{"id":15404,"date":"2024-01-11T08:48:04","date_gmt":"2024-01-11T01:48:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=15404"},"modified":"2024-01-04T13:14:16","modified_gmt":"2024-01-04T06:14:16","slug":"cara-optimasi-blog-untuk-seo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-optimasi-blog-untuk-seo\/","title":{"rendered":"10+ Cara Optimasi Blog untuk SEO agar Mendapat Ranking Tinggi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Kalian sudah tahu kan bahwa strategi SEO yang tepat akan membantu meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">traffic <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dari pencarian organik, menjangkau audiens yang lebih luas, serta menaikkan peringkat blog di SERP? Nah, kali ini akan dibahas mengenai optimasi blog. Okay, langsung simak saja yuk <\/span><b>10+ Cara Optimasi Blog untuk SEO agar Mendapat Ranking Tinggi<\/b><\/p>\n<h2><b>Manfaat SEO untuk Blog<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini beberapa manfaat penting lainnya yang akan Anda peroleh dengan mengoptimalkan blog untuk SEO:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Meningkatkan kredibilitas.<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Menulis konten berkualitas dari hasil riset yang mendetail dan langsung menjawab pertanyaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">user <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">akan membantu membangun kredibilitas dan otoritas blog.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Mengoptimalkan pengalaman pengguna.<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Memastikan website mudah dinavigasi dan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> user-friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> akan membuat pengunjung senang berkunjung kembali ke blog dan merekomendasikannya kepada orang lain.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Meminimalkan <\/b><b><i>bounce rate<\/i><\/b><b>.<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Buatlah konten yang bermanfaat, menarik, dan mudah dipahami sehingga pembaca betah berlama-lama mengunjungi blog.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Cara Optimasi Blog untuk SEO<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini beberapa cara meningkatkan SEO blog yang bisa kalian terapkan:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><b> Lakukan Riset Keyword<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ini dibutuhkan untuk menulis postingan blog yang SEO-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Sebab, orang-orang biasanya mengetikkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tertentu untuk mencari jawaban atas pertanyaan mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, riset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">juga akan memberi gambaran tentang tren <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan industri yang sedang populer. Hal ini akan membantu menghasilkan konten yang relevan dengan potensi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">traffic <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini beberapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tool <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">riset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">gratis terpopuler yang sering digunakan oleh para ahli SEO:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/ads.google.com\/home\/tools\/keyword-planner\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">Google Keyword Planner.<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> Cari tahu jumlah pencarian untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang relevan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/ahrefs.com\/keyword-difficulty\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">Keyword Difficulty Checker Gratis dari Ahrefs.<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> Cek tingkat kesulitan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">untuk mendapatkan peringkat yang baik di SERP.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><a href=\"https:\/\/trends.google.com\/trends\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">Google Trends.<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> Lihat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang sedang tren seiring waktu, minat berdasarkan wilayah, dan pertanyaan atau topik terkait untuk suatu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keyword<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><b> Tetapkan Keyword Utama untuk Setiap Postingan Blog<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah mengumpulkan keyword target, pilih satu keyword utama (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">focus keyword<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) untuk setiap postingan blog, lalu tulis konten berdasarkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tersebut.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Focus keyword<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang akan membuat konten mendapatkan peringkat di halaman hasil mesin pencari. Jadi, ketika pengunjung mengetikkan istilah pencarian tersebut di mesin pencari, mereka bisa menemukan blog kalian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, postingan blog yang mengandung terlalu banyak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">biasanya sulit ditulis dalam alur pembacaan yang alami sehingga akan mengacaukan pengalaman pengguna, bahkan peringkat website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk menemukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">focus keyword<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang tepat, silakan pikirkan istilah pencarian yang sekiranya paling relevan dengan konten. Selanjutnya, cari tahu apa kira-kira maksud (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">intent<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) pencarian calon pengunjung. Sebab, kalau maksudnya tidak sesuai, pengguna mungkin akan mencari postingan lain yang lebih relevan dengan niat mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk mencari tahu maksud keyword tertentu, cukup cari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tersebut di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">search engine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> lalu pahami apakah hasilnya adalah postingan dengan jenis:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Informatif. <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Pengguna ingin mencari tahu lebih lanjut tentang suatu subjek.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Navigasi.<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Pengguna ingin menemukan website tertentu.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Transaksi. <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Pengguna ingin membeli produk atau layanan tertentu.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Komersial.<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Pengguna ingin mencari tahu suatu produk lebih dulu sebelum membelinya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><b> Sertakan Keyword dalam Judul<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Judul postingan blog, atau tag H1, adalah teks paling besar dan elemen pertama yang akan dilihat pengguna di postingan. Makanya judul ini harus langsung bisa menjelaskan isi konten kepada pengunjung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menempatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">focus keyword<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam judul postingan blog dan halaman bisa menaikkan peringkat website. Strategi SEO<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> on-page<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ini membantu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crawler <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">menentukan topik postingan dengan cepat, sekaligus mempercepat pengindeksan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Judul yang jelas juga akan menetapkan ekspektasi pembaca dan menunjukkan apakah konten kalian memang sesuai dengan maksud pencarian mereka. Jangan gunakan frasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">clickbait <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang tidak relevan sebab akan membingungkan mesin pencari dan bisa merusak peringkat website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lalu, untuk mengoptimalkan postingan blog lebih lanjut, gunakan subjudul yang baik. Manfaatkan tag H2 dan H3 untuk membagi konten agar tidak terlalu padat serta masukkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">target pada H2 dan H3 sehingga tidak terkumpul di satu bagian saja.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><b> Tulis Meta Title dan Meta Description yang Menarik<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bukan hanya pengguna, mesin pencari juga menilai elemen meta ini untuk menentukan relevansi halaman terhadap istilah pencarian sebelum menetapkan peringkat. Elemen ini merupakan metadata dalam HTML yang memberikan konteks untuk setiap postingan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berbeda dengan judul halaman (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">page title<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">), tag judul (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">meta title<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) disertakan dalam bagian &lt;head&gt; HTML. Judul halaman hanya muncul di halaman postingan itu sendiri sedangkan tag judul ditampilkan di hasil pencarian dan tab browser.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di sisi lain, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">meta description<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> menampilkan ringkasan singkat isi halaman web. Deskripsi ini menunjukkan konten seperti yang akan dibaca pengunjung setelah mereka klik halaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mesin pencari menghasilkan cuplikan meta description secara otomatis dari 160 karakter pertama setiap postingan blog. Sebaiknya tulis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">meta description<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sendiri untuk memaksimalkan strategi optimasi SEO untuk blog.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pertimbangkan faktor-faktor berikut saat menulis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">meta description <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">meta title<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tuliskan dengan jelas dan sesingkat mungkin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Meta title<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sebaiknya hanya 50-60 karakter dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">meta description<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> antara 50-160 karakter. Gunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tool <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">seperti MRS Digital untuk mengecek apakah panjang meta tag sudah optimal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sertakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">focus keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dalam keduanya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tambahkan frasa ajakan seperti \u201cYuk cari tahu lebih lanjut!\u201d<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Jelaskan manfaat yang akan didapatkan pembaca dari postingan kalian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pastikan relevansinya dengan konten.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Buat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">meta title<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">description<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang berbeda dari kompetitor.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apabila menggunakan <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/cara-menghapus-malware-di-website-wordpress\/\">WordPress<\/a>, silakan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> install plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> SEO WordPress seperti YoastSEO. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Plugin <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ini sudah dilengkapi dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tool <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">bawaan untuk menulis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">meta description<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">meta title<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang SEO-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3><b> Gunakan URL yang Selalu Relevan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Permalink <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah URL yang rapi dan mudah dibaca, yang sebaiknya selalu relevan dan tidak perlu diganti meski rutin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">update <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">konten blog. Kriteria seperti ini biasanya disebut dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">\u2018evergreen\u2019<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Permalink <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">juga membantu konten mempertahankan ranking. Selain itu, karena termasuk dalam faktor penilaian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">search engine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam menentukan relevansi halaman web dengan istilah pencarian, URL harus selalu mencerminkan konten blog kalian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menggunakan URL yang tidak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">evergreen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">akan mengharuskan kalian mengganti setiap kali melakukan perubahan pada postingan. Akibatnya ya bisa kehilangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">traffic <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">engagement <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(keterlibatan) yang sebelumnya sudah didapatkan dengan URL tersebut, seperti jumlah suka, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">share<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">bookmark<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">internal link<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Permalink <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">evergreen <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">juga akan menjamin relevansi konten karena tidak mencakup informasi spesifik atau musiman, seperti tanggal, nama penulis, atau angka jumlah item.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Misalnya, artikel \u201c30 Cara Berjualan Cepat Cuan di Internet Tahun 2024\u201d mengandung angka jumlah item dan tahun dalam judulnya. Agar tidak perlu mengganti URL setiap kali jumlah atau tahunnya berubah, gunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">permalink <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\/tutorial\/cara-berjualan-cepat-cuan-di-internet<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara itu, URL seperti berikut sebaiknya benar-benar dihindari:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\/tutorial\/30-cara-berjualan-cepat-cuan-di-internet-2024<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kebanyakan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> platform blogging <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">seperti WordPress menghasilkan URL secara otomatis sesuai dengan judul blog dan postingan. Ada baiknya buat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">permalink <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sendiri saja untuk memastikan relevansinya seiring waktu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pastikan URL tidak terlalu panjang dan menjelaskan isi konten untuk membantu mesin pencari memahami postingan dan keterkaitannya dengan istilah pencarian. Gunakan kata-kata yang mudah dipahami dan sertakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">focus keyword<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">permalink<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li>\n<h3><b> Optimalkan untuk Perangkat Seluler<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penting loh untuk memastikan blog kalian selalu responsif mengingat sekitar 58% <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">traffic <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">website di seluruh dunia berasal dari perangkat seluler. Beberapa cara membuat website yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mobile-friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah menyediakan navigasi yang lancar serta menampilkan teks, tombol, dan gambar dengan tepat di ukuran layar yang lebih kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebaiknya gunakan desain responsif yang bisa menyesuaikan konten blog dan elemen website lainnya secara otomatis untuk berbagai perangkat. Desain <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">responsive <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">memudahkan penelusuran dan akses di perangkat apa pun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Oia, tak perlu memisahkan URL untuk versi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mobile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">desktop <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sehingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">backlink <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">bisa tetap sama karena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">backlink <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang tidak dikelola dengan baik bisa memperburuk peringkat website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">FYI, website yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mobile-friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memungkinkan blog mendapatkan peringkat yang lebih tinggi karena Google lebih memprioritaskan website yang responsif. Untuk mengeceknya, cukup masukkan URL blog Anda ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tool <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/developer.chrome.com\/docs\/lighthouse\/overview\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">Mobile-Friendly Test<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> dari Google.<\/span><\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li>\n<h3><b> Optimasi Gambar dan Visual<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Gambar memang bisa menyempurnakan tampilan blog dan memecah paragraf yang terlalu panjang. Namun, gambar yang terlalu besar juga memakan lebih banyak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">resource <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">website sehingga meningkatkan penggunaan server dan memperlambat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">loading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jadi, Anda wajib menerapkan image SEO untuk mengoptimasi blog. Langkah-langkahnya mencakup mengurangi ukuran gambar tanpa mengorbankan kualitasnya. Hal ini bisa membantu meningkatkan performa website dan rankingnya di SERP.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini beberapa teknik optimasi gambar untuk website yang bisa dicoba:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Pilih format file yang sesuai.\u00a0<\/b><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Kompresi gambar.<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Perkecil ukuran gambar untuk mengurangi penggunaan bandwidth sehingga loading halaman bisa lebih cepat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Gunakan caching gambar. <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Simpan file gambar secara lokal di server proxy atau di cache browser untuk proses penyajian yang lebih cepat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Tambahkan alt text yang deskriptif.<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Selain membantu mesin pencari melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crawl <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan mengindeks blog, alt text membantu aplikasi pembaca layar menjelaskan gambar kepada pengguna yang memiliki gangguan penglihatan. Langkah ini akan meningkatkan aksesibilitas dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">user experience <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">website.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"8\">\n<li>\n<h3><b> Minimalkan Bounce Rate<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Bounce rate <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah indikator keterlibatan pengguna di website, dihitung berdasarkan jumlah pengunjung yang beralih setelah mengunjungi satu halaman. Meminimalkan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> bounce rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> akan turut menaikkan peringkat blog dan pada akhirnya meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">traffic <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dari mesin pencari.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Bounce rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang baik berkisar antara 26% hingga 40%, sedangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">bounce rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang tinggi, yaitu antara 56% hingga 70%. Untuk mengukurnya, bisa menggunakan Google Analytics.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, silakan menanyakan hal-hal berikut untuk membantu meminimalkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">bounce rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Apakah konten sudah sesuai dengan maksud pencarian?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Apakah desain web menarik secara visual?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Apakah tulisan mudah dibaca?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Apakah navigasi blog cukup mudah?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Apakah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">loading <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">website sudah cukup cepat?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Apakah blog responsif di berbagai perangkat?<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Apakah blog tidak mengalami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">error<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">?<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apabila semua jawabannya adalah \u2018Ya\u2019, artinya sudah melakukan upaya yang tepat untuk memberikan pengalaman pengguna terbaik dan menurunkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">bounce rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"9\">\n<li>\n<h3><b> Targetkan Featured Snippet<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Featured snippe<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">t adalah ringkasan konten yang muncul di bagian paling atas hasil penelusuran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Website yang bisa mendapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">featured snippet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> akan ditampilkan paling awal di SERP dan dianggap paling kredibel untuk topik tersebut. Bentuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">featured snippet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ada berbagai macam, bisa berupa paragraf, video, atau daftar item.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat membuat konten, identifikasi apakah ada peluang untuk mendapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">featured snippet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Lalu sertakan istilah pencarian di header kalau memungkinkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pastikan menyajikan konten yang bermanfaat, informatif, dan langsung menjawab maksud pencarian pengunjung. Tulis jawaban tersebut dalam 50-60 kata dan letakkan di awal konten. Dengan demikian, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">bot crawler<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> bisa mengidentifikasinya lebih cepat sehingga berpotensi dipilih sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">featured snippet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selanjutya, format konten dengan tepat. Untuk artikel daftar item, cobalah membuat rangkumannya untuk menargetkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">featured snippet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Oia, silakan pertimbangkan untuk memecah paragraf dengan visual yang relevan karena Google sering mengambil gambar dan cuplikan video yang diberi tag dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keyword <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">terkait.<\/span><\/p>\n<ol start=\"10\">\n<li>\n<h3><b> Tambahkan Schema Markup<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Schema markup <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah data terstruktur yang memberikan konteks tambahan pada postingan blog Anda. Data ini membantu mesin pencari lebih memahami isi konten, memudahkannya melakukan crawling dan mengindeks postingan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menambahkan schema markup pada postingan blog akan membantu mendapatkan rich snippet, yang meningkatkan visibilitas postingan, mendatangkan lebih banyak traffic, dan meningkatkan jumlah klik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat menambahkan schema markup ke postingan dan halaman, kalian bisa melakukannya secara manual atau menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">plugin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Beberapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">plugin <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang direkomendasikan adalah Schema, Schema and Structured Data for WP and AMP, atau All in One SEO untuk mempermudah prosesnya tanpa perlu coding.<\/span><\/p>\n<ol start=\"11\">\n<li>\n<h3><b> Implementasikan Strategi Internal Link<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Link building <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah salah satu faktor penentu peringkat yang paling utama dalam SEO. Langkah ini mencakup proses mendapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">backlink <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dari website lain untuk meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">organic traffic <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan otoritas website.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kalian juga harus memiliki strategi internal link efektif yang bisa membantu memaksimalkan potensi blog.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Internal link <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah link yang menuju ke postingan blog atau halaman lain di website kalian sendiri. Link ini berguna untuk membangun hierarki informasi dan memberikan konteks pada postingan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Alur internal link yang baik juga mempermudah navigasi website bagi pengguna dan membantu mesin pencari lebih memahami struktur website Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, saat menambahkan link ke halaman lain, pastikan meletakkannya dalam anchor text konteksual yang menjelaskan konten yang ditautkan. Anchor text yang baik sebaiknya mencakup sebagian atau seluruh URL halaman target.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jangan gunakan anchor text yang umum seperti \u201cklik di sini\u201d atau \u201ccek link ini\u201c. Anchor text seperti ini akan membingungkan pengguna dan mesin pencari karena tidak menjelaskan konteks apa pun terkait halaman tujuan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"12\">\n<li>\n<h3><b> Update Rutin Konten Blog<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Rutin memperbarui konten yang sudah ada tidak kalah pentingnya dengan membuat konten baru untuk menjaga tingkat keterlibatan dan minat audiens. Konten yang diupdate biasanya sudah memiliki tingkat otoritas tertentu sehingga lebih mudah untuk mendapatkan peringkat tinggi di SERP.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, memperbarui konten bisa menjadi strategi SEO yang ampuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perlu diingat bahwa sebaiknya tidak mengganti URL meskipun harus mengupdate kontennya. Apabila ingin mengubah URL agar lebih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">evergreen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, jangan lupa membuat redirect untuk menghindari error 404 yang bisa merusak peringkat blog.<\/span><\/p>\n<ol start=\"13\">\n<li>\n<h3><b> Pantau Performa Menggunakan Berbagai Tool<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ketika menyusun strategi SEO yang efektif untuk blog, perlu memantau performa website. Pastikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">loading <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">blog selalu cepat, karena 53% pengunjung akan langsung meninggalkan website yang loadingnya lebih dari tiga detik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, Google mempertimbangkan kecepatan loading sebagai faktor penentu peringkat. Apabila ada dua konten yang sama, website dengan loading yang lebih cepat kemungkinan akan mendapatkan ranking yang lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk cek kecepatan website, bisa menggunakan tool seperti GTmetrix.<\/span><\/p>\n<ol start=\"14\">\n<li>\n<h3><b> Buat Sitemap dan File Robots.txt<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk membantu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crawler <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">mesin pencari melakukan pengindeksan, ada dua elemen yang harus dimiliki blog: sitemap dan robots.txt.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Sitemap <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah file yang mencantumkan semua halaman web dalam satu domain. File ini menyediakan informasi lokasi, frekuensi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">update<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan relevansi halaman dengan halaman lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di sisi lain, file robots.txt memberikan instruksi pada bot <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">search engine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tentang URL yang perlu atau tidak perlu di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crawl<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. File ini mencegah pengindeksan halaman yang tidak perlu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kalian bisa membuat sitemap dan file robots.txt secara manual dengan editor teks apa pun. Namun, untuk blog yang memiliki lebih dari 10 URL, sebaiknya gunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">plugin <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">SEO untuk mengotomatiskan dan mempermudah seluruh prosesnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">All in One SEO dan Yoast SEO adalah plugin SEO WordPress populer yang bisa membantu membuat sitemap dan mengedit file robots.txt dengan mudah. Setelah sitemap dan file robots.txt siap, jangan lupa untuk mengirimkannya ke Google Search Console agar diindeks.<\/span><\/p>\n<ol start=\"15\">\n<li>\n<h3><b> Buat Halaman 404 Kustom<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pasti akan ada saatnya pengunjung salah mengetikkan URL website kalian. Karena halaman yang diminta tidak ada, domain kalian akan mengarahkan mereka ke halaman error 404.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Browser pun akan secara otomatis menampilkan halaman <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">error <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">HTML <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">default<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, yang tidak menarik secara visual dan tidak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">user-friendly<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, untuk meminimalkan hilangnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">traffic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, bisa membuat halaman 404 sendiri, loh. Di halaman 404 kalian, berikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">link <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang relevan ke halaman serupa untuk membantu pengguna melanjutkan sesi mereka dan menemukan konten yang mereka cari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Okay, jadi itulah berbagai cara untuk optimasi SEO. Kalian sudah pernah mencoba cara yang mana saja, nih? \ud83d\ude42\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalian sudah tahu kan bahwa strategi SEO yang tepat akan membantu meningkatkan traffic dari pencarian organik, menjangkau audiens yang lebih luas, serta menaikkan peringkat blog di SERP? Nah, kali ini akan dibahas mengenai optimasi blog. Okay, langsung simak saja yuk 10+ Cara Optimasi Blog untuk SEO agar Mendapat Ranking Tinggi Manfaat SEO untuk Blog Berikut &#8230; <a title=\"10+ Cara Optimasi Blog untuk SEO agar Mendapat Ranking Tinggi\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/cara-optimasi-blog-untuk-seo\/\" aria-label=\"Read more about 10+ Cara Optimasi Blog untuk SEO agar Mendapat Ranking Tinggi\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15414,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,7,5713,5714,5715,5716],"class_list":["post-15404","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-manfaat-seo","tag-manfaat-seo-bagi-blog","tag-optimasi-blog","tag-optimasi-blog-untuk-seo","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15404","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15404"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15404\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15451,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15404\/revisions\/15451"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15414"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15404"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15404"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15404"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}