{"id":7811,"date":"2021-10-04T08:30:00","date_gmt":"2021-10-04T01:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=7811"},"modified":"2021-10-28T09:10:00","modified_gmt":"2021-10-28T02:10:00","slug":"mengenal-apa-itu-database-jenis-dan-manfaatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-apa-itu-database-jenis-dan-manfaatnya\/","title":{"rendered":"Mengenal Apa Itu Database, Jenis, dan Manfaatnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Pernahkah kalian berpikir, saat kalian mengakses aplikasi secara online atau offline nih, apakah sistem proses penyimpanan data memang sangat kompleks? Apakah memang cukup ribet? Nah, database sendiri merupakan istilah teknologi jaringan komputer yang memiliki banyak manfaat berupa penyimpanan data. Baiklah, ketahui lebih lanjut yuk <strong>Mengenal Apa Itu Database, Jenis, dan Manfaatnya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Data <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Data dapat berupa fakta yang berkaitan dengan objek apapun yang menjadi pertimbangan, seperti nama, usia, tinggi badan, berat badan, dan sebagainya. Atau, beberapa data yang berkaitan dengan kalian, seperti gambar, video, pdf, dan lain-lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Database <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Database adalah kumpulan data yang sistematis serta dapat mendukung penyimpanan elektronik dan manipulasi data. Basis data memudahkan pengelolaan data.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu contoh di kehidupan sehari-hari adalah penyedia layanan listrik menggunakan daftar data untuk mengelola penagihan, masalah terkait klien, menangani data kesalahan, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis Database <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada 5 jenis database yang selama ini beroperasi di perangkat kita, nih. Nah, dari 5 jenis database tersebut, terdapat 15 macam produk yang memiliki fungsi berbeda-beda. Berikut ini jenis-jenis database beserta fungsinya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Operational Database <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Operational Database atau biasa disebut dengan database OLTP (<em>On Line Transaction Processing<\/em>), berguna untuk mengelola data yang dinamis secara langsung atau <em>real-time<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis ini memungkinkan para pengguna dapat melakukan, melihat, dan memodifikasi data. Modifikasi tersebut bisa berupa mengubah, menambah, menghapus data secara langsung melalui <em>hardware <\/em>yang digunakan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>JSON <\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"300\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-1.png\" alt=\"apa-itu-database-1\" class=\"wp-image-7813\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-1.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-1-150x150.png 150w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-1-120x120.png 120w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>JSON (<em>JavaScript Object Notation<\/em>) adalah format file yang menggunakan teks untuk pengiriman data. Format ini sangat umum digunakan pengguna untuk pertukaran data layaknya berkomunikasi cepat melalui <em>web browser <\/em>dan <em>web server<\/em> bahkan sinkronisasi data bisa dilakukan secara <em>real-time<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Format JSON sendiri berasal dari pemrograman JavaScript. JSON memiliki format bahasa yang berbeda dari lainnya. Diketahui bahwa semua file JSON selalu menggunakan ekstensi khusus berupa \u201c<strong>.json<\/strong>\u201d.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>XML <\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"300\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-2.png\" alt=\"apa-itu-database-2\" class=\"wp-image-7814\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-2.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-2-150x150.png 150w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-2-120x120.png 120w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>XML (<em>Extensible Markup Language<\/em>) adalah bahasa program <em>markup <\/em>yang memiliki aturan untuk memberikan dua kode dokumen berbeda yang bisa dibaca oleh manusia dan dibaca oleh komputer. Melalui XML, akan menghasilkan format data berupa teks yang dapat digunakan untuk merepresentasikan struktur basis data. Selain itu, sinkronisasi data dapat dilakukan secara <em>real-time <\/em>oleh pengguna.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahasa program ini sangat cocok digunakan untuk menangani basis data pada <em>web browser<\/em> dan <em>web server<\/em>. Struktur yang digunakan XML dinilai banyak memiliki kesamaan dengan format JSON.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Database Warehouse <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Database Warehouse<\/em> adalah sistem basis data yang biasa digunakan untuk pelaporan dan analisis data. Sistem ini dianggap sebagai komponen inti dari <em>business intelligence<\/em>. <em>Database Warehouse<\/em> merupakan repository sentral data yang terpadu dari satu atau lebih sumber yang berbeda. <em>Database <\/em>tersebut juga menyimpan data terkini dan historis dengan satu tempat yang digunakan untuk membuat laporan analisis.<\/p>\n\n\n\n<p>Data yang tersimpan di <em>warehouse <\/em>awalnya diunggah dari sistem operasi. Data bisa melewati penyimpanan operasional dan memungkinkan untuk pembersihan data. Proses tersebut menjadi operasi tambahan, sekaligus dapat memastikan kualitas data sebelum digunakan di <em>warehouse <\/em>sebagai pelaporannya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Microsoft SQL Server<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"293\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-3.png\" alt=\"apa-itu-database-3\" class=\"wp-image-7815\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Microsoft SQL Server adalah sistem basis data yang dibangun oleh Microsoft. Sebagai <em>server database<\/em>, sistem ini merupakan produk <em>software <\/em>yang berfungsi untuk menyimpan dan mengambil data sesuai permintaan aplikasi lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Distributed Database<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Distributed Database<\/em> adalah basis data yang perangkat penyimpanannya tidak terpasang pada perangkat komputer yang sama. Basis data tersebut disimpan di beberapa perangkat komputer yang terletak di tempat yang sama atau tersebar melalui jaringan komputer lainnya yang saling berhubungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem ini tidak sama dengan sistem paralel yang menggabungkan erat dan bersistem data tunggal. Sistem ini terdistribusi melalui situs yang tergabung dan tidak memiliki komponen fisik.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui administratornya, basis data dapat mendistribusikan sekumpulan data di beberapa lokasi yang berada di server jaringan terorganisir. Basis data yang terdistribusi, dapat meningkatkan kinerja bagi <em>end user<\/em> dengan membiarkan transaksi melalui proses mesin yang banyak sehingga tidak fokus pada satu mesin saja. Hal ini karena sistemnya yang begitu unik.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Microsoft Access (Office)<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-4.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"300\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-4.png\" alt=\"apa-itu-database-4\" class=\"wp-image-7816\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-4.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-4-150x150.png 150w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-4-120x120.png 120w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Microsoft Access adalah sistem DBMS yang menggabungkan Microsoft Jet Database Engine dengan alat pengembang <em>software<\/em>. Microsoft Access menyimpan data dengan formatnya sendiri. Melalui <em>software <\/em>ini, pengguna dapat mengimpor atau menghubungkan langsung ke data yang tersimpan di database lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Microsoft Access sangat cocok digunakan pada sistem informasi dengan <em>distributed database<\/em>. Anyway, karena penyimpanan file tidak membutuhkan <em>server database<\/em> aktif sehingga bersifat <em>portable<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Relational Database<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Relational Database<\/em> atau basis data relasional adalah basis data yang mengorganisir berdasarkan model hubungan data. Banyak sekali <em>software <\/em>yang menggunakan sistem ini untuk mengatur dan memelihara basis data melalui hubungan setiap data. Umumnya, semua sistem menggunakan <em>Structured Query Language<\/em> (SQL) sebagai bahasa pemrograman untuk pemeliharaan basis data dan <em>query<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>MySQL<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-5.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"252\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-5.png\" alt=\"apa-itu-database-5\" class=\"wp-image-7817\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>MySQL adalah sebuah sistem untuk manajemen basis data relasional. Banyak sekali produk-produk IT yang dibuat dengan menggunakan komponen utama MySQL. Aplikasi seperti WordPress, Google, Flickr, Youtube, Facebook, Joomla, phpBB, Drupal, dan MODx, menggunakan sistem ini untuk manajemen basis data relasional mereka.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>PostgreSQL<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-6.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"293\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-6.png\" alt=\"apa-itu-database-6\" class=\"wp-image-7818\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Sistem ini berfungsi untuk menyimpan data secara aman dan dapat mengembalikan data tersebut sebagai respon atas <em>request <\/em>dari aplikasi lainnya. PostgreSQL dapat bekerja melalui aplikasi mesin tunggal kecil hingga aplikasi internet besar beserta pengguna yang banyak secara bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem ini biasa digunakan pada sistem operasi mac OS server karena pengaturannya sudah tersedia secara <em>default<\/em>. Sistem operasi lainnya seperti Windows dan Linux juga dapat ditemukan dengan mengubah pengaturannya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>MariaDB<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-7.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"222\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-7.png\" alt=\"apa-itu-database-7\" class=\"wp-image-7819\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>MariaDB adalah sistem yang dikembangkan dari MySQL. Pengembangan ini bertujuan untuk mempertahankan kompatibilitas yang tinggi dari MySQL dan cocok dengan API MySQL beserta perintah-perintahnya. MariaDB memiliki mesin penyimpanan XtraDB untuk mengganti InnoDB.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>MongoDB<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-8.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"158\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-8.png\" alt=\"apa-itu-database-8\" class=\"wp-image-7820\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>MongoDB adalah <em>software database<\/em> yang berorientasi pada dokumen <em>cross platform<\/em> dan <em>open source<\/em>. MongoDB menggunakan dokumen yang mirip dengan skema JSON. Oleh karena itu, sistemnya diklasifikasikan ke dalam program basis data NoSQL.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Oracle Database<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-9.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"300\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-9.png\" alt=\"apa-itu-database-9\" class=\"wp-image-7821\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-9.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-9-150x150.png 150w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-9-120x120.png 120w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><em>Oracle Database<\/em> adalah sistem <em>relation database<\/em> selanjutnya yang diproduksi dan dipasarkan oleh perusahaan Oracle. Dalam penggunaannya, sistem Oracle mengacu pada struktur memori <em>server-side <\/em>sebagai sistem area globalnya. Sistem area global dapat menyimpan <em>cache<\/em>, perintah SQL, dan informasi pengguna. Selain itu, sistem ini memungkinkan untuk menyimpan riwayat transaksional, seperti <em>redo log online<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>SAP HANA<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-10.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"300\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-10.png\" alt=\"apa-itu-database-10\" class=\"wp-image-7822\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-10.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-10-150x150.png 150w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-10-120x120.png 120w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>SAP HANA adalah sistem lain yang berorientasi pada kolom dan hubungan antartabel. Sistem ini memiliki fungsi utama sebagai <em>database server<\/em> yang menyimpan dan mengambil data sesuai permintaan aplikasi. Selain fungsi tersebut, SAP HANA juga dapat melakukan analisis lanjutan, seperti analisis prediksi, pemrosesan data spasial, analisis teks, analisis <em>streaming<\/em>, pencarian teks, dan pemrosesan data grafik.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>IBM Db2<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-11.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"300\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-11.png\" alt=\"apa-itu-database-11\" class=\"wp-image-7823\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-11.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-11-150x150.png 150w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-11-120x120.png 120w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>IBM Db2 adalah sistem lainnya yang dikembangkan oleh perusahaan IBM. Melalui sistem ini, model relasional dapat terdukung. Hanya saja, versi terbarunya IBM Db2 memiliki multi-fungsi yang mendukung fitur relasional dan nonrelasional, seperti JSON dan XML.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>MemSQL<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-12.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"158\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-12.png\" alt=\"apa-itu-database-12\" class=\"wp-image-7824\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>MemSQL adalah sistem manajemen basis data SQL terdistribusi dan <em>in-memory<\/em>. Sistem ini juga termasuk ke dalam sistem manajemen basis data relasional (RDBMS). MemSQL berfungsi untuk mengkompilasi SQL ke dalam kode mesin melalui proses pembuatan kode atau <em>code generation<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Interbase<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-13.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"194\" height=\"300\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-13.png\" alt=\"apa-itu-database-13\" class=\"wp-image-7825\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Interbase adalah sistem RBMS yang berbeda dengan produk lainnya. Sistem ini memiliki <em>footprint <\/em>yang minim, persyaratan administrasi yang hampir nol, dan arsitektur multi generasi. Interbase dapat digunakan di sistem operasi Windows, macOS, Linux, Solaris, iOS, dan Android.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Firebird<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-14.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"154\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-14.png\" alt=\"apa-itu-database-14\" class=\"wp-image-7826\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Sistem basis data relasional terakhir adalah Firebird. Firebird adalah sistem SQL yang <em>open source<\/em> dan berjalan di sistem operasi mac OS X, Windows, Linux, dan sistem operasi lainnya yang unik. Basis data Firebird juga merupakan cabang dari <em>open source<\/em> Borland Interbase pada tahun 2000. Hanya saja sejak versi Firebird 1.5, kode yang dibuat sebagian besar telah ditulis ulang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>End-User Database<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>SQLite<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-15.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"150\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-Database-15.png\" alt=\"apa-itu-database-15\" class=\"wp-image-7827\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>SQLite adalah sistem manajemen basis data yang ada pada library pemrograman C. SQLite bukan merupakan mesin <em>database client server<\/em>. SQLite tertanam ke dalam program akhir sehingga cocok digunakan dalam mendukung penyimpanan data akhir <em>end user<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>SQLite sangat populer digunakan sebagai <em>software database<\/em> untuk penyimpanan lokal atau klien melalui <em>software <\/em>aplikasi, seperti peramban web. Sistem ini merupakan sistem yang paling banyak digunakan melalui sistem operasi, peramban web, dan sistem <em>embedded <\/em>yang lebih luas seperti ponsel.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Manfaat Database <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa manfaat database, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kecepatan dan kemudahan <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sistem <em>database <\/em>memberikan kemampuan dalam seleksi data menjadi satu kelompok yang terurut dengan cepat. Instrumen tersebut menghasilkan pencarian informasi yang dibutuhkan dan bisa ditemukan dengan cepat. Kecepatannya juga dipengaruhi oleh jenis <em>database <\/em>yang digunakan. Setiap jenis <em>database <\/em>memberikan kemampuan yang berbeda-beda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Multi-user <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Database <\/em>memberikan kemudahan akses bagi banyak pengguna dalam waktu yang bersamaan. Sistem tersebut memungkinkan akses suatu dokumen ke lebih dari satu pengguna sehingga kinerja mesin dan jaringan dimudahkan melalui <em>multi-user <\/em>karena penyimpanan hanya terdiri satu unit yang dapat diakses secara bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Keamanan data <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sistem <em>database <\/em>melalui bahasa pemrogramannya telah dibuat secara <em>safety<\/em>. Melalui instrumen <em>password <\/em>membuat data tersebut hanya bisa diakses kepada pihak yang diizinkan. Manajemen tersebut telah diaplikasikan pada hampir seluruh jenis sistem <em>database <\/em>sehingga menjadikan keamanan data merupakan hal prioritas bagi layanan sistem <em>database<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Penghematan biaya perangkat <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Memiliki satu <em>database <\/em>terpusat sudah cukup bagi perusahaan besar yang membutuhkan pengumpulan data secara ringkas. Hal ini membuat perusahaan tidak membutuhkan ruang penyimpanan di tiap tempat yang berbeda. Melalui jaringan internet, cabang perusahaan di daerah terpencil pun bisa melakukan akses data yang ada di pusat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kontrol data terpusat <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Database <\/em>tidak membutuhkan <em>server <\/em>lebih dari satu dalam penggunaannya. Cukup satu <em>server <\/em>terpusat untuk menyimpan data sehingga data tersebut bisa diakses oleh banyak pengguna. Hal ini memberikan harga murah bagi perusahaan untuk investasi ruang penyimpanan data penting perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan tidak perlu membuat suatu data di tiap divisi jobnya. Setiap divisi bisa mengumpulkan data khusus melalui satu server yang ditentukan sehingga laporan untuk atasan menjadi lebih ringkas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mudah membuat aplikasi <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Nah, kaitannya terhadap perusahaan nih, jika perusahaan membutuhkan aplikasi input data yang baru, <em>programmer <\/em>tidak perlu membuat ulang struktur <em>database<\/em>. Hal ini karena sudah cukup untuk mengenali aplikasi input data yang baru dengan menggunakan struktur <em>database <\/em>yang dibuat sebelumnya&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Guys, setelah membaca sampai selesai, jadi tahu bahwa ternyata banyaknya manfaat database ini dapat memberikan berbagai manfaat bagi manusia dalam membantu pekerjaannya, ya. Selain itu, hal tersebut yang menjadikan instrumen ini sangat penting bagi <em>programmer <\/em>dalam membuat suatu aplikasi web atau <em>hardware<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Oya Guys, ngomong-ngomong tentang optimasi performa website nih, penting untuk menggunakan layanan website berkualitas lho, mulai dari<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/domain\/\"> domain<\/a>,<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/web-hosting\/\"> hosting<\/a>, dan layanan pendukung lainnya. Nah, untuk mendapatkan itu semua, silakan berkunjung ke<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\"> Jetorbit<\/a> ya. Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa kalian cek<a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> di sini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Have a good day<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah kalian berpikir, saat kalian mengakses aplikasi secara online atau offline nih, apakah sistem proses penyimpanan data memang sangat kompleks? Apakah memang cukup ribet? Nah, database sendiri merupakan istilah teknologi jaringan komputer yang memiliki banyak manfaat berupa penyimpanan data. Baiklah, ketahui lebih lanjut yuk Mengenal Apa Itu Database, Jenis, dan Manfaatnya Apa Itu Data Data &#8230; <a title=\"Mengenal Apa Itu Database, Jenis, dan Manfaatnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-apa-itu-database-jenis-dan-manfaatnya\/\" aria-label=\"Read more about Mengenal Apa Itu Database, Jenis, dan Manfaatnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8025,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[2202,2203,283,7,2204,2205],"class_list":["post-7811","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-data-adalah","tag-database-adalah","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-jenis-database","tag-manfaat-database","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7811","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7811"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7811\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7828,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7811\/revisions\/7828"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8025"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7811"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7811"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7811"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}