{"id":2965,"date":"2019-12-28T08:41:20","date_gmt":"2019-12-28T08:41:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=2965"},"modified":"2022-09-09T15:17:17","modified_gmt":"2022-09-09T08:17:17","slug":"panduan-seo-nofollow-links-eksternal-di-wordpress","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/panduan-seo-nofollow-links-eksternal-di-wordpress\/","title":{"rendered":"Panduan SEO &#8211; NoFollow Links Eksternal di WordPress"},"content":{"rendered":"<p>Apa sih NoFollow links eksternal di WordPress itu? Penasaran kan? Yuk baca sampai Gaes artikel<strong> Panduan SEO &#8211; NoFollow Links Eksternal di WordPress<\/strong><\/p>\n<h2><strong>Optimalkan Komentar WordPress<\/strong><\/h2>\n<p>Komentar bisa menjadi indikasi kuat keterlibatan pengunjung di website. Semakin banyak pengunjung yang meninggalkan komentar, berarti lebih banyak link kembali ke website Anda, lebih banyak lalu lintas pengunjung, dan berdampak pada peningkatan SEO.<\/p>\n<p>Pastikan saja komentar mereka adalah asli dan bukan spam karena spammer mengirimkan komentar dengan link buruk sehingga mempengaruhi dan merusak peringkat pencarian website Anda.<\/p>\n<p>Plugin Akismet sangat berguna untuk memerangi komentar spam sehingga Anda dapat menginstal plugin tersebut.<\/p>\n<p>Dalam mempersiapkan website sehingga dapat menangani beban komentar, Anda harus memperhatikan server dan kecepatannya lalu Anda dapat membagi komentar menjadi beberapa halaman.<\/p>\n<h2><a name=\"_Toc17815463\"><\/a><strong>NoFollow Links Eksternal di WordPress<\/strong><\/h2>\n<p>Apabila Anda memberi link ke sebuah website, Anda membagikan beberapa skor SEO website Anda untuk link tersebut. Skor SEO ini disebut \u201clink juice.\u201d<\/p>\n<p>Untuk mendapatkan hasil peringkat pencarian yang baik, Anda perlu memastikan bahwa Anda memperoleh lebih banyak \u201clink juice\u201d dari website-website lain selain yang Anda berikan.<\/p>\n<p>Menambahkan atribut \u201cnofollow\u201d untuk link eksternal (link ke website yang bukan website Anda), memberikan perintah kepada mesin pencari supaya tidak mengikuti link tersebut dan hal ini membantu Anda menghemat \u201clink juice\u201d.<\/p>\n<p>Sebuah external link yang normal terlihat seperti ini dalam format HTML:<\/p>\n<p>&lt;a href=\u201dhttp:\/\/contoh.com\u201d&gt; Contoh Website &lt;\/a&gt;<\/p>\n<p>Link eksternal dengan atribut nofollow akan terlihat seperti ini:<\/p>\n<p>&lt;a href=\u201dhttp:\/\/contoh.com\u201d rel=\u201dnofollow\u201d&gt; Contoh Website &lt;\/a&gt;<\/p>\n<p>Anda dapat menambahkan rel = \u201cnofollow\u201d pada kotak centang untuk insert link pada popup. Ini akan membantu dengan mudah menambahkan status nofollow untuk link eksternal.<\/p>\n<h2><a name=\"_Toc17815464\"><\/a><strong>Post Artikel Penuh\u00a0vs Ringkasan atau Kutipan<\/strong><\/h2>\n<p>Menampilkan website WordPress dan link ke posting dari sejumlah halaman seperti halaman home, arsip kategori, arsip tag, secara otomatis akan menunjukkan isi artikel secara lengkap di semua halaman. Hal ini mempengaruhi SEO website Anda, mesin pencari terkadang menganggap ini sebagai duplikat konten.<\/p>\n<p>Menampilkan artikel secara penuh dapat membuat loading halaman arsip Anda menjadi lebih lambat dan mempengaruhi tampilan halaman Anda. Cara termudah untuk mengatasi ini adalah menunjukkan ringkasan, bukan artikel penuh.<\/p>\n<p>Kamu dapat melakukan ini dengan masuk ke\u00a0<strong>Settings =&gt; Reading<\/strong>\u00a0dan pilih\u00a0<strong>Summary<\/strong>.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Panduan-SEO-NoFollow-Links-Eksternal-di-WordPress-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2967 size-full aligncenter\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Panduan-SEO-NoFollow-Links-Eksternal-di-WordPress-1.png\" alt=\"nofollow 1\" width=\"742\" height=\"245\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Panduan-SEO-NoFollow-Links-Eksternal-di-WordPress-1.png 742w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/Panduan-SEO-NoFollow-Links-Eksternal-di-WordPress-1-300x99.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 742px) 100vw, 742px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Belum selesai lho pembahasan tentang Panduan SEO. Masih ada lanjutannya, nih. Nah, jangan beranjak dulu sebelum baca <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/panduan-seo-keamanan-kecepatan-dan-keselamatan-wordpress\/\"><strong>Panduan SEO \u2013 Keamanan, Kecepatan, dan Keselamatan WordPress<\/strong><\/a><\/p>\n<p>Luncurkan website berbasis <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/wordpress-hosting\/\">WordPress <\/a>kalian dengan Jetorbit yuk, dengan fitur yang membuat web jadi cepat serta gratis Theme Premium! Lebih cepat menggunakan WordPress Hosting untuk keperluan website Berita, Portal, Toko Online, dan Blogging berbasis WordPress.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa sih NoFollow links eksternal di WordPress itu? Penasaran kan? Yuk baca sampai Gaes artikel Panduan SEO &#8211; NoFollow Links Eksternal di WordPress Optimalkan Komentar WordPress Komentar bisa menjadi indikasi kuat keterlibatan pengunjung di website. Semakin banyak pengunjung yang meninggalkan komentar, berarti lebih banyak link kembali ke website Anda, lebih banyak lalu lintas pengunjung, dan &#8230; <a title=\"Panduan SEO &#8211; NoFollow Links Eksternal di WordPress\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/panduan-seo-nofollow-links-eksternal-di-wordpress\/\" aria-label=\"Read more about Panduan SEO &#8211; NoFollow Links Eksternal di WordPress\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2966,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[9,417],"tags":[283,7,413],"class_list":["post-2965","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tutorial","category-panduan-seo","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-nofollow-links-eksternal-di-wordpress","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2965","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2965"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2965\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12156,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2965\/revisions\/12156"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2966"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2965"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2965"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2965"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}