{"id":8060,"date":"2021-11-06T02:22:00","date_gmt":"2021-11-05T19:22:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=8060"},"modified":"2022-04-08T11:08:27","modified_gmt":"2022-04-08T04:08:27","slug":"mengenal-inbound-marketing-metodologi-dan-strateginya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-inbound-marketing-metodologi-dan-strateginya\/","title":{"rendered":"Mengenal Inbound Marketing, Metodologi, dan Strateginya"},"content":{"rendered":"\n<p>Guys, kalian ingin meraih lebih banyak konsumen, kah? Trus, sudah mencoba <em>inbound marketing<\/em>? Lalu, bagaimana cara menerapkan bisnis ini ke dalam perusahaan? Okay deh, kalau gitu baca sampai selesai yuk <strong>Mengenal Inbound Marketing, Metodologi, dan Strateginya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian Inbound Marketing <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Inbound marketing<\/em> adalah cara pemasaran yang dilakukan untuk membantu calon konsumen dalam menemukan bisnis atau perusahaan kalian dengan mudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada umumnya suatu bisnislah yang mencari konsumen namun <em>inbound marketing<\/em> justru akan membuat konsumen mencari bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, untuk membuat calon konsumen mencari bisnis kalian, tentunya kalian harus membuat mereka tertarik pada bisnis kalian. Inilah prinsip utama dari <em>inbound marketing<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Metodologi Inbound Marketing <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada empat tahapan dalam melakukan <em>inbound marketing<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Attract <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Di tahap ini, fokus utamanya adalah menarik perhatian calon konsumen. Hal ini karena mereka belum mengetahui sama sekali tentang bisnis kalian dan kewajiban kalian adalah membuat mereka sadar dengan adanya bisnis kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menarik perhatian calon konsumen adalah dengan melakukan <em>content marketing<\/em>, SEO, iklan digital, dan<em> social media marketing<\/em>. Perlu diketahui bahwa menarik perhatian dalam hal ini bukan berarti kalian memperlihatkan bisnis kalian dengan produk di dalamnya. Ada suatu nilai yang harus ditawarkan agar membuat mereka menjadi tertarik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Convert <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah mengubah mereka menjadi pengikut <em>brand <\/em>kalian, selanjutnya harus mengubah mereka menjadi orang yang berpotensi menjadi pembeli.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian harus mendapatkan informasi kontak dari mereka, bisa nomor&nbsp; handphone, alamat email, dan lain-lain. Cara yang bisa dilakukan untuk memperoleh hal tersebut adalah dengan melampirkan <em>form<\/em>,<em> landing page<\/em>, dan <em>leading magnet<\/em>. Berlangganan <em>newsletter <\/em>salah satu cara terbaik untuk melakukan kegiatan <em>convert<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah bisa mendapatkan kontak dari mereka, kalian akan bisa menghubungi mereka secara lebih intens sekaligus lebih bisa menarik mereka untuk melakukan proses pembelian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Close<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalian harus mengubah calon konsumen menjadi konsumen. Caranya dengan memanfaatkan informasi kontak yang sebelumnya dicantumkan pada tahap <em>convert<\/em>. Kalian bisa mengirim konten maupun pesan yang mampu membuat calon konsumen merasa tertarik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Delight<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tahap selanjutnya adalah kalian harus membangun hubungan yang baik dengan konsumen kalian. Hal ini penting karena mereka yang melakukan pembelian adalah mereka yang sudah tertarik dengan bisnis kalian sehingga kesulitan dalam mengajak mereka untuk melakukan pembelian ulang tidak sesulit mencari konsumen baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahap ini, kalian bisa menggunakan <em>email marketing<\/em> untuk membangun hubungan yang baik dengan calon konsumen kalian. Selain itu, kalian juga bisa lho mencoba membuat suatu <em>survey <\/em>untuk bisa memastikan kepuasan konsumen kalian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbedaan Inbound Marketing dengan Outbound Marketing <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Tentunya ada perbedaan antara <em>inbound marketing<\/em> dan <em>outbound marketing<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Outbound Marketing <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Outbound marketing<\/em> adalah suatu teknik pemasaran yang bertujuan untuk menjangkau konsumennya dari luar (<em>outbound<\/em>). Media yang dipilih untuk melakukan pemasaran adalah TV, telepon atau iklan.<\/p>\n\n\n\n<p>Teknik pemasaran seperti ini memiliki 3 kelemahan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tidak memperhatikan persona konsumen sehingga pemasaran yang dijalankan tidak diterima oleh orang yang tepat. Kecil kemungkinan untuk mendapatkan konsumen.<\/li><li>Pemasaran bersifat mengganggu atau cenderung memaksakan kepada calon konsumen sehingga menimbulkan efek negatif.<\/li><li>Pemasaran masih menggunakan media <em>mainstream <\/em>dan yang dikeluarkan juga cenderung lebih besar.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Inbound Marketing <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada <em>inbound marketing<\/em>, cara yang dilakukan adalah dengan membuat calon konsumen tertarik sehingga proses pemasaran akan terjadi tanpa adanya paksaan dari <em>brand<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Umunya, media yang digunakan dalam menerapkan <em>inbound marketing<\/em> adalah <em>social media<\/em>, blog, <em>email marketing<\/em>, <em>content marketing<\/em>, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Strategi Inbound Marketing <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini ada beberapa strategi dalam <em>inbound marketin<\/em>g yang bisa kalian terapkan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menawarkan Konten <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Penawaran konten ini harus dilakukan oleh calon pelanggan bisnis kalian. Pasalnya, hal ini mampu memberikan dampak yang baik pada pelanggan dan juga pada bisnis kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan hadirnya penawaran konten pada para pelanggan maka mereka akan selalu teringat pada bisnis kalian. Oleh karena itu, besar kemungkinan bagi kalian untuk mendapatkan pelanggan lagi jika penawaran konten bisa dilakukan dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian bisa menawarkan dan memberikan konten yang sesuai dengan pelanggan kalian. Selain itu, konten tersebut juga harus benar-benar bermanfaat untuk mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menimbulkan Awareness<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Awareness <\/em>yang dialami oleh para pelanggan pada suatu bisnis bisa terjadi kapan saja, lho. Terlebih lagi saat mereka memang sedang membutuhkan produk kalian. Nantinya, mereka akan berusaha secara langsung untuk mencari produk kalian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Awareness <\/em>bisa lahir dengan berbagai macam cara tapi biasanya akan muncul setelah melakukan proses pemasaran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Interaksi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Bagian penting selanjutnya dalam strategi pemasaran<em> inbound marketing<\/em> adalah dengan melakukan interaksi. Kegiatan ini harus dibangun antara pihak bisnis dan pihak pelanggan karena mempengaruhi reaksi pelanggan kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika interaksi yang dibangun oleh perusahaan dan pelanggan bisa dilakukan dengan baik maka bisa jadi pelanggan kalian akan menjadi pelanggan yang setia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, interaksi yang baik juga akan membuka peluang bagi kalian untuk memberikan informasi terkait kelebihan dari produk kalian sekaligus menjadi jalan keluar bagi pelanggan yang mana memiliki keluhan pada bisnis kalian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Memberikan Saran<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap pelanggan memiliki permasalahannya masing-masing. Oleh karena itu, kalian harus mampu memberikan saran yang tepat pada pelanggan. Hal ini karena saran yang diberikan akan membuat pelanggan kalian mampu menemukan produk yang sesuai dengan keperluannya secara lebih mudah. Selain itu, pelanggan juga bisa menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Guys, meski <em>inbound marketing<\/em> ini memang butuh kerja keras namun setelahnya ya kalian akan membuat calon konsumen kalian menjadi mencari-cari <em>brand <\/em>kalian nih lalu menjadi pelanggan setia dari perusahaan kalian. Dengan begitu, pelanggan tetap kalian akan terus meningkat dan <em>brand <\/em>kalian akan semakin terkenal.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, bagi kalian yang belum punya blog dan ingin membuat, langsung klik aja yuk <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/langkah-membuat-website-dengan-wordpress\/\"><strong>Langkah Membuat Website dengan WordPress<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan bagi kalian yang butuh hosting serta domain untuk website kalian, langsung cek ke<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\"> Jetorbit<\/a> ya guna memenuhi kebutuhan pembuatan website kalian. Selain itu, Jetorbit juga menyediakan VPS yang bisa kalian cek<a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> di sini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Good luck<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Guys, kalian ingin meraih lebih banyak konsumen, kah? Trus, sudah mencoba inbound marketing? Lalu, bagaimana cara menerapkan bisnis ini ke dalam perusahaan? Okay deh, kalau gitu baca sampai selesai yuk Mengenal Inbound Marketing, Metodologi, dan Strateginya Pengertian Inbound Marketing Inbound marketing adalah cara pemasaran yang dilakukan untuk membantu calon konsumen dalam menemukan bisnis atau perusahaan &#8230; <a title=\"Mengenal Inbound Marketing, Metodologi, dan Strateginya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-inbound-marketing-metodologi-dan-strateginya\/\" aria-label=\"Read more about Mengenal Inbound Marketing, Metodologi, dan Strateginya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9688,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,7,2319,2320,2322,2323,2321,2324],"class_list":["post-8060","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-inbound-marketing","tag-inbound-marketing-adalah","tag-metodologi-inbound-marketing","tag-outbound-marketing-adalah","tag-pengertian-inbound-marketing","tag-strategi-inbound-marketing","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8060","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8060"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8060\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8062,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8060\/revisions\/8062"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8060"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8060"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8060"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}