{"id":8368,"date":"2021-12-09T09:46:00","date_gmt":"2021-12-09T02:46:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=8368"},"modified":"2022-04-08T10:08:29","modified_gmt":"2022-04-08T03:08:29","slug":"cara-menyusun-kalender-editorial-untuk-content-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-menyusun-kalender-editorial-untuk-content-marketing\/","title":{"rendered":"Cara Menyusun Kalender Editorial untuk Content Marketing"},"content":{"rendered":"\n<p>Sebagai seorang <em>marketer<\/em>, membuat <em>schedule <\/em>untuk me<em>manage<\/em> konten menjadi suatu keharusan. Hal ini dapat dibantu dengan menyusun kalender editorial. Menyusun kalender editorial sebaiknya dilakukan oleh seorang <em>content marketer<\/em>. Dengan kalian menyusunnya, pengelolaan konten akan lebih mudah, kan. Okay, yuk follow up rasa penasaran kalian dengan menyimak sampai selesai <strong>Cara Menyusun Kalender Editorial untuk Content Marketing<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Content marketing<\/em> terkadang dihadapi oleh beberapa kendala. Saat rintangan itu ada maka memperbaikinya tentu menjadi suatu keharusan. Dalam melakukan pelacakan konten yang performanya kurang juga sangat menyulitkan jika kalian tidak memiliki kalender editorial.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kalian ingin melakukan <em>scanning <\/em>masalah konten kalian dan memperbaikinya dengan cepat maka kalender editorial dapat membantu. Menyusun kalender editorial dapat membantu dalam melihat konten-konten apa saja yang sudah kalian kerjakan dan membantu untuk menyeleksi ketika ingin melakukan perbaikan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menyusun Kalender Editorial <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Bagaimana cara menyusun kalender editorial? Okay, simak selengkapnya di bawah ini, yuk!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Master Kalender Editorial <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam menyusun kalender editorial, kalian sebagai <em>marketer <\/em>perlu membuat masternya. Master ini merupakan gambaran keseluruhan dari konten-konten kalian sehingga kalian bisa mengetahui keseluruhan aktivitas <em>marketing <\/em>yang akan kalian lakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Master ini merupakan <em>guide <\/em>untuk mengetahui konten apa yang akan kalian <em>upload <\/em>tiap harinya, hingga hari-hari besar yang ada untuk memaksimalkan hari tersebut guna menyelenggarakan <em>event<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk membuat master ini, kalian harus memetakan gambaran umum dari seluruh aktivitas <em>marketing <\/em>kalian, seperti kolom harian, mingguan dan tahunan. Selanjutnya, kalian bisa menandakan tanda seperti hari-hari penting, konten yang paling penting, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sesuaikan saja dengan aktivitas yang sudah kalian rencanakan. Nantinya, kalian tinggal mengisinya setiap hari. Dengan begitu, <em>content management<\/em> yang kalian lakukan akan lebih terarah dan mudah terlacak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kalender Editorial Turunan <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menyusun kalender editorial yang berisi hal-hal yang general untuk konten kalian maka langkah selanjutnya adalah kalian membutuhkan kalender yang lebih spesifik. Kalender ini dibuat untuk menandai kegiatan <em>marketing <\/em>yang lebih spesifik. Kalender ini juga bisa dikatakan sebagai turunan dalam menyusun kalender editorial.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tipe Konten <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam menyusun kalender editorial, kalian bisa membaginya menjadi tipe konten yang akan kalian sebarluaskan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian akan memahami tipe konten yang sudah memberikan hasil terbaik atau yang belum. Jika kurang baik, kalian bisa segera menemukannya sehingga dapat diperbaiki. Contohnya nih jika konten kalian ternyata belum muncul di <em>search engine<\/em>. Oleh karena itu, cara terbaik adalah dengan mengoptimalkannya dengan SEO atau semacamnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika ingin menyusun kalender editorial ini, silakan masukkan elemen penting untuk memudahkan pelacakan, antara lain kolom tanggal menerbitkan konten, <em>author<\/em>, judul artikel, kata kunci, kategori, tags, CTA, hingga statusnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ide Konten <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada praktiknya, kalian juga membutuhkan informasi lebih dalam tentang konten <em>marketing <\/em>yang ingin atau sudah diterbitkan. Selain itu, informasi tersebut mungkin ingin kalian perbaiki atau tingkatkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini, kalian juga dapat memaksimalkan konten mana yang ingin ditambahkan dengan CTA. Tentunya, konten inilah yang seharusnya dicermati. Misalnya, jika kontennya mendapatkan kunjungan lebih tinggi, dengan tidak adanya CTA jelas itu merugikan. Oleh karena itu, kalian perlu menempatkan CTA dan mencatatnya dalam Spreadsheets.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya itu, lho. Kalian juga dapat memasukkan jenis konten <em>guidelines <\/em>di sini. Nantinya, kolom utamanya dapat diisi dengan ide-ide dari konten baru yang akan mendukung konten kalian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Siklus Pembelian <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir, ketika kalian menyusun kalender editorial untuk melacak siklus pembelian dalam situs. Fungsi dari kalender ini adalah agar kalian memahami dan mengetahui perkembangan bisnis kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Isinya ditulis secara detail dan begitu pula di setiap tahapannya. Misalnya, distribusi konten yang meliputi pengiriman melalui website, media sosial, pengiriman email, sindikasi, hingga pencatatan <em>link <\/em>ke konten.<\/p>\n\n\n\n<p>Bisa juga mencatat tentang tahap antisipasi <em>engagement <\/em>di masa depan. Contohnya, mencatat apa yang akan dilakukan setiap bulannya, mulai dari meningkatkan <em>share <\/em>konten, meminta pelanggan untuk<em> sign up<\/em>, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Guys, dapat dibilang bahwa membuat catatan yang berisi aktivitas <em>content marketing<\/em> memang sangatlah penting. Yang utama adalah master serta konten spesifik yang kalian tentukan sesuai kebutuhan. Dengan menyusun kalender editorial seperti ini maka pengelolaan dan pelacakannya akan lebih mudah jika nanti ada perubahan. Setuju, kan?<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, optimasi performa website itu penting lho untuk menggunakan layanan website berkualitas, mulai dari <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/domain\/\">domain<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/web-hosting\/\">hosting<\/a>, dan layanan pendukung lainnya. Nah, untuk mendapatkan itu semua, silakan berkunjung ke<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\"> Jetorbit<\/a> untuk mencari sesuai kebutuhan kalian. Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa kalian cek<a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> di sini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Have a lovely day<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai seorang marketer, membuat schedule untuk memanage konten menjadi suatu keharusan. Hal ini dapat dibantu dengan menyusun kalender editorial. Menyusun kalender editorial sebaiknya dilakukan oleh seorang content marketer. Dengan kalian menyusunnya, pengelolaan konten akan lebih mudah, kan. Okay, yuk follow up rasa penasaran kalian dengan menyimak sampai selesai Cara Menyusun Kalender Editorial untuk Content Marketing &#8230; <a title=\"Cara Menyusun Kalender Editorial untuk Content Marketing\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-menyusun-kalender-editorial-untuk-content-marketing\/\" aria-label=\"Read more about Cara Menyusun Kalender Editorial untuk Content Marketing\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9666,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[239,283,7,2497,2495,2496,2498],"class_list":["post-8368","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-content-marketing","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-ide-konten","tag-kalender-editorial","tag-menyusun-kalender-editorial","tag-tipe-konten","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8368"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8368\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8370,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8368\/revisions\/8370"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9666"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}