{"id":6520,"date":"2021-04-24T09:28:02","date_gmt":"2021-04-24T02:28:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=6520"},"modified":"2021-04-23T13:45:50","modified_gmt":"2021-04-23T06:45:50","slug":"cara-mengatasi-504-gateway-timeout-error","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-mengatasi-504-gateway-timeout-error\/","title":{"rendered":"Cara Mengatasi 504 Gateway Timeout Error"},"content":{"rendered":"\n<p>504 gateway timeout error merupakan salah satu kode status yang dikirimkan oleh server jika tidak dapat memuat <em>request <\/em>yang diinginkan. Trus cara mengatasinya gimana dong? Tenang, kami akan memberikan beberapa solusi yang dapat kalian tempuh. Oke, yuk baca <strong>Cara Mengatasi 504 Gateway Timeout Error<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Masalah Error 504 sering terjadi karena proses permintaan yang dilakukan sudah terlalu lama tapi <em>server <\/em>tidak merespon atau <em>server <\/em>tidak dapat merespon dengan baik permintaan dari <em>browser<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Problem tersebut juga dapat dipengaruhi oleh berbagai gangguan pada penyedia layanan internet, pembagian serta penggunaan data akses yang tidak seimbang, kesalahan jaringan <em>server <\/em>di internet,&nbsp; tidak cukup PHP <em>workers<\/em>, HTTP <em>timeouts <\/em>maupun koneksi internet pada komputer yang kalian gunakan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Mengatasi 504 gateway timeout <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kali ini kami akan menjelaskan langkah-langkah dasar untuk memperbaiki error 504. Meski beberapa cara berikut ini menggunakan CMS WordPress namun cara-cara ini juga bisa diterapkan di jenis website lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Refresh Halaman <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalian hanya perlu menunggu selama beberapa menit sebelum <em>refresh <\/em>halaman. Mengapa perlu di <em>refresh<\/em>? Karena biasanya <em>server <\/em>menerima banyak sekali permintaan pada waktu bersamaan dan sangat tidak mungkin untuk mengelolanya sekaligus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mencoba Membuka Website di Browser yang Berbeda <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Website sudah kembali normal tapi <em>error 504 gateway time-out<\/em> masih muncul maka langkah selanjutnya adalah membuka situs kalian di <em>browser <\/em>yang berbeda. Jika error terjadi karena <em>browser<\/em>, silahkan bersihkan <em>browser cache<\/em> atau buka <em>website <\/em>di <em>mode incognito<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Flush DNS <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Error 504 gateway time-out terkadang dapat disebabkan oleh DNS <em>cache <\/em>yang salah atau sudah <em>outdated<\/em>. Untuk mengatasinya, kalian hanya perlu membersihkannya. Satu hal yang perlu diingat, cara membersihkannya tergantung pada sistem operasi yang digunakan. Baca tutorial ini untuk mendapatkan <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-flush-dns\/\">langkah-langkah flush DNS<\/a> di Windows, Linux, dan Mac OS.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Melakukan Test dengan Perangkat yang Berbeda<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Buka <em>website <\/em>dari komputer, jaringan koneksi, atau <em>smartphone <\/em>yang berbeda. Apabila solusi-solusi sebelumnya tidak bisa mengatasi <em>error 504 gateway time-out<\/em> maka membuka <em>website <\/em>di perangkat berbeda bisa menjadi langkah terbaik karena kalian akan mengetahui bahwa error ini terjadi karena kesalahan di sisi <em>server<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengecek Data Error <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Penyebab lain munculnya error 504 gateway time-out adalah <em>update <\/em>terkini pada <em>website<\/em>. Untuk mengetahuinya, kalian harus mengecek data error. User WordPress dapat mengaktifkan informasi pesan error dengan menambahkan perintah berikut ini ke file <strong>wp-config.php<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p>define( &#8216;WP_DEBUG&#8217;, true );&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>define( &#8216;WP_DEBUG_LOG&#8217;, true );&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>define( &#8216;WP_DEBUG_DISPLAY&#8217;, false );<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu, semua <em>entry <\/em>yang dibuat akan tersimpan di <strong>file wp-contents\/debug.log<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"489\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-1.png\" alt=\"504-gateway-timeout-error-1\" class=\"wp-image-6523\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-1.png 768w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-1-300x191.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Melakukan Cek Pada Plugin <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Error ini juga bisa diperbaiki dengan melakukan cek pada <em>plugin <\/em>dan ekstensi. Di WordPress, <em>plugin <\/em>yang terkait dengan <em>caching <\/em>bisa menjadi salah satu penyebab munculnya error 504. Penyebab lain adalah <em>plugin <\/em>yang tidak kompatibel atau tidak diperbarui lagi. Oleh karena itu, opsi terbaik adalah mematikan sementara semua <em>plugin <\/em>sehingga bisa menemukan <em>plugin <\/em>penyebab <em>error<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mematikan plugin WordPress, buka direktori <strong>wp-content<\/strong> dan buatlah nama yang berbeda untuk folder <strong>plugins<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"489\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-2.png\" alt=\"504-gateway-timeout-error-2\" class=\"wp-image-6524\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-2.png 768w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-2-300x191.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Jika benar masalahnya terletak pada plugin, langkah berikutnya adalah mencari <em>plugin <\/em>yang menyebabkan error 504. Gantilah nama direktori <strong>plugins <\/strong>ke nama sebelumnya dan matikan <em>plugin <\/em>satu persatu.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"489\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-3.png\" alt=\"504-gateway-timeout-error-3\" class=\"wp-image-6525\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-3.png 768w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-3-300x191.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Melakukan Cek Pada CDN <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Nah, jika kalian menggunakan CDN untuk membuat konten lebih cepat <em>loading<\/em>, sebaiknya harus dicek juga. Salah satu <em>tool <\/em>terbaik untuk mengatasi <em>error 504 gateway time-out<\/em> jika kesalahan terjadi karena CDN adalah CloudFlare. CloudFlare berfungsi sebagai CDN dan layanan mitigasi DDoS. Sayangnya, menggunakan CDN membuat kalian mengalami dua versi error 504.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"469\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-4.png\" alt=\"504-gateway-timeout-error-4\" class=\"wp-image-6526\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-4.png 768w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-4-300x183.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Versi di atas merupakan versi di mana error muncul karena kesalahan pada sisi CloudFlare. Sebaiknya kalian menghubungi Customer Support CloudFlare atau nonaktifkan CloudFlare sepenuhnya. Namun, jika CloudFlare dinonaktifkan maka harus menunggu selama beberapa jam sampai DNS berhasil dipropagasi.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"616\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-5.png\" alt=\"504-gateway-timeout-error-5\" class=\"wp-image-6527\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-5.png 768w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Mengatasi-504-Gateway-Timeout-Error-5-300x241.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Sedangkan versi di atas menunjukkan bahwa <em>error <\/em>terjadi di provider web hosting.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Memeriksa Pengaturan Server <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Apabila saat ini kalian menggunakan VPS hosting, kalian bisa memeriksa pengaturan server dan menaikkan batasan <em>resource<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apache <\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Pengguna Apache bisa menaikkan value <strong>timeout <\/strong>default di file <strong>httpd.conf<\/strong>. Misalnya:<\/p>\n\n\n\n<p># Timeout: The number of seconds before receives and sends time out.<\/p>\n\n\n\n<p>Timeout 600<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, menaikkan limit <strong>max_execution_time <\/strong>di <strong>php.ini<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p>max_execution_time 300<\/p>\n\n\n\n<p>Simpan perubahan, restart apache, dan cek kembali. Error 504 gateway time-out akan teratasi dengan mudah jika kesalahan memang terjadi karena value request timeout tidak terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Nginx <\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Apabila kalian menjalankan Nginx di VPS, silakan coba naikkan value berikut ini di <strong>\/etc\/nginx\/conf.d\/timeout.conf<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p>proxy_connect_timeout 600;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>proxy_send_timeout 600;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>proxy_read_timeout 600;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>send_timeout 600;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaiknya kalian juga menaikkan <strong>max_execution_time <\/strong>di <strong>php.ini<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p>max_execution_time 300<\/p>\n\n\n\n<p>Simpan perubahan, restart Nginx, dan buka website kembali.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Hubungi Customer Support <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Apabila error 504 tidak juga teratasi dan terus saja muncul saat kalian mengakses website maka sebaiknya hubungi CS web hosting. Silakan kalian beri penjelasan ke mereka terkait masalah yang kalian temukan dan cara apa saja yang sudah dilakukan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Oke Guys, itulah 9 cara yang dapat kalian lakukan jika menemukan 504 gateway timeout error. Pokoknya kalian jangan panik dulu sebelum mencoba mengatasinya \ud83d\ude42<\/p>\n\n\n\n<p>Good luck!<\/p>\n\n\n\n<p><br><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\">Jetorbit<\/a> menyediakan web hosting terbaik dan <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/domain\/\">domain murah<\/a> di tahun 2021 ini. Web hosting adalah tempat untuk membuat website kalian bisa diakses oleh semua pengunjung di seluruh belahan dunia. Agar bisa online dengan mudah dan cepat maka pilihlah web hosting terbaik dengan pengalaman lebih dari 5 tahun. Sedangkan domain adalah identitas dari website kalian agar mudah pengunjung mengingat nama identitas dari website kalian.\u00a0Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa kalian cek <a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>504 gateway timeout error merupakan salah satu kode status yang dikirimkan oleh server jika tidak dapat memuat request yang diinginkan. Trus cara mengatasinya gimana dong? Tenang, kami akan memberikan beberapa solusi yang dapat kalian tempuh. Oke, yuk baca Cara Mengatasi 504 Gateway Timeout Error Masalah Error 504 sering terjadi karena proses permintaan yang dilakukan sudah &#8230; <a title=\"Cara Mengatasi 504 Gateway Timeout Error\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-mengatasi-504-gateway-timeout-error\/\" aria-label=\"Read more about Cara Mengatasi 504 Gateway Timeout Error\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6521,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[1623,1624,283,1627,7,1626,1625],"class_list":["post-6520","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-504-gateway-timeout-error","tag-browser","tag-domain-murah","tag-flush-dns","tag-hosting-murah","tag-mengatasi-504-gateway-timeout","tag-server","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6520","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6520"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6520\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6528,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6520\/revisions\/6528"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6521"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6520"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6520"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6520"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}