{"id":8351,"date":"2021-12-06T10:07:00","date_gmt":"2021-12-06T03:07:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=8351"},"modified":"2022-08-19T15:10:50","modified_gmt":"2022-08-19T08:10:50","slug":"10-hal-yang-harus-dilakukan-setelah-menulis-posting-blog-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/10-hal-yang-harus-dilakukan-setelah-menulis-posting-blog-baru\/","title":{"rendered":"10 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Menulis Posting Blog Baru"},"content":{"rendered":"\r\n<p>Ketika kalian sudah menyelesaikan tulisan kalian nih, pasti tidak sabar untuk menyebarkan karya dan ide-ide kalian kepada khalayak ramai, kan? Hayyo jujur. Namun, hal apa sih yang harus kalian lakukan setelah menulis <em>posting <\/em>blog baru? Penasaran, kah? Okay, <em>follow up<\/em> rasa penasaran kalian yuk di artikel <strong>10 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Menulis Posting Blog Baru<\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Setiap kali <em>posting <\/em>blog baru, harapannya pasti dapat dibaca oleh <em>users<\/em> dong, ya. Faktanya, mewujudkan hal itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Oleh karena itu, kalian harus mempertimbangkan dalam mengupayakan konten kalian sehingga menarik dan akan dibaca oleh <em>user<\/em>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jangkauannya tidak hanya sebatas pada <em>subscriber <\/em>yang sudah ada saja, lho. Melainkan bagaimana kalian mendapatkan pembaca atau <em>subscriber <\/em>baru.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>10 Hal yang Mesti Dilakukan Setelah Menulis Posting Blog Baru <\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Lantas, apa saja yang perlu dilakukan setelah <em>posting <\/em>blog? Berikut ini 10 hal yang sebaiknya kalian kerjakan untuk mendapatkan pembaca baru dan juga banyak yang membaca <em>posting <\/em>blog kalian. Waow, asik kan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Integrasi SEO atau Keyword <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Metode ini layaknya sebagai bagian evaluasi. Tujuan utamanya untuk mendorong kemunculan artikel di halaman pencarian teratas. Melakukan integrasi ini akan memberikan <em>impact <\/em>yang besar pada <em>ranking <\/em>di <em>search engine<\/em>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Kalian juga perlu membaca tulisan kalian dan melihat <em>main topic<\/em> dari tulisan kalian dan menjadikannya sebagai <em>keyword<\/em>. Jika sudah mendapatkan katanya, kalian harus memasukkannya ke dalam <em>tools keyword planner<\/em>. Setelah itu, kalian akan menemukan variasi <em>keyword <\/em>yang bisa digunakan pada judul, meta deskripsi, dan body artikel.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sindikasi RSS Feed <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><em>Really simple syndication method<\/em> merupakan penggabungan konten ke jejaring sosial secara otomatis sangat menguntungkan. Praktik ini memungkinkan konten dapat dilihat oleh banyak orang.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Caranya dengan mengambil RSS <em>Feed <\/em>dari blog. Selanjutnya, masukkan dalam berbagai jejaring sosial, antara lain halaman Facebook, LinkedIn, Instagram, Plaxo, dan lain-lain.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Lakukan pengaturan supaya konten baru ini dapat diterbitkan secara otomatis ke dalam jejaring sosial. Dengan begitu, waktu kalian tidak banyak terbuang.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perpendek URL Postingan <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Untuk mendapatkan penggemar atau pembaca, kalian membutuhkan <em>posting <\/em>di Twitter karena <em>platform <\/em>ini memiliki pengguna yang cukup besar.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jika menggunakannya, perpendek URL <em>posting <\/em>konten baru tersebut, misalnya diperpendek di layanan shorten URL.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Setelahnya, silakan periksa apakah <em>link <\/em>tersebut bisa diakses atau tidak. Jika berhasil, tinggal masukkan dalam Twitter. Hal ini dibutuhkan karena Twitter memiliki keterbatasan kata dalam sekali <em>tweet<\/em>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Update Status <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ada kalanya jika <em>posting <\/em>blog yang telah dibagikan belum cukup mendatangkan kunjungan. Situasi ini harusnya diperbaiki. Iya, kan?<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Salah satunya dengan <em>update <\/em>status. Kalian perlu lho membagikan ulang ke jejaring sosial. Namun, silakan usahakan untuk mengubah judul utamanya agar tampak lebih bervariasi. Selanjutnya bagikan secara terjadwal dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Promosi ke Situs Lain <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Promosi ke situs lain juga cukup menjanjikan. Salah satunya adalah <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/9-cms-forum-terbaik-untuk-membuat-komunitas-online\/\">forum online<\/a>. Eits, ada satu poin yang mesti kalian hindari lho. Apa itu? Memaksakan diri untuk melekatkan <em>link <\/em>secara agresif.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ada baiknya jika kalian membuat <em>thread <\/em>khusus. Setelah itu, berikan pandangan terkait topik yang dicari orang lain. Selanjutnya sisipkan <em>link <\/em>sebagai bahan acuannya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagikan ke Social Bookmarking <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Penggunaan <em>social bookmarking<\/em> cukup terkenal beberapa tahun lalu. Ini menjadi metode untuk mendapatkan <em>backlink<\/em>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Blog yang mendapatkan suntikan <em>backlink <\/em>akan memiliki kekuatan. Wahh, maksudnya apa tuh? Maksudnya yaitu nantinya situs akan naik dan konten ini dapat ditemukan oleh orang lain.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Komentar di Blog Lain <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Setelah <em>posting <\/em>blog, Anda juga perlu berkunjung ke situs lain. Tepatnya blog yang mengulas tentang topik yang serupa. Usahakan untuk memberikan komentar positif. Jika memiliki kesempatan, sisipkan <em>link <\/em>yang mengarah ke konten kalian.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagikan Postingan ke Konsumen Tertarget <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Apabila kalian sudah memiliki list <em>user<\/em>, silakan maksimalkan list ini, yakni mengirimkan pemberitahuan konten terbaru. Caranya ialah perpendek URL postingan blog. Selanjutnya sisipkan dalam konten email. Dari sini kalian akan memperoleh pembaca secara rutin.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tambahkan Postingan Baru ke Newsletter <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Sebagian <em>user <\/em>bisa saja berlangganan <em>newsletter<\/em>. Maka dari itu, maksimalkan untuk mendapatkan CTR yang tinggi.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Teknisnya, masukkan blog post terbaru ke <em>newsletter<\/em>. Nah, <em>subscriber <\/em>yang sudah memanfaatkan saluran ini akan segera mendapatkan pemberitahuan. Kemungkinannya adalah konten yang kalian sajikan akan dibaca secara rutin.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Minta Bantuan Blogger Lain <\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Terakhir, jalin hubungan dengan blogger lain. Blogger tersebut dapat membantu kalian dalam meningkatkan kualitas blog. Contohnya adalah memintanya untuk menyebutkan website atau konten kalian dengan menyisipkan <em>link<\/em>. Jika ini dilakukan, <em>link <\/em>ini akan menjadi jembatan pertama untuk orang lain masuk ke blog kalian.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Okay Guys, itulah beberapa hal yang sebaiknya kalian kerjakan setelah melakukan <em>posting <\/em>blog. Jika ini diterapkan dengan benar, blog akan mendapatkan <em>traffic <\/em>yang cukup tinggi. Bahkan nih, memicu mesin pencari untuk membawanya ke posisi teratas.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Oia,\u00a0 kalian jangan lupa ya bahwa dalam optimasi performa website penting untuk menggunakan layanan website berkualitas, mulai dari<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/domain\/\"> domain<\/a>,<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/web-hosting\/\"> hosting<\/a>, dan layanan pendukung lainnya. Nah, untuk mendapatkan itu semua, silakan berkunjung ke<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\"> Jetorbit<\/a> untuk mencari sesuai kebutuhan kalian. Selain itu, kami juga menyediakan VPS yang bisa kalian cek<a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> di sini<\/a>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Have a lovely day<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika kalian sudah menyelesaikan tulisan kalian nih, pasti tidak sabar untuk menyebarkan karya dan ide-ide kalian kepada khalayak ramai, kan? Hayyo jujur. Namun, hal apa sih yang harus kalian lakukan setelah menulis posting blog baru? Penasaran, kah? Okay, follow up rasa penasaran kalian yuk di artikel 10 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Menulis Posting Blog &#8230; <a title=\"10 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Menulis Posting Blog Baru\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/10-hal-yang-harus-dilakukan-setelah-menulis-posting-blog-baru\/\" aria-label=\"Read more about 10 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Menulis Posting Blog Baru\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9749,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,7,2484,2483,2485,2487,2486],"class_list":["post-8351","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-integrasi-seo","tag-menulis-posting-baru","tag-sindikasi-rss-feed","tag-social-bookmarking","tag-update-status","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8351","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8351"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8351\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11737,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8351\/revisions\/11737"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9749"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8351"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8351"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8351"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}