{"id":16850,"date":"2024-09-17T10:30:32","date_gmt":"2024-09-17T03:30:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=16850"},"modified":"2024-09-09T10:38:50","modified_gmt":"2024-09-09T03:38:50","slug":"apa-itu-throughput","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-throughput\/","title":{"rendered":"Apa Itu Throughput, Cara Kerja, dan Perbedaan antara Throughput dengan Bandwidth"},"content":{"rendered":"\n<p>Meski tak sepopuler <em>bandwidth<\/em>, sebenarnya throughput adalah bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari bandwith. Penasaran tentang throughput? Okay deh, langsung simak saja yuk <strong>Apa Itu Throughput, Cara Kerja, dan Perbedaan antara Throughput dengan Bandwidth<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Throughput?&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Throughput <\/em>adalah aliran bps atau mbps pada jaringan internet yang diberikan oleh alat transmisi seperti router\/modem berdasarkan sumber internet kepada perangkat <em>client<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Aliran <em>throughput <\/em>sangat relatif dan <em>realtime <\/em>sesuai keadaan di lapangan, artinya jika kalian sewa paket internet 100 Mbps, faktanya ketika di <em>testing download <\/em>file hanya berkisar 20 Mbps maka itu adalah <em>throughput<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Throughput <\/em>tidak dapat lebih besar dari bandwidth ya namun bisa lebih kecil dari <em>bandwith<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila dianalogikan maka <em>bandwidth <\/em>adalah pipa dan air adalah <em>throughput<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fungsi Throughput&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara umum, fungsi <em>throughput <\/em>adalah sebagai berikut:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Indikator kinerja&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Berkaitan dengan informasi kecepatan dan efisiensi suatu sistem jaringan. Bagian ini sangat berguna untuk menentukan seberapa besar keuntungan dari penggunaan sumber daya internet yang dapat dimanfaatkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Alat perbandingan&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Memungkinkan perbandingan antara berbagai sistem atau jaringan berdasarkan kecepatan, latensi, dan seterusnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Dasar optimasi&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Memberi informasi dan identifikasi area yang dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kinerja sistem.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Kerja Throughput&nbsp;&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Umumnya, <em>throughput <\/em>memiliki cara kerja yang dapat diukur dalam bit per detik (bps), kilobit per detik (Kbps), megabit per detik (Mbps), atau gigabit per detik (Gbps). Berikut ini beberapa poin utama cara kerja throughput:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Bandwidth&nbsp;&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Semakin besar <em>bandwidth<\/em>, potensi <em>throughput <\/em>juga semakin tinggi. Hanya saja, yang perlu diketahui bahwa <em>throughput <\/em>selalu lebih kecil dibanding <em>bandwidth <\/em>karena faktor jumlah pengguna, latensi, dan sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Jarak&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jarak antara perangkat dan media transmisi seperti modem atau router dapat mempengaruhi <em>throughput<\/em>. Misalnya, semakin jauh jaraknya maka semakin besar kemungkinan penurunan kecepatan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Interferensi&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Gangguan elektromagnetik atau terhalang bangunan yang tinggi dapat mengurangi kualitas koneksi yang berdampak ke <em>throughput <\/em>secara langsung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Protokol jaringan&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Protokol yang digunakan untuk mengirimkan data dapat mempengaruhi efisiensi dan kecepatan transfer.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Beban jaringan&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Semakin banyak perangkat yang menggunakan jaringan, semakin rendah <em>throughput <\/em>yang dapat diharapkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Kualitas layanan (QoS)&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa layanan internet memberi prioritas pada jenis data tertentu yang dapat mempengaruhi <em>throughput <\/em>untuk jenis data lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Perbedaan antara Throughput dengan Bandwidth&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini penjelasan singkat dari keduanya:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Bandwidth:<\/strong> kapasitas maksimum data yang dapat ditampung oleh media transmisi, contohnya lebar jalan tol atau perumpamaan pipa dan air.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Throughput:<\/strong> data aktual atau yang secara <em>realtime <\/em>merupakan aliran koneksi yang mengalir di media transmisi. Jika dianalogikan, seperti jumlah mobil yang bisa melewati jalan tol atau jumlah air yang mengalir dalam pipa dalam waktu tertentu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table aligncenter\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td><strong>Bandwidth<\/strong><\/td><td><strong>Throughput<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><em>Bandwidth <\/em>adalah data maksimal yang dapat ditransmisikan melalui koneksi internet sepanjang waktu.<\/td><td><em>Throughput <\/em>lebih pada nilai data yang sesungguhnya dalam transmisi dan proses di sisi <em>network<\/em>.<\/td><\/tr><tr><td><em>Bandwidth <\/em>berkaitan dengan teori kecepatan maksimal dari koneksi.<\/td><td>Sedangkan <em>throughput <\/em>adalah gambaran sebenarnya dari kecepatan data yang sedang berlangsung.<\/td><\/tr><tr><td><em><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-bandwidth\/\" data-type=\"post\" data-id=\"5835\">Bandwidth <\/a><\/em>dapat dimulai dari bit \/detik (bps).\u00a0<\/td><td><em>Throughput <\/em>dimulai dari bit \/detik (bps) atau paket \/detik (pps).<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>FYI, <em>throughput <\/em>dan <em>bandwidth <\/em>yang berjalan sebagai trafik koneksi memiliki peran masing-masing bagi penggunanya. Jika menyewa paket internet 10 Mbps, bukan berarti itu adalah koneksi <em>real <\/em>yang akan diterima secara langsung melainkan bisa secara bertahap.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga bermanfaat \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meski tak sepopuler bandwidth, sebenarnya throughput adalah bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari bandwith. Penasaran tentang throughput? Okay deh, langsung simak saja yuk Apa Itu Throughput, Cara Kerja, dan Perbedaan antara Throughput dengan Bandwidth Apa Itu Throughput?&nbsp; Throughput adalah aliran bps atau mbps pada jaringan internet yang diberikan oleh alat transmisi seperti router\/modem berdasarkan &#8230; <a title=\"Apa Itu Throughput, Cara Kerja, dan Perbedaan antara Throughput dengan Bandwidth\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-throughput\/\" aria-label=\"Read more about Apa Itu Throughput, Cara Kerja, dan Perbedaan antara Throughput dengan Bandwidth\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16852,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[6622,6626,283,6625,7,6624,6623],"class_list":["post-16850","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-throughput","tag-cara-kerja-throughput","tag-domain-murah","tag-fungsi-throughput","tag-hosting-murah","tag-throughput","tag-throughput-adalah","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16850","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16850"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16850\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16853,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16850\/revisions\/16853"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16850"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16850"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16850"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}