{"id":2256,"date":"2019-08-09T08:12:01","date_gmt":"2019-08-09T08:12:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=2256"},"modified":"2019-08-08T08:22:06","modified_gmt":"2019-08-08T08:22:06","slug":"mengenal-slim-framework-bagi-pemula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-slim-framework-bagi-pemula\/","title":{"rendered":"Mengenal Slim Framework Bagi Pemula"},"content":{"rendered":"<p>PHP framework bagi beberapa orang bukan istilah asing. Jika mendengar istilah PHP framework di benak beberapa orang maka akan terlintas berbagai\u00a0<em>framework<\/em>\u00a0popular saat ini, seperti Laravel, Symfony, CodeIgniter, Yii, CakePHP, Zend Framework, dan sebagainya. Salah satu\u00a0<em>framework<\/em>\u00a0yang akan sedikit kami ulas adalah Slim Framework. Yuk baca sampai selesai artikel tentang <strong>Mengenal Slim Framework Bagi Pemula.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Apa itu Slim Framework?<\/strong><\/p>\n<p>Slim Framework merupakan mikro\u00a0<em>framework<\/em>\u00a0PHP untuk membuat aplikasi web dan biasanya digunakan untuk membuat\u00a0REST API atau webservice.<\/p>\n<p>Slim dapat dikatakan sebagai <em>micro framework<\/em>\u00a0karena merupakan <em>framework<\/em>\u00a0yang fokus pada kebutuhan pokok yang diperlukan sebuah aplikasi web, yakni menerima sebuah\u00a0<em><a href=\"https:\/\/blog.jetorbit.com\/apa-sih-perbedaan-http-dan-https-yuk-cari-tau-di-sini\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">HTTP<\/a> request<\/em>, mengirimkan\u00a0<em>request<\/em>\u00a0tersebut ke\u00a0<em>code<\/em>\u00a0yang sesuai, dan mengembalikan\u00a0<em>HTTP response<\/em>. Ketiganya merupakan konsep dari<em> slim framework<\/em>.<\/p>\n<p>Pada proyek skala kecil yang memiliki tujuan khusus dan tingkat kompleksitas yang rendah, digunakanlah<em> micro framework<\/em>. Contohnya adalah saat Anda ingin membangun sebuah\u00a0<em>API<\/em> maka akan lebih cepat, ringan serta efisien jika menggunakan\u00a0<em>micro framework<\/em>\u00a0daripada menggunakan\u00a0<em>fullstack framework<\/em>. Silex, Lumen serta Phalcon merupakan contoh dari\u00a0<em>micro framework<\/em>.<\/p>\n<p>Slim dapat menjadi pilihan untuk membuat website sederhana yang cepat karena fiturnya tidak sebanyak Codeigniter atau Laravel.<\/p>\n<p><strong>Fitur Slim Framework<\/strong><\/p>\n<p>Slim framework mempunyai fitur utama sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>HTTP Router<\/li>\n<li>Middleware<\/li>\n<li>Dependency Injection<\/li>\n<li>PSR-7 Support<\/li>\n<\/ul>\n<p>Anda bisa download Slim Framework <a href=\"http:\/\/www.slimframework.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">di sini<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\">Jetorbit<\/a> menyediakan web hosting terbaik dan <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/domain\/\">domain murah<\/a> di tahun 2019 ini. Web hosting adalah tempat untuk membuat website Anda bisa diakses oleh semua pengunjung di seluruh belahan dunia. Agar bisa online dengan mudah dan cepat maka pilihlah web hosting terbaik dengan pengalaman lebih dari 5 tahun. Sedangkan domain adalah identitas dari website Anda agar mudah pengunjung mengingat nama identitas dari website Anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PHP framework bagi beberapa orang bukan istilah asing. Jika mendengar istilah PHP framework di benak beberapa orang maka akan terlintas berbagai\u00a0framework\u00a0popular saat ini, seperti Laravel, Symfony, CodeIgniter, Yii, CakePHP, Zend Framework, dan sebagainya. Salah satu\u00a0framework\u00a0yang akan sedikit kami ulas adalah Slim Framework. Yuk baca sampai selesai artikel tentang Mengenal Slim Framework Bagi Pemula. Apa itu &#8230; <a title=\"Mengenal Slim Framework Bagi Pemula\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/mengenal-slim-framework-bagi-pemula\/\" aria-label=\"Read more about Mengenal Slim Framework Bagi Pemula\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2257,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[271,167,97],"class_list":["post-2256","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-slim-framework","tag-cara-membuat-web-gratis","tag-perbedaan-http-dan-https","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2256","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2256"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2256\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2258,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2256\/revisions\/2258"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2257"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2256"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2256"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2256"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}