{"id":15084,"date":"2023-11-30T05:04:06","date_gmt":"2023-11-29T22:04:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=15084"},"modified":"2023-11-21T15:21:53","modified_gmt":"2023-11-21T08:21:53","slug":"apa-itu-face-recognition","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-face-recognition\/","title":{"rendered":"Apa Itu Face Recognition, Cara Kerja, dan Contoh Implementasinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">AI <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">face recognition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan salah satu sistem biometrik yang banyak digunakan. Singkatnya,<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> face recognition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah teknologi untuk mengidentifikasi wajah seseorang. Okay, tak usah pakai lama, langsung simak yuk <\/span><b>Apa Itu Face Recognition, Cara Kerja, dan Contoh Implementasinya<\/b><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Face Recognition?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Facial <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">face recognition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah teknologi identifikasi wajah untuk berbagai kepentingan. Contoh penggunaan yang sering dijumpai adalah saat proses penyelidikan atau pencarian tersangka dalam sebuah kasus.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Kerja Face Recognition\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bagaimana cara kerja dari AI <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">face recognition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> secara lebih detail? Simak yuk!<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><b> Face Detection<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kamera akan mengidentifikasi serta mengambil <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/download-video-instagram-tanpa-aplikasi\/\">video<\/a>, gambar, atau kejadian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">real-time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pada wajah. Lalu, sistem akan memverifikasi apakah gambar yang diambil merupakan sebuah wajah atau bukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><b> Face Analysis\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selanjutnya, sistem akan menganalisis gambar yang sebelumnya telah diambil. Umumnya sistem akan memakai pendekatan 2D. Hal ini karena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">database <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang memakai gambar 2D jauh lebih nyaman serta mudah dicocokkan. Berbeda dengan analisis 3D yang lebih butuh cetak wajah secara keseluruhan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ketika metode analisis dilakukan, ada beberapa pendekatan yang dapat ditempuh. Contohnya adalah geometri wajah yang mengukur jarak antara fitur-fitur wajah, misalnya jarak antara bibir dan hidung, kedalaman mata, jarak mata kiri dan kanan, jarak jidat serta dagu, dan sebagainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ada juga metode analisis memakai fotometris, menggunakan warna kulit, warna iris mata, bentuk hidung, kontur wajah, bentuk bibir, dan sebagainya. Selain itu, ada juga pendekatan memakai tekstur wajah di mana pori-pori, keunikan wajah, serta tanda khusus pada wajah menjadi patokan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><b> Face Verification\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tahap berikutnya adalah Face Verification, yang mana sistem akan mengonversi wajah yang telah ditangkap kamera menjadi data. Tujuannya agar sistem bisa lebih mudah menganalisis serta mencocokkan. Selanjutnya, fitur-fitur wajah yang telah dianalisis akan diubah menjadi data-data berbasis matematika sebab akan diterjemahkan oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">database<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><b> Face Identification\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada tahap Face Identification akan dilakukan analisis dan verifikasi wajah yang sebelumnya sudah ditentukan. Pemindaian akan dilakukan secara menyeluruh pada bagian wajah, mulai dari kontur wajah, geometris wajah, sampai tekstur wajah. Selanjutnya data wajah akan diubah menjadi titik-titik dan dikonversi menjadi data. Data yang masuk akan diidentifikasi ulang dengan membandingkan data yang masuk dengan data yang ada pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">database <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sampai perbandingannya 1:1. Terakhir, sistem akan memeriksa kecocokan wajah tersebut dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">database<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3><b> Face Match\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tahap terakhir adalah Face Match, yang mana data wajah yang sudah teridentifikasi akan diproses: apakah benar wajah yang ditangkap ada dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">database<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">? Selanjutnya, sistem akan memverifikasi kesesuaian antara wajah dengan identitas yang diambil. Bagian paling akhir adalah keputusan: apakah identitas tersebut berhak membuka aplikasi, mengakses layanan, atau masuk ke ruangan tertentu atau tidak.<\/span><\/p>\n<h2><b>Contoh Implementasi Face Recognition\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa contoh implementasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">face recognition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><b> Presensi Kantor\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh pertama penerapan teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">face recognition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah presensi kantor. Wajah karyawan akan dimasukkan ke dalam sistem yang sudah diatur. Setiap kali wajah tersebut mencoba melakukan absensi, sistem akan berusaha mengenalinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><b> Verifikasi Pelanggan\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pasti pernah dongs ya saat menggunakan suatu layanan atau aplikasi lalu diminta melakukan verifikasi\u00a0 identitas? Dalam tahap tersebut, umumnya dilakukan pencocokan kartu identitas serta autentikasi biometrik. Tujuan dari tindakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">face recognition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah mengonfirmasi kesesuaian pengguna layanan antara kartu identitas dan wajah aslinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><b> Membuka Rekening Bank\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sudah banyak bank sudah mengizinkan pembukaan rekening secara daring. Teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">face recognition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah langkah yang wajib ditempuh untuk memverifikasi calon nasabah. Selain memudahkan transaksi, tujuan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">face recognition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah untuk memastikan data calon nasabah. Nasabah dapat menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">face recognition<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> saat akan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">login <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">di <a href=\"https:\/\/www.bca.co.id\/id\/Individu\/layanan\/e-banking\/BCA-Mobile\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">aplikasi bank<\/a>. Metode ini diyakini jauh lebih aman dibanding menggunakan nomor PIN.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sudah paham kan tentang face recognition? Semoga bermanfaat \ud83d\ude42<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AI face recognition merupakan salah satu sistem biometrik yang banyak digunakan. Singkatnya, face recognition adalah teknologi untuk mengidentifikasi wajah seseorang. Okay, tak usah pakai lama, langsung simak yuk Apa Itu Face Recognition, Cara Kerja, dan Contoh Implementasinya Apa Itu Face Recognition?\u00a0 Facial atau face recognition adalah teknologi identifikasi wajah untuk berbagai kepentingan. Contoh penggunaan yang &#8230; <a title=\"Apa Itu Face Recognition, Cara Kerja, dan Contoh Implementasinya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-face-recognition\/\" aria-label=\"Read more about Apa Itu Face Recognition, Cara Kerja, dan Contoh Implementasinya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15086,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[5575,5577,283,5576,7,5578],"class_list":["post-15084","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-face-recognition","tag-cara-kerja-face-recognition","tag-domain-murah","tag-face-recognition-adalah","tag-hosting-murah","tag-implementasi-face-recognition","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15084","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15084"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15084\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15087,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15084\/revisions\/15087"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15086"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}