{"id":14910,"date":"2023-11-03T07:13:28","date_gmt":"2023-11-03T00:13:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/?p=14910"},"modified":"2023-10-23T13:49:18","modified_gmt":"2023-10-23T06:49:18","slug":"apa-itu-delphi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-delphi\/","title":{"rendered":"Apa Itu Delphi, Kelebihan, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Biasanya sih Delphi digunakan untuk membuat dan mengembangkan aplikasi berbasis desktop. Seiring berjalannya wakyu, Delphi juga dapat digunakan untuk pengembangan lain. Sebenarnya bahasa pemrograman Delphi itu apa sih, fungsinya apa saja, dan contohnya bagaimana? Okay, langsung siak saja yuk <\/span><b>Apa Itu Delphi, Kelebihan, dan Contohnya<\/b><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Delphi?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Delphi adalah bahasa pemrograman dengan visualisasi yang sama seperti VB atau Visual Basic. Delphi juga merupakan IDE Compiler untuk bahasa pemrograman Pascal serta lingkungan pengembangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang dipakai untuk mendesain suatu program.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam dunia pemrograman, <a href=\"https:\/\/www.embarcadero.com\/products\/delphi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Delphi<\/a> dikenal sebagai bahasa tingkat tinggi yang mendukung pemrograman berorientasi objek. Delphi memiliki kemampuan mengawinkan kode yang ditulis dalam bahasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">assembly <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">serta bahasa tingkat rendah lainnya. Hal ini\u00a0 membuat Delphi mempunyai akses secara tidak langsung ke mesin hardware.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>4 Alasan Anda Harus Menggunakan Bahasa Pemrograman Delphi<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mengapa Anda perlu menggunakan bahasa pemrograman Delphi?\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><b> Keterbacaan Program\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kalian tak perlu menjalankannya secara terpisah setelah selesai merancang program dengan menggunakan Delphi. Hal ini karena Delphi secara otomatis membacanya sebagai program.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><b> Adaptif\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kalian tak perlu lagi untuk menyesuaikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">source code<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Delphi membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">source code<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang merupakan turunan dari Pascal membuat penyesuaian secara otomatis.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><b> Distribusi Mudah dan Compiler Cepat<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Delphi adalah bahasa pemrograman yang memberi kemudahan dalam mendistribusi serta mengatasi masalah yang berhubungan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">versioning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Tak hanya itu, optimasi compiler Delphi juga lebih cepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><b> Multiplatform\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bahasa pemrograman Delphi adalah multiplatform. Sehingga, kalian bisa menjalankannya pada berbagai sistem operasi, seperti iOS, <a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/panduan\/cara-install-os-windows-di-cloud-vps-jetorbit\/\">Windows<\/a>, Linux, dan bahkan Android. Aplikasi yang dihasilkan dapat bersifat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">portable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> karena program ini bisa mengkompilasi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kelebihan Delphi\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa kelebihan Delphi adalah sebagai berikut:\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><b> Mudah Digunakan\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat menggunakan Delphi untuk membuat perangkat lunak, akan dimudahkan dalam membuat dialog, tabel, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">button<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, serta komponen-komponen lain yang dibutuhkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><b> Ukuran Ringan<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika membuat program menggunakan Delphi, kalian dapat mengaturnya menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">single executable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> alias <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">portable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dengan cara ini, ukuran program cenderung lebih kecil dibanding program yang harus dinstal dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">file compressed<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">nya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><b> Fitur Unik<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat menggunakan Delphi, dapat menambahkan komponen VBX, yakni extension Visual Basic Scripting Edition atau VBScript. Selain Batch, VBScript adalah bahasa pemrograman dari Windows dengan fitur unik, mengeluarkan suara saat kalian menyalakan PC pertama kali.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>\n<h3><b> Dapat Diakses di Berbagai Format\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Borland Database Engine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (BDE) adalah bagian Delphi yang berfungsi untuk mengakses file dengan format apapun. Akses ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">programmer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">diberikan oleh BDE agar dapat mengakses semua jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">database <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang ada, misalnya Oracle, SQL Server, dan Sybase.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, Delphi juga memberikan akses ke standar data <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">source code<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, seperti dBase, Microsoft Access, Paradox milik Corel, FoxBASE+. Tak hanya akses, Delphi juga menawarkan beragam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tools <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan contoh kode untuk file inti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">database<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>\n<h3><b> Komponen Delphi Didukung Vanyak Third Party Software\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Visual Component\u00a0 Library<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (VCL) adalah komponen Delphi yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman Pascal. Fungsi VCL adalah sebagai komponen visual yang menyusun objek-objek yang ada pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">worksheet<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, perangkat lunak pengolah data milik Microsoft Windows.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Keberadaan objek-objek ini berguna untuk mengubah data yang diinginkan. Data-data tersebut lalu disimpan dan tersusun dengan kode yang dibuat pada properti beserta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">field<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">nya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Komponen Delphi berikutnya adalah . Dengan komponen FireMonkey, dapat mendesain <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">single user interface<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang bisa digunakan di Mac OS dan Microsoft Windows. Selain itu, FireMonkey juga mendukung 2D dan 3D grafik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">models<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dengan berbagai efek dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">flexibility<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Kekurangan Delphi\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut ini beberapa kekurangan Delphi yang dapat menjadi bahan pertimbangan:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>\n<h3><b> Kompatibilitas Bahasa Buruk\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Delphi adalah IDE Compiler untuk bahasa pemrograman Pascal. Dalam praktiknya, pemakaian bahasa Pascal ini membatasi akses ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">library <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">milik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">third party<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Hal ini dapat terjadi karena agar bisa digunakan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">file-file header<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">nya harus diterjemahkan dulu ke bahasa Pascal.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>\n<h3><b> Tidak Dapat Berjalan pada OS\u00a0 yang Tidak Didukung\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat membuat perangkat lunak, perlu menentukan juga market OS yang akan dituju terlebih dahulu: Mac OS, Microsoft Windows, iOS, atau Android. Setelah menentukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">market <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang dituju, kode-kode Delphi tidak dapat berjalan di sistem operasi lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jadi, dibutuhkan aplikasi alternatif yang bisa menjalankan kode-kode Delphi di OS lain, seperti:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Lazarus. <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Lazarus adalah sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cross platform<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> IDE untuk membuat desain grafik rumit atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Rapid Application Development<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (RAD) berbasis Free Pascal.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Free Pascal,<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> yakni sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">compiler open source<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk bahasa Pascal yang dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi, baik gadget komputer GNU Pascal atau Pascal compiler.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>GNU Pascal<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> tidak mempunyai limit serta membuat kode-kode yang telah disetting dengan cermat untuk semua sistem operasi. GNU Pascal ini dapat berjalan pada semua sistem operasi, seperti Mac OS X, Linux, Microsoft Windows, dan lain-lain.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"3\">\n<li>\n<h3><b> Library dan Dokumentasi Platform Sulit Ditemukan di Pascal\u00a0<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Karena lebih banyak menggunakan bahasa pemrograman Python, C++, dan sebagainya, kalian akan kesulitan menemukan contoh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">library <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan dokumentasi dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">platform programmer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">lain dalam bahasa Pascal.<\/span><\/p>\n<h2><b>Contoh Penggunaan Bahasa Pemrograman Delphi\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat menggunakan bahasa pemrograman Delphi untuk membuat aplikasi, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">programmer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dimudahkan dengan fitur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">drag and drop<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Kalian dapat memilih komponen yang akan dipakai, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">drag<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">drop <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">form <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang telah disediakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam beberapa kasus, kalian tetap harus menciptakan baris kode untuk aplikasinya. Perhatikan contoh berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hyperlink-1.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-14911 size-medium\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hyperlink-1-800x424.png\" alt=\"apa itu delphi\" width=\"800\" height=\"424\" srcset=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hyperlink-1-800x424.png 800w, https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hyperlink-1.png 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Gambar di atas merupakan contoh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">interface <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dari Delphi Community Edition. Versi ini dapat digunakan jika hanya menggunakan Delphi untuk belajar atau membuat program sederhana. Namun, jika ingin membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">project <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dengan tujuan komersial, sebaiknya membeli versi Pro. Mengingat, ada beberapa fitur yang tidak disediakan oleh versi Delphi Community Edition.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Belajar Delphi Sederhana\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Delphi adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang diketik berdasarkan Object Pascal yang mendukung pemrograman berorientasi objek. Delphi juga dapat menggabungkan kode yang ditulis dalam bahasa assembly dan bahasa tingkat rendah lainnya. Makanya secara tidak langsung Delphi memiliki akses ke perangkat keras mesin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mari belajar menggunakan Delphi untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">project <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sederhana, yakni program untuk membuat bentuk diamond. Di bawah ini merupakan beberapa ketentuan program:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Membuat judul program \u201c<\/span><b>Mencetak Diamond 1\/<\/b><span style=\"font-weight: 400\">2\u201d.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Membuat nama input dan keterangan dengan tulisan \u201c<\/span><b>Masukkan angka<\/b><span style=\"font-weight: 400\">\u201d.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">listbox <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang fungsinya menampilkan hasil input.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Membuat 3 button dengan tulisan \u201c<\/span><b>Check<\/b><span style=\"font-weight: 400\">\u201d, \u201d<\/span><b>Clear<\/b><span style=\"font-weight: 400\">\u201d, \u201d<\/span><b>Exit<\/b><span style=\"font-weight: 400\">\u201d.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tampilan Form:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hyperlink-2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-14912 size-full\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hyperlink-2.png\" alt=\"delphi\" width=\"289\" height=\"275\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Listing program berdasarkan objek:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>Button Check\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">var a,b,c: integer;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">bintang : string;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">begin\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">bintang := \u2018*\u2019;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">b := StrToInt (Edit1.Text);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">for a:= 0 to b do\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">begin\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">ListBox1.Items.Add (bintang);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">bintang := bintang + \u2018*\u2019;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">end;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">for a:= b downto 0 do\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">begin\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">bintang := \u201d;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">for c:= 0 to a do\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">begin\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">bintang := bintang + \u2018*\u2019;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">end;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">ListBox1.Items.Add (bintang);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">end;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">end;\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Button Clear\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">begin\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">ListBox1.Clear;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Edit1.Clear;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">end;\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Button Exit\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">begin\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Application.Terminate;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">end;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">end.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut contoh output programnya:<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hyperlink-3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-14913 size-full\" src=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hyperlink-3.png\" alt=\"delphi\" width=\"285\" height=\"272\" \/><\/a><\/p>\n<h2><b>Apakah Kalian Tertarik Belajar Delphi?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bisa dibilang bahwa Delphi adalah IDE Compiler untuk bahasa pemrograman Pascal serta lingkungan pengembangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang dipakai untuk mendesain suatu program.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Semoga bermanfaat dan selamat mencoba \ud83d\ude42<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Biasanya sih Delphi digunakan untuk membuat dan mengembangkan aplikasi berbasis desktop. Seiring berjalannya wakyu, Delphi juga dapat digunakan untuk pengembangan lain. Sebenarnya bahasa pemrograman Delphi itu apa sih, fungsinya apa saja, dan contohnya bagaimana? Okay, langsung siak saja yuk Apa Itu Delphi, Kelebihan, dan Contohnya Apa Itu Delphi?\u00a0 Delphi adalah bahasa pemrograman dengan visualisasi yang &#8230; <a title=\"Apa Itu Delphi, Kelebihan, dan Contohnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/apa-itu-delphi\/\" aria-label=\"Read more about Apa Itu Delphi, Kelebihan, dan Contohnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14923,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"generate_page_header":"","footnotes":""},"categories":[25],"tags":[5467,5468,283,7,5470,5469],"class_list":["post-14910","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-apa-itu-delphi","tag-delphi-adalah","tag-domain-murah","tag-hosting-murah","tag-kekurangan-delphi","tag-kelebihan-delphi","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-33"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14910","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14910"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14921,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14910\/revisions\/14921"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14923"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jetorbit.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}