{"id":7786,"date":"2021-10-01T02:24:00","date_gmt":"2021-09-30T19:24:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=7786"},"modified":"2021-10-28T09:05:48","modified_gmt":"2021-10-28T02:05:48","slug":"mengenal-apa-itu-xampp-cara-install-xampp-dan-cara-menggunakannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-apa-itu-xampp-cara-install-xampp-dan-cara-menggunakannya\/","title":{"rendered":"Mengenal Apa Itu XAMPP, Cara Install XAMPP, dan Cara Menggunakannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Tahu kah kalian kalau dengan adanya XAMPP, kalian bisa memiliki website tanpa harus memiliki hosting atau domain lebih dulu? Nah, kalian bisa fokus otak-atik website secara offline, deh. Sebenarnya XAMPP itu apa sih? Okay, yuk baca <strong>Mengenal Apa Itu XAMPP, Cara Install XAMPP, dan Cara Menggunakannya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu XAMPP <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>XAMPP adalah web server <em>open source<\/em> yang berjalan pada sistem operasi <em>cross-platform<\/em> (Windows, Linux, MacOS). Semua yang diperlukan untuk mengelola website tersedia di XAMPP, seperti Apache, MySQL\/MariaDB, PHP, dan Perl. Meski program di dalamnya lengkap namun XAMPP tetap merupakan web server yang sederhana dan ringan.<\/p>\n\n\n\n<p>XAMPP itu sendiri merupakan singkatan dari Cross-Platform (X), Apache (A), MySQL (M), PHP (P), dan Perl (P). XAMPP secara teknis merupakan distribusi Apache yang sederhana dan ringan. Tujuan dari XAMPP ini adalah XAMPP dapat membantu para <em>developer<\/em> untuk membuat <em>local web server<\/em> yang nantinya akan digunakan dalam keperluan pengujian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fungsi XAMPP <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa fungsi XAMPP:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Setting Database phpMyAdmin <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan menggunakan XAMPP, kalian bisa mengakses halaman phpMyAdmin. Ketika kalian menggunakan hosting atau VPS, pasti akan membutuhkan phpMyAdmin untuk mengedit, menghapus, menambah database, dan menambahkan user.<\/p>\n\n\n\n<p>Di XAMPP ini nih, kalian juga bisa melakukan hal yang sama. Hanya saja jika di XAMPP tidak perlu khawatir terjadi <em>error database<\/em> karena semua perubahan yang dilakukan hanya pada server lokal komputer.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Install WordPress Offline <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>XAMPP berguna untuk menjalankan Apache, MariaDB, dan PHP pada localhost atau komputer tanpa harus ada koneksi internet. Dengan adanya XAMPP akan mempermudah pekerjaan <em>frontend <\/em>dan <em>backend developer<\/em> karena dapat melakukan <em>testing <\/em>pada program sebelum nantinya akan diupload ke server online website.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menjalankan Laravel Pada Komputer <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Laravel adalah salah satu framework PHP yang dipakai untuk mempermudah <em>developer <\/em>dalam mengembangkan website. Dengan menjalankan Laravel pada localhost komputer menggunakan XAMPP, akan jadi lebih mudah untuk memodifikasi script dan membuat fitur baru website tanpa harus takut merusak kode inti website yang ada di server.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fitur-Fitur XAMPP <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Saat ini XAMPP memiliki versi terbaru 8.0.5. Nah, berikut ini adalah komponen yang ada di dalam XAMPP.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Component<\/strong><\/td><td><strong>Deskripsi<\/strong><\/td><td><strong>Version<\/strong><\/td><\/tr><tr><td>Apache<\/td><td>Sebagai aplikasi web server default<\/td><td>2.4.47<\/td><\/tr><tr><td>MariaDB<\/td><td>Sebagai sistem manajemen database<\/td><td>10.4.18<\/td><\/tr><tr><td>PHP<\/td><td>Sebagai server side scripting untuk membuat aplikasi berbasis web<\/td><td>7.2.27, 7.3.14, 7.4.2, 8.0.5<\/td><\/tr><tr><td>phpMyAdmin<\/td><td>Sebagai tools untuk menggunakan MySQL berbasis web<\/td><td>5.1.0<\/td><\/tr><tr><td>OpenSSL<\/td><td>Sebagai protokol keamanan<\/td><td>1.1.1<\/td><\/tr><tr><td>XAMPP Control Panel<\/td><td>Untuk mengatur komponen berbeda pada XAMPP<\/td><td>3.2.4<\/td><\/tr><tr><td>Webalizer<\/td><td>Sebagai tools analytics untuk user log dan penggunaan<\/td><td>2.23-04<\/td><\/tr><tr><td>Mercury Mail Transport System<\/td><td>Sebagai email server<\/td><td>4.63<\/td><\/tr><tr><td>FileZilla FTP Server<\/td><td>Untuk melakukan transfer file<\/td><td>0.9.41<\/td><\/tr><tr><td>Tomcat<\/td><td>Digunakan untuk melayani aplikasi Java<\/td><td>8.5.65<\/td><\/tr><tr><td>Strawberry<\/td><td>Distribusi perl yang populer untuk Windows<\/td><td>5.32.0.1<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Install XAMPP <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>XAMPP adalah software web server yang dapat menjalankan kode PHP dan MySQL. WordPress pun berjalan menggunakan PHP dan MySQL maka kalian dapat menggunakan XAMPP sebagai server lokal untuk menjalankan WordPress.<\/p>\n\n\n\n<p>Kunjungi situs resmi<a href=\"https:\/\/www.apachefriends.org\/index.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"> https:\/\/www.apachefriends.org\/index.html<\/a> dan download versi terbaru dari XAMPP. Kalian akan melihat XAMPP dapat digunakan pada Windows, Linux, dan OS X. Tutorial kali ini, kami akan membuat tutorial untuk PC Windows.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"413\" height=\"243\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-1.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-1\" class=\"wp-image-7788\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-1.png 413w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-1-300x177.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 413px) 100vw, 413px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Kami mendownload XAMPP versi 7.3.2 \/ PHP 7.3.2<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"518\" height=\"308\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-2.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-2\" class=\"wp-image-7789\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-2.png 518w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-2-300x178.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 518px) 100vw, 518px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Setelah download, klik 2X pada file XAMPP dan akan muncul proses awal instalasi. Silakan klik <strong>NEXT<\/strong>. Sampai di langkah memilih di folder mana XAMPP ingin kalian install, kalian dapat menginstal di folder yang kalian inginkan. Kami menginstall XAMPP di drive C. &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, kalian akan diberikan informasi tentang Bitnami untuk modul aplikasi XAMPP. Kalian tidak perlu memasang modul tersebut dan hilangkan centang pada \u201c<em>Learn more about Bitnami for XAMPP\u201d<\/em> dan lanjutkan ke langkah berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"525\" height=\"282\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-3.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-3\" class=\"wp-image-7790\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-3.png 525w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-3-300x161.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 525px) 100vw, 525px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Selanjutnya ikuti langkah-langkah install berikutnya karena di langkah ini tidak ada pengaturan yang diperlukan. Setelah terinstal, akan terdapat icon XAMPP pada desktop kalian atau menu XAMPP pada start program. Silakan klik dan kalian akan melihat Control Panel XAMPP. Klik tombol Start pada Apache dan MySQL.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-4.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"624\" height=\"229\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-4.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-4\" class=\"wp-image-7791\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-4.png 624w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-4-300x110.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 624px) 100vw, 624px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Sekarang saatnya untuk menguji apakah server lokal kalian bekerja dengan benar atau tidak dengan cara membuka web browser kalian . Ketikkan URL <strong><em>http:\/\/localhost<\/em><\/strong> pada address bar. Jika kalian melihat halaman awal XAMPP seperti gambar di bawah ini maka server lokal kalian bekerja dengan sempurna.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-5.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"455\" height=\"248\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-5.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-5\" class=\"wp-image-7792\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-5.png 455w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-5-300x164.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 455px) 100vw, 455px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menggunakan XAMPP <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Selanjutnya kalian akan belajar cara menggunakan XAMPP di Windows. Okay, berikut ini langkah-langkahnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menjalankan XAMPP <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk menjalankan XAMPP, pertama kalian silakan buka aplikasi XAMPP yang telah kalian install. Lalu klik <strong>Start <\/strong>pada module Apache dan MySQL.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-6.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"665\" height=\"430\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-6.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-6\" class=\"wp-image-7793\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-6.png 665w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-6-300x194.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 665px) 100vw, 665px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Setelah keduanya berjalan tanpa error, silakan akses localhost menggunakan link berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>http:\/\/localhost<\/p>\n\n\n\n<p>Atau<\/p>\n\n\n\n<p>127.0.0.1<\/p>\n\n\n\n<p>Maka kalian akan diarahkan ke halaman dashboard XAMPP, seperti pada gambar di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-7.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"373\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-7-1024x373.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-7\" class=\"wp-image-7794\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-7-1024x373.png 1024w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-7-300x109.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-7-768x279.png 768w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-7.png 1061w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Guys, langkah-langkah di atas merupakan dasar menggunakan XAMPP. Selanjutnya, langkah berikutnya kami akan memberikan cara menggunakan XAMPP untuk install WordPress.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Install WordPress Menggunakan XAMPP <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah ini tentunya dapat dilakukan jika kalian sudah install WordPress, ya.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Membuat DATABASE<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Langkah kedua adalah membuat database untuk WordPress kalian. Silakan buka browser web Anda dan ketik URL<a href=\"http:\/\/localhost\/phpmyadmin\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"> http:\/\/localhost\/phpmyadmin\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-8.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"520\" height=\"172\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-8.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-8\" class=\"wp-image-7795\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-8.png 520w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-8-300x99.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 520px) 100vw, 520px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Klik menu <strong>Database<\/strong> yang berada di bagian atas dan ketikan nama database kalian pada kolom yang tersedia sesuai dengan keinginan kalian. Kami mengetikkan <strong>WordPress<\/strong> untuk nama database dan klik tombol <strong>Create<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Menginstal WordPress<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Silakan kalian download melalui situs resmi<a href=\"https:\/\/wordpress.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"> https:\/\/wordpress.org\/<\/a>.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-9.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"457\" height=\"178\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-9.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-9\" class=\"wp-image-7796\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-9.png 457w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-9-300x117.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 457px) 100vw, 457px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Setelah selesai mendownload WordPress, silakan ekstrak file WordPress dalam bentuk zip tersebut dan copy folder ke dalam folder <strong><em>C:\/xampp\/htdocs\/<\/em><\/strong><\/li><li>Buka web browser kalian dan ketik URL berikut di address bar <strong><em>http:\/\/localhost\/wordpress<\/em><\/strong> (URL setelah <em>http:\/\/localhost\/<\/em> adalah harus sesuai dengan nama folder file situs Anda di dalam htdoc). Setelah kalian ketikkan URL tersebut, enter dan kalian akan melihat tampilan awal proses instalasi WordPress dengan pemilihan bahasa.<\/li><li>Kalian dapat memilih bahasa sesuai keinginan kalian. Di sini kami memilih bahasa English (United States) dan klik <strong>Continue.<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-10.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"264\" height=\"317\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-10.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-10\" class=\"wp-image-7797\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-10.png 264w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-10-250x300.png 250w\" sizes=\"auto, (max-width: 264px) 100vw, 264px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Selanjutnya akan terbuka halaman terkait nama database, username, password, dan nama host. Klik tombol <strong>Let\u2019s Go<\/strong><\/li><\/ul>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-11.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"437\" height=\"302\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-11.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-11\" class=\"wp-image-7798\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-11.png 437w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-11-300x207.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 437px) 100vw, 437px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Sekarang kalian harus memasukkan rincian database berikut di halaman ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Database Name diisi dengan wordpress. Jika kalian memberikan nama berbeda dengan contoh, kalian dapat memasukkan nama database sesuai dengan yang kalian buat di langkah ke-2.<\/li><li>Username diisi dengan root. Username default adalah root kecuali kalian telah mengubahnya.<\/li><li>Password \u2013 kosongkan.<\/li><li>Database Host diisi dengan localhost.<\/li><li>Table Prefix diisi dengan wp_<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Setelah kalian memasukkan rincian diatas, silakan klik <strong>Submit<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-12.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"474\" height=\"243\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-12.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-12\" class=\"wp-image-7799\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-12.png 474w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-12-300x154.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 474px) 100vw, 474px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Klik pada tombol <strong>Run the installation<\/strong>. Ingat, jika informasi yang diberikan di halaman rincian database tidak benar maka kalian akan mendapatkan beberapa kesalahan.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-13.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"624\" height=\"224\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-13.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-13\" class=\"wp-image-7800\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-13.png 624w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-13-300x108.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 624px) 100vw, 624px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Jika proses berhasil maka WordPress akan terhubung ke database kalian dan akan memunculkan halaman yang meminta kalian untuk memasukkan rincian blog, seperti nama situs, username, password, dan email. Pastikan kalian ingat username dan password kalian karena akan membutuhkan mereka untuk masuk ke bagian WordPress admin atau Dashboard.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-14.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"506\" height=\"314\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-14.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-14\" class=\"wp-image-7801\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-14.png 506w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-14-300x186.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 506px) 100vw, 506px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Setelah selesai, klik <strong>Install WordPress<\/strong>. Setelah muncul halaman yang mengatakan <strong>Success<\/strong>, sekarang kalian bisa login untuk mengakses Dashboard. Masukkan username dan password kalian lalu klik <strong>Login<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-15.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"367\" height=\"401\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-15.png\" alt=\"mengenal-apa-itu-xampp-15\" class=\"wp-image-7802\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-15.png 367w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Mengenal-Apa-Itu-XAMPP-15-275x300.png 275w\" sizes=\"auto, (max-width: 367px) 100vw, 367px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Yeay, sekarang kalian telah berhasil menginstal WordPress di PC atau laptop kalian!&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Guys, anyway, kalau kalian membutuhkan hosting agar bisa install WordPress nih, kami bisa merekomendasikan <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/web-hosting\/\">web hosting<\/a> murah di untuk mencari sesuai kebutuhan kalian. Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa kalian cek<a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> di sini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Guys, kami sudah menyampaikan apa itu XAMPP, fungsi XAMPP, fitur XAMPP, cara install XAMPP, dan cara menggunakannya. Jika memiliki kendala saat instalasi XAMPP dan menggunakan XAMPP, silakan beritahu kami di kolom komentar, ya \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahu kah kalian kalau dengan adanya XAMPP, kalian bisa memiliki website tanpa harus memiliki hosting atau domain lebih dulu? Nah, kalian bisa fokus otak-atik website secara offline, deh. Sebenarnya XAMPP itu apa sih? Okay, yuk baca Mengenal Apa Itu XAMPP, Cara Install XAMPP, dan Cara Menggunakannya Apa Itu XAMPP XAMPP adalah web server open source &#8230; <a title=\"Mengenal Apa Itu XAMPP, Cara Install XAMPP, dan Cara Menggunakannya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-apa-itu-xampp-cara-install-xampp-dan-cara-menggunakannya\/\" aria-label=\"Read more about Mengenal Apa Itu XAMPP, Cara Install XAMPP, dan Cara Menggunakannya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8022,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,2196,2195,7,2197,2193,2192,2194,2191],"class_list":["post-7786","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-fitur-xampp","tag-fungsi-xampp","tag-hosting-murah","tag-install-wordpress","tag-install-xampp","tag-mengenal-xampp","tag-menggunakan-xampp","tag-xampp-adalah","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7786","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7786"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7786\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7803,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7786\/revisions\/7803"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8022"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7786"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7786"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7786"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}