{"id":15305,"date":"2023-12-26T08:45:30","date_gmt":"2023-12-26T01:45:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=15305"},"modified":"2023-12-18T10:02:16","modified_gmt":"2023-12-18T03:02:16","slug":"review-negatif-respon-dengan-strategi-ampuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/review-negatif-respon-dengan-strategi-ampuh\/","title":{"rendered":"Review Negatif? Respon Yuk dengan Strategi Terampuh!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Tidak semua konsumen merasa puas dengan produk atau pelayanan dari perusahaan kalian. Iya, kan? Nah, konsekuensinya adalah beberapa dari mereka akan memberikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">feedback <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang bernada negatif. Trus, kalian meresponnya bagaimana? Ada trik jitu, kah? Okay, langsung cari tahu strateginya yuk di <\/span><b>Review Negatif? Respon Yuk dengan Strategi Terampuh!<\/b><\/p>\n<h2><b>Serba-serbi Review Negatif<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut data statistik yang diterbitkan oleh <\/span><a href=\"https:\/\/www.oberlo.com\/blog\/online-review-statistics\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400\">Oberlo<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Hampir sembilan dari sepuluh konsumen membaca <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">terlebih dahulu sebelum melakukan pembelian.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">62% konsumen mengatakan bahwa mereka tidak akan membeli produk dari bisnis yang menyensor atau menghapus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review-review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> online yang negatif\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Google merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">paling populer sebagai rujukan mencari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan 57% konsumen menggunakannya untuk membaca-baca <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">produk.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mendapat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">positif menunjukkan bahwa konsumen percaya pada bisnis kalian dan akan meningkatkan reputasi baik di mata publik serta calon konsumen. Sedangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">negatif, justru bisa dipakai sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui aspek apa saja yang perlu diperbaiki.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Tips Jitu Cara Merespon Review Buruk<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini tujuh tips jitu untuk merespon <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">buruk:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><b> Respon dengan cepat\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tak bisa dipungkiri, membaca <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">negatif bisa bikin sebal. Hanya saja kalian harus menghadapi dan cara terbaik untuk menyikapinya adalah dengan bertindak secepat mungkin dengan cara yang profesional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Masih berdasarkan data statistik yang sama, setengah dari pelanggan mengharapkan bisnis untuk membalas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">negatif yang mereka tinggalkan dalam jangka waktu satu minggu. Selain itu, 63% konsumen yang menulis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">negatif merasa kecewa jika mereka tidak mendapatkan tanggapan dari pengelola bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seringnya, konsumen sedang dalam kondisi tidak senang saat menulis komentar negatif untuk bisnis kalian. Yang harus dilakukan adalah mencari tahu apa yang telah dialami konsumen tersebut, penyebabnya, dan menjawab <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">mereka secepat mungkin.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><b> Buat respon seotentik dan sepersonal mungkin\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">negatif dari klien, bacalah secara seksama. Silakan cari tahu dulu apa penyebab dari situasi yang dialami oleh konsumen tersebut. Setelah memahami detail situasinya, mulailah menulis respon.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat merespon, jangan lupa untuk selalu menyatakan permintaan maaf ya atas pengalaman buruk dan ketidaknyamanan yang terjadi pada mereka. Tunjukkan rasa empati. Jika kalian atau tim memang telah melakukan kesalahan, akuilah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pastikan respon yang kalian berikan otentik serta tawarkan solusi dari masalah yang mereka hadapi.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><b> Yakinkan jika pengalaman buruk mereka tidak akan terulang\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ingat ya bahwa yang membaca respon kalian bukan hanya konsumen yang sekarang, melainkan juga calon-calon konsumen di masa mendatang. Maka, pastikan respon yang dibuat menyatakan bahwa pengalaman buruk yang telah dialami oleh konsumen tersebut tidak akan terjadi lagi di masa mendatang. Utarakan kesungguhan dalam menyampaikannya dan tunjukkan bahwa komplain dari mereka ditanggapi dengan serius.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><b> Ucapkan terima kasih pada pelanggan karena telah meluangkan waktu untuk menulis review<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selalu berterima kasih ke konsumen yang meluangkan waktu untuk memberikan kritik. Jika pengalaman buruk yang diperoleh oleh klien merupakan kesalahan kalian atau tim, jangan lupa juga untuk berterima kasih ya ke klien karena telah berkata jujur dan mau memberikan <\/span><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/pengertian-feedback-dan-cara-menyampaikan-feedback\/\"><i><span style=\"font-weight: 400\">feedback<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Review negatif bisa membantu kalian loh untuk mengidentifikasi kesalahan yang ada dalam layanan atau produk kalian.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3><b> Lanjutkan percakapan secara private\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sudah menjadi praktik umum sih untuk memindahkan percakapan secara privat atau offline untuk menangani situasi secara lebih lanjut. Silakan tanyakan dulu pada klien dengan cara apa mereka lebih nyaman untuk melanjutkan komunikasi, apakah melalui telepon, video call, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">chat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, atau email. Pelanggan juga bisa merasa lebih nyaman untuk memberikan informasi-informasi tambahan terkait pengalaman buruk yang mereka alami.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li>\n<h3><b> Menawarkan kompensasi\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Oia, jika memungkinkan nih, kalian juga bisa loh menawarkan diskon, bingkisan, bahkan pengembalian uang (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">refund<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) untuk meredam amarah dan membuat konsumen senang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hanya saja bergantung dengan kondisi bisnis kalian serta kasus yang dialami oleh klien. Jika klien mengalami kerugian secara finansial, pemberian kompensasi merupakan solusi yang logis. Jika yang terjadi misalnya kesalahan dalam pengiriman maka kode promo, biaya pengiriman yang digratiskan, atau bingkisan boleh jadi pilihan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Meski demikian, bijak dan berhati-hatilah dalam melakukan praktik ini agar konsumen tidak menyangka bahwa pihak kalian akan secara otomatis memberi hadiah untuk setiap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">negatif. Pastikan menawarkan pemberian kompensasi dan hadiah secara privat, ya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li>\n<h3><b> Cara menghapus review negatif di Google\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">FYI, Google menduduki peringkat pertama dalam daftar 10 situs yang paling dipakai konsumen untuk mencari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sebuah bisnis. Jika berkenan, kalian bisa loh menghapus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">negatif di Google jika dirasa ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">misleading<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, menyesatkan konsumen lain, atau tidak sesuai dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">terms of service<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Cara termudah sebenarnya adalah dengan meminta si penulis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">untuk menghapusnya. Namun, ada situasi-situasi tertentu yang mana hal ini bukanlah solusi. Salah satu alasannya mungkin karena mereka masih merasa tidak puas dengan bisnis kalian. Jika memang demikian, kalian tetap harus merespon <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">negatif tersebut secara publik agar konsumen lain yang membacanya tahu jika pihak kalian telah mencoba untuk memberi solusi dan bahwa bisnis kalian menghargai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">feedback <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">serta peduli pada kepuasan pelanggan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, jika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">buruk yang diperoleh sudah melanggar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">content guidelines<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang ditetapkan Google, yakni berupa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">spam <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau ujaran kebencian maka bisa meminta Google untuk menghapusnya tanpa sepersetujuan sang penulis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk melakukan hal ini, harus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">sign in<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> ke Google My Business lalu membuka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">section <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang memuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review-review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang diperoleh. Cari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang hendak dihapus dan tandai sebagai \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">inappropriate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u201d Perlu diingat bahwa butuh waktu beberapa lama untuk Google melakukan peninjauan dan tidak ada jaminan bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tersebut akan dihapus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika setelah sekian lama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tersebut tidak dihapus, jalan terbaik adalah dengan meresponnya dengan sebaik mungkin dengan tips-tips di atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Okay, jadi itulah pemaparan tentang cara jitu merespon <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">negatif. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Anyway<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, apakah pihak kalian pernah menerima <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">negatif? Lalu cara kalian dalam merespon <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">negatif tersebut bagaimana? Sharing yuk di kolom komentar \ud83d\ude42<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tidak semua konsumen merasa puas dengan produk atau pelayanan dari perusahaan kalian. Iya, kan? Nah, konsekuensinya adalah beberapa dari mereka akan memberikan feedback dan review yang bernada negatif. Trus, kalian meresponnya bagaimana? Ada trik jitu, kah? Okay, langsung cari tahu strateginya yuk di Review Negatif? Respon Yuk dengan Strategi Terampuh! Serba-serbi Review Negatif Menurut data &#8230; <a title=\"Review Negatif? Respon Yuk dengan Strategi Terampuh!\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/review-negatif-respon-dengan-strategi-ampuh\/\" aria-label=\"Read more about Review Negatif? Respon Yuk dengan Strategi Terampuh!\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15311,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[283,7,5667,5666,5665],"class_list":["post-15305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-merespon-review-buruk","tag-review-buruk","tag-review-negatif","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15305"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15305\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15445,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15305\/revisions\/15445"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15311"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}