{"id":5253,"date":"2020-11-11T03:31:36","date_gmt":"2020-11-10T20:31:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=5253"},"modified":"2020-11-11T03:31:39","modified_gmt":"2020-11-10T20:31:39","slug":"riset-keyword-youtube-untuk-pemula-dasar-dasar-seo-youtube","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/riset-keyword-youtube-untuk-pemula-dasar-dasar-seo-youtube\/","title":{"rendered":"Riset Keyword YouTube untuk Pemula &#8211; Dasar-dasar SEO YouTube"},"content":{"rendered":"\n<p>Mengapa riset keyword untuk YouTube itu penting? Tentunya Anda ingin agar video yang Anda buat dan <em>upload <\/em>bisa ditonton oleh banyak orang bukan? Yuk baca detailnya di <strong>Riset Keyword YouTube untuk Pemula &#8211; Dasar-dasar SEO YouTube<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bayangkan Anda mengalami peristiwa berikut ini: Anda membuat video fantastis tentang perjalanan papan seluncur favorit Anda. Anda mendesain grafik yang luar biasa bahkan menemukan musik latar yang sempurna. Akhirnya tiba waktunya untuk memposting! Namun Anda belum melakukan riset keyword apapun. Anda pun tetap memutuskan untuk memposting video lalu Anda terkejut ketika video Anda tidak memiliki <em>views<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"725\" height=\"391\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Riset-Keyword-YouTube-untuk-Pemula-Dasar-dasar-SEO-YouTube-1.png\" alt=\"riset-keyword-youtube-1\" class=\"wp-image-5255\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Riset-Keyword-YouTube-untuk-Pemula-Dasar-dasar-SEO-YouTube-1.png 725w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Riset-Keyword-YouTube-untuk-Pemula-Dasar-dasar-SEO-YouTube-1-300x162.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 725px) 100vw, 725px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Saat Anda melakukan riset <em>keyword<\/em>, Anda memiliki tujuan untuk mendapatkan <em>insight <\/em>tentang apa yang dicari <em>audiens <\/em>Anda di YouTube. Dengan <em>insight <\/em>tersebut, Anda akan dapat menggunakan <em>keyword <\/em>yang paling berarti bagi audiens Anda dan video Anda lebih cenderung muncul saat mereka menelusuri <em>keyword <\/em>tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda gagal melakukan riset <em>keyword<\/em>, ada beberapa hal yang dapat terjadi, yakni:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" type=\"1\"><li>Anda mungkin menargetkan <em>keyword <\/em>yang salah dan menarik penonton yang salah, yang berarti video Anda tidak akan mendapatkan <em>views <\/em>sebanyak yang seharusnya.<\/li><li>Orang-orang akan kesulitan menemukan video Anda karena Anda tidak menargetkan <em>keyword <\/em>apapun.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Saat Anda melakukan riset <em>keyword <\/em>YouTube, Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang apa yang dicari <em>audiens <\/em>Anda dan membuat konten yang sesuai dengan yang dicari audiens Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Penargetan <em>keyword <\/em>YouTube yang tepat, tidak hanya dapat meningkatkan jumlah <em>views <\/em>yang diterima video Anda tetapi juga dapat membantu Anda meningkatkan <em>brand awareness<\/em> dan meningkatkan konversi. Saat Anda melakukan riset <em>keyword<\/em>, Anda mungkin juga menemukan beberapa topik baru yang hebat, yang sebelumnya tidak pernah Anda pikirkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Di Manakah Keyword Target YouTube Anda Muncul? <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Saat Anda membuat konten tertulis, Anda cukup mengintegrasikan <em>keyword <\/em>target Anda dengan meletakkannya ke dalam konten Anda yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat Anda melakukan riset <em>keyword <\/em>untuk YouTube channel Anda, ada beberapa tempat berbeda yang harus Anda pertimbangkan untuk mengintegrasikan <em>keyword <\/em>target untuk efek yang maksimal, yaitu sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Dalam Tag Video Anda <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat Anda membuat video dan mempostingnya ke YouTube, Anda akan memiliki kesempatan untuk menandai istilah-istilah kunci yang Anda inginkan untuk peringkat video Anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat Anda menempatkan <em>keyword <\/em>di tag, cara kerjanya mirip dengan cara kerja <em>hashtag <\/em>pada <em>platform<\/em>, seperti Instagram. Anda perlu ingat bahwa tag video berbeda dengan <em>hashtag <\/em>yang digunakan beberapa pembuat konten dalam deskripsi videonya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tag video yang kami bicarakan ini tidak dapat dilihat oleh seseorang yang sedang menonton video di YouTube. Namun Anda dapat melihatnya menggunakan sebuah alat, seperti <a href=\"https:\/\/www.tubebuddy.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">TubeBuddy<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"614\" height=\"122\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Riset-Keyword-YouTube-untuk-Pemula-Dasar-dasar-SEO-YouTube-2.png\" alt=\"riset-keyword-youtube-2\" class=\"wp-image-5256\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Riset-Keyword-YouTube-untuk-Pemula-Dasar-dasar-SEO-YouTube-2.png 614w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Riset-Keyword-YouTube-untuk-Pemula-Dasar-dasar-SEO-YouTube-2-300x60.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 614px) 100vw, 614px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Saat Anda menambahkan <em>keyword <\/em>target, Anda mengoptimalkan video tersebut agar muncul saat pengguna menelusuri istilah tersebut. Mereka juga memberi tahu YouTube tentang video Anda sehingga mereka dapat menempatkannya dengan benar. Perlu diingat bahwa hanya karena Anda memberi tag pada salah satu video, bukan berarti Anda akan mendapat peringkat nomor satu untuk istilah tersebut saat pengguna menelusurinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Di Sepanjang Video Anda <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika Anda menggunakan <em>keyword <\/em>di seluruh skrip video, Anda akan mendapatkan keuntungan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Pengguna tetap tertarik<\/strong>: Saat Anda menyebutkan istilah yang dicari pengguna di video Anda maka hal itu akan membuat mereka tetap tertarik karena itulah yang ingin mereka pelajari lebih lanjut. Jika pengguna tetap tertarik dengan video Anda, mereka akan menonton lebih lama. Hal tersebut juga yang akan membantu video Anda muncul lebih tinggi di penelusuran YouTube.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><strong><em>Keyword <\/em><\/strong><strong>target Anda akan ada di dalam transkrip video Anda<\/strong>: Misalkan Anda saat ini sedang membuat video untuk blog dan konten blog Anda dibuat dari transkrip video. Saat Anda menyebutkan <em>keyword <\/em>target di seluruh video Anda, hal itu juga berarti <em>keyword <\/em>tersebut akan muncul dalam konten tertulis Anda di seluruh transkrip Anda. Anda akan mendapatkan keuntungan dua kali lipat bila Anda menyertakan transkrip dan tautan ke video YouTube Anda di situs web Anda karena: posting blog Anda berperingkat tinggi untuk <em>keyword <\/em>yang sama yang Anda targetkan dengan video Anda dan Anda akan mengarahkan pengguna ke YouTube channel Anda yang dapat meningkatkan views, pelanggan, dan komentar.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana Melakukan Riset Keyword YouTube yang Efektif <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada riset <em>keyword <\/em>lalu ada riset <em>keyword <\/em>yang efektif. Jika Anda ingin mendapatkan kesempatan terbaik untuk meraih hasil terbaik dengan tag viral untuk YouTube atau mendapatkan peringkat video yang tinggi, sekarang saatnya mempelajari cara melakukan riset <em>keyword <\/em>terbaik untuk konten YouTube channel Anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gunakan Alat Riset Keyword <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Alat riset <em>keyword <\/em>tidak hanya untuk konten tertulis namun alat ini juga dapat membantu Anda membentuk (<em>shape<\/em>) konten video. Silakan gunakan alat, seperti <a href=\"https:\/\/www.webfx.com\/seo-tools\/faqfox\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">FaqFox<\/a>, <a href=\"https:\/\/keywordtool.io\/youtube\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Keyword Tool<\/a>, atau Tubebuddy untuk membantu Anda menemukan istilah yang dicari oleh target audiens Anda.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Keyword <\/em>ini tidak hanya dapat membantu menginformasikan topik Anda untuk video mendatang tetapi juga dapat memberi Anda ide bagus terkait <em>keyword <\/em>apa yang perlu disebutkan dalam video Anda dan digunakan sebagai tag.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Periksa Saran di YouTube <em>Search Bar <\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Mungkin salah satu cara terbaik untuk melihat apa yang dicari audiens Anda di YouTube adalah dengan mulai mengetik di YouTube search bar. Saat melakukannya, Anda akan mendapatkan daftar istilah yang dilengkapi secara otomatis.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"462\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Riset-Keyword-YouTube-untuk-Pemula-Dasar-dasar-SEO-YouTube-3.png\" alt=\"riset-keyword-youtube-3\" class=\"wp-image-5257\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Riset-Keyword-YouTube-untuk-Pemula-Dasar-dasar-SEO-YouTube-3.png 768w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/Riset-Keyword-YouTube-untuk-Pemula-Dasar-dasar-SEO-YouTube-3-300x180.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Namun, Anda juga harus memastikan bahwa Anda menargetkan <em>keyword <\/em>yang berhubungan karena <em>keyword <\/em>tersebut kemungkinan memiliki persaingan yang ketat. Jika tidak ada yang lain maka <em>keyword <\/em>ini dapat memberi Anda banyak ide bagus untuk topik konten.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Lihatlah Apa Saja yang Tercakup Dalam Kompetisi <\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak pernah diperbolehkan untuk menyalin sesuatu kata demi kata tetapi membuat konten video berdasarkan apa yang ada di bagian atas hasil penelusuran bisa sangat bermanfaat.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat video mendapat peringkat di bagian atas penelusuran YouTube untuk <em>keyword <\/em>yang ingin Anda ranking, tentunya itu untuk alasan yang bagus. Artinya, pengguna menonton video berdasarkan topik tersebut, mereka tertarik, dan ingin mempelajari lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Anda yang masih bingung bagaimana cara membuat website, tenang saja. Kami punya solusinya. Anda bisa langsung cek ke <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\">Jetorbit<\/a> guna memenuhi kebutuhan pembuatan website Anda. Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa Anda cek <a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengapa riset keyword untuk YouTube itu penting? Tentunya Anda ingin agar video yang Anda buat dan upload bisa ditonton oleh banyak orang bukan? Yuk baca detailnya di Riset Keyword YouTube untuk Pemula &#8211; Dasar-dasar SEO YouTube Bayangkan Anda mengalami peristiwa berikut ini: Anda membuat video fantastis tentang perjalanan papan seluncur favorit Anda. Anda mendesain grafik &#8230; <a title=\"Riset Keyword YouTube untuk Pemula &#8211; Dasar-dasar SEO YouTube\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/riset-keyword-youtube-untuk-pemula-dasar-dasar-seo-youtube\/\" aria-label=\"Read more about Riset Keyword YouTube untuk Pemula &#8211; Dasar-dasar SEO YouTube\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5254,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[1094,283,7,1093],"class_list":["post-5253","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-dasar-dasar-seo-youtube","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-riset-keyword-youtube","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5253","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5253"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5253\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5258,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5253\/revisions\/5258"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5254"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5253"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5253"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5253"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}