{"id":15492,"date":"2024-01-23T07:08:42","date_gmt":"2024-01-23T00:08:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=15492"},"modified":"2024-01-17T10:36:51","modified_gmt":"2024-01-17T03:36:51","slug":"apa-itu-open-rate-dalam-email-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-open-rate-dalam-email-marketing\/","title":{"rendered":"Apa Itu Open Rate dalam Email Marketing, Keuntungan, dan Tips Menaikkannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Ada yang belum paham mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">open rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">email marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">? Jadi, untuk menghitung efektivitas email, tingkat penerima yang membuka dan membaca email pun harus diketahui. Hal ini merupakan salah satu indikator dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">open rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">email marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Okay, tanpa banyak basa-basi, langsung simak saja yuk <\/span><b>Apa Itu Open Rate dalam Email Marketing, Keuntungan, dan Tips Menaikkannya<\/b><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Open Rate dalam Email Marketing?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Open rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">email marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah rasio presentase antarpenerima yang membuka dan membaca email dari suatu bisnis. Untuk mengetahui presentase tersebut, perbandingan antara penerima yang membuka dan membaca email secara keseluruhan harus diukur. Nah, presentase yang tinggi menggambarkan performa kampanye <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">email marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang bagus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Rumus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">open rate email marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah email yang dibuka dibagi email yang terkirim. Contohnya seperti ketika sebuah bisnis mengirim 1000 email dan yang membaca email itu ialah 100 orang penerima. Maka, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">open rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> nya 10%, yang mana tergolong rendah, sebab perusahaan mengharapkan presentase sebesar 15 hingga 30 persen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Oia, minat penerima terhadap isi <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/email-hosting\/\">email<\/a> pun berkontribusi besar pada presentasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">open rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Email yang berisikan minat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">user <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">biasanya memiliki angka presentase yang lebih tinggi. Sedangkan email berisi diskon dan kupon memiliki presentase yang lebih rendah. Apalagi email terkait penawaran harian, audiens nya yang jauh lebih rendah daripada topik yang lain.<\/span><\/p>\n<h2><b>Keuntungan Open Rate Tinggi dalam Email Marketing<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini beberapa keuntungan dari memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">open rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang tinggi untuk aktivitas marketing kalian:<\/span><\/p>\n<h3><b>Mudah Menjangkau Siapa Saja<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di zaman digital begini, tiap orang pasti punya email dan punya ponsel pribadi. Maka, email bisnis yang dikirim pun bisa menjangkau siapa saja dengan genggaman telepon saja.<\/span><\/p>\n<h3><b>Biaya Promosi yang Murah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Email marketing ini jauh lebih murah, loh. Apalagi bagi pelaku bisnis kecil UMKM, email promosi bisa menjadi salah satu cara untuk memasarkan bisnis secara daring dan murah.<\/span><\/p>\n<h3><b>Mudah Mencapai ROI<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Marketing melalui email sudah terbukti secara penelitian dapat mendatangkan untung balik modal dengan lebih mudah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Tips Meningkatkan Open Rate dalam Email Marketing<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini beberapa cara untuk meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">open rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam menerapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">email marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">:<\/span><\/p>\n<h3><b>Menghindari Mendapatkan List Email dengan Cara Ilegal<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Cara pertama dan paling dasar untuk mendapatkan presentase <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">open rate <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang tinggi adalah dengan cara mengirim email kepada penerima yang sudah setuju emailnya bisa terhubung oleh perusahaan. Dengan kata lain, alamat email didapat dengan cara organik. Tentunya email yang terkirim lebih mungkin dibuka dan dibaca.<\/span><\/p>\n<h3><b>Menghindari Email Bounce<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Cara kedua ialah menghindari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">email bounce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Email bounce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah kondisi yang mana email gagal diterima atau masuk ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">inbox <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">penerima email. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Email bounce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini dapat dikurangi dengan melakukan pengecekan atau mengamati tiap email <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">user <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang tidak berinteraksi lagi dengan email bisnis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Makanya, email-email yang sudah tak berinteraksi tersebut bisa dihapus. Atau, bisa saja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">user <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tersebut tidak berinteraksi dengan email bisnis sebab tidak sesuainya minat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">user <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dengan konten yang disediakan. Oleh karena itu, konten pun dapat dimodifikasi sesuai minat mayoritas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>Mengetahui Tujuan Email Marketing<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mengetahui tujuan pengiriman <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">email marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah cara selanjutnya untuk meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">open rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> email. Pengiriman email bisnis harus punya tujuan jelas sehingga strategi dengan orientasi hasil pun dapat dirancang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tujuan ini bisa berupa promosi, peningkatan penjualan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">traffic <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ke <\/span><a href=\"https:\/\/shopee.co.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400\">e-commerce<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> atau website, komunikasi keluhan, ataupun peningkatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">awareness campaign<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> perusahaan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Menggunakan Sedikit Gambar dan Link Call-to-action pada Email<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika email menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">link <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan gambar berbasis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">call-to-action<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> maka penerima akan tertarik untuk membuka, membaca email, hingga berinteraksi dengan tautan yang ada di email. Kadang email yang berisi teks saja malah membuat penerima menjadi bosan untuk membaca.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hanya saja, penggunaan gambar dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">link <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang banyak bisa membuat email bisnis akan masuk ke bilah promosi, bukan bilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">inbox <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">utama. Setiap layanan email, seperti Gmail, Yahoo, Mail, dan lain-lain menerapkan kebijakan ini pada layanan email mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti yang diketahui, e<\/span><span style=\"font-weight: 400\">mail yang terletak di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">promotion <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">kemungkinan besar akan berakhir tidak dibaca karena tidak terletak di laman utama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">inbox<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Maka, silakan gunakan gambar dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">link <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sesuai kebutuhan saja.<\/span><\/p>\n<h3><b>Mengoptimasi Subject Email<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah email lolos masuk ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">inbox <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">utama penerima, selanjutnya adalah pengoptimalan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">subject email<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> agar bisa menarik penerima email. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Subject email<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini menjadi gerbang utama apakah penerima akan tertarik dengan isi email bisnis atau tidak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Cara pertama pengoptimalan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">subject email<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ialah dengan menuliskan secara jelas dari siapa email dikirim. Pastikan panjang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">subject email <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">hanya 60 kata saja. Hal ini agar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">subject email<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tidak terpotong dan penerima tahu isi email secara keseluruhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Oia, penulisan kalimat yang menyebutkan angka, silakan tulis kalimat angka tersebut dengan angka \u2018123\u2019 bukan dengan alfabet \u2018abc\u2019.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mainkan kalimat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">subject email<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut yang bisa memantik rasa penasaran penerima email sehingga penerima pun akan membuka email tersebut.<\/span><\/p>\n<h3><b>Mengirim Email dengan Domain Perusahaan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Agar email tampil profesional, email bisnis harus dikirim menggunakan domain perusahaan, seperti .ac.id dan lainnya. Dengan domain pula, email yang dikirim dapat terdiferensiasi oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sehingga hanya dalam sekali lihat penerima akan tahu dari mana email tersebut berasal.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Mengoptimalkan Email Agar Mobile Friendly<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kita pasti sudah menyadari bersama bahwa pengguna internet zaman sekarang lebih sering menggunakan ponsel daripada PC. Hal ini juga mengharuskan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">digital marketer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">untuk mengikuti kebiasaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">user <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">zaman <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">now<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dengan memperbaiki tampilan email agar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mobile friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">,<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> open rate email marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pun dapat meningkat seiring email yang bisa dibuka di ponsel.<\/span><\/p>\n<h2><b>Simpulan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Okay, jadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">open rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini akan menentukan keberhasilan dari suatu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">email marketing, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Guys. Dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">open rate email marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang tinggi maka keberhasilan suatu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">campaign marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> akan tinggi pula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Semoga bermaanfaat dan selamat mencoba \ud83d\ude42<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada yang belum paham mengenai open rate dalam email marketing? Jadi, untuk menghitung efektivitas email, tingkat penerima yang membuka dan membaca email pun harus diketahui. Hal ini merupakan salah satu indikator dari open rate dalam email marketing. Okay, tanpa banyak basa-basi, langsung simak saja yuk Apa Itu Open Rate dalam Email Marketing, Keuntungan, dan Tips &#8230; <a title=\"Apa Itu Open Rate dalam Email Marketing, Keuntungan, dan Tips Menaikkannya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-open-rate-dalam-email-marketing\/\" aria-label=\"Read more about Apa Itu Open Rate dalam Email Marketing, Keuntungan, dan Tips Menaikkannya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15509,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,293,7,5757,5758,5754,5755,5756],"class_list":["post-15492","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-email-marketing","tag-hosting-murah","tag-keuntungan-open-rate-tinggi","tag-meningkatkan-open-rate","tag-open-rate","tag-open-rate-dalam-email-marketing","tag-open-rate-tinggi","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15492","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15492"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15492\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15496,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15492\/revisions\/15496"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15509"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15492"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15492"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15492"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}