{"id":16577,"date":"2024-06-27T10:37:00","date_gmt":"2024-06-27T03:37:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=16577"},"modified":"2024-06-21T14:52:04","modified_gmt":"2024-06-21T07:52:04","slug":"cara-redirect-url-di-wordpress","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-redirect-url-di-wordpress\/","title":{"rendered":"Definisi Redirect, 3 Jenis, Manfaat, dan Cara Redirect URL di WordPress"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Redirect <\/em>adalah istilah yang merujuk pada pengalihan URL dalam pengelolaan website. Bentar deh, ada yang masih bingung sama istilah <em>redirect<\/em>? Santuy, kalem, langsung simak selengkapnya saja yuk mengenai <strong>Definisi Redirect, Jenis, Manfaat, dan Cara Redirect URL di WordPress<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Definisi Redirect<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Redirect <\/em>adalah teknik yang digunakan untuk mengarahkan pengunjung website ke alamat URL yang berbeda dari tujuan awalnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, misal kalian menghapus sebuah URL. Saat pengguna mengakses URL tersebut, mereka akan menerima respons kesalahan dari server (biasanya <em>error <\/em>404) serta tidak dapat menemukan konten yang dicari. Buruknya lagi, selain memberi pengalaman yang kurang baik, juga berisiko meningkatkan <em>bounce rate<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, di sinilah <em>redirect <\/em>berfungsi. Dengan pengalihan yang tepat, lalu lintas URL lama bisa di-<em>redirect<\/em> ke URL aktif lainnya yang mungkin memuat konten serupa.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pengalihan URL biasanya dilakukan karena ada beberapa perubahan yang ingin diterapkan pada website, seperti menghapus halaman, menyederhanakan struktur URL, beralih domain, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis-jenis Redirect<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa jenis <em>redirect <\/em>yang digunakan berdasarkan kebutuhan dan situasi tertentu, yakni 301, 302, dan 307.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Redirect 301<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Redirect <\/em>301 adalah jenis pengalihan URL yang memindahkan URL lama ke URL baru secara permanen. Hal ini merupakan jenis pengalihan yang SEO-<em>friendly<\/em> karena <em>search engine<\/em>, seperti Google akan mengganti URL asli dalam indeks mereka dengan URL yang ditunjuk oleh <em>redirect<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Waktu yang cocok untuk menggunakan 301 adalah saat menghapus halaman website namun ingin mempertahankan trafik, <em>ranking<\/em>, dan tautannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Redirect 302<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Redirect <\/em>302 adalah jenis pengalihan yang menunjukkan bahwa halaman telah dipindahkan untuk sementara dan akan kembali ke URL asli di masa mendatang. Oleh karena itu, 302 biasanya digunakan setiap pemilik website perlu memblokir akses pengguna untuk waktu terbatas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Redirect 307<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Redirect <\/em>307 adalah jenis pengalihan yang dipakai untuk mengalihkan URL sementara. Namun, dalam kebanyakan kasus nih, <em>redirect <\/em>ini seringnya harus mengubah metode permintaan HTTP terlebih dahulu (dari GET ke POST) saat memulai pengalihan. Biasanya, pengalihan 307 digunakan bersamaan dengan formulir yang butuh pengalihan POST tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Manfaat Redirect untuk SEO Website<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini pembahasan selengkapnya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mempersingkat URL<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Redirect <\/em>memungkinkan website untuk mengarahkan pengunjung dari URL yang panjang dan rumit ke URL yang lebih singkat. Selain mudah diingat oleh pengguna, URL seperti ini juga lebih disukai oleh mesin pencari karena memudahkan proses <em>indexing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menghindari terjadinya kebingungan URL<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat struktur website berubah atau kontennya dipindahkan, <em>redirect <\/em>dapat mencegah kebingungan yang mungkin terjadi jika pengguna atau mesin pencari mencoba mengakses URL yang tidak lagi tersedia. Dengan <em>redirect<\/em>, pengunjung akan dialihkan ke halaman yang benar tanpa menemui <em>error <\/em>404 <em>not found<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Memastikan halaman dapat diakses<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat URL tidak bisa diakses dan menampilkan halaman kosong dengan teks \u2018404 error\u2019, pengguna sih biasanya enggan untuk mencari URL alternatif lainnya. Nah, pengalihan URL memastikan semua halaman website dapat diakses terlepas dari adanya perubahan atau pemindahan konten.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mempertahankan ranking website<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu manfaat terbesar <em>redirect <\/em>adalah mempertahankan peringkat situs di SERP (<em>Search Engine Result Page<\/em>). Dengan mengalihkan URL secara permanen, nilai SEO dari halaman lama dapat ditransfer ke halaman baru sehingga perubahan struktur website tidak akan merusak upaya SEO yang telah dilakukan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Alasan Perlu Melakukan Redirect<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Anyway<\/em>, kalian perlu memperhatikan kapan waktu terbaik untuk melakukan <em>redirect<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Migrasi ke domain baru: Memudahkan transisi dari website dengan domain lama ke website dengan domain baru.<\/li>\n\n\n\n<li>Menghapus atau merubah URL: Mengalihkan lalu lintas URL yang tidak lagi tersedia ke URL baru sehingga pengunjung tidak menemui halaman <em>error<\/em>.<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki dua atau lebih domain: Jika beberapa URL dapat menampilkan konten\/halaman yang sama, kalian dapat mengalihkan ke salah satu URL dengan menentukan <em>canonical <\/em>URL.<\/li>\n\n\n\n<li>Adanya konten duplikat: Konten duplikat berpotensi membingungkan pengunjung dan web <em>crawler<\/em>. Sebaiknya hapus salah satu konten lalu alihkan URL-nya ke halaman yang tepat.<\/li>\n\n\n\n<li>Menggabungkan konten\/halaman: Saat menggabungkan dua atau lebih halaman menjadi satu halaman yang lebih kaya, <em>redirect <\/em>dapat digunakan untuk mengarahkan lalu lintas halaman lama ke halaman baru.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Redirect URL di WordPress<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Yeayy, saatnya untuk mempelajari cara <em>redirect <\/em>URL di <a href=\"https:\/\/wordpress.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WordPress <\/a>menggunakan <em>plugin <\/em>Yoast SEO. FYI, fitur pengalihan ini tidak tersedia pada Yoast versi gratis ya sehingga perlu <em>upgrade <\/em>ke versi premium.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini cara <em>redirect <\/em>URL di WordPress menggunakan Yoast SEO:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Di halaman <em>dashboard <\/em>WordPress, klik <em>plugin <\/em><strong>Yoast =&gt; Redirects<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Definisi-Redirect-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1160\" height=\"730\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Definisi-Redirect-1-1160x730.png\" alt=\"redirect\" class=\"wp-image-16579\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Definisi-Redirect-1-1160x730.png 1160w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Definisi-Redirect-1-800x504.png 800w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Definisi-Redirect-1.png 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1160px) 100vw, 1160px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li>Di kolom type, silakan pilih jenis <em>redirect <\/em>sesuai kebutuhan. Pilih <strong>Moved Permanently<\/strong> untuk pengalihan permanen atau <strong>Temporary Redirect<\/strong> untuk pengalihan sementara.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Definisi-Redirect-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1160\" height=\"538\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Definisi-Redirect-2-1160x538.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-16580\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Definisi-Redirect-2-1160x538.png 1160w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Definisi-Redirect-2-800x371.png 800w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Definisi-Redirect-2.png 1343w\" sizes=\"auto, (max-width: 1160px) 100vw, 1160px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li>Masukkan URL lama dan tujuan <em>redirect <\/em>pada kolom yang disediakan lalu klik <strong>Add Redirect<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Yeayy, kalian telah berhasil mengalihkan URL lama ke URL baru.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Okay, jadi itulah pembahasan mengenai redirect. Nah, apabila kalian paham tentang kapan dan bagaimana menggunakannya, harapannya website kalian tetap berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Oia Guys, agar <em>brand <\/em>kalian lebih tepercaya lagi, kalian perlu membuat email dengan domain sendiri karena sekarang lebih mudah, aman, dan keren! Gunakan layanan<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/email-hosting\/\"> &nbsp;email hosting<\/a> dari<a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/\"> Jetorbit<\/a> yuk agar bisa kirim email dengan @namadomainkamu.com menjadikan kesan tepercaya dalam bisnis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga bermanfaat \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Redirect adalah istilah yang merujuk pada pengalihan URL dalam pengelolaan website. Bentar deh, ada yang masih bingung sama istilah redirect? Santuy, kalem, langsung simak selengkapnya saja yuk mengenai Definisi Redirect, Jenis, Manfaat, dan Cara Redirect URL di WordPress Definisi Redirect Redirect adalah teknik yang digunakan untuk mengarahkan pengunjung website ke alamat URL yang berbeda dari &#8230; <a title=\"Definisi Redirect, 3 Jenis, Manfaat, dan Cara Redirect URL di WordPress\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-redirect-url-di-wordpress\/\" aria-label=\"Read more about Definisi Redirect, 3 Jenis, Manfaat, dan Cara Redirect URL di WordPress\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16578,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[6298,6299,6293,283,7,6296,6297,6295,6294],"class_list":["post-16577","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-alasan-redirect","tag-cara-redirect-url","tag-definisi-redirect","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-jenis-redirect","tag-manfaat-redirect","tag-redirect","tag-redirect-adalah","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16577","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16577"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16577\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16581,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16577\/revisions\/16581"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16578"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16577"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16577"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16577"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}