{"id":7490,"date":"2021-08-06T08:22:00","date_gmt":"2021-08-06T01:22:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=7490"},"modified":"2021-08-05T08:46:30","modified_gmt":"2021-08-05T01:46:30","slug":"mengenal-jenis-jenis-os-operating-system","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-jenis-jenis-os-operating-system\/","title":{"rendered":"Mengenal Jenis-jenis OS (Operating System)"},"content":{"rendered":"\n<p>Pada dasarnya semua komputer, PC, dan smartphone membutuhkan sistem operasi untuk bisa digunakan oleh pemiliknya. <em>Anyway<\/em>, selain Windows dan MacOS, apa saja sih jenis sistem operasi lainnya yang kalian tahu? Okay, kita bahas bersama yuk <strong>Mengenal Jenis-jenis OS (Operating System)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sistem operasi komputer merupakan <em>software <\/em>pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori komputer (memori komputer dalam hal ini ada hardisk, bukan memory ram) pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan <em>software <\/em>lainnya dijalankan setelah sistem operasi komputer berjalan dan sistem operasi akan melakukan layanan inti untuk <em>software-software <\/em>tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Layanan inti umum tersebut, seperti akses ke disk, manajemen memori, dan antarmuka user. Oleh karena itu, masing-masing <em>software <\/em>tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti tersebut karena dapat dilayani dan dilakukan oleh sistem operasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis Operating System (OS) <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ternyata ada beberapa jenis operating system atau sistem operasi dalam (bahasa Indonesia) lainnya yang bisa digunakan, yakni sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Linux <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu jenis sistem operasi yang populer selain Windows dan MacOS adalah Linux.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-1.png\" alt=\"mengenal-jenis-os-1\" class=\"wp-image-7492\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-1.png 600w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-1-300x169.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Linux menjadi salah satu sistem operasi favorit para programmer. Maka, tak heran jika Linux banyak digunakan di server korporasi, sains, dan sistem komputer cloud.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Linux juga memiliki sifat <em>open source<\/em> yang berarti pengguna dapat memodifikasi dan mendistribusikannya secara bebas tanpa membutuhkan lisensi.&nbsp; Nah, dengan sistem open source, Linux bisa memiliki perkembangan yang sangat pesat karena dikembangkan oleh banyak orang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>MS DOS <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>MS DOS atau Disk Operating System (DOS) adalah pendahulu Microsoft Windows yang kita kenal saat ini. DOS merupakan awal mula metode sistem operasi komputer yang digunakan oleh IBM.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"330\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-2.png\" alt=\"mengenal-jenis-os-2\" class=\"wp-image-7493\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-2.png 600w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-2-300x165.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Salah satu kelebihan DOS adalah ukurannya yang kecil sehingga tidak membutuhkan kapasitas penyimpanan (<em>storage<\/em>) yang besar. Selain itu, DOS juga bisa digunakan di berbagai perangkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, DOS memiliki kekurangan, yakni mengharuskan penggunanya melakukan perintah dalam bentuk teks sehingga pengguna perlu mengingat berbagai format perintah yang ada. Kekurangan lainnya ialah belum mendukung aplikasi atau software grafis dan tampilan DOS masih hitam putih serta tidak bisa menampilkan gambar.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan berbagai kekurangannya tersebut, kini DOS kalah dari sistem operasi lainnya yang lebih canggih.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Unix <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Unix merupakan salah satu jenis sistem operasi yang sudah ada sejak lama, seperti DOS.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-3.png\" alt=\"mengenal-jenis-os-3\" class=\"wp-image-7494\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-3.png 600w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-3-300x188.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Biasanya, Unix digunakan sebuah komputer mini sebagai server jaringan. Alasannya adalah Unix ringan dan sangat membantu dalam proses pemindahan kerja dari satu komputer ke komputer yang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu kelebihan Unix adalah dapat digunakan secara <em>multiuser <\/em>atau lebih dari satu pengguna dalam waktu yang bersamaan. Selain itu, sistem file dalam Unix juga bersifat hirarkial yang akan memudahkan kalian dalam mengakses data.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, sudah ada banyak versi dari Unix yang bisa dipilih. Namun, sistem operasi yang satu ini memang tidak banyak digunakan oleh pengguna komputer sehari-hari. Salah satu alasannya ialah Unix tidak memiliki tampilan dan grafis yang menarik. Unix juga membutuhkan storage yang besar dan sulit dioperasikan oleh pengguna awam serta belum kompatibel untuk semua hardware.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Chrome OS <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Chrome OS adalah salah satu jenis sistem operasi yang paling baru. Sistem operasi yang dikembangkan oleh Google ini dirilis pada Juni 2011.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-4.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"338\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-4.png\" alt=\"mengenal-jenis-os-4\" class=\"wp-image-7495\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-4.png 600w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-4-300x169.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Chrome OS berbasis Linux dan hanya dapat digunakan di perangkat tertentu, seperti Chromebook.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem operasi yang satu ini memiliki tampilan yang minimalis. Selain itu, awalnya Chrome OS juga hanya bisa menjalankan beberapa aplikasi sederhana. Seiring berjalannya waktu, kini Chrome OS dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi Android lho.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Windows <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dilansir dari <a href=\"https:\/\/techterms.com\/definition\/windows\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">TechTerms<\/a>, Windows adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia selama dua dekade.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-5.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-5.png\" alt=\"mengenal-jenis-os-5\" class=\"wp-image-7496\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-5.png 600w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-5-300x188.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Sistem operasi ini diluncurkan pertama kali pada 1985 oleh Microsoft Inc. Selanjutnya, Windows terus mengalami perkembangan yang pesat dari segi fungsi, tampilan, dan kualitas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>MacOS <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>MacOS merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Apple. Layaknya produk Apple lainnya, MacOS memiliki<em> user interface<\/em> yang sangat simpel dan mudah dipahami.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-6.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"400\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-6.png\" alt=\"mengenal-jenis-os-6\" class=\"wp-image-7497\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-6.png 600w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Mengenal-Jenis-jenis-OS-6-300x200.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Sistem operasi ini dapat digunakan di semua perangkat keluaran Apple. Salah satu hal menarik dari sistem operasi ini adalah semua terkoneksi dalam satu Apple ID yang sama. Jadi, jika ada seseorang menelepon ke iPhone kalian, kalian bisa mengangkatnya melalui Macbook.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, itulah 6 jenis sistem operasi yang bisa kalian pilih, Guys. Ternyata sistem operasi tidak hanya Windows dan MacOS saja, ya. Oleh karena itu, silakan kalian pilih sesuai kebutuhan kalian ya \ud83d\ude42<\/p>\n\n\n\n<p>Have a nice day<\/p>\n\n\n\n<p><br>Bagi kalian yang masih bingung bagaimana cara membuat website, tenang saja. Kami punya solusinya. Kalian bisa langsung cek ke <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\">Jetorbit<\/a> guna memenuhi kebutuhan pembuatan website. Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa kalian cek <a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada dasarnya semua komputer, PC, dan smartphone membutuhkan sistem operasi untuk bisa digunakan oleh pemiliknya. Anyway, selain Windows dan MacOS, apa saja sih jenis sistem operasi lainnya yang kalian tahu? Okay, kita bahas bersama yuk Mengenal Jenis-jenis OS (Operating System) Sistem operasi komputer merupakan software pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori komputer (memori komputer &#8230; <a title=\"Mengenal Jenis-jenis OS (Operating System)\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-jenis-jenis-os-operating-system\/\" aria-label=\"Read more about Mengenal Jenis-jenis OS (Operating System)\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7491,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,7,1987,1988],"class_list":["post-7490","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-jenis-os","tag-operating-system","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7490","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7490"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7490\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7499,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7490\/revisions\/7499"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7491"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7490"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7490"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7490"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}