{"id":16946,"date":"2024-10-25T02:38:00","date_gmt":"2024-10-24T19:38:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=16946"},"modified":"2024-10-02T13:48:27","modified_gmt":"2024-10-02T06:48:27","slug":"apa-itu-third-party-cookies","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-third-party-cookies\/","title":{"rendered":"Apa Itu Third Party Cookies, Kelebihan, Cara Memblokir, dan Cara Mengaktifkannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai cara memblokir third party cookies dan mengaktifkannya. Okay deh, langsung simak saja yuk <strong>Apa Itu Third Party Cookies, Kelebihan, Cara Memblokir, dan Cara Mengaktifkannya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Third Party Cookies?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Third Party Cookies <\/em>atau <em>cookie <\/em>pelacakan adalah salah satu dari tiga jenis <em>cookies<\/em>. Ini dibuat dan ditempatkan di perangkat pengguna oleh website selain yang dikunjungi pengguna.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Cookies <\/em>sendiri berfungsi untuk memfasilitasi pengalaman pengguna dan beberapa fungsi inti situs. Meski meningkatkan <em>user experience<\/em> tetapi <em>Third Party Cookies<\/em> cenderung berisiko dari segi keamanan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kelebihan Third Party Cookies<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Iklan yang dipersonalisasi: Iklan ini memungkinkan pengiklan untuk mempersonalisasi iklan berdasarkan riwayat penelusuran, minat, dan demografi pengguna sehingga iklan lebih relevan bagi pengguna.<\/li>\n\n\n\n<li>Pengalaman pengguna yang lebih baik: Mereka dapat membantu website mengingat preferensi pengguna dan informasi <em>login <\/em>sehingga meningkatkan pengalaman pengguna.<\/li>\n\n\n\n<li>Analisis pengguna: Dapat membantu pemilik website memahami bagaimana pengguna berinteraksi dengan situs mereka, yang dapat membantu mereka meningkatkan kinerjanya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kekurangan Third Party Cookies<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kekhawatiran privasi: <em>Cookie <\/em>pihak ketiga dapat mengumpulkan sejumlah besar informasi pribadi tentang pengguna, seperti kebiasaan penelusuran mereka, yang dapat digunakan untuk membuat profil pengguna secara terperinci.<\/li>\n\n\n\n<li>Risiko keamanan: Mereka juga dapat digunakan untuk tujuan jahat, seperti melacak pengguna untuk mencuri informasi pribadi mereka atau mengirimkan <em>malware<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Kurangnya transparansi: Banyak pengguna tidak menyadari bahwa <em>cookie <\/em>pihak ketiga digunakan untuk melacak aktivitas online mereka.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Kerja Cookies Pihak Ketiga<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara singkat, beginilah cara kerja <em>third party cookies<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Penempatan: Ketika mengunjungi sebuah website, <em>cookie <\/em>pihak ketiga dari situs lain akan ditempatkan di perangkat kalian.<\/li>\n\n\n\n<li>Pelacakan: <em>Cookie <\/em>ini akan melacak aktivitas kalian di berbagai website yang menggunakan layanan dari pihak ketiga tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Profiling: Data yang dikumpulkan dari pelacakan ini digunakan untuk membuat profil tentang minat dan preferensi kalian.<\/li>\n\n\n\n<li>Penargetan: Profil ini lalu digunakan untuk menampilkan iklan atau konten yang relevan dengan minat saat kalian mengunjungi website lainnya.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Memblokir Third Party Cookies<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Centang Opsi \u201cDo Not Track\u201d<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat ini banyak browser sudah dibekali dengan fitur Do Not Track yang bertujuan mencegah pelacakan aktivitas online oleh <em>cookie third party<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mengaktifkan opsi tersebut di browser akan memberi tahu setiap website yang dikunjungi bahwa kalian tidak ingin aktivitas kalian dilacak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Eitss, mengaktifkan fitur ini tidak akan mempengaruhi kemampuan untuk mengunjungi atau masuk ke sebuah website.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Google Chrome<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Blokir <em>third party cookies<\/em> pada Google Chrome untuk Desktop:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Klik tiga barus di sudut kanan atas, lalu klik \u201c<strong>Setting<\/strong>\u201d.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li>Lalu, pilih \u201c<strong>Privacy and Security<\/strong>\u201d di bilah sisi kiri, dan \u201c<strong>third party cookies<\/strong>\u201d di sebelah kanan.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih tombol \u201c<strong>Block third-party cookies<\/strong>\u201d di sebelah kanan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Blokir <em>third party cookies<\/em> pada Google Chrome untuk Android:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Ketuk tiga titik di sudut kanan atas dan pilih \u201cSettings.\u201d Lalu, buka <strong>Privacy and Security =&gt; third party cookies<\/strong>. Pilih opsi \u201c<strong>Block third party cookies<\/strong>\u201c.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Blokir <em>third party cookies<\/em> pada Google Chrome untuk iOS:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka aplikasi Pengaturan, pilih \u201cChrome,\u201d dan menonaktifkan sakelar \u201c<strong>Allow Cross-Website Tracking<\/strong>\u201d.\u00a0<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Firefox<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara blokir <em>third party cookies<\/em> pada browser Firefox sangat mudah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Klik tiga garis horizontal di pojok kanan atas dan pilih \u201c<strong>Setting<\/strong>\u201d. Di menu Pengaturan, pilih \u201c<strong>Privacy and Security<\/strong>\u201d dari bilah sisi kiri dan pilih tombol radio \u201c<strong>Custom<\/strong>\u201d di sebelah kanan.<\/li>\n\n\n\n<li>Centang kotak \u201c<strong>Cookies<\/strong>\u201d, klik ikon <em>drop-down<\/em> di sebelahnya dan pilih opsi \u201c<strong>All cross site cookies (may causes websites to break)<\/strong>\u201d dari menu <em>drop-down<\/em> yang muncul.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li>Setelah itu, mulai ulang Firefox untuk menerapkan perubahan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Safari<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk memblokir <em>cookie <\/em>pihak ketiga di <a href=\"https:\/\/www.apple.com\/safari\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Safari <\/a>pada mac OS, buka Safari, klik menu Safari di sudut kiri atas, dan pilih \u201c<strong>Settings<\/strong>\u201d.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Klik tab \u201c<strong>Privacy<\/strong>\u201d dan centang opsi \u201c<strong>Prevent cross-site tracking<\/strong>\u201c. Selain itu, pastikan untuk mencentang opsi \u201c<strong>Hide IP Address<\/strong>\u201c.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Di Safari untuk iOS:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka aplikasi <strong>Settings<\/strong>, pilih \u201c<strong>Safari<\/strong>\u201d, pilih opsi \u201c<strong>Advanced<\/strong>\u201d kemudian aktifkan tombol \u201c<strong>Block All Cookies<\/strong>\u201d.\u00a0<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Microsoft Edge<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jika menggunakan Microsoft Edge di perangkat Windows, buka browser dan klik tiga titik di sudut kanan atas jendela. Dari menu, pilih \u201cSetting\u201d di bagian bawah.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li>Pada menu Pengaturan, pilih opsi \u201c<strong>Cookies and Site Permissions<\/strong>\u201d dari bilah sisi kiri, lalu klik \u201c<strong>Manage and delete cookies and site data<\/strong>\u201d di sebelah kanan.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li>Aktifkan tombol alih di samping \u201c<strong>Block Third Party Cookies<\/strong>\u201d.<\/li>\n\n\n\n<li>Tutup menu Pengaturan, dan Microsoft Edge sekarang akan memblokir cookie pihak ketiga.\u00a0<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Mengaktifkan Third Party Cookies<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk mengaktifkan <em>cookie <\/em>pihak ketiga, silakan ikuti langkah-langkah di bawah ini yang mana tergantung pada browser yang digunakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Chrome<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Klik menu Chrome dan pilih <strong>Settings<\/strong> (Pengguna Mac &#8211; pilih <strong>Chrome =&gt; Preference<\/strong>).<\/li>\n\n\n\n<li>Di dekat bagian bawah halaman, klik <strong>Tampilkan pengaturan lanjutan<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Di bagian \u201c<strong>Privacy<\/strong>\u201c, klik <strong>Content Settings<\/strong> lalu ke <em>cookie<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Pada halaman <em>cookie<\/em>, pastikan penggeser dimatikan ke <strong>Block third party cookies<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Tutup dan muat ulang peramban.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Firefox<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pengguna Windows\u00a0 \u2013 Klik menu <strong>Tools<\/strong> lalu pilih Option (Pengguna Mac\u00a0 \u2013 pilih\u00a0 <strong>Firefox =&gt; Preference<\/strong>).<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih panel <strong>Privacy and Preference<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Di bawah <strong>Cookie dan site data<\/strong>, tetapkan kotak centang ke <strong>Accept cookies and site data from websites<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Catatan: Pastikan \u2018<strong>Accept third-party cookies and site data<\/strong>\u2018 diatur ke \u201c<strong>Always<\/strong>\u201d.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tutup dan muat ulang peramban.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Safari<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pilih\u00a0 <strong>Safari =&gt; Preference<\/strong>, lalu klik\u00a0 <strong>Privacy<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Di bagian \u201c<strong>Cookies and website data:<\/strong>\u201d hapus centang pada kotak untuk mengizinkan semua <em>cookie<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Tutup dan muat ulang peramban.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Safari di iOS<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Buka <strong>Settings <\/strong>dan buka <strong>Safari<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Gulir ke bawah dan cari bagian <strong>Privacy &amp; Security<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Pastikan <strong>Block all cookies<\/strong> dimatikan.<\/li>\n\n\n\n<li>Tutup dan buka kembali peramban.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Edge<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Klik 3 titik horizontal di sudut kanan atas lalu klik<strong> Internet Options<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Lalu seret hampir ke bagian bawah dan buka <strong>Advanced Setting<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Di bawah <strong>Privacy Sections<\/strong>,\u00a0 seret ke bawah hingga menemukan kotak teks yang memiliki 3 opsi untuk <strong>Allow\/Block the cookies<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih \u201c<strong>Don\u2019t block cookies<\/strong>\u201d.<\/li>\n\n\n\n<li>Tutup dan buka kembali peramban.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Okay, jadi bisa dibilang kalian bisa memblokir <em>cookie <\/em>pihak ketiga di pengaturan browser kalian untuk melindungi privasi. Hanya saja, perlu diingat bahwa memblokir <em>third party cookies<\/em> bisa berdampak pada pengalaman pengguna dalam berselancar di internet, seperti iklan yang tidak relevan atau beberapa fitur website yang tidak berfungsi dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunakan<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/cloud-vps\/\"> layanan Cloud VPS<\/a> dari Jetobit, yuk. Cepat, handal, <em>scalable,<\/em> dan terjangkau untuk setiap inovasi yang kalian bangun dan kembangkan. Jetorbit menyediakan layanan Cloud VPS dengan Storage NVME yang jauh lebih unggul dari<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/ssd-sata-vs-nvme-vs-m-2-apa-perbedaannya\/\"> SSD<\/a> biasa + RAM yang lebih besar! Jetorbit Cloud VM menggunakan 100% pure NVMe, Intel CPU dan ECC RAM untuk mendapatkan performa terbaik. <strong>Yuk<\/strong> <strong>Deploy Cloud VPS Kalian Hanya Dalam 35 Detik..!<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Semoga bermanfaat ya \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai cara memblokir third party cookies dan mengaktifkannya. Okay deh, langsung simak saja yuk Apa Itu Third Party Cookies, Kelebihan, Cara Memblokir, dan Cara Mengaktifkannya Apa Itu Third Party Cookies? Third Party Cookies atau cookie pelacakan adalah salah satu dari tiga jenis cookies. Ini dibuat dan ditempatkan di perangkat &#8230; <a title=\"Apa Itu Third Party Cookies, Kelebihan, Cara Memblokir, dan Cara Mengaktifkannya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-third-party-cookies\/\" aria-label=\"Read more about Apa Itu Third Party Cookies, Kelebihan, Cara Memblokir, dan Cara Mengaktifkannya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16947,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[6734,6727,6732,6729,283,7,6731,6730,6733,6728],"class_list":["post-16946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-aktifkan-third-party-cookies","tag-apa-itu-third-party-cookies","tag-blokir-third-party-cookies","tag-cookie-pelacakan-adalah","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-kekurangan-third-party-cookies","tag-kelebihan-third-party-cookies","tag-mengaktifkan-third-party-cookies","tag-third-party-cookies-adalah","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16946"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16946\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16948,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16946\/revisions\/16948"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16947"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}