{"id":16610,"date":"2024-07-10T01:55:00","date_gmt":"2024-07-09T18:55:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=16610"},"modified":"2024-07-02T15:09:05","modified_gmt":"2024-07-02T08:09:05","slug":"apa-itu-public-cloud","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-public-cloud\/","title":{"rendered":"Apa Itu Public Cloud, Kelebihan, Tips Memilih Public Cloud, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Kalian ingin mengaplikasikan <em>cloud <\/em>ke dalam bisnis kalian namun khawatir budget tak cukup? Santuy, karena ada yang harganya terjangkau kok, yaitu <em>public cloud<\/em>. Okay, tak usah pakai lama, langsung simak selengkapnya saja yuk mengenai <strong>Apa Itu Public Cloud, Kelebihan, Tips Memilih Public Cloud, dan Contohnya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Public Cloud?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Public cloud <\/em>adalah jenis <em>cloud computing<\/em> yang memberi akses layanannya kepada kalangan umum. Sedangkan jenis-jenis layanan yang bisa <em>user <\/em>akses dengan <em>public cloud<\/em> adalah:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Penyimpanan data\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li>Pemakaian sumber daya jaringan dan komputasi yang dapat diakses melalui internet\u00a0<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kelebihan Public Cloud<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini manfaat-manfaat <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/perbedaan-public-cloud-private-cloud\/\" data-type=\"post\" data-id=\"14896\">public cloud<\/a> yang bisa didapatkan saat memakai teknologi ini:\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Skalabilitas<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Maksud dari skalabilitas adalah <em>public cloud<\/em> memiliki fleksibilitas bagi organisasi untuk meningkatkan atau mengurangi kapasitas sumber daya komputasi sesuai kebutuhan. Nah, kemampuan tersebut memungkinkan perusahaan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan bisnis. Efeknya berpengaruh pada efisiensi dana yang harus dikeluarkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Aksesibilitas<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Selama ada jaringan internet yang memadai, <em>user <\/em>bisa mengaksesnya dari mana pun dan kapan pun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Terintegrasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Public cloud<\/em> sering terintegrasi dengan berbagai aplikasi dan layanan lain untuk membuat pengelolaan sistem kerja menjadi lebih produktif dan efisien. Misalnya terintegrasi dengan&nbsp; CRM, ERP, dan sebagainya<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menghemat Biaya<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kompetensi <em>public cloud<\/em> dalam poin menghemat biaya tidak hanya karena masalah skalabilitas. Namun, juga karena memungkinkan perusahaan untuk mengurangi biaya perangkat keras, perawatan, dan operasi TI.<\/p>\n\n\n\n<p>Perusahaan hanya perlu membayar sesuai dengan penggunaan yang telah dilaksanakan. Dengan begitu, dapat mengurangi biaya dari pembelian perangkat keras atau pemeliharaan server yang tidak digunakan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kekurangan Public Cloud<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa kekurangan dari public cloud yang perlu diketahui agar menjadi pertimbangan yang matang:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sangat Tergantung pada Koneksi Internet<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kinerja <em>public cloud<\/em> sangat tergantung pada koneksi internet yang stabil dan cepat. Jika internet mengalami gangguan maka pengguna akan kesulitan untuk mengakses data dan layanan yang tersimpan dalam <em>cloud<\/em>. Hal ini menjadi kendala&nbsp; bagi perusahaan yang butuh akses ke data penting secara <em>real-time<\/em> secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kontrol yang Lebih Sedikit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ruang yang <em>public cloud <\/em>berikan cenderung lebih sedikit atas infrastruktur dan konfigurasi sistem dibandingkan dengan menggunakan <em>private cloud<\/em>. Akibatnya, <em>user <\/em>tentu tidak leluasa memakai teknologi ini untuk kebutuhan sistem yang mereka kerjakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sangat tidak cocok bagi perusahaan yang butuh kontrol yang lebih tinggi atas konfigurasi sistem. Misalnya untuk memenuhi kebutuhan keamanan atau regulasi tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Keamanan dan Kepatuhan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Celah selanjutnya adalah pada masalah keamanan dan kepatuhan. Hal ini bisa timbul karena <em>user <\/em>yang ada dalam sistem relatif cukup banyak sehingga risiko terjadinya kebocoran data lebih besar. Di sisi lain, <em>user <\/em>pun tidak punya cukup <em>power <\/em>untuk menutup celah tersebut karena memang sumber daya yang ada bukan milik mereka sepenuhnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Kerja Public Cloud dan Aspek-aspeknya<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara umum, AWS Amazon memaparkan cara kerja <em>public cloud<\/em> adalah dengan menyewa layanan komputasi yang lebih dari sekedar internetnya saja. Cara kerja tersebut didasarkan pada model multitenant yang memungkinkan beberapa pengguna berbagi sumber daya yang sama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Eitss, masih ada banyak teknologi yang terlibat untuk mengoptimalkan kompleksitas manajemen sumber daya TI. Beberapa teknologi tersebut adalah:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pusat Data<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Public cloud<\/em> memiliki jaringan yang begitu luas dari pusat data yang tersebar di seluruh dunia. Pusat data di sini fungsinya sebagai rumah dari <em>hardware <\/em>maupun <em>software, <\/em>seperti server, tempat penyimpanan, dan perlengkapan lain yang menunjang kinerjanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pihak penyedia <em>cloud <\/em>bisanya akan dengan rutin mengawasi pusat data yang ia miliki. Tujuannya adalah untuk mendeteksi sedini mungkin jika timbul masalah dan segera menanganinya dengan cepat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Virtualisasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Inti dari segala jenis <em>cloud <\/em>termasuk <em>public cloud<\/em> adalah terletak pada teknologi virtualisasi. Teknologi inilah yang memungkinkan sumber daya fisik yang sifatnya tunggal dapat didistribusikan sebagai sumber daya virtual yang bisa diakses banyak <em>user<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Integrasi API&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Public cloud<\/em> menyediakan API yang bisa <em>developer <\/em>gunakan untuk mengintegrasikan segala fitur yang ada di dalamnya dengan sistem yang sedang <em>user <\/em>kerjakan.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini, API memungkinkan tugas-tugas, seperti otomatisasi penyediaan sumber daya atau pengumpulan metriks. Dua aktivitas itulah yang berperan mengintegrasikan fungsionalitas di luar sumber daya komputasi organisasi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, algoritma <em>Machine Learning <\/em>(ML) butuh banyak server berkinerja tinggi untuk diatur dan dikelola sendiri. Sebagai gantinya, kalian bisa mengakses fungsionalitas ML melalui API layanan yang berada dalam sistem <em>public cloud<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tips Memilih Layanan Public Cloud<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor Skalabilitas&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pastikan penyedia layanan menawarkan skalabilitas yang cukup sehingga website atau aplikasi kalian dapat beradaptasi dengan kebutuhan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor Ketersediaan&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cari penyedia <em>public<\/em> <em>cloud <\/em>yang mampu memberi garansi server selalu tersedia dalam kondisi yang bagus, <em>downtime<\/em>-nya seminimal mungkin.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak lupa juga memperhatikan juga masalah ketersediaan sistem <em>backup <\/em>dan mekanisme penanganan kegagalan server yang memadai. Dengan begitu,&nbsp; website atau aplikasi kalian selalu dapat diakses meski sedang <em>down<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor Keamanan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Penyedia layanan yang baik seharusnya memberi tingkat keamanan yang tepat dan optimal untuk melindungi data kalian. Jadi, silakan pastikan apakah ada jaminan untuk hal tersebut. Jaminan tersebut, seperti:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memiliki sertifikasi keamanan seperti ISO 27001\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li>Menawarkan sistem <em>backup <\/em>yang teratur dan enkripsi data yang kuat.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor Budgeting<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Masalah budget sudah pasti akan menjadi aspek utama sebelum membeli suatu produk termasuk dalam produk <em>public cloud<\/em>. Terkait hal ini, harus tahu dulu seperti apa kebutuhan <em>cloud, <\/em>lalu kumpulkan referensi penyedia yang sekiranya mampu memenuhi itu, kemudian bandingkan harganya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, tanyakan juga secara detail terkait adanya biaya tambahan untuk sumber daya tambahan atau layanan tambahan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Contoh Public Cloud<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini contoh-contoh dari <em>software <\/em>perusahaan tertentu yang mengaplikasikan <em>public cloud<\/em> ke dalam sistemnya:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Amazon Web Services (AWS)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Amazon Web Servis (AWS) adalah layanan <em>cloud computing<\/em> yang ditawarkan oleh Amazon.com. AWS menawarkan berbagai layanan, seperti penyimpanan data, pemrosesan data, pembuatan aplikasi, dan analitik data.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Google Cloud Platform (GCP)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Perusahaan teknologi raksasa lainnya adalah Google, yang turut mengembangkan <em>software <\/em>berbasis <em>cloud <\/em>dengan nama <em>Google Cloud Platform<\/em> (GCP).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>GCP menyediakan beragam layanan, seperti komputasi, penyimpanan, pembelajaran mesin, analitik, dan masih banyak lagi. Dengan layanan-layanan tersebut, kalian bisa melakukan berbagai urusan, seperti hosting website, aplikasi mobile dan web, analitik, pemrosesan data besar, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apakah Public Cloud Cocok untuk Semua Jenis Bisnis?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Public cloud<\/em> bisa cocok untuk berbagai jenis bisnis, terlepas dari ukuran atau industri namun penting untuk mengevaluasi kebutuhan bisnis dan pertimbangan keamanan sebelum mengadopsi model <em>cloud <\/em>tertentu, ya.<\/p>\n\n\n\n<p>Okay, jadi itulah pembahasan mengenai public cloud, yang semoga bisa menambah insight ya bagi kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Miliki website dan langsung online sekarang juga!<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, Jetorbit siap membantu onlinekan website idaman kalian dan menjadikan usaha kalian dikenal oleh seluruh dunia. Jetorbit tidak hanya membangun website atau aplikasi namun juga mengembangkan bagian bisnis kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu alasan kalian harus membuat website di <a href=\"https:\/\/jetweb.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Jetweb<\/strong><\/a> adalah kami memberikan solusi pada apa yang kalian inginkan melalui website dan aplikasi dengan desain, ide, serta kemungkinan yang tak terbatas lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga bermanfaat \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalian ingin mengaplikasikan cloud ke dalam bisnis kalian namun khawatir budget tak cukup? Santuy, karena ada yang harganya terjangkau kok, yaitu public cloud. Okay, tak usah pakai lama, langsung simak selengkapnya saja yuk mengenai Apa Itu Public Cloud, Kelebihan, Tips Memilih Public Cloud, dan Contohnya Apa Itu Public Cloud? Public cloud adalah jenis cloud computing &#8230; <a title=\"Apa Itu Public Cloud, Kelebihan, Tips Memilih Public Cloud, dan Contohnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-public-cloud\/\" aria-label=\"Read more about Apa Itu Public Cloud, Kelebihan, Tips Memilih Public Cloud, dan Contohnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16618,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[6342,6345,1452,6347,283,7,6344,6343,6346,5453,6341],"class_list":["post-16610","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-public-cloud","tag-cara-kerja-public-cloud","tag-cloud-computing","tag-contoh-public-cloud","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-kekurangan-public-cloud","tag-kelebihan-public-cloud","tag-memilih-public-cloud","tag-public-cloud","tag-public-cloud-adalah","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16610","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16610"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16610\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16611,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16610\/revisions\/16611"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16618"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16610"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16610"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16610"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}