{"id":4634,"date":"2020-09-09T09:24:36","date_gmt":"2020-09-09T02:24:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=4634"},"modified":"2020-09-08T12:25:03","modified_gmt":"2020-09-08T05:25:03","slug":"centos-sejarah-centos-mengapa-menggunakan-centos-kelebihan-dan-kekurangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/centos-sejarah-centos-mengapa-menggunakan-centos-kelebihan-dan-kekurangan\/","title":{"rendered":"CentOS: Sejarah CentOS, Mengapa Menggunakan CentOS, Kelebihan dan Kekurangan"},"content":{"rendered":"\n<p>Sudah familiar kah dengan CentOS? Atau, baru beberapa kali mendengar istilah tersebut namun belum paham detail ap aitu CentOS? Tenang saja karena kami menyampaikan ulasan terkait CentOS. Yuk baca saja <strong>CentOS: Sejarah CentOS, Mengapa Menggunakan CentOS, Kelebihan dan Kekurangan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>CentOS sudah dipakai secara umum di seluruh dunia, memiliki banyak komunitas, mailing list, <em>Internet Relay Chat<\/em> (IRC), dan website tutorial yang sudah tersebar di seluruh dunia secara gratis.<\/p>\n\n\n\n<p>CentOS (<em>Community Enterprise Operating System<\/em>) merupakan Distro Linux yang cocok digunakan dalam skala <em>Enterprise<\/em> atau skala perusahaan serta bebas biaya. CentOS dikode dari <em>source code<\/em> Red Hat Enterprise (RHEL) yang dikembangkan dalam sebuah komunitas yang disebut CentOS Project.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda bisa <em>download<\/em> CentOS <a href=\"https:\/\/www.centos.org\/download\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">di\u00a0sini<\/a>. <em>Software<\/em> ini dirilis dengan menggunakan lisensi <em>General Public License<\/em> (GPL) dan nantinya dikembangkan oleh komunitas yang disebut CentOS Project.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sejarah CentOS<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sejarah CentOS berawal dari diciptakannya CentOS dengan tujuan untuk menyediakan <em>platform<\/em> komputasi pada skala perusahaan dengan biaya gratis serta <em>open-source<\/em>. CentOS berusaha untuk mempertahankan 100% kompatibilitas terhadap sumber yang asli, yaitu\u00a0<em>Linux-Red Hat<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Red Heat Linux (RHL) awalnya disebut dengan&nbsp;<em>Red Hat Commercial Linux,<\/em>&nbsp;yang merupakan distro linux pertama yang memakai sistem RPM Package Manager. Selanjutnya diikuti oleh perusahaan lain, yakni Linux-Mandriva dan Linux-SUSE.<\/p>\n\n\n\n<p>Dapat disimpulkan bahwa CentOS merupakan turunan dari RHEL, yang mana RHEL merupakan produk dari Red Hat Linux, yang memiliki prinsip hanya dilindungi oleh aturan merek dagang sehingga dapat digunakan untuk proses-proses bisnis di pasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Awal tercipta CentOS dimulai ketika tahun 1993, seorang bernama Bob Young pada saat itu sedang membangun&nbsp;<em>ACC Corporation<\/em>. Perusahaan ini awalnya hanya menjual aksesoris <em>software<\/em> Linux dan Unix. Pada tahun 1994, seorang Marc Ewing membuat OS Linux sendiri dan memberi nama Red Hat Linux.<\/p>\n\n\n\n<p>Akhirnya Marc Ewing meluncurkan produknya pada bulan Oktober tahun 1994. Bisnisnya pun semakin besar ketika Bob Young membeli bisnisnya Marc Ewing pada tahun 1995. Akhirnya mereka berdua bergabung menjadi Red Hat Software, dengan Bob Young menjabat menjadi CEO dari Red-Hat Software.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mengapa Menggunakan CentOS<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal <em>support<\/em>, CentOS memiliki <em>support<\/em> lebih bagus dibandingkan dengan distro yang lain. Selain itu, Anda tidak perlu bingung dengan sistem <em>update<\/em> jika menggunakan CentOS. Jika menggunakan sebuah OS <em>commercial<\/em>, Anda harus membayar produk update-nya terlebih dahulu, selanjutnya Anda baru akan mendapatkan produk paling update.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun jika Anda menggunakan CentOS, CentOS-Project akan tetap memberikan <em>support<\/em> produk secara berkala (kontinyu) kepada Anda. Pun jika Anda berkeinginan untuk membayar sebagai rasa terima kasih, Anda tetap bisa membayar pada pihak CentOS tetapi bukanlah suatu kewajiban.<\/p>\n\n\n\n<p>Akan tetapi, sistem <em>upgrade software<\/em> pada sistem Linux bukanlah perkara mudah. Biasanya proses <em>upgrade<\/em> merupakan pergantian <em>software<\/em> yang mana <em>software<\/em> lama diganti dengan <em>software<\/em> terbaru sehingga yang terjadi adalah akan terjadi crash pada proses <em>upgrade<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya memiliki dampak perubahan signifikan yang berbeda dengan versi sebelumnya. Jika Anda memili sebuah server yang bekerja dan aktif selama 24 jam sehari maka server Anda harus meminimalisir terkait <em>down-time<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya proses <em>upgrade<\/em> sistem akan mengubah semua <em>software<\/em> menjadi sistem terbaru dan tidak peduli dengan konfigurasi lama Anda. Oleh karena itu, Anda harus menulis ulang <em>source-code<\/em> lama dan melakukan pengecekan atas semua konfigurasi untuk memastikan agar server Anda berjalan dengan baik. Proses pengecekan tersebut dapat menyebakan <em>downtime<\/em> pada server yang cukup lama.<\/p>\n\n\n\n<p>Keuntungan yang Anda peroleh dengan menggunakan CentOS adalah Anda dapat mencegah semua permasalahan di atas karena <em>release<\/em> pada CentOS memiliki kesamaan dengan versi sebelumnya hingga beberapa tahun. Hal tersebut menyebabkan CentOS memiliki waktu dukungan secara berkala dari 5 tahun sampai 10 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kelebihan dan Kekurangan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>CentOS pun memiliki kelebihan dan kekurangan yang dapat dijabarkan sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kelebihan CentOS<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Mudah untuk maintenance<\/li><li>Sangat cocok digunakan untuk jangka panjang, terutama untuk lingkungan produksi<\/li><li>Mudah dipakai dalam paket <em>software<\/em><\/li><li>Terdapat <em>support<\/em> jangka panjang dari para developernya<\/li><li>Komunitas pengembangan termasuk aktif<\/li><li>Infrastruktur berbasis komunitas<\/li><li>Sistem <em>management<\/em> yang terbuka<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Kekurangan CentOS<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Semua integrasi sangat bergantung pada distro Red Hat karena CentOS selalu keluar setelah Red Hat<\/li><li>Kurangnya dokumentasi terkait centOS<\/li><li>CentOS dibangun berdasarkan Red hat sehingga segala kekurangan Red hat juga menjadi bagian dari CentOS<\/li><li>Kata \u201c<em>Enterprise<\/em>\u201d membuat pemula takut<\/li><li>Penampilan website CentOS kurang menarik<\/li><li>Kurangnya dokumentasi mengenai CentOS secara khusus<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Bagi Anda yang masih bingung bagaimana cara membuat website, tenang saja. Kami punya solusinya. Anda bisa langsung cek ke <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\">Jetorbit<\/a> guna memenuhi kebutuhan pembuatan website Anda. Selain itu, kami juga menyediakan VPS dan bisa Anda cek <a href=\"https:\/\/www.jetvm.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sudah familiar kah dengan CentOS? Atau, baru beberapa kali mendengar istilah tersebut namun belum paham detail ap aitu CentOS? Tenang saja karena kami menyampaikan ulasan terkait CentOS. Yuk baca saja CentOS: Sejarah CentOS, Mengapa Menggunakan CentOS, Kelebihan dan Kekurangan CentOS sudah dipakai secara umum di seluruh dunia, memiliki banyak komunitas, mailing list, Internet Relay Chat &#8230; <a title=\"CentOS: Sejarah CentOS, Mengapa Menggunakan CentOS, Kelebihan dan Kekurangan\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/centos-sejarah-centos-mengapa-menggunakan-centos-kelebihan-dan-kekurangan\/\" aria-label=\"Read more about CentOS: Sejarah CentOS, Mengapa Menggunakan CentOS, Kelebihan dan Kekurangan\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4635,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[909,283,7,913,912,911,910],"class_list":["post-4634","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-centos","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-kekurangan-centos","tag-kelebihan-centos","tag-mengapa-menggunakan-centos","tag-sejarah-centos","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4634"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4634\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4636,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4634\/revisions\/4636"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4635"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}