{"id":6477,"date":"2021-04-20T13:29:16","date_gmt":"2021-04-20T06:29:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=6477"},"modified":"2022-07-27T13:29:37","modified_gmt":"2022-07-27T06:29:37","slug":"cara-membuat-web-stories-di-wordpress","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-membuat-web-stories-di-wordpress\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Web Stories di WordPress"},"content":{"rendered":"\n<p>Sekarang kalian tidak hanya bisa membuat <em>story <\/em>di media sosial lho. Nah, kabar gembira untuk kalian! Google telah menghadirkan Web Stories versi website WordPress. Web Stories mengadopsi AMP atau teknologi untuk mempercepat kecepatan <em>page load<\/em> sehingga tidak mengganggu performa <em>website<\/em>. Oke, yuk baca <strong>Cara Membuat Web Stories di WordPress<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Web Stories? <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Web Stories adalah format konten yang telah dipopulerkan oleh <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-jualan-online-di-facebook\/\">Facebook <\/a>dan Instagram Stories. Jenis konten ini menggunakan campuran visual dan teks untuk menciptakan pengalaman bercerita yang baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi Google Web Stories ini merupakan bentuk konten baru dari <em>Accelerated Mobile Pages<\/em> (<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/13-tema-amp-terbaik-untuk-website-anda-lebih-cepat\/\">AMP<\/a>) untuk dikonsumsi dalam potongan kecil. Untuk setiap halaman maksimal menampung 10 kata saja dan ukuran Web Stories yang disarankan, yaitu sekitar 4 sampai 30 halaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Web Stories sangatlah cocok untuk pengguna seluler dan memang ditujukan untuk perangkat seluler yang ingin melihat konten secara sekilas. Bahkan, saat ini Google sudah merilis plugin Web Stories untuk WordPress walaupun masih dalam versi beta.<\/p>\n\n\n\n<p>Google Web Stories ini <em>open-source <\/em>dan gratis ya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Manfaat Web Stories <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa manfaat yang bisa diterapkan pada website bisnis kalian, seperti :<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Membuat Visitor Betah di Website<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Fitur <em>Stories <\/em>pada website ini memungkinkan orang untuk menikmati konten kalian secara lebih <em>fresh<\/em>, ringan, dan menyenangkan karena memang menarik untuk dilihat.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan informasi dari That Website is Me, keberadaan fitur ini mampu meningkatkan<em> spend time user<\/em> atau waktu yang dihabiskan pengunjung di website dari 20 detik menjadi 4 menit. Sebanyak 87% orang melakukan klik hingga akhir pada konten <em>stories <\/em>yang disajikan. Tertarik untuk mencoba menerapkannya pada website kalian?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Memaksimalkan Potensi Traffic<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Google mendukung <em>stories <\/em>ini supaya tampil di halaman pencarian Google, seperti Google Search, Google Discover, hingga Google Image.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, potensi <em>traffic <\/em>website yang kalian miliki pun menjadi lebih tinggi dibanding kalian menggunakan Instagram <em>stories<\/em>, <em>fleet<\/em>, ataupun fitur sosmed lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Mendorong Konversi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Keunggulan lain menggunakan fitur ini adalah dapat mendorong konversi yang dibangun melalui <em>landing page<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalian bisa menggunakan CTA atau <em>Call to Action <\/em>ketika membuat <em>web stories<\/em>. CTA adalah instruksi atau teks pada halaman website, <em>banner ad<\/em>, dan juga email yang dibangun dengan maksud untuk mengarahkan atau mengajak pengunjung agar dapat melakukan sesuatu sesuai instruksi atau informasi yang dibuat oleh pembuat seperti kalian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Keunggulan Plugin Web Stories <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Beberapa keunggulan menggunakan plugin Web Stories:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Membuat User Interface dan User Experience lebih baik untuk pengunjung.<\/li><li>Web Stories yang kalian buat, bisa di <em>embed <\/em>dan ditempatkan di tempat lain seperti website kalian yang lain, aplikasi, dan sebagainya.<\/li><li>Plugin Google Web Stories menyediakan banyak sekali <em>template <\/em>menarik yang bisa kalian gunakan untuk membuat Web Story yang cantik dan elegan.<\/li><li>Dikarenakan Web Stories sama seperti format AMP maka <em>loading <\/em>punlebih cepat dan membuat pengunjung betah.<\/li><li>Saat ini masih banyak yang belum menggunakan maka kemungkinan besar kalian akan lebih cepat untuk mendapat <em>ranking <\/em>di SERP.<\/li><li>Performa dari Web Stories ini bisa dipantau dengan Google Analytics.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Membuat Web Stories di WordPress <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Cara membuat Web Stories tidak repot, kalian cukup menggunakan platform <em>website<\/em>. Oke, ikuti caranya seperti di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li><strong>Instal Plugin Web Stories<\/strong><\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Kalian harus instal plugins Web Stories terlebih dahulu. Cara menginstalnya cukup mudah karena sama seperti kalian instal plugin yang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama, login dulu ke <em>dashboard <\/em>WordPress kalian. Lalu, masuklah ke Halaman Plugins dengan klik<strong> Plugins =&gt; Add New<\/strong>.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"492\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-1.png\" alt=\"wordpress-1\" class=\"wp-image-6479\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-1.png 1024w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-1-300x144.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-1-768x369.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Supaya cepat, ketikkan <em>keyword <\/em>Web Stories pada search box lalu akan muncul hasilnya, yaitu plugin Web Stories. Silakan klik <strong>Install Now<\/strong>.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"528\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-2.png\" alt=\"plugin web stories\" class=\"wp-image-6480\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-2.png 1024w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-2-300x155.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-2-768x396.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Setelah plugin Web Stories terinstal, tekan <strong>Activate <\/strong>dan tunggu beberapa saat hingga plugin aktif.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"522\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-3.png\" alt=\"web-stories-\" class=\"wp-image-6481\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-3.png 1024w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-3-300x153.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-3-768x392.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Sekarang pada dashboard WordPress, kalian akan menemukan menu Stories, yang artinya plugin Web Stories sudah berhasil terpasang.&nbsp;<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-4.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"464\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-4.png\" alt=\"install web-stories\" class=\"wp-image-6482\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-4.png 1024w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-4-300x136.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-4-768x348.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Oke, kalian sudah siap untuk membuat Web Stories di WordPress? Mari ikuti langkah berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>2. <strong>Buat Web Story<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Silakan masuk ke Halaman Stories lalu klik tombol <strong>Create New Story<\/strong>.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"428\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-5.png\" alt=\"web-stories-di-wordpress-5\" class=\"wp-image-6483\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-5.png 1024w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-5-300x125.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-5-768x321.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>3. <strong>Berikan Judul<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya kalian akan menjumpai kanvas putih kosong yang siap didesain. Pada bagian atas, silahkan berikan judul Stories sesuai kebutuhan. Kemudian klik <strong>Save Draft&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-6.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"506\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-6.png\" alt=\"judul\" class=\"wp-image-6484\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-6.png 1024w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-6-300x148.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-6-768x380.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>4. <strong>Masukkan Gambar ke Kanvas Story<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Cara berikutnya adalah memasukkan gambar ke kanvas. Tenang, Web Stories sudah menyediakan <em>template <\/em>siap pakai yang bisa kalian modifikasi sendiri lho, Guys.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"513\" height=\"919\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-7.png\" alt=\"web-stories-di-wordpress-7\" class=\"wp-image-6485\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-7.png 513w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-7-167x300.png 167w\" sizes=\"auto, (max-width: 513px) 100vw, 513px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Selain dari <em>template<\/em>, kalian juga bisa menggunakan gambar dari <strong>WordPress Media Library<\/strong> atau <em>upload <\/em>gambar baru dari sumber lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selesai memilih gambar, atur ukuran pada kanvas sesuai kebutuhan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>5. <strong>Tambahkan Teks<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Supaya Web Stories makin lengkap, silahkan tambahkan teks ke dalam kanvas. Caranya dengan mengklik simbol <strong>Text <\/strong>di <em>sidebar <\/em>kiri.&nbsp;<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-8.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"510\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-8.png\" alt=\"teks web-stories-\" class=\"wp-image-6486\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-8.png 1024w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-8-300x149.png 300w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-8-768x383.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Web Stories ternyata juga menyediakan berbagai fitur edit teks lho. Menarik kan? Kalian bisa mengatur <em>heading<\/em>, ukuran, warna, mengubah jenis <em>font<\/em>, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>6. <strong>Upload Story<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Langkah terakhir membuat Web Stories di WordPress memang sesimple mengklik tombol Publish. Namun jika diamati, ada <em>icon warning<\/em> pada tombol tersebut.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"167\" height=\"66\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-9.png\" alt=\"web-stories-di-wordpress-9\" class=\"wp-image-6488\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n<p><em>Icon warning<\/em> tersebut meminta kalian untuk mengecek menu <em>Checklist <\/em>pada <em>sidebar <\/em>kanan. Di menu ini, kalian akan melihat berbagai rekomendasi yang mampu mengoptimalkan Web Stories kalian, seperti jumlah halaman dan teks, poster, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-10.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"391\" height=\"829\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-10.png\" alt=\"publish warning\" class=\"wp-image-6489\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-10.png 391w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-10-141x300.png 141w\" sizes=\"auto, (max-width: 391px) 100vw, 391px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Tentunya kalian dapat memilih mengabaikan <em>checklist <\/em>atau mengikutinya. Jika sudah memutuskan, saatnya klik <strong>Published<\/strong>.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-11.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"724\" height=\"396\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-11.png\" alt=\"wordpress-11\" class=\"wp-image-6490\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-11.png 724w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Cara-Membuat-Web-Stories-di-WordPress-11-300x164.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 724px) 100vw, 724px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Nantinya akan ada penawaran untuk menambahkan Web Stories sebagai postingan baru di blog. Jika mengiyakan, Web Stories akan di <em>embed<\/em> menjadi bagian dari konten blog kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk Guys, bikin story di WordPress kalian biar tambah gaul! Kan asik kalian bisa bikin story, gak melulu ngeblog gitu, ya kan \ud83d\ude42<\/p>\n\n\n\n<p>Si Sari bikin ikan pepes, ngilangin kalut ditinggal Mas Bro<\/p>\n\n\n\n<p>Bikin story di WordPress, ya siapa takut lah Bro<\/p>\n\n\n\n<p><br><br>Jetorbit menyediakan web hosting terbaik dan <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/domain\/\">domain murah<\/a> di tahun 2021 ini. Web hosting adalah tempat untuk membuat website kalian bisa diakses oleh semua pengunjung di seluruh belahan dunia. Agar bisa online dengan mudah dan cepat maka pilihlah web hosting terbaik dengan pengalaman lebih dari 5 tahun. Sedangkan domain adalah identitas dari website kalian agar mudah pengunjung mengingat nama identitas dari website kalian.\u00a0Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa kalian cek <a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sekarang kalian tidak hanya bisa membuat story di media sosial lho. Nah, kabar gembira untuk kalian! Google telah menghadirkan Web Stories versi website WordPress. Web Stories mengadopsi AMP atau teknologi untuk mempercepat kecepatan page load sehingga tidak mengganggu performa website. Oke, yuk baca Cara Membuat Web Stories di WordPress Apa Itu Web Stories? Web Stories &#8230; <a title=\"Cara Membuat Web Stories di WordPress\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-membuat-web-stories-di-wordpress\/\" aria-label=\"Read more about Cara Membuat Web Stories di WordPress\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6478,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[9],"tags":[1606,283,7,1611,1610,1607,1605,1609,1608],"class_list":["post-6477","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tutorial","tag-amp","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-keunggulan-web-stories","tag-manfaat-web-stories","tag-membuat-web-stories","tag-web-stories","tag-web-stories-adalah","tag-web-stories-wordpress","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6477","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6477"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6477\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11339,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6477\/revisions\/11339"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6478"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6477"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6477"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6477"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}