{"id":5948,"date":"2021-01-29T09:27:18","date_gmt":"2021-01-29T02:27:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=5948"},"modified":"2021-01-28T14:41:14","modified_gmt":"2021-01-28T07:41:14","slug":"landing-page-vs-website-apa-perbedaannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/landing-page-vs-website-apa-perbedaannya\/","title":{"rendered":"Landing Page vs Website: Apa Perbedaannya?"},"content":{"rendered":"\n<p>Apa perbedaan antara <em>landing page<\/em> dan <em>website<\/em>? Apakah Anda sudah tahu kapan Anda harus menggunakan <em>landing page<\/em> dan kapan menggunakan website? Cari tahu selengkapnya yuk dengan baca <strong>Landing Page vs Website: Apa Perbedaannya?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Website? <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Website adalah kumpulan halaman web dengan nama domain. Website dapat memiliki berbagai tautan, gambar, dan info lainnya yang mengarah ke halaman web lain dari website. Misalnya, website seringkali memiliki tautan standar di bagian atas halaman dan seringkali di samping halaman untuk item, seperti home, services, products, about us, contact us, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Sederhananya, sebuah website bisa menjelaskan bisnis, produk, dan \/layanan Anda; menggunakan beberapa halaman yang terhubung melalui menu navigasi; dapat memberikan fungsi atau layanan, seperti pemesanan online, <em>customer service<\/em>, atau akses ke penelitian.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Landing Page vs Website: Dasar-dasar<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table aligncenter\"><table><tbody><tr><td><\/td><td><strong>Website&nbsp;<\/strong><\/td><td><strong>Landing Page<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><strong>Jumlah Halaman<\/strong><\/td><td>Lima halaman atau lebih<\/td><td>Satu halaman dan terlampir halaman terima kasih<\/td><\/tr><tr><td><strong>Informasi<\/strong><\/td><td>Semua informasi yang perlu diketahui pelanggan&nbsp;<\/td><td>Informasi tentang penawaran atau barang tertentu<\/td><\/tr><tr><td><strong>Fungsionalitas<\/strong><\/td><td>Dapat berisi banyak modul dan fungsi<\/td><td>Biasanya hanya memiliki teks, gambar, dan formulir<\/td><\/tr><tr><td><strong>Navigasi<\/strong><\/td><td>Semua halaman dapat diakses<\/td><td>Navigasi terbatas<\/td><\/tr><tr><td><strong>Tujuan&nbsp;<\/strong><\/td><td>Untuk menjelaskan atau menyajikan organisasi<\/td><td>Untuk menjual atau <em>capture leads<\/em><\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kapan Menggunakan Website Anda<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"587\" height=\"425\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Landing-Page-vs-Website-1.png\" alt=\"landing-page-vs-website-1\" class=\"wp-image-5950\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Landing-Page-vs-Website-1.png 587w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Landing-Page-vs-Website-1-300x217.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 587px) 100vw, 587px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p><strong>Ceritakan Kisah Anda<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dengan halaman &#8211; halaman seperti \u201cTentang Kami\u201d , \u201cVisi Misi\u201d , \u201cLokasi\u201d, \u201cHubungi Kami\u201d, dan halaman lain, Anda dapat menjelaskan dengan kalimat Anda sendiri, apa bisnis Anda dan tentang apa bisnis tersebut. Pertimbangkan semua pertanyaan umum yang mungkin dimiliki pelanggan tentang bisnis Anda karena ini merupakan tempat untuk menjawabnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Website Anda memungkinkan Anda mengatur informasi dengan cara yang masuk akal. Kuncinya adalah mengatur atau menyesuaikan konten web Anda dengan fokus pada pelanggan. Ingat, apa yang masuk akal atau bisa dipahami oleh Anda mungkin tidak masuk akal atau tidak bisa dipahami atau tidak sesuai dengan kebutuhan bagi <em>target market<\/em> Anda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jelaskan Produk atau Layanan Anda<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diingat bahwa tujuan website web adalah untuk menginformasikan, tidak harus untuk menjual. Sebaiknya buatlah website Anda bermanfaat dan informatif. Berikut ini ada beberapa skenario saat Anda membutuhkan website dan seperti apa tampilan bagian website Anda ini.<\/p>\n\n\n\n<p>E-commerce: bentuknya seperti menggambarkan lorong di toko, halaman yang berbeda dalam toko online Anda untuk mengatur produk menurut <em>brand <\/em>atau jenis. Anda juga dapat menjelaskan setiap kategori produk dan menjawab pertanyaan atau menyoroti fitur utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Providing services: dengan halaman layanan khusus, pengguna dapat menemukan apa yang mereka cari dengan lebih mudah. Hal ini juga membuat pesan Anda lebih jelas dan memastikan setiap layanan mendapat perhatian yang layak.<\/p>\n\n\n\n<p>Different locations: jika setiap lokasi memiliki halaman di website Anda, pengunjung dapat mempelajari lebih lanjut tentang lokasi di dekat mereka tanpa melakukan penelusuran terpisah. Anda tentu ingin menggunakan <em>location-specific keyword <\/em>di halaman yang tepat untuk meningkatkan peringkat Google Anda.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Berhubungan dengan Pelanggan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>website Anda memungkinkan Anda untuk menampilkan budaya, misi, nilai, dan gaya perusahaan Anda. <em>Brand voice<\/em> Anda serta desain website Anda harus bekerja sama untuk mencapai tampilan yang terhubung dengan pelanggan ideal.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun ini dapat dicapai dengan satu halaman namun lebih sulit untuk membuat pesan yang jelas. Dengan <em>website<\/em>, Anda dapat mengkomunikasikan pesan yang berbeda, seperti misi atau nilai Anda pada halaman khusus sambil mempertahankan gaya yang konsisten di seluruh website.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Landing Page<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Landing page<\/em> tidak untuk penggunaan umum dan tidak terlihat seperti halaman web lainnya meskipun mereka dapat berada di domain yang sama. <em>Landing page<\/em> dibuat untuk mengarahkan <em>traffic <\/em>untuk tujuan <em>campaign <\/em>pemasaran tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuannya adalah untuk memfokuskan pengunjung hanya pada tujuan halaman, seperti proses <em>sign-up<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Cukup untuk menginformasikan dan membuat pengguna melakukan <em>single action noted<\/em>, seperti download, daftar, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"548\" height=\"600\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Landing-Page-vs-Website-2.png\" alt=\"landing-page-vs-website-2\" class=\"wp-image-5951\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Landing-Page-vs-Website-2.png 548w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Landing-Page-vs-Website-2-274x300.png 274w\" sizes=\"auto, (max-width: 548px) 100vw, 548px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kapan Anda Menggunakan Landing Page?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Untuk mengembangkan atau memperbanyak daftar email Anda dengan cara menawarkan e-book atau video gratis agar visitoy mau mendaftar atau <em>sign-up.<\/em><\/li><li>Dengan pemilihan pemenang untuk suatu hadiah<em>,<\/em> yang mana fokusnya adalah mengumpulkan nama dan alamat email.<\/li><li>Untuk halaman Event Sign-up, yang mana pengguna harus register untuk membeli.<\/li><li>Dengan kupon atau <em>deal offer,<\/em> yang mana pengguna harus mendaftar terlebih dulu untuk mengakses penawaran tersebut.<\/li><li>Untuk halaman penjualan yang menawarkan produk, yang mana fokus untuk mendorong penjualan di satu produk.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Menggunakan Landing Page?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Anda tentunya ingin agar audiens Anda benar-benar fokus pada tujuan: <strong><em>Entering <\/em><\/strong>dan <strong><em>Submitting<\/em><\/strong>. Jika Anda ingin menghilangkan gangguan seperti adanya opsi lain agar diklik maka <em>landing page<\/em> bisa Anda gunakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Nilai dari Landing Page<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika Anda menginginkan agar orang bisa <em>enter<\/em>, <em>sign-up<\/em>, atau <em>register<\/em>, menurut Anda apakah lebih baik memberi mereka laman dengan 5 opsi lain untuk dilakukan dan dilihat (seperti di <em>homepage <\/em>Anda) atau meminta mereka fokus 100% pada satu yakni signing up?<\/p>\n\n\n\n<p>Jelas, jika tujuan Anda adalah membuat mereka tetap fokus pada <em>signing up<\/em>, nilainya adalah 100% pada <em>sign-up <\/em>tersebut dan hal lain merupakan suatu gangguan pada saat itu juga.<\/p>\n\n\n\n<p>Intinya adalah untuk campaign penjualan dan pemasaran: gunakan <em>landing page<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<p><em>Landing page <\/em>yang baik akan menargetkan audiens tertentu, seperti <em>traffic <\/em>dari <em>campaign <\/em>email yang mempromosikan ebook tertentu atau pengunjung yang mengklik iklan <em>pay-per-click <\/em>yang mempromosikan webinar Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda dapat membuat landing page yang memungkinkan pengunjung untuk mendownload penawaran konten Anda (eBook, whitepaper, webinar, dan lain-lain) atau menukarkan penawaran pemasaran lainnya, seperti uji coba gratis, demo, atau kupon untuk produk Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Membuat <em>landing page<\/em> memungkinkan Anda untuk menargetkan audiens Anda, menawarkan mereka sesuatu yang berharga, dan mengubah persentase yang lebih tinggi dari pengunjung Anda menjadi <em>leads<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Singkatnya adalah <em>landing page<\/em> bagus digunakan di luar halaman web normal Anda ketika Anda menjalankan <em>campaign <\/em>pemasaran atau <em>campaign <\/em>penjualan yang berfokus pada satu tindakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah Anda selesai membaca landing page vs website, apakah ada yang ingin Anda sampaikan? Yuk sampaikan saja di kolom komentar \ud83d\ude42 <\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Anda yang masih bingung bagaimana cara membuat website, tenang saja. Kami punya solusinya. Anda bisa langsung cek ke <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\">Jetorbit<\/a> guna memenuhi kebutuhan pembuatan website Anda. Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa Anda cek <a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa perbedaan antara landing page dan website? Apakah Anda sudah tahu kapan Anda harus menggunakan landing page dan kapan menggunakan website? Cari tahu selengkapnya yuk dengan baca Landing Page vs Website: Apa Perbedaannya? Apa Itu Website? Website adalah kumpulan halaman web dengan nama domain. Website dapat memiliki berbagai tautan, gambar, dan info lainnya yang mengarah &#8230; <a title=\"Landing Page vs Website: Apa Perbedaannya?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/landing-page-vs-website-apa-perbedaannya\/\" aria-label=\"Read more about Landing Page vs Website: Apa Perbedaannya?\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5949,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[88,283,7,1312,1311,1313,89],"class_list":["post-5948","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-website","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-landing-page","tag-menggunakan-website","tag-nilai-landing-page","tag-website-adalah","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5948","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5948"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5948\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5952,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5948\/revisions\/5952"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5949"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5948"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5948"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5948"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}