{"id":15077,"date":"2023-12-01T08:46:59","date_gmt":"2023-12-01T01:46:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=15077"},"modified":"2023-11-21T15:24:37","modified_gmt":"2023-11-21T08:24:37","slug":"apa-itu-wml-wireless-markup-language","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-wml-wireless-markup-language\/","title":{"rendered":"Apa Itu WML (Wireless Markup Language), Perbedaan WML dengan XML, dan Tutorial Bagi Pemula"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Wireless Markup Language<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau WML adalah bahasa pemrograman yang mungkin masih asing di telinga bagi sebagian orang. Bahkan hampir tidak ditemukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">developer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang bergerak di bidang pemrograman ini. Okay, tak usah pakai lama, langsung simak yuk <\/span><b>Apa Itu WML (Wireless Markup Language), Perbedaan WML dengan XML, dan Tutorial Bagi Pemula<\/b><\/p>\n<h2><b>Apa Itu WML (Wireless Markup Language)?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Wireless Markup Language (WML) adalah entitas bahasa pemrograman yang bisa ditemukan di beberapa perangkat mikrokontroler dan sejenisnya. Bahasa ini didefinisikan berdasarkan XHTML, WCSS, dengan format bahasa yang mengadopsi XML. Versi terbaru dari WML adalah WAP 2.0. WAP atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Wireless Application Protocol <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah arsitektur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">wireless <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang dapat ditemukan pada perangkat nirkabel, seperti router dan sejenisnya. Setiap perangkat nirkabel memiliki web based sebagai panel perangkat tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><b>Fungsi WML<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini beberapa fungsi dan manfaat WML:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><b> Markup Sederhana\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">WML dibuat berdasarkan XML (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Extensible Markup Language<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">). Dapat dibilang bahwa WML artinya bahasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">markup <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang telah disederhanakan. WML dibuat agar proses pemrograman perangkat seluler dengan sumber daya terbatas dapat dilakukan dengan ringkas dan mudah diuraikan, berdasar format XML.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><b> Dikembangkan untuk Mengakomodir Kendala Perangkat Seluler\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">WML dikembangkan untuk mengakomodir kendala pada perangkat seluler. Kendala yang dimaksud seperti layar yang kecil dan kapasitas komputasi yang terbatas. Menggunakan WML artinya memungkinkan web designer untuk mengoptimalkan fungsi dan konten web yang akan berfungsi dengan baik di perangkat seluler.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><b> Struktur berdasarkan Decks Dokumen\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">WML disusun menjadi tiga struktur, yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">events, cards<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">decks<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Events <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">menggambarkan interaksi dan navigasi pengguna. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Card <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah layar atau halaman tertentu dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Decks<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Sedangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Decks <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">berdiri untuk menghasilkan halaman lengkap di perangkat.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><b> Kemungkinan Presentasi Terbatas\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dibandingkan dengan HTML konvensional, WML memiliki kemungkinan presentasi yang lebih sedikit. Untuk memastikan kompatibilitas dengan browser seluler, WML lebih menekankan pada teks, gambar, dan komponen formulir.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3><b> Wireless Access Protocol (WAP) yang Terintegrasi\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Wireless Application Protocol<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (WAP) adalah kumpulan protokol komunikasi yang memungkinkan perangkat nirkabel untuk mengakses internet. WAP sering digunakan bersama dengan WML. WAP menyediakan infrastruktur untuk mendistribusikan konten WML ke perangkat seluler.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li>\n<h3><b> Fitur Penjelajahan Seluler Khusus\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">WML menampilkan fitur seperti tindakan \u201cgo\u201d dan \u201cprev\u201d untuk navigasi, \u201ctimer\u201d untuk transisi halaman otomatis, dan elemen \u201cinput\u201d untuk input pengguna.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li>\n<h3><b> Kode yang Sederhana\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kode WML dibuat menjadi sesederhana mungkin untuk mengirimkan lebih sedikit informasi melalui koneksi data seluler yang lambat. Akibatnya, ketika kecepatan internet seluler agak lambat, pertukaran data tetap terjadi secara efektif.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"8\">\n<li>\n<h3><b> WMLScript\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">WML sering digunakan bersama dengan WMLScript. WMLScript adalah bahasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">scripting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sederhana yang memungkinkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">programmer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">untuk memasukkan logika dan interaktivitas di halaman web seluler. Meski dirancang untuk perangkat seluler, nirkabel, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">embedded<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan lain-lain, secara umum WMLScript memiliki prinsip yang mirip dengan JavaScript.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kelebihan WML\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini beberapa kelebihan dari WMl yang patut diketahui:<\/span><\/p>\n<h3><b>Mobile-friendly\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">WML dirancang khusus untuk perangkat seluler, yang memiliki layar kecil, daya pemrosesan terbatas, dan koneksi internet yang lambat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Sederhana dan Ringan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai bahasa pemrograman khusus untuk perangkat seluler, WML artinya adalah bahasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">markup <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang sangat sederhana dan ringan untuk menghasilkan file dengan ukuran file yang lebih kecil daripada HTML.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Memiliki Metode Terstruktur\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">WML menawarkan metode terstruktur untuk mengembangkan website pada perangkat seluler, navigasi, dan pengalaman pengguna.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>WAP\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Stack Wireless Application Protocol<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (WAP) menawarkan kerangka kerja standar untuk pengembangan web mobile, dengan WML sebagai komponennya. Hal ini membuat WML lebih mudah untuk mempertahankan kesamaan di berbagai browser dan perangkat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Kekurangan WML\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini beberapa kekurangan dari WMl yang perlu juga diketahui:<\/span><\/p>\n<h3><b>Tidak Up-to-date\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">WML tidak lagi dibutuhkan karena perangkat mobile modern mampu menampilkan halaman web HTML konvensional.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Kemampuan Terbatas\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">WML memiliki kemampuan yang sangat sedikit atau terbatas dibandingkan dengan HTML. WML memiliki kekurangan fitur multimedia, interaktivitas, serta fleksibilitas desain dari HTML dan teknologi web kontemporer.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Kompleks\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mempertahankan versi WML dan HTML yang berbeda dari website yang diperbarui akan menambah kompleksitas pekerjaan untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">developer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">web. Artinya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">developer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">butuh lebih banyak waktu dan sumber daya untuk mengelolanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Audiens Terbatas<\/b><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Website seluler berbasis WML memiliki audiens yang terbatas sebab konten WML hanya dapat dilihat pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">smartphone <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang mengaktifkan WAP.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Pengalaman Pengguna yang Kurang\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Situs berbasis WML sering punya keluhan tentang pengalaman pengguna yang kurang menyenangkan secara estetika dan interaktivitas.<\/span><\/p>\n<h2><b>Perbedaan XML dan WML<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perbedaan utama antara <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-xml\/\">XML<\/a> dan WML terletak pada penggunaan dan kasus penggunaan yang dimaksudkan serta pada sifat tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><b> Tujuan\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini perbedaan xml dan wml berdasarkan tujuannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>XML\u00a0<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">XML dirancang untuk menyimpan, mentransfer, dan mewakili data terstruktur, XML adalah bahasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">markup <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dengan tujuan umum. Selain itu, XML punya format serbaguna untuk pertukaran data antar berbagai sistem dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Artinya, XML tidak terikat pada satu tampilan atau aplikasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>WML\u00a0<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">WML adalah bahasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">markup <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang dibuat khusus untuk menghasilkan konten untuk perangkat nirkabel atau seluler, seperti ponsel awal dan PDA. Tujuan utamanya adalah memformat konten web untuk tampilan layar kecil dan bekerja di sekitar pembatasan perangkat seluler peralatan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><b> Informasi\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini perbedaan XML dan WML berdasarkan informasinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>XML<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">XML tidak menentukan format konten tertentu karena sifatnya yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">content-agnostic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Hal ini memungkinkan pengguna untuk membuat struktur dokumen kustom, elemen, dan atribut untuk mewakili data.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>WML\u00a0<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk membangun halaman web di perangkat seluler, WML menyediakan elemen dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tag predefined<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. WML artinya menyediakan seperangkat komponen dan sifat khusus untuk menampilkan konten pada perangkat seluler dengan optimal.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><b> Presentasi\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut perbedaan XML dan WML berdasarkan presentasinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>XML\u00a0<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">XML adalah presentasi-agnostik, artinya tidak peduli bagaimana data disajikan, XML hanya berfokus pada pengaturan data secara hierarkis.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>WML\u00a0<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">WML punya ketergantungan pada presentasi dan diciptakan untuk mendefinisikan bagaimana materi ditampilkan pada perangkat seluler dengan beberapa pertimbangan, Pertimbangan ini misalnya, lebar layar yang terbatas, daya pemrosesan, dan persyaratan unik lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><b> Aplikasi\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini perbedaan XML dan WML berdasarkan aplikasinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>XML\u00a0<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">XML banyak digunakan untuk berbagai hal, seperti file konfigurasi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">database<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, pertukaran data antara sistem, dan banyak lagi.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>WML\u00a0<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Awalnya, menggunakan WML artinya ingin membuat konten web seluler. Namun, dengan pengenalan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">smartphone <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan teknologi online terkini, penggunaan WML telah menurun secara signifikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Pendukung\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini perbedaan XML dan WML berdasarkan supportnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>XML\u00a0<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berbagai sistem dan bahasa komputer mendukung bahasa XML. Jadi, XML dapat disesuaikan dengan berbagai situasi komputasi dan tidak hanya untuk perangkat mobile.\u00a0<\/span><\/p>\n<h4><b>WML\u00a0<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">WML artinya bahasa pemrograman yang dirancang khusus. WML biasanya digunakan untuk perangkat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mobile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang menerapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Wireless Application Protocol<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (WAP).<\/span><\/p>\n<h2><b>Tutorial untuk Pemula<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ingin mempelajari bahasa pemrograman WML? Simak panduan berikut ini:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><b> Persiapan Lingkungan Pengembangan\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Instal teks editor atau IDE (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Integrated Development Environment<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) yang disukai untuk menulis kode WML.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pastikan kalian juga memiliki akses ke perangkat atau emulator yang mendukung WML untuk menguji hasilnya, ya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><b> Pahami Struktur Dasar WML\u00a0\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">WML memiliki struktur dasar yang terdiri atas \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Deck<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d (geladak), \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Card<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d (kartu), dan \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Event<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d (peristiwa). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Deck <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah halaman utama, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Card <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah halaman individu, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Event <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">mengontrol navigasi antara kartu-kartu tersebut.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><b> Belajar Elemen Dasar\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pahami elemen-elemen dasar WML, seperti `&lt;wml&gt;`, `&lt;deck&gt;`, `&lt;card&gt;`, `&lt;do&gt;`, dan elemen-elemen lain yang digunakan untuk memformat teks, gambar, tautan, dan input.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><b> Navigasi\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pelajari cara melakukan navigasi antar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Card <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dalam sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Deck <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">menggunakan elemen seperti `&lt;prev&gt;` dan `&lt;go&gt;`. Hal ini penting untuk mengontrol pengalaman pengguna yang lebih baik.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3><b> Input dan Formulir\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Jika perlu mengumpulkan input dari pengguna, pelajari cara menggunakan elemen `&lt;input&gt;` dan membuat formulir sederhana di dalam Card.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"6\">\n<li>\n<h3><b> Styling\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Meski WML memiliki batasan desain, kalian masih bisa mengontrol tampilannya dengan mengatur atribut seperti `style` dan `class` pada elemen-elemen WML.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"7\">\n<li>\n<h3><b> Pengujian\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Uji kode WML pada perangkat bergerak atau emulator yang mendukung WML. Kalian juga bisa menguji kode di perangkat sebenarnya. Hal ini dinilai lebih baik daripada mengujinya di emulator.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"8\">\n<li>\n<h3><b> Dokumentasi\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Gunakan sumber daya online atau buku referensi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang WML, seperti spesifikasi resmi atau tutorial online.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"9\">\n<li>\n<h3><b> Praktik\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Praktikkan pengetahuan Anda dengan membuat halaman web sederhana menggunakan WML. Coba tampilkan teks, gambar, dan navigasi sederhana lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"10\">\n<li>\n<h3><b> Perkembangan Lebih Lanjut\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">WML tidak lagi umum digunakan sehingga kalian dapat mempertimbangkan untuk mempelajari juga teknologi web yang lebih modern, seperti HTML, CSS, dan <a href=\"https:\/\/www.javascript.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">JavaScript<\/a>. Beberapa bahasa pemrograman ini dianggap lebih relevan dan kuat untuk mengembangkan website dan aplikasi di masa kini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jadi bagaimana, apakah kalian sudah paham mengenai WML? Kalian tertarik untuk mempelajari WML, kah? Sharing yuk di kolom komentar \ud83d\ude42<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wireless Markup Language atau WML adalah bahasa pemrograman yang mungkin masih asing di telinga bagi sebagian orang. Bahkan hampir tidak ditemukan developer yang bergerak di bidang pemrograman ini. Okay, tak usah pakai lama, langsung simak yuk Apa Itu WML (Wireless Markup Language), Perbedaan WML dengan XML, dan Tutorial Bagi Pemula Apa Itu WML (Wireless Markup &#8230; <a title=\"Apa Itu WML (Wireless Markup Language), Perbedaan WML dengan XML, dan Tutorial Bagi Pemula\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-wml-wireless-markup-language\/\" aria-label=\"Read more about Apa Itu WML (Wireless Markup Language), Perbedaan WML dengan XML, dan Tutorial Bagi Pemula\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15088,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[5568,283,5571,7,5573,5572,5574,5569,5570],"class_list":["post-15077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-wml","tag-domain-murah","tag-fungsi-wml","tag-hosting-murah","tag-kekurangan-wml","tag-kelebihan-wml","tag-perbedaan-xml-dan-wml","tag-wireless-markup-language","tag-wml-adalah","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15077"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15077\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15081,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15077\/revisions\/15081"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15088"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}