{"id":16500,"date":"2024-06-06T02:08:00","date_gmt":"2024-06-05T19:08:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=16500"},"modified":"2024-05-29T14:32:26","modified_gmt":"2024-05-29T07:32:26","slug":"rekomendasi-aplikasi-mockup-website","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/rekomendasi-aplikasi-mockup-website\/","title":{"rendered":"15+ Rekomendasi Aplikasi Mockup Website Terbaik"},"content":{"rendered":"\n<p>Saat ini cukup banyak aplikasi yang beredar guna memudahkan <em>developer <\/em>dalam membuat sebuah <em>mockup<\/em>. Kalian sedang butuh aplikasi mockup untuk desain website, kah? Okay, tak usah pakai lama, langsung simak saja yuk sampai kelar mengenai <strong>15+ Rekomendasi Aplikasi Mockup Website Terbaik<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Mockup?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Sederhananya, mockup merupakan <em>draft <\/em>desain sebuah website dengan tahapan <em>sketch<\/em>, <em>wireframe<\/em>, <em>mockup<\/em>, hingga <em>prototype<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui <em>mockup<\/em>, <em>web developer<\/em> mampu membuat rancangan desain secara lengkap dengan unsur elemen, warna, hingga tipografinya. Kalian akan menemukan <em>mockup <\/em>sama seperti desain website yang akan digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak orang memilih <em>mockup <\/em>karena <em>draft<\/em>-nya terasa lebih detail dibanding <em>wireframe <\/em>dan <em>sketch<\/em>. Perlu kalian ketahui bahwa beberapa aplikasi memiliki sifat multipurpose. Maksudnya, di dalam aplikasi bisa digunakan untuk membuat <em>wireframe, prototype<\/em>, dan <em>mockup <\/em>sekaligus tetapi sebagian lainnya khusus untuk membuat <em>draft <\/em>desain saja.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Aplikasi Mockup Website Terbaik<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa referensi aplikasi untuk membuat <em>wireframe, mockup<\/em>, hingga <em>prototype<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. MarvelApp<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Aplikasi ini bisa dimanfaatkan untuk membuat <em>wireframe <\/em>hingga <em>prototype<\/em>. Penggunaannya sendiri cukup mudah karena pengguna tidak perlu <em>install <\/em>aplikasinya di perangkat.<\/p>\n\n\n\n<p><em>User Interface<\/em> yang disajikan pun sederhana dan memudahkan pemula untuk mempelajarinya. Saat memakainya, bisa langsung unduh dan mendapatkan kode <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-tailwind-css\/\" data-type=\"post\" data-id=\"16052\">CSS <\/a>ketika desain berhasil dibuat.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski sederhana, MarvelApp memiliki library yang lengkap dan sudah digunakan oleh banyak perusahaan terkenal, seperti Dropbox dan Slack.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Figma<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Aplikasi <em>mockup <\/em>website satu ini populer di kalangan UI\/UX <em>designer <\/em>dan <em>web developer<\/em>. Tersedia secara online. Figma bisa digunakan dengan cara mengaksesnya melalui browser.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.figma.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Figma <\/a>cukup unggul karena pengguna bisa memanfaatkan untuk <em>prototyping<\/em>. Bentuk desainnya pun sederhana dan intuitif alias <em>newbie friendly<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>FYI, di aplikasi ini juga bisa saling berbagi desain melalui tautan untuk saling memberikan <em>feedback <\/em>dengan sesama tim. Fitur utama dari Figma adalah kemampuan <em>drag and drop, real-time collaboration<\/em>, hingga integrasi ke situs stok foto Unsplash.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. UXPin<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>UXPin merupakan aplikasi web desain yang cocok untuk pemula maupun kalangan profesional. Mengingat UXPin menjadi aplikasi yang bisa diandalkan dan tersedia dalam dua versi, yaitu <em>web-based app<\/em> dan desktop. UXPin juga menawarkan fitur <em>real-time collaboration<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, UXPin juga mendukung komponen dari Android, iOS, Bootstrap, hingga Foundation.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Pidoco<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalian bisa membuat <em>mockup <\/em>dan <em>prototype <\/em>dengan detail. Pidoco juga hadir sebagai website online, selain tersedia dalam bentuk web browser.<\/p>\n\n\n\n<p>Fitur Pidoco yang bisa dinikmati adalah <em>reusable component <\/em>untuk menghemat waktu pengerjaan. Website ini juga memungkinkan untuk ekspor desain ke dalam berbagai bentuk, mulai dari RTF, PNG, SVG, dan PDF.<\/p>\n\n\n\n<p>FYI, kalian bisa berkolaborasi bersama tim dengan menggunakan fitur <em>real-time<\/em> <em>collaboration<\/em>. Oia, aplikasi ini juga memiliki fitur <em>mobile simulation<\/em> sehingga pengguna dapat mencoba desain di perangkat mobile iOS dan Android.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. FluidUI<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Website desain satu ini memberi layanan online dan sudah banyak digunakan oleh perusahaan ternama. Apalagi FluidUI menyediakan fitur-fitur menarik untuk <em>wireframing <\/em>dan <em>prototyping<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Built-in Libraries pada fitur FluidUI tersedia 2000 komponen untuk <em>prototyping<\/em> sehingga memudahkan pengguna, apalagi dilengkapi dengan gestur <em>drag and drop<\/em>. Kalian juga bisa berkolaborasi secara lengkap, baik <em>live video call<\/em> atau <em>chat<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Cacoo<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Web-based app<\/em> ini memiliki ruang penyimpanan <em>cloud storage<\/em> dengan <em>template <\/em>yang sangat banyak.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini bisa menggunakan <em>template<\/em>, seperti <em>mind map, flowchart<\/em>, presentasi, <em>wireframing<\/em>, dan diagram. Cacoo hadir dengan tampilan sederhana serta fitur <em>drag and drop<\/em> yang memudahkan pengguna pemula.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Moqups<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan memiliki banyak <em>template <\/em>desain intuitif, Moqups banyak <em>web design<\/em> gunakan untuk membuat diagram, <em>mockup<\/em>, <em>mind maps<\/em>, hingga <em>sitemap<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Keberadaan fitur <em>drag and drop<\/em> juga memudahkan penggunanya untuk melakukan desain lebih cepat. Selain itu, Moqups juga memfasilitasi ribuan aset untuk pengembangan <em>mockup <\/em>kalian.<\/p>\n\n\n\n<p>Oia, Moqups juga memiliki fitur yang komplit seperti <em>page management<\/em> untuk pengerjaan <em>project <\/em>dengan ukuran layar berbeda. Moqups juga bisa digunakan secara gratis untuk 1 <em>project <\/em>pertama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>8. Sketch<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Mockup <\/em>dan desain vector gratis bisa kalian peroleh di mana, ya? Sketch jawabannya! Selain digunakan oleh <em>web developer<\/em>, Sketch juga banyak digunakan oleh para UI <em>designer<\/em>, loh.<\/p>\n\n\n\n<p>Fasilitas dari aplikasi <em>mockup <\/em>website ini hadir dengan dua kemudahan, yakni kalian bisa mengunduhnya atau mengakses melalui browser bagi pengguna iOS.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari segi tampilan, Sketch memiliki desain yang intuitif dan sederhana serta lengkap dengan fitur professional. Nah, melalui Sketch, kalian bisa menemukan lebih dari 700 <em>plugin <\/em>dan <em>extension <\/em>untuk mendukung proses desain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>FYI, meski bisa diakses secara gratis selama 30 hari tetapi Sketch memberi fasilitas fitur setara dengan aplikasi premium, loh. Banyak perusahaan besar yang menggunakan Sketch, seperti Stripe, Facebook, Google, maupun Nintendo.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>9. Justinmind<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Justinmind tidak hanya menyediakan <em>tools <\/em>untuk proses desain <em>mockup, wireframe,<\/em> dan <em>prototyping <\/em>di website saja tetapi juga <em>mobile app<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Memiliki <em>library <\/em>lengkap dengan pilihan <em>button <\/em>sampai <em>widgets<\/em>, Justinmind juga menyediakan sekitar 4.000 elemen, transisi, dan juga animasi untuk kebutuhan desain.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Web developer<\/em> juga sangat mungkin untuk membuat <em>mobile gesture<\/em> ataupun <em>web interaction <\/em>ke dalam <em>project<\/em>. Apalagi, Justinmind sudah terintegrasi dengan beberapa aplikasi ,seperti JIRA, Sketch, dan Adobe Suite.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>10. UXApp<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>UXApp merupakan pilihan lain untuk membuat <em>mockup online<\/em>. Mirip dengan aplikasi pada umumnya, UXApp juga menyediakan fitur <em>drag and drop<\/em> untuk memudahkan pengguna melakukan desain lebih cepat.<\/p>\n\n\n\n<p>UXApp juga menyediakan komponen cukup banyak untuk proses kustomisasi. Kalem, kalian bisa melakukan kolaborasi secara online dengan memanfaatkan fitur <em>web sharing, commenting<\/em> ataupun <em>client review<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>FYI, UXApp akan membantu <em>web development<\/em> untuk membuat prototipe dengan HTML tanpa kode.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>11. Balsamiq<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Mencari aplikasi <em>mockup <\/em>website yang terkenal andal untuk desain? Balsamiq adalah pilihan kalian. Sebab, aplikasi satu ini sedang bekerja sama dengan Linux, Windows, dan juga Mac OS.<\/p>\n\n\n\n<p>Keunggulan Balsamiq adalah sudah terintegrasi dengan JIRA, Google Drive, serta Confluence. Masih pemula di dunia desain? Tak usah khawatir karena Balsamiq memiliki desain yang intuitif dan mudah dipahami.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>12. HotGloo<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Melalui aplikasi HOtGloo ini, pengguna bisa mengerjakan desain UX, <em>prototyping<\/em>, dan juga <em>wireframe, <\/em>baik melalui <em>mobile app <\/em>ataupun website.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses visualisasi serta pengujian interaksi di HotGloo pun berlangsung mudah, kok. Sedangkan versi terbaru HotGloo hadir dalam bentuk HTML-<em>based<\/em>. Sehingga, memungkinkan desainer untuk menggunakan editor tanpa melakukan pembagian layar. FYI, kalian bisa menggunakan HotGloo secara gratis selama 7 hari percobaan, loh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>13. NinjaMock<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Mencari aplikasi <em>mockup <\/em>website gratis? NinjaMock menjadi salah satu aplikasi yang patut dipertimbangkan, mengingat fiturnya cukup lengkap. Ada <em>toolbox <\/em>untuk menambah <em>tools editing<\/em>, elemen, dan juga <em>project management<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Memiliki fitur kolaborasi memungkinkan NinjaMock bisa dimanfaatkan untuk bekerja sama dengan tim lain. Ekspor desain bisa dilakukan ke dalam format PNG, PDF, ataupun HTML.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>14. Wireframe.cc<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Wireframe.cc merupakan salah satu aplikasi mockup website terbaik dengan kemudahan akses ke perangkat apapun. Meski secara tampilan terlihat sederhana namun ternyata Wireframe.cc sudah lengkap dengan elemen UI, dengan berbagai ukuran <em>device<\/em>, fitur <em>click and draw<\/em>, hingga pilihan palet warna.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>15. MockFlow<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>MockFlow merupakan <em>platform multipurpose<\/em> dengan banyak fitur untuk memudahkan pengguna membuat desain website, baik di Windows atau Mac. MockFlow juga menyediakan UI <em>pack <\/em>sangat lengkap, loh.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelebihan aplikasi ini sangat banyak, mulai dari membuat GUI, <em>library <\/em>untuk membuat <em>blueprint<\/em>, serta fitur <em>workflow <\/em>untuk mengelompokkan proyek.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>16. Flinto<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Flinto bisa menjadi salah satu <em>platform <\/em>yang patut dipertimbangkan. Sebab, tidak hanya digunakan untuk <em>mockup <\/em>saja namun Flinto juga bisa untuk membuat prototipe secara dinamis menggunakan transisi animasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dapatkan akses gratis selama 14 hari dari Flinto dengan menggunakan macOS 10.14 serta iOS 12.0. Bagi pemula, Flinto juga memfasilitasi video tutorial secara lengkap pada <em>platform<\/em>-nya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>17. Adobe XD<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Adobe menjadi perangkat desain yang sangat terkenal dikalangan UI, UX, maupun <em>web design<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dikarenakan mengeluarkan <em>series <\/em>Adobe XD, membuat <em>tools <\/em>ini memungkinkan <em>user <\/em>untuk melihat <em>mockup <\/em>dengan berbagai ukuran layar, baik desktop atau ponsel.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>18. Gravit<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir, rekomendasi mockup yang bisa kamu akses dengan dua versi baik website ataupun desktop adalah Gravit.<\/p>\n\n\n\n<p>Fitur yang Gravit tawarkan cukup menarik, mulai dari <em>autolayout<\/em>, Google Font, hingga simbol. Untuk ekspor file, kalian bisa mengubahnya ke PDF atau SVG.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jadi, Kalian Tertarik Menggunakan Aplikasi Mockup yang Mana?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Okay, jadi itulah pembahasan mengenai beberapa aplikasi <em>mockup <\/em>website yang bisa dipertimbangkan oleh kalian untuk membuat desain website.silakan pilih aplikasi sesuai kebutuhan kalian, ya.<\/p>\n\n\n\n<p>Semoga bermanfaat dan selamat mencoba \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat ini cukup banyak aplikasi yang beredar guna memudahkan developer dalam membuat sebuah mockup. Kalian sedang butuh aplikasi mockup untuk desain website, kah? Okay, tak usah pakai lama, langsung simak saja yuk sampai kelar mengenai 15+ Rekomendasi Aplikasi Mockup Website Terbaik Apa Itu Mockup? Sederhananya, mockup merupakan draft desain sebuah website dengan tahapan sketch, wireframe, &#8230; <a title=\"15+ Rekomendasi Aplikasi Mockup Website Terbaik\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/rekomendasi-aplikasi-mockup-website\/\" aria-label=\"Read more about 15+ Rekomendasi Aplikasi Mockup Website Terbaik\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16507,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[267,6210,283,7,6208,6209,6211],"class_list":["post-16500","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-mockup","tag-aplikasi-mockup-website","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-mockup","tag-mockup-adalah","tag-mockup-website-terbaik","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16500","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16500"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16500\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16501,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16500\/revisions\/16501"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16507"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16500"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16500"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16500"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}