{"id":5328,"date":"2020-11-19T09:08:53","date_gmt":"2020-11-19T02:08:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=5328"},"modified":"2020-11-18T09:23:44","modified_gmt":"2020-11-18T02:23:44","slug":"6-manfaat-dari-sebuah-microsite-untuk-lebih-banyak-traffic","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/6-manfaat-dari-sebuah-microsite-untuk-lebih-banyak-traffic\/","title":{"rendered":"6 Manfaat dari Sebuah Microsite untuk Lebih Banyak Traffic"},"content":{"rendered":"\n<p>Membuat konten yang terfokus untuk web merupakan praktik yang paling dicari untuk melibatkan audiens Anda saat ini. Jika Anda seorang <em>marketer <\/em>atau sebuah <em>brand <\/em>dan ingin meningkatkan <em>traffic <\/em>web Anda, konsep dari pemasaran <em>microsite <\/em>pasti akan memikat Anda. Baca sampai selesai yuk <strong>6 Manfaat dari Sebuah Microsite untuk Lebih Banyak <em>Traffic<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu <em>Microsite<\/em>? <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Microsite <\/em>adalah situs kecil yang terdiri tidak lebih dari empat atau lima halaman individual. <em>Microsite <\/em>dibuat untuk memenuhi tujuan periklanan tertentu yang jauh dari alamat web utama perusahaan. Meskipun <em>microsite <\/em>terkadang di hosting sebagai subdomain dari situs yang lebih besar, <em>microsite <\/em>yang sebenarnya memiliki alamat dan strukturnya sendiri-sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, pada tahun 2016, jaringan pengiriman pizza Domino memulai <em>campaign <\/em>iklan baru yang menampilkan kendaraan pengiriman bermerek yang disebut DXP. Kendaraan baru tersebut merupakan pusat dari berbagai upaya promosi bahkan untuk mendukungnya, perusahaan meluncurkan <em>microsite <\/em>yang menampilkan informasi tentang kendaraan, fitur interaktif, dan <em>call to action<\/em> yang mengarahkan <em>viewers <\/em>ke Domino terdekat.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Campaign <\/em>tersebut berhasil dan pembangunan dari sebuah <em>microsite <\/em>membantu melokalkan dorongan periklanan nasional.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Harus Membuat <em>Microsite<\/em>?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut manfaat dari membuat <em>Microsite<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Campaign <\/em>yang Tertarget <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Microsites memungkinkan <em>brand <\/em>untuk menyampaikan konten yang sangat tertarget ke segmen tertentu dari audiens mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Lead Generation <\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Microsite <\/em>dapat digunakan untuk menghasilkan <em>high-intent leads<\/em> untuk bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Brand Awareness <\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Membantu brand untuk membangun <em>brand awareness<\/em> mereka di internet melalui ruang web mereka sendiri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Virality Potential <\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Konten yang menarik dapat membantu untuk menciptakan buzz, yakni publisitas dari mulut ke mulut (<em>word to mouth<\/em>) seputar produk atau acara tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>SEO untuk Niche Keyword <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Microsites <\/em>dapat membantu bisnis mendapatkan peringkat mesin pencari yang lebih baik untuk kata kunci tertentu, tentunya dengan menggunakan konten yang terfokus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mudah Dikelola <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dikarenakan <em>microsite <\/em>dibuat untuk <em>campaign <\/em>yang bertarget maka hanya grup kecil di perusahaan Anda yang dapat mengerjakannya secara khusus. Dengan cara inilah Anda akan dapat mengelola tim yang lebih kecil dengan lebih baik lagi, yang hemat biaya, energi, waktu, dan sumber daya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kekurangan <em>Microsite<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Selain microsite memiliki manfaat, microsite <\/em>juga memiliki kekurangan, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Membuat Pengguna Merasa Bingung <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pengguna, yang mana merupakan audiens target Anda, terkadang tidak mencatat URL yang baru saja mereka temukan dan akhirnya akan mengunjungi URL tersebut saat mereka punya waktu. Namun, mereka mungkin hanya mengingat sesuatu dari iklan selanjutnya mungkin Google lah yang akan membawa mereka ke situs utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak <em>brand <\/em>berasumsi bahwa penggunanya cukup adaptif dengan <em>interface <\/em>pengguna yang berbeda, yang mana bisa merusak pengalaman pengguna. Hal ini dapat membuat mereka merasa bingung dan mereka mungkin saja tidak akan pernah mengunjungi situs Anda lagi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Biaya Besar <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebuah <em>microsite <\/em>pada dasarnya membangun situs baru. Saat membangun situs dari awal, tentunya ada berbagai biaya yang akan dikeluarkan. Biaya domain situs, biaya <em>maintenance<\/em>, biaya pengembang serta perancang, itu hanyalah beberapa di antaranya. Semakin rumit <em>microsite<\/em> maka semakin tinggi biayanya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Upaya Pengembangan Konten <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dikarenakan tujuan utama <em>microsite <\/em>adalah untuk melibatkan pengguna maka konten situs haruslah yang terbaik. Konten terkait teks, gambar, video, dan konten yang dibuat oleh <em>user<\/em>, yang masuk ke <em>microsite <\/em>harus terkait dengan audiens, <em>brand<\/em>, dan strategi SEO.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Komitmen Waktu yang Signifikan <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Microsite bukanlah sesuatu hal berupa <em>one-time setup<\/em> namun harus diperbarui dengan konten secara teratur, yakni selama seluruh durasi dari <em>marketing campaign<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Short Life-cycle <\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah <em>marketing campaign<\/em> yang terkait dengan <em>microsite <\/em>telah berakhir maka <em>microsite <\/em>tersebut praktis ditinggalkan. Sumber daya yang diinvestasikan dalam mengembangkan <em>microsite <\/em>kurang dimanfaatkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Microsites dan Perdebatan SEO <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Di masa lalu, banyak bisnis yang sangat memanfaatkan <em>microsites <\/em>sebagai alat untuk SEO. Mereka biasanya menjalankan beberapa <em>microsite <\/em>yang dikembangkan di sekitar <em>keyword <\/em>yang berbeda, memberi mereka kesempatan untuk muncul di halaman atas hasil mesin pencari yang berbeda. Hal tersebut juga memberi mereka kesempatan untuk muncul lebih dari sekali dalam <em>single result page<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan lain mereka untuk membuat beberapa <em>microsite <\/em>adalah untuk menyediakan <em>backlinks <\/em>ke situs utama. <em>Backlinks <\/em>akan membantu meningkatkan peringkat SEO situs utama. Namun, hal ini tidak terjadi lagi dan bisa agak merugikan SEO Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah alasan utama mengapa Anda tidak boleh membuat <em>microsite <\/em>hanya untuk tujuan SEO untuk <em>brand <\/em>atau perusahaan Anda:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Microsite <\/em>Jarang Dapat Menjadi Situs Otoritas <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Inilah beberapa alasannya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><em>Microsite <\/em>tidak memiliki banyak tautan masuk dari situs otoritas lain di seluruh web.<\/li><li><em>Microsite <\/em>tidak memiliki <em>traffic <\/em>yang besar karena mereka menargetkan segmen yang kecil atas audiens.<\/li><li>Sumber tautan mereka tidak beragam.<\/li><li>Membangun otoritas membutuhkan waktu sedangkan microsites biasanya memiliki umur yang pendek.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Konten Duplikat <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika Anda mengembangkan <em>microsite <\/em>dengan <em>re-purposed <\/em>atau konten duplikat, <em>search engine<\/em> hanya akan mencantumkan salah satu yang mereka tahu merupakan konten yang asli. Mesin pencari jarang menampilkan halaman web dengan konten yang sama di atas hasil pencarian mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Microsites Bersaing dengan Situs Utama Anda <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika <em>microsite <\/em>dan situs utama Anda menargetkan <em>keyword <\/em>yang serupa, keduanya akan mengalami gangguan dalam <em>traffic<\/em>. Situs-situs tersebut akan bersaing satu sama lain untuk menerima <em>traffic<\/em>. Di atas semua itu, Anda akan menghabiskan dua kali jumlah sumber daya Anda dibandingkan dengan yang Anda butuhkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jumlah <em>Backlink <\/em>yang Sedikit <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika ada beberapa <em>microsites <\/em>untuk <em>brand <\/em>Anda, kepadatan <em>backlink <\/em>untuk masing-masing akan berkurang. Misalkan ada total 100 <em>backlink <\/em>untuk 5 <em>microsites<\/em>. Ini membuat rata-rata 20 <em>backlink <\/em>persitus.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika sebaliknya, yakni ada satu situs utama yang memiliki 100 <em>backlink<\/em>, situs tersebut akan memiliki peringkat yang jauh lebih tinggi dalam hasil mesin pencari dibandingkan dengan <em>microsite <\/em>manapun.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Microsites dan Paid Ads <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Microsite dapat bekerja dengan baik bersama-sama dengan <em>paid ad campaign<\/em> di mesin pencari. Jika Anda mencari campaign promosi jangka pendek dan memiliki anggaran yang cukup besar, hasil penelusuran bersponsor dapat membantu Anda mendapatkan <em>traffic <\/em>yang signifikan ke <em>microsite <\/em>Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Anda dapat menargetkan <em>long-tail keywords<\/em> dalam <em>campaign <\/em>Anda guna mengurangi pengeluaran untuk iklan dan mengundang <em>traffic <\/em>yang berkualitas. <em>Long-tail keywords<\/em> menawarkan beberapa keuntungan: mereka memiliki harga tawaran yang lebih rendah dibandingkan dengan harga tawaran keyword populer dan mereka menemukan pengguna yang sudah memiliki beberapa konteks terkait konten microsite.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikan komentar yuk terkait manfaat microsite di kolom komentar \ud83d\ude42<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Anda yang masih bingung bagaimana cara membuat website, tenang saja. Kami punya solusinya. Anda bisa langsung cek ke <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\">Jetorbit<\/a> guna memenuhi kebutuhan pembuatan website Anda. Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa Anda cek <a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membuat konten yang terfokus untuk web merupakan praktik yang paling dicari untuk melibatkan audiens Anda saat ini. Jika Anda seorang marketer atau sebuah brand dan ingin meningkatkan traffic web Anda, konsep dari pemasaran microsite pasti akan memikat Anda. Baca sampai selesai yuk 6 Manfaat dari Sebuah Microsite untuk Lebih Banyak Traffic Apa Itu Microsite? Microsite &#8230; <a title=\"6 Manfaat dari Sebuah Microsite untuk Lebih Banyak Traffic\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/6-manfaat-dari-sebuah-microsite-untuk-lebih-banyak-traffic\/\" aria-label=\"Read more about 6 Manfaat dari Sebuah Microsite untuk Lebih Banyak Traffic\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5329,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[1112,283,7,1114,1111,1113],"class_list":["post-5328","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-microsite","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-kekurangan-microsite","tag-manfaat-microsite","tag-microsite-adalah","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5328","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5328"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5328\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5330,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5328\/revisions\/5330"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5329"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5328"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5328"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5328"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}