{"id":16674,"date":"2024-07-30T10:46:00","date_gmt":"2024-07-30T03:46:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=16674"},"modified":"2024-08-02T10:43:59","modified_gmt":"2024-08-02T03:43:59","slug":"apa-itu-block-storage","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-block-storage\/","title":{"rendered":"Apa Itu Block Storage, Karakteristik, dan Bagaimana Penggunaannya?"},"content":{"rendered":"\n<p>Kalian sudah paham kan bahwa di era saat ini lebih mengedepankan penyimpanan yang ringan bahkan virtual yang terjadi melalui komputasi awan yaitu <em>cloud storage<\/em>. Okay, tak usah pakai lama, langsung simak selengkapnya saja yuk mengenai <strong>Apa Itu Block Storage, Karakteristik, dan Bagaimana Penggunaannya?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Block Storage?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Block storage <\/em>adalah salah satu bentuk penyimpanan yang membuat pengguna dapat menyimpan data dalam blok-blok yang memiliki alamat unik. <em>Block storage<\/em> bisa memanfaatkan teknologi <em><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cloud-storage-terbaik-untuk-saat-ini\/\" data-type=\"post\" data-id=\"788\">cloud storage<\/a><\/em> maupun <em>on-premises<\/em> (bentuk fisik). Jadi, pengaksesan data akan dilakukan independen sesuai dengan alamat blok yang sudah ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam <em>block storage<\/em>, data dipecah menjadi blok-blok yang diberi alamat, dan setiap blok dapat diakses, ditulis, atau dibaca secara terpisah tanpa mempengaruhi blok lainnya. Bentuk penyimpanan ini sering digunakan oleh beberapa perusahaan besar untuk meningkatkan keamanan dari sebuah data.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Block storage<\/em> sering digunakan oleh perusahaan yang memiliki data sensitif yang <em>massive <\/em>dengan pengawasan yang ketat pula. Dengan menggunakan <em>block storage<\/em>, satu blok dengan blok lain tidak akan bersinggungan. Jika terdapat masalah atau kerusakan pada suatu blok maka tidak akan mempengaruhi blok lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Karakteristik Block Storage<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini penjelasan detail dari karakteristik <em>block storage<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Sistem Segmentasi Penyimpanan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sudah tahu kan bahwa <em>block storage<\/em> menyimpan data dalam blok-blok terpisah dengan alamat yang unik dan dapat diakses secara independen setiap alamat bloknya. Jadi, jika ingin mengakses salah satu blok saja, cukup akses satu alamat tanpa harus mengganggu alamat block lainnya. Hal ini juga berlaku jika terdapat masalah pada satu block maka block lain pun tidak akan terganggu.<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, <em>block storage<\/em> juga memisahkan data dari lingkungan pengguna, dan memungkinkan sebuah data tidak berkumpul hanya pada satu lingkungan saja, melainkan menyebar pada lingkungan-lingkungan lain. Jadi, <em>block storage<\/em> membuat beberapa jalur menuju ke data dan dapat melakukan pengaksesan dengan cepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Fleksibilitas yang Cukup Tinggi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Block storage<\/em> juga memungkinkan untuk konfigurasi yang fleksibel dalam hal penyimpanan data. Pengguna dapat mengatur ukuran blok, kapasitas penyimpanan, dan konfigurasi redundansi sesuai dengan kebutuhan aplikasi atau lingkungan. Kalian bisa menyesuaikan kebutuhan perusahaan dalam melakukan konfigurasi dan pengaturan yang dimiliki oleh <em>block storage<\/em>. Dalam hal ini harus ada sumber daya manusia yang juga memahami secara mendalam terkait sistem <em>block storage<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Integrasi yang Mudah<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Karakteristik selanjutnya adalah <em>block storage<\/em> sering terintegrasi dengan teknologi atau infrastruktur lain, seperti sistem operasi, <em>hypervisor<\/em>, atau infrastruktur <em>cloud<\/em>. Dikarenakan <em>block storage<\/em> memiliki felksibilitas yang cukup tinggi dalam kebebasan konfigurasi sistem maka hal ini menjadi keuntungan bagi pengguna untuk implementasi yang lebih kompleks dan integrasi antar <em>platform<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Memiliki kecepatan dan performa I\/O yang konsisten<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada <em>block storage<\/em>, karena setiap <em>block <\/em>dapat diakses secara langsung dan independen, <em>block storage<\/em> sering menawarkan kinerja tinggi dan <em>latency <\/em>rendah, khususnya dalam lingkungan penyimpanan yang memiliki data terpusat seperti pada SAN. Kecepatan dan performa dari <em>block storage<\/em> ini dapat dikatakan konsisten karena pengaksesannya yang tidak akan mengganggu dari satu <em>block <\/em>ke <em>block <\/em>lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Sistem Keamanan Tinggi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Block storage<\/em> yang menggunakan teknologi <em>cloud <\/em>juga menawarkan fitur keamanan, seperti enkripsi data, kontrol akses, dan pemantauan aktivitas. Hal tersebut membantu melindungi data dari akses yang tidak sah atau potensi ancaman keamanan lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Penerapan Penggunaan Block Storage<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini contoh penerapan<em> block storage<\/em> pada beberapa kasus menurut <a href=\"https:\/\/aws.amazon.com\/id\/what-is\/block-storage\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">AWS<\/a>:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Jaringan Area Penyimpanan (SAN)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Storage Area Network<\/em> atau SAN adalah teknologi jaringan kompleks yang menyajikan penyimpanan blok ke beberapa sistem jaringan seolah-olah blok tersebut merupakan perangkat yang terpasang secara lokal.<\/p>\n\n\n\n<p>Arsitektur SAN dapat bekerja dengan beberapa tipe penyimpanan di lingkungan terpadu, termasuk pada penyimpanan blok. Penyimpanan blok menyediakan alternatif efisiensi tinggi untuk penyimpanan file di SAN.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>SAN biasanya menggunakan interkoneksi saluran serat. Arsitektur SAN terdiri dari tiga lapisan yang terdiri dari:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Lapisan host berisikan server yang mengelola akses penyimpanan.<\/li>\n\n\n\n<li>Lapisan penyimpanan berisikan perangkat penyimpanan blok fisik, seperti drive disk atau media optik.<\/li>\n\n\n\n<li>Lapisan jaringan yang menjembatani server SAN dan penyimpanan SAN menggunakan perangkat <em>gateway<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Kontainer<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kontainer adalah paket perangkat lunak yang berisi aplikasi dan file yang berisikan sumber daya untuk melakukan <em>deployment <\/em>di lingkungan komputasi apapun. Seperti halnya kontainer,&nbsp; <em>block storage<\/em> sangat fleksibel, dapat diatur konfigurasinya dengan bebas, dan efisien. Dengan <em>block storage<\/em>, pengguna dapat dengan mudah memindahkan kontainer di antara server, lokasi, dan lingkungan operasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Virtual Machine<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Virtual Machine<\/em> adalah salah satu teknologi yang memungkinkan server berjalan secara virtual tanpa harus menggunakan server fisik. Di dalam <em>virtual machine<\/em>, ada <em>hypervisor <\/em>yang merupakan lapisan abstrak yang bertugas untuk mengalokasikan memori, drive, dan layanan komputasi yang dibutuhkan untuk menjalankan lingkungan operasi sekunder. Nah, peran <em>block storage<\/em> adalah mendukung <em>hypervisor <\/em>pada <em>virtual machine<\/em> ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, <em>user <\/em>dapat menginstal sistem operasi, sistem file, dan sumber daya komputasi lainnya di <em>volume block storage<\/em>. Mereka melakukannya dengan memformat <em>volume block storage <\/em>dan mengubahnya menjadi sistem file <em>Virtual Machin<\/em>e.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut memungkinkan mereka menambah atau mengurangi ukuran drive virtual serta mentransfer penyimpanan virtual dari satu server ke server lainnya dengan mudah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jadi, Apakah Kalian Akan Memilih Block Storage sebagai Media Penyimpanan?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Hmm, apakah <em>block storage<\/em> merupakan <em>best practice<\/em> model penyimpanan data di perusahaan? Jawabannya adalah belum tentu! Banyak aspek yang menjadikan <em>block storage<\/em> adalah <em>best practice<\/em> yang harus diterapkan di perusahaan, terutama dari segi biaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga bermanfaat \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalian sudah paham kan bahwa di era saat ini lebih mengedepankan penyimpanan yang ringan bahkan virtual yang terjadi melalui komputasi awan yaitu cloud storage. Okay, tak usah pakai lama, langsung simak selengkapnya saja yuk mengenai Apa Itu Block Storage, Karakteristik, dan Bagaimana Penggunaannya? Apa Itu Block Storage? Block storage adalah salah satu bentuk penyimpanan yang &#8230; <a title=\"Apa Itu Block Storage, Karakteristik, dan Bagaimana Penggunaannya?\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-block-storage\/\" aria-label=\"Read more about Apa Itu Block Storage, Karakteristik, dan Bagaimana Penggunaannya?\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16718,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[6406,6408,6407,283,7,6409,6410],"class_list":["post-16674","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-block-storage","tag-block-storage","tag-block-storage-adalah","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-karakteristik-block-storage","tag-penggunaan-block-storage","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16674","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16674"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16674\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16676,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16674\/revisions\/16676"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16718"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16674"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16674"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16674"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}