398,"date":"2021-12-15T10:56:00","date_gmt":"2021-12-15T03:56:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=8398"},"modified":"2022-04-04T10:47:53","modified_gmt":"2022-04-04T03:47:53","slug":"tips-meningkatkan-kualitas-konten-website-agar-menarik-minat-pembaca","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/tips-meningkatkan-kualitas-konten-website-agar-menarik-minat-pembaca\/","title":{"rendered":"Tips Meningkatkan Kualitas Konten Website Agar Menarik Minat Pembaca"},"content":{"rendered":"\r\n<p>Konten website yang kalian buat tentunya sangatlah penting. Konten tersebut memang dibuat untuk memenuhi dan menjawab kebutuhan <em>user <\/em>dong, ya. Namun, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Tak mungkin kalian hanya berhenti di pertanyaan untuk kalian sendiri: cukupkah konten tersebut hanya dibuka? Okay, simak sampai selesai yuk <strong>Tips Meningkatkan Konten Website Agar Menarik Minat Pembaca<\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Guys, tentu jawaban dari pertanyaan di atas adalah \u201ctentu saja tidak.\u201d Konten yang baik adalah konten yang dibaca hingga tuntas. Setuju? Jika kalian hanya membuat konten website dengan judul yang memenuhi kebutuhan <em>user <\/em>namun sulit untuk dibaca, ya\u00a0 sama aja hasilnya akan nihil.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Keterbacaan di sini sangatlah penting dalam sebuah konten website. Maksud dari keterbacaan (<em>readability<\/em>) adalah kualitas huruf yang menentukan tingkat keterbacaan dalam kuantitas; seberapa bagus tulisan dan seberapa mudah dibaca. Poin itulah yang membuat website kalian akan dikunjungi kembali atau malah ditinggalkan untuk selamanya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tips Penting untuk Meningkatkan Konten Website <\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Okay, sebelum kalian menyesal ini, mari tingkatkan keterbacaan konten tersebut, yuk. Konten ini dapat membantu kalian lho dalam meraih tujuan dengan meningkatkannya. Misalnya, konversi atau <em>engagement<\/em>. Lalu, bagaimana cara meningkatkannya?<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Membuat Konten yang Mudah Dipahami <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Para pembaca akan memiliki ketertarikan untuk melanjutkan membaca jika kalian menggunakan kalimat yang pendek, mudah dipahami, dan <em>bullet points<\/em>. Kalian juga bisa menggunakan <em>tools <\/em>untuk mengecek keterbacaan kalian serta hal-hal lainnya, seperti <em>vocabulary<\/em>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selanjutnya, usahakan agar kalimat pendukungnya tidak terlalu banyak. Maksudnya adalah keterkaitan kalimat dalam satu paragraf sebaiknya diatur sekitar 3 kalimat atau lebih. Minimal tidak lebih dari 4-5 baris di tiap paragraf.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Hindari Singkatan dan Salah Ejaan <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Singkatan dan ejaan merupakan sesuatu yang minor namun sangat penting dalam sebuah konten website, lho. So, jangan kalian sepelekan ya, Guys. Singkatan memang diperlukan untuk memberikan efektivitas dan efisiensi dalam penulisan. Namun, jika tidak ada penjelasan terkait singkatan tersebut maka pembaca bisa salah mengartikan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ejaan juga menjadi hal yang harus diperhatikan sebab seringkali kita salah dalam menulis atau <em>typo<\/em>. Jika hal ini sering terjadi maka akan mengakibatkan pembaca sulit membaca konten website kalian. Kan sayang sekali jika konten kalian sebenarnya menyangkut hal yang <em>urgent <\/em>namun sulit dibaca sehingga pembaca malas menyelesaikannya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Buatlah Struktur untuk Mengorganisasikan Konten <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jika kalian akan membuat konten website yang cukup panjang isinya, silakan buat struktur agar konten kalian terorganisir. Pembaca akan cepat jenuh lho jika kalian memaparkan sesuatu hal tanpa pondasi yang jelas.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Oleh karena itu, silakan coba bagi tulisan kalian ke beberapa bagian. Tentukan fokusnya serta tambahkan <em>sub-heading<\/em> agar pembaca paham bahwa pada bagian ini <em>main discussion nya<\/em> itu apa. Struktur konten website seperti ini akan memberi jeda. Pembaca juga lebih mudah untuk menangkap maksud dari penulisnya. Poin yang paling menarik adalah konten ini sesuai dengan kaidah SEO.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbaiki Penggunaan <em>Call To Action <\/em><\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><em>Call to action<\/em> ini masih sering digunakan, fungsinya sebagai navigasi. Maksudnya adalah memberitahu pembaca tentang keterkaitan artikel di halaman lainnya. Seringkali navigasi ini kurang sesuai. Alasannya adalah ada kemungkinan bahwa <em>user <\/em>mengabaikannya karena merasa informasinya tidak dibutuhkan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Akan lebih baik ketika penerapannya dalam konten website memasukkan kalimat penjelas. Kalimat penjelas di sini adalah kalimat yang menandakan ke mana kalian akan berada ketika kalian klik kata tersebut.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tambahkan Visual <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Kalian juga perlu mempertimbangkan adanya visual dalam konten kalian, ya. Gambar ini menjadi pendukung dari artikel agar tidak terkesan membosankan. Penempatannya bisa di awal paragraf atau bisa juga di tengah sebagai penanda.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Kalian dapat menempatkan beberapa gambar ketika jumlah katanya hingga ribuan. Contohnya nih, menyisipkan gambar pada tiap <em>subheading<\/em>. Syaratnya, gambar tersebut tentunya memang sesuai dengan isi konten, ya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Gimana, Guys? Apakah kalian sudah menerapkan tips-tips tersebut demi meningkatkan konten website untuk menarik pembaca? Intinya, konten website yang mampu menarik perhatian pembaca itu mudah dipahami, pemilihan kata juga tepat serta kalimatnya pendek namun jelas. Okay, semangat ya dalam rangka meningkatkan konten website kalian \ud83d\ude42<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Nah, di sisi lain kalian harus memperhatikan optimasi performa website, ya. Penting untuk menggunakan layanan website berkualitas, mulai dari<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/domain\/\"> domain<\/a>,<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/web-hosting\/\"> hosting<\/a>, dan layanan pendukung lainnya. Untuk mendapatkan itu semua, silakan berkunjung ke<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\"> Jetorbit<\/a> untuk mencari sesuai kebutuhan kalian. Selain itu, Jetorbit juga menyediakan VPS yang bisa kalian cek<a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> di sini<\/a><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Stay safe and keep healthy<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konten website yang kalian buat tentunya sangatlah penting. Konten tersebut memang dibuat untuk memenuhi dan menjawab kebutuhan user dong, ya. Namun, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Tak mungkin kalian hanya berhenti di pertanyaan untuk kalian sendiri: cukupkah konten tersebut hanya dibuka? Okay, simak sampai selesai yuk Tips Meningkatkan Konten Website Agar Menarik Minat Pembaca Guys, &#8230; <a title=\"Tips Meningkatkan Kualitas Konten Website Agar Menarik Minat Pembaca\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/tips-meningkatkan-kualitas-konten-website-agar-menarik-minat-pembaca\/\" aria-label=\"Read more about Tips Meningkatkan Kualitas Konten Website Agar Menarik Minat Pembaca\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9502,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[1422,1423,283,2520,7,2516,2515,2519,2521,2517,2518],"class_list":["post-8398","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-call-to-action","tag-cta","tag-domain-murah","tag-engagement","tag-hosting-murah","tag-konten-website","tag-kualitas-konten","tag-main-discussion","tag-readability","tag-salah-ejaan","tag-subheading","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8398","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8398"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8398\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9503,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8398\/revisions\/9503"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9502"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8398"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8398"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8398"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}