{"id":8083,"date":"2021-11-10T09:21:00","date_gmt":"2021-11-10T02:21:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=8083"},"modified":"2022-04-08T11:20:11","modified_gmt":"2022-04-08T04:20:11","slug":"cara-cek-da-pa-blog-dan-cara-meningkatkannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-cek-da-pa-blog-dan-cara-meningkatkannya\/","title":{"rendered":"Cara Cek DA PA Blog dan Cara Meningkatkannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Guys, kalian udah familiar dengan DA dan PA kan, ya? Eiitss, bukan DPA atau dosen pembimbing akademik lho, ya. Jadi, DA (<em>Domain Authority<\/em>) dan PA (<em>Page Authority<\/em>) itu merupakan indikator yang berfungsi untuk memudahkan pengguna meninjau performa website secara keseluruhan. Makanya, cek DA PA blog atau website mesti rutin dilakukan. Okay, kita cari tahu yuk <strong>Cara Cek DA PA Blog dan Cara Meningkatkannya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian Domain Authority (DA) dan Page Authority (PA) <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Domain Authority<\/em> (DA) merupakan angka atau skor yang dikembangkan oleh Moz untuk memprediksi peluang <em>ranking <\/em>website di mesin pencari. Skala ini terhitung dari angka dari 1 hingga 100.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin tinggi skor DA pada suatu website maka semakin tinggi kesempatan website tersebut untuk berada di posisi teratas mesin pencari.<\/p>\n\n\n\n<p>DA bukanlah satu-satunya faktor penentu <em>ranking <\/em>website di Google. Skor DA hanya prediksi dan bukan metrik resmi yang digunakan Google untuk menentukan <em>ranking <\/em>website.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian juga harus peduli dengan yang namanya skor <em>Page Authority<\/em> (PA). <em>Page Authority<\/em> adalah skor yang juga dikembangkan oleh Moz untuk menunjukkan peluang <em>ranking <\/em>halaman website di mesin pencari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Skala dari skor PA juga berlaku antara 1 hingga 100. Semakin tinggi angka skor maka semakin tinggi peluang halaman website bisa berada di peringkat tinggi mesin pencari.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian pun bisa mengevaluasi bagian konten mana saja yang perlu ditingkatkan kualitasnya agar bisa unggul dibandingkan milik kompetitor dengan mengetahui skor PA.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Cek DA PA Blog dan Website <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Silakan kalian ikuti panduan cek DA PA blog dan website di bawah ini:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Untuk bisa cek DA PA, kalian perlu mengunjungi link tools Moz di <a href=\"https:\/\/analytics.moz.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">https:\/\/analytics.moz.com\/<\/a><\/li><li>Masukkan alamat website atau blog pada kolom analisis. Di contoh ini kami memasukkan alamat Jetorbit. Lalu, klik <strong>Analyze<\/strong>.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"546\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-1-1024x546.png\" alt=\"cara-cek-da-pa-1\" class=\"wp-image-8085\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-1-1024x546.png 1024w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-1-300x160.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-1-768x410.png 768w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-1.png 1091w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Setelah itu, kalian akan ditampilkan kolom overview yang berisi skor DA, Linking Domains, Inbound Links dan Ranking Keywords.&nbsp;<\/li><li>Jika ingin melihat skor PA, klik <strong>Compare Link Profiles<\/strong> di menu sidebar kiri<\/li><\/ul>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"281\" height=\"300\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-2.png\" alt=\"cara-cek-da-pa-2\" class=\"wp-image-8086\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Lalu, klik<strong> Exact Page<\/strong> untuk cek DA PA sekaligus.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"513\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-3-1024x513.png\" alt=\"cara-cek-da-pa-3\" class=\"wp-image-8087\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-3-1024x513.png 1024w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-3-300x150.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-3-768x385.png 768w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-3.png 1094w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor Penentu Skor Domain Authority <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Perlu diketahui bahwa ada sekitar 40 lebih faktor bagi Moz untuk menentukan skor DA pada suatu website. Sedangkan Google memiliki lebih dari 200 faktor untuk menentukan <em>ranking <\/em>website.<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, definisi dari setiap skor juga sangat relatif. Tidak ada penjelasan akurat yang mengatakan skor 30, 50, 70 dan seterusnya adalah skor yang baik atau buruk.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun ada 40 lebih faktor penentu skor Domain Authority tapi ada beberapa faktor yang paling berpengaruh, yaitu:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Backlinks yang berkualitas<\/strong>: satu <em>backlink <\/em>dari website populer jauh lebih unggul daripada dua <em>backlink <\/em>dari website berkualitas rendah. Jadi, silakan kalian pastikan tidak hanya dari segi kuantitas atau jumlah <em>backlink<\/em> tapi juga kualitasnya.&nbsp;<\/li><li><strong>Jumlah referring domain yang tinggi<\/strong>: mendapatkan dua <em>backlink <\/em>dari dua website berbeda akan lebih menunjang skor DA.<\/li><li><strong>Kualitas konten<\/strong>: konten merupakan faktor utama dari SERP. Maka tidak heran mengapa kualitas konten pada website juga mempengaruhi skor pada DA.<\/li><li><strong>Social signals<\/strong>: <em>Domain Authority<\/em> menilai popularitas website melalui <em>social signals<\/em> atau <em>engagements, <\/em>seperti jumlah <em>share<\/em>, <em>like, <\/em>dan <em>comment<\/em>.&nbsp;<\/li><li><strong>Search Engine Friendliness<\/strong>: Search Engine Friendliness adalah kualitas struktur keseluruhan website. Faktor ini penting dalam pemberian skor DA karena akan menilai apakah penggunaan website bersifat <em>user friendly<\/em> atau tidak.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Apakah Domain Authority tetap penting bagi website?<\/p>\n\n\n\n<p>Penting. Sebab, <em>Domain Authority<\/em> diciptakan sebagai metrik pembanding antara kualitas website kalian dengan website kompetitor. Artinya, jika skor DA kalian lebih rendah, silakan gunakan hasilnya untuk bahan evaluasi agar kualitas website kalian bisa lebih ditingkatkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lakukan analisis dari berbagai sisi, ya. Misalnya, dari segi <em>inbound links<\/em>, <em>backlinks<\/em>, kecepatan website, CTR (<em>Click Through Rate<\/em>), popularitas domain, dan sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>10 Tips Meningkatkan Domain Authority (DA) dan Page Authority (PA) <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini ada beberapa tips untuk meningkatkan skor DA dan PA pada website:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Optimasi SEO On-Page <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Optimasi SEO on-page merupakan fondasi untuk memiliki website yang berkualitas dan juga menjadi pendukung Google untuk menaruh domain kalian pada posisi teratas di mesin pencari.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab, optimasi SEO on-page akan memudahkan Google untuk memahami website kalian dan isi di dalamnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di bawah ini ada highlight terkait faktor apa saja yang menjadi pemeran utama, yaitu:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><em>Update <\/em>konten yang berkualitas dan bermanfaat bagi pengguna.<\/li><li>Optimasi judul, <em>meta tags<\/em>, <em>meta title<\/em>, dan <em>description<\/em>.<\/li><li><em>Headings <\/em>dan <em>subheadings <\/em>yang terstruktur (H1, H2, H3 dan seterusnya) pada setiap konten.<\/li><li>Penggunaan <em>keyword <\/em>yang senatural mungkin dan menghindari <em>keyword stuffing<\/em>.<\/li><li>Optimasi video, foto dan media lainnya di setiap konten.<\/li><li>Menambahkan <em>internal links<\/em> ke halaman lain.<\/li><li>Permalink yang sederhana.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Oya, silakan kalian bisa ikuti panduan di artikel kami <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-mengoptimasi-seo-on-page-pada-website-wordpress\/\">Cara Mengoptimasi SEO On page Pada Website WordPress<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Optimasi SEO Off-Page <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Off-page<\/em> lebih mengutamakan hal-hal secara eksternal (di luar website). Sama dengan <em>on-page<\/em>, SEO <em>off-page<\/em> memiliki berbagai faktor yang tidak hanya berkutat pada soal <em>link building<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Link building<\/em> adalah teknik untuk mendapatkan <em>backlinks<\/em>. Sederhananya adalah website lain yang mengarahkan link ke website kalian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain <em>link building<\/em>, banyak faktor penting lainnya yang menunjang kualitas SEO <em>off-page<\/em>, seperti listing bisnis, <em>brand mention<\/em> di media online, <em>review<\/em>, dan <em>engagement <\/em>di media sosial.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ingat ya Guys, SEO <em>on-page<\/em> dan <em>off-page<\/em>, keduanya harus dilakukan secara beriringan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Optimasi Technical SEO <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Technical SEO merupakan pondasi dari keberhasilan SEO <em>on-page<\/em> dan <em>off-page<\/em>. Secara umum, technical SEO mengacu pada&nbsp; struktur dasar website. Jika struktur website sudah cukup rapi, otomatis <em>search engine bots<\/em> akan lebih mudah meng-<em>crawling<\/em> website kalian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Crawling <\/em>merupakan proses pengindeksan website untuk menunjang visibilitas website di mesin pencari. Jadi, ketika pengguna memasukkan <em>keyword <\/em>tertentu yang berkaitan dengan konten kalian maka halaman atau website kalian akan tampil di mesin pencari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini faktor technical SEO yang sekiranya paling berpengaruh pada DA dan <em>ranking<\/em>, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Daftarkan Website Kalian ke Google Search Console <\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p><em>Google Search Console<\/em> adalah <em>tools <\/em>gratis dari Google yang memungkinkan untuk mengirimkan website kalian ke mesin pencari agar bisa terindeks.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika siap untuk meluncurkan website kalian, kalian harus mengirimkan sitemap XML ke Google Search Console agar dengan mudah meng-<em>crawling<\/em> situs baru kalian dan menampilkannya di hasil pencarian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Buat Sitemap XML&nbsp;<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Sitemap XML merupakan daftar halaman website berformat XML yang dapat terbaca oleh mesin pencari untuk diakses oleh pengguna.<\/p>\n\n\n\n<p>Cara membuatnya juga sangat mudah. Bisa dengan menggunakan bantuan plugin WordPress dengan Yoast SEO atau plugin Google XML. Selengkapnya bisa kalian baca <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-membuat-wordpress-sitemap-panduan-untuk-pemula\/\">Cara Membuat WordPress Sitemap: Panduan Untuk Pemula&nbsp;<\/a><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Atasi Masalah Duplikat Konten<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Bila Anda memiliki konten yang serupa di beberapa halaman website kalian maka ini disebut sebagai duplikat konten. Duplikat konten harus dihindari karena dapat membuat mesin pencari kebingungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kondisi seperti ini akan mempengaruhi performa halaman kalian lho di mesin pencari dan juga performa SEO. Tenang, kalian tidak perlu memblok atau menghapusnya. Kalian bisa membuat <em>canonical link<\/em> untuk membedakan mana konten asli dan mana yang ingin ditingkatkan di mesin pencari.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pasang SSL (Secure Sockets Layer)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Mesin pencari tentu ingin membuat penggunanya selalu merasa sangat aman saat mengakses website. Makanya kalian perlu memasang SSL (<em>Secure Sockets Layer<\/em>). SSL merupakan sertifikasi keamanan website, yang ditandai dengan perubahan pada URL.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-4.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"372\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-4.png\" alt=\"cara-cek-da-pa-4\" class=\"wp-image-8088\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-4.png 1000w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-4-300x112.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-4-768x286.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Jika sebelum pemasangan URL kalian diawali \u201cHTTP\u201d, ketika SSL dipasang maka URL akan berubah menjadi \u201cHTTPS\u201d. Selain memberikan jaminan keamanan seperti menghindari pencurian data\/salah kirim data, SSL juga bisa meningkatkan reputasi website kalian di mata Google.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk kalian simak di artikel kami <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-dan-fungsi-ssl-secure-socket-layer\/\">Pengertian dan Fungsi SSL<\/a>. Oya, di Jetorbit, aktivasi SSL gratis memakan waktu up to 24 jam. Berbeda dengan SSL Premium yang bisa digunakan langsung ketika aktivasi. Jadi, gak usah khawatir, ya \ud83d\ude42<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, untuk lebih mengetahui terkait layanan website berkualitas, mulai dari<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/domain\/\"> domain<\/a>,<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/web-hosting\/\"> hosting<\/a>, dan layanan pendukung lainnya nih, silakan berkunjung ke<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\"> Jetorbit<\/a> untuk mencari sesuai kebutuhan kalian, ya. Selain itu, Jetorbit juga menyediakan VPS yang bisa kalian cek<a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> di sini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Aktifkan Google AMP<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>AMP (<em>Accelerate Mobile Page<\/em>s) merupakan teknologi untuk mempercepat <em>load <\/em>halaman website di perangkat mobile. Ia bekerja dengan tiga komponen, yaitu AMP HTML, AMP JavaScript, dan AMP Cache.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Masing-masing mempunyai peran untuk menekan faktor-faktor yang membuat <em>load <\/em>website menjadi lambat. AMP hanya bisa diaktifkan pada beberapa jenis konten saja, khususnya konten statis, seperti artikel atau berita. Fungsi AMP sangat penting untuk meningkatkan performa SEO secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Membuat Website Mobile-Friendly<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Alasan membuat website agar <em>mobile-friendly<\/em> adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Jumlah pengguna yang mengakses internet dari mobile lebih besar dibandingkan dari desktop.<\/li><li>Google memprioritaskan <em>indexing <\/em>website versi mobile, sehingga akan sulit terindeks bagi website yang tidak <em>mobile-friendly<\/em>.<\/li><li>Berpengaruh pada ranking di mesin pencari.&nbsp;<\/li><li>Website dengan versi non <em>mobile-friendly<\/em> akan berdampak pada skor DA. Hal ini dipicu oleh perintah Google bahwa <em>mobile-friendly<\/em> adalah persyaratan penting pada ranking website.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tingkatkan Kecepatan Halaman Website <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu faktor penentu <em>ranking <\/em>pada di Google adalah <em>page speed<\/em> website. Untuk mengecek kecepatan website kalian,&nbsp; Google menyediakan sebuah tool yang bisa menjadi bahan pertimbangan untuk evaluasi kalian, yaitu <a href=\"https:\/\/developers.google.com\/speed\/pagespeed\/insights\/?url=www.niagahoster.co.id%2Fblog&amp;tab=desktop\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">PageSpeed Insights tool<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya dengan menaruh link website\/blog kalian di analysis box, tools tersebut akan menampilkan hasil audit dari kecepatan website seperti contoh di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-5.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1016\" height=\"562\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-5.png\" alt=\"cara-cek-da-pa-5\" class=\"wp-image-8089\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-5.png 1016w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-5-300x166.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-5-768x425.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1016px) 100vw, 1016px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-6.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"565\" height=\"393\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-6.png\" alt=\"cara-cek-da-pa-6\" class=\"wp-image-8090\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-6.png 565w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-6-300x209.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 565px) 100vw, 565px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-7.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"577\" height=\"318\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-7.png\" alt=\"cara-cek-da-pa-7\" class=\"wp-image-8091\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-7.png 577w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-7-300x165.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 577px) 100vw, 577px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-8.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"592\" height=\"396\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-8.png\" alt=\"cara-cek-da-pa-8\" class=\"wp-image-8092\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-8.png 592w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Cara-Cek-DA-PA-Blog-8-300x201.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 592px) 100vw, 592px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Dari hasil audit tersebut, kalian bisa mendapatkan <em>insight <\/em>apa saja yang perlu dilakukan agar <em>load <\/em>website bisa meningkat. Jika kalian tidak memiliki <em>developer <\/em>khusus untuk menangani, kalian bisa melakukan beberapa hal berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Menghapus plugins yang tidak penting.<\/li><li>Upgrade versi WordPress atau plugins yang diperlukan.<\/li><li>Hubungi layanan hosting provider kalian dan mintalah laporan <em>server performance<\/em>. Atau bila perlu, kalian bisa <em>upgrade <\/em>ke server yang lebih <em>powerful<\/em>.<\/li><li>Menggunakan plugin Cache.<\/li><li>Mengoptimasi ukuran media seperti gambar dan video.<\/li><li>Gunakan CDN (<em>Content Delivery Network<\/em>) kalau kalian memiliki file CSS yang besar dan banyak penggunaan media.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tingkatkan Social Signals <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Social signals<\/em> mengindikasikan jumlah <em>shares<\/em>, <em>likes <\/em>dan visibilitas media sosial pada suatu website. Inilah yang menjadi faktor-faktor penting dalam menunjang <em>ranking<\/em>, <em>traffic <\/em>organik, dan jumlah <em>backlinks<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ada berbagai strategi <em>social signals<\/em> yang bisa dilakukan, seperti memposting konten di berbagai platform media sosial, menggunakan visual (foto atau video) yang menarik, membuat kontes dan <em>giveaway<\/em>, bekerja sama dengan <em>influencer <\/em>atau <em>brand <\/em>ternama, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Lakukan Riset Konten Kompetitor <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum membuat konten, sebaiknya kalian melakukan riset konten milik kompetitor dengan topik serupa.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Cari tahu <em>keyword <\/em>apa saja yang mereka gunakan, isi dari setiap <em>headings <\/em>dan <em>subheadings<\/em>, jumlah kata atau panjang konten, sumber apa saja yang digunakan, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu, kalian bisa memulai memfokuskan konten yang akan dibuat. Silakan buat konten yang sekiranya lebih lengkap, menarik, dan berkualitas dibanding kompetitor.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bangun Backlinks yang Berkualitas <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Backlinks <\/em>tidak hanya penting untuk menunjang skor DA tapi juga skor PA. Nah, pastikan <em>backlinks <\/em>kalian bukan datang dari website asal-asalan. Popularitas website juga perlu diperhitungkan agar mendapatkan <em>backlinks <\/em>yang berkualitas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Caranya bisa dengan pertama, konten kalian harus berkualitas. Kedua, promosikan konten di media sosial. Hal ini penting untuk meningkatkan volume <em>social signals <\/em>halaman kalian sekaligus menarik website lain agar rela memberikan <em>backlinks <\/em>ke&nbsp; konten kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketiga, manfaatkan tulisan<em> guest blogs<\/em> ke situs lain yang masih dalam satu industri dengan kalian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, selain <em>backlinks<\/em>, menguatkan <em>internal link<\/em> juga menjadi cara terbaik untuk menambah skor <em>Page Authority<\/em> kalian. <em>Internal link<\/em> juga efektif dalam mengurangi tingkat <em>bounce rate<\/em> website.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Membuat Konten yang Mudah Dibaca <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Mulailah dengan cara menciptakan halaman yang <em>mobile-friendly<\/em>. Setelah itu, kalian bisa memperhatikan aspek lainnya, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Buat <em>headings <\/em>dan <em>subheadings <\/em>secara terstruktur.&nbsp;<\/li><li>Tambahkan <em>bullet points<\/em> atau <em>numbered lists<\/em> agar memudahkan pembaca untuk melakukan <em>skimming <\/em>pada konten.<\/li><li>Beri <em>white space<\/em> antar paragraf agar tidak terlihat penuh.<\/li><li>Pakai jenis dan ukuran <em>font <\/em>yang nyaman dilihat.<\/li><li><em>Bold <\/em>setiap kalimat penting agar mudah diingat pengguna.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Membuat Konten Baru Secara Rutin <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Menciptakan konten-konten yang <em>fresh <\/em>secara rutin merupakan langkah yang tak boleh kalian lewatkan. Manfaatnya adalah dapat menaikkan skor PA dan mendorong pertumbuhan pengunjung, popularitas, mudah terindeks, serta performa SEO secara keseluruhan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan lupa ya untuk rutin mengupdate konten-konten lama kalian, bisa dengan memperpanjang isi tulisan, menambahkan <em>keyword <\/em>baru atau menambahkan <em>internal link<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Okay Guys, memang sangat disarankan untuk kalian agar rutin cek DA PA website atau blog secara teratur. Supaya apa? Supaya kalian bisa tahu perkembangan website kalian dibandingkan dengan para pesaing. Tapi ingat juga ya, jangan juga terlalu terobsesi dengan skor keduanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selamat mencoba!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Guys, kalian udah familiar dengan DA dan PA kan, ya? Eiitss, bukan DPA atau dosen pembimbing akademik lho, ya. Jadi, DA (Domain Authority) dan PA (Page Authority) itu merupakan indikator yang berfungsi untuk memudahkan pengguna meninjau performa website secara keseluruhan. Makanya, cek DA PA blog atau website mesti rutin dilakukan. Okay, kita cari tahu yuk &#8230; <a title=\"Cara Cek DA PA Blog dan Cara Meningkatkannya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-cek-da-pa-blog-dan-cara-meningkatkannya\/\" aria-label=\"Read more about Cara Cek DA PA Blog dan Cara Meningkatkannya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9700,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[2349,2350,2351,2352,308,283,2356,7,2357,2358,2353,2354,843,2347,2348,2355],"class_list":["post-8083","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-cek-da","tag-cek-pa","tag-da-blog","tag-da-website","tag-domain-authority","tag-domain-murah","tag-faktor-skor-da","tag-hosting-murah","tag-meningkatkan-da","tag-meningkatkan-pa","tag-pa-blog","tag-pa-website","tag-page-authority-adalah","tag-pengertian-da","tag-pengertian-pa","tag-skor-da","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8083","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8083"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8083\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9702,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8083\/revisions\/9702"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9700"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8083"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8083"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8083"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}